Plt Dirut RSUP Kandou Terima Kunjungan Komisi IX DPR RI

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes menerima kunjungan Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene, Selasa (3/6/2025) pagi tadi.

Turut hadir Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado dr Wega Sukanto, dewan pengawas, Manager dan Asisten Manager mendampingi kunjungan ketua komis IX.

Pantauan media Gemparnews.com, Ketua komisi IX DPR RI awalnya di ajak untuk memantau ruangan di irina C dan irina B. Selanjutnya memantau ruangan poli serta meninjau ruangan UGD RSUP Kandou Manado.

Ketua komisi IX dan Plt Dirut RSUP Kandou terlihat melakukan komunikasi dengan pasien bahkan juga keluarga pasien di rumah sakit.

Hingga berita ini dinaikan, Plt Dirut RSUP Kandou bersama ketua komisi IX masih melakukan peninjauan di ruangan IGD RSUP Kandou Manado. (sisco)




Kerja Keras RSUP Kandou Pelaksanaan PPDS Interna Akhirnya di Buka Kembali

Manado,GN – Langkah maju dan kerja keras RSUP Prof Dr RD Kandou Manado berkolaborasi dengan Unsrat Fakultas Kedokteran akhirnya membuahkan hasil maksimal.

Dimana sebelumnya pelaksanaan PPDS ilmu penyakit dalam fakultas kedokteran Unsrat Manado sejak oktober 2024 lalu terjadi kevakuman dan hari ini Rabu 28 Mei 2025 di buka kembali.

Dirjen kesehatan Lanjutan dr Azhar Jaya, SH, SKM,MARS di dampingi Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes Saat Melakukan Press Conference ( foto : Gemparnews)

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr Azhar Jaya, SH, SKM,MARS di dampingi Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes mengatakan RSUP Kandou dan Unsrat Manado telah melakukan langkah – langkah perbaikan dalam rangka pencegahan bulying sehingga sistem residensi di rumah sakit kandou bisa dimulai kembali.

“Dengan demikian ppds – ppds dalam hal ini residen yang sempat mengalami kesulitan tempat praktek, bisa mulai lagi melakukan aktivitas untuk menuntut ilmu sehingga mereka bisa menjadi spesialis seperti yang kita harapkan,” kata dr Azhar Jaya kepada sejumlah media.

Dirjen menjelaskan kerjasama ini merupakan suatu langkah awal untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia kedepannya untuk menghapuskan bulying.

” Sistem pendidikan sudah baik dan akan lebih baik lagi dengan tidak adanya bulying ini,” tegasnya.

Lebih jauh Dirjen mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara bersama – sama, dekan fakultas kedokteran Unsrat dengan Direktur Utama RSUP kandou Manado.

” Namun kami di pusat akan memantau melalui sistem informasi bulying. Kalau masih ada laporan masuk dan masih tinggi maka kami akan melakukan warning untuk melakukan investigasi,” tandasnya.

Turut hadir Direktur Kemendikti, Rektor Unsrat Manado dan Dekan Fakultas Kedokteran serta direksi RSUP Kandou Manado. (sisco)




Tahun 2030 di Prediksi Akan Terjadi Peningkatan Pasien Kanker

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes, menyampaikan laporannya, saat acara ground breaking pembangunan gedung pusat layanan kanker terpadu, Jumat (14/2/2025).

Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes ketika Menyampaikan Laporan (foto : Gemparnews)

Dari laporan Dirut, gedung tersebut akan di bangun 11 lantai dan 1 besment, dengan 148 ruangan kamar tidur dan 3 ruangan operasi modular.

Dirut menjelaskan, angka prevalensi kanker di provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) th 2023 sebesar 1,2 permil atau sebesar 3175 pasien. Data Tahun 2024 Pasien dengan diagnosa kanker yang berobat ke RS Prof. Dr R D Kandou sebanyak 2697 pasien yang berasal dari 8 provinsi.

“Mayoritas pasien dari sulawesi utara, kemudian Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, Kaltara, Papua dan Papua barat,” jelasnya.

Dari data kunjungan rawat inap dan rawat jalan dengan diagnosa kanker tahun 2020-2024, kata Dirut diprediksi akan mengalami peningkatan pasien kanker.

“Di prediksi akan terjadi peningkatan jumlah pasien kanker pada tahun 2030 sebesar 31% untuk kunjungan rawat inap dan 84% pada kunjungan rawat jalan,” ucap Dirut.

Sementara,berdasarkan jenis ada dua penyakit terbesar di RSUP Kandou Manado. “Berdasarkan jenis, Kanker Cervix dan Kanker payudara, masih menjadi 2 terbesar di RSUP Kandou Manado,” tandasnya.

Lokasi Pembangunan Gedung Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Dirut berharap Gedung Pusat Layanan Kanker ini akan menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi, menyediakan fasilitas dan teknologi yang tergolong modern untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi pasien kanker.

Dirut berkomitmen untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi mengutamakan kenyamanan serta keselamatan pasien.(sisco)




Dukung Penambahan Fasilitas Pusat Layanan Kanker Terpadu, Dirut Yuli Astuti Saripawan : Terimakasih Pimpinan Kemenkes RI

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, drg Yuli Astuti Saripawan menyampaikan terimakasih kepada pimpinan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI atas dukungan penambahan fasilitas pusat layanan kanker terpadu.

Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto : Gemparnews)

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Kementerian Kesehatan RI dan IsDB regional Hub Indonesia yang melalui komitmennya dapat memberikan dukungan penambahan fasilitas pusat layanan kanker bagi 2,7 juta jiwa penduduk Sulawesi Utara,” kata Dirut Yuli Astuti Saripawan saat memberikan laporan pada acara ground breaking pusat layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado, Jumat (14/2/2025).

Dirut juga mengatakan RSUP Prof.Dr.R.D Kandou Manado memiliki sejarah yang panjang dari tahun 1936 di Gunung Wenang hingga sejak tahun 1995 pindah ke lokasi sekarang di kecamatan Malalayang, Kota Manado, dan menjadi RS Rujukan bagi beberapa provinsi di Indonesia Timur.

Rencana Gedung Pusat Layanan Kanker ini terdiri dari 11 lantai dan 1 basement dengan total luas bangunan 22.578 m2 dan terdapat 148 tempat tidur dan 3 Kamar Operasi Modular.

” Direncanakan pembangunan ini dilaksanakan selama 18 bulan dan selesai bulan Juni 2026 Pada bangunan ini akan dilengkapi dengan peralatan pendukung untuk penegakkan diagnosa dan tatalaksana kanker berupa CT simulator dengan Linear Accelerator, SPECT-CT, dan Brachyterapi,” ungkapnya.

Dirut berharap Gedung Pusat Layanan Kanker ini akan menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi, menyediakan fasilitas dan teknologi yang tergolong modern untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi pasien kanker.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Abusono (foto : Gemparnews)

Dirut berkomitmen untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi mengutamakan kenyamanan serta keselamatan pasien.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bapak Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan dan berbagai pihak sehingga saya dapat mengawali proses pembangunan ini. Saya yakin, dengan dibangunnya gedung ini akan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit kanker,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Abuwono, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi . Bahkan Wamenkes meyakini kolaborasi berbagai pihak menjadikan pusat enkologi semakin berkualitas.

“Kami yakin kolaborasi berbagai pihak ,pemerintah,Forkopimda, para dokter, masyarakat dan pemangku kepentingan bisa menjadikan pusat onkologi ini berkualitas dan terjangkau,” ungkap Wamenkes.

“Dengan tulus dari hati yang paling dalam saya sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proyek ini terutama kepada Islamic Development Bank,” tandasnya.

Penekanan Tombol Tanda di Mulai Pembangunan Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Selanjutnya Wamenkes bersama Dirut RSUP Kandou Manado dan juga Walikota Manado menekan tombol tanda dimulainya pembangunan pusat layanan kanker terpadu di RSUP kandou Manado.

Usai membuka acara ground breaking, Wamenkes dan Dirut RSUP Kandou Manado bersama jajaran Direksi meninjau ruangan IGD dan gedung CVBC RSUP Kandou. (sisco)




Wakili Dirut RSUP Kandou Manado, Luneto Buka Kegiatan Pelatihan Mahasiswa Gizi

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. R.D. Kandou Manado drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes melalui Plt Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes resmi membuka kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Diploma III Gizi, Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Manado, Senin (13/01/2025).

Kegiatan ini di laksanakan di gedung aula administrasi kantor RSUP Kandou dan akan berlangsung tanggal 13 – 17 Januari 2025.

Luneto menyampaikan harapannya, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.selain itu, Luneto menekankan pentingnya  komitmen dan dedikasi dalam menjalani pelatihan.

“Diklat ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis di berbagai bidang penting. Materi pelatihan mencakup Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pelayanan Medis Keperawatan Primer (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.  Diharapkan, pelatihan ini akan meningkatkan kualitas dan kesiapan para mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang gizi,” kata Luneto dalam sambutannya.

Luneto menegaskan larangan terhadap praktik bullying atau perundungan selama masa pelatihan. RSUP Kandou berkomitmen untuk memberikan pelatihan yang profesional dan beretika, tanpa toleransi terhadap segala bentuk perlakuan tidak adil atau merendahkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut atau terintimidasi,” ujar Luneto.  “Praktik bullying tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Luneto menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Diharapkan dalam.kegiatan ini, dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.(*/sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Ibadah Perayaan Natal, Dirut Ajak Tebarkan Cinta Kasih, Kebersamaan dan Komitmen

Manado,GN – Keluarga besar civitas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar ibadah perayaan Natal Yesus Kristus. Ibadah tersebut dilaksanakan Rabu (18/12/2024) di gereja lukas oikumene RSUP Kandou Manado.

Tema yang diusung dalam perayaan Natal kali ini yakni “Marilah Sekarang Kita Ke Betlehem” dan Sub Tema “Melayani Dengan Kasih”.

Ketua panitia, Dr Erwin Sondang Siagian,SSTP, MSi menyampaikan ucapan selamat datang kepada undangan yang hadir dalam ibadah dan dilanjutkan dengan Puji-pujian Natal menghiasi serta menambah semangat suasana ibadah Natal.

Ayat pembimbing terdapat dalam Yohanes 1:14 “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran,”.

Pdt Tedi Robert Kansil, MTh memimpin jalannya ibadah perayaan Natal dengan mengambil pembacaan Alkitab dalam Injil Lukas 2 : 8 – 20.

Pdt Tedy mengatakan pemahaman tentang kalimat marilah kita pergi ke Betlehem harus di pahami secara theologis dan bukan dengan traveling. “Kenapa harus ke Betlehem?,karena di betlehem ada penggenapan janji – janji Tuhan,” kata pdt Tedy.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Drg Yuli Astuti Saripawan, MKes, mengatakan perayaan Natal menjadi momentum untuk saling adanya cinta kasih, kebersamaan dan komitmen.

” Semua ini untuk menjadikan suatu perubahan yang besar terkait pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Utara di RSUP Kandou Manado,” ujarnya.

“Perayaan Natal  tahun  ini  menjadi  momentum  yang  sangat  khusus  bagi  umat  Kristiani  di  seluruh  dunia,  termasuk  di  Sulawesi  Utara dan RSUP Kandou.  Natal  bukan  hanya  perayaan  kelahiran  Yesus  Kristus,  tetapi  juga  merupakan  waktu  yang  tepat  untuk  menebarkan  cinta  kasih  dan  berbagi  dengan  sesama,” tambahnya.

Menurut Saripawan harus ada cinta kasih sayang serta komitmen untuk melakukan suatu perubahan yang besar bagi rumah sakit Kandou.

“Melalui damai Natal mari kita melayani pasien kita yang ada di rumah sakit Kandou dengan penuh kasih sayang,” ucapnya.

Dirut mengajak seluruh karyawan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Mari kita wujudkan nilai-nilai Natal ini dalam bentuk pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

Turut hadir Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) dr, Jehezkiel Panjaitan,SH.MARS, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto,S.Kep, M.Kes, para Manager dan Asisten Manager serta undangan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan diakonia dan diakhiri dengan ramah tamah. (sisco)