Gaghana Canangkan PBB Serta Tandatangani MOU Kerjasama Pemkab Sangihe Dan Bank Sulutgo

SANGIHE,GN- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin kerja sama sengan PT.Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo tentang kerjasama penerimaan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan serta pajak daerah lainnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kerjasama ini telah terjalin dengan ditandatanganinya MOU dan pencanangan PBB oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME bertempat di Papanuhung Tampunganglawo,senin (13/7).

Sebelum pencanangan dan penandatangn MOU,didahului laporan pelaksanaan kegiatan oleh kaban keuangan Femmy montang,yang melaporkan ada tiga acara yaitu,pencanangan PBB perdesaan dan perkotaaan tahun 2020,penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bank Sulutgo dengan pengkab Sangihe tentang kerjasama penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dan pajak daerah lainnya di Kabupaten Sangihe serta acara penyerahan santunan duka periode januari sampai hari ini tahun anggaran 2020.

Montang melaporkan maksud dan tujuan kegiatan yaitu,mengsosialisasikan pemanfaatan fasilitasi serve information teknologi secara mobile banking dalam pembayaran pajak daerah,Pencanangan dimulainya proses pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan tahun 2020,dan ketiga penyerahan santunan duka.Disampaikan pula agar hasil yang diharapkan agar proses pembayaran PBB menjadi lebih mudah,ankuntable dan tepat waktu,masyarakat terbantukan melalui belanja bantuan sosial pemerintah kabupaten Sangihe. Montang pun menambahkan kesimpulan melalui acara ini menandakan bahwa telah dimulainya proses pembayaran PBB tahun 2020 dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pembayaran pajak daerah,kedua acara ini merupakan pertanggungjawaban pemerintah Daerah dalam melaksanakan kegiatan bantuan sosial dana duka pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Montang.

Setelah menandatangani MOU dan mencanangkan PBB Bupati Gaghana pada sambutannya mengatakan, bahwa tiga agenda yang dilakukan sekaligus adalah bagian dari pelayanan publik yang dilaksanakan secara berbarengan terkait dengan tugas,tanggungjawab dan kewajiban,baik kewajiban pemerintah terhadap masyarakah maupun kewajiban masyarakat kepada pemerintah.Begitu juga dengan ditandatangani MOU dengan pemerintah Daerah dengan Bank Sulutgo .

” Terkait dengan pembayaran pajak bumi dan bangunan untuk perdesaan dan perkotaan ini,menjadi tanggungjawab kita semua,karena biaya pembangunan ini seluruh pembangunan yang ada di Kabupaten Sangihe dibiayai oleh pajak dan bangunan”.

Pun dikatakan Gaghana dengan kegiatan yang dilakukan dengan Bank Sulut bahwa bank Sulut adalah Bank pemerintah,Torang pe Bank yang memfasilitasi seluruh transaksi keuangan baik melalui pemerintah,maupun dana masyarakat yang dikelolah bersama dan diberikan kepercayaan kepada Bank Sulut dengan manajemen dan teknologi mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.

” Kita pun sebagai pemerintah dituntut untuk tidak lagi melakukan transaksi dari dana cash,tetapi menggunakan pola yang kita lakukan teknologi yang dijabarkan di masing2 pemerintah,” jelas Bupati Gaghana.

Sementara itu Pimpinan Bank Sulutgo Cabang Tahuna Albert Tambariki Terlebih menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gaghana yang telah memberikan ruang untuk memberikan sosialisasi mengenai penerimaan PBB Perdesaan dan perkotaan.

” Terima kasih pertama kepada Bapak Bupati yang sudah memberikan ruang untuk bisa memberikan sosialisasi mengenai penerimaan PBB perdeaan dan Perkotaan”.

Tampariki mengatakan bahwa ini adalah terobosan dan dorongan yang sangat baik dari Bupati, agar Bank Sulutgo lebih meningkatkan lagi untuk mobile banking,IT yang sangat berkembang sekarang ini.saat ini begitu banyak tawaran-tawaran melalui dari ponsel-ponsel yang ada,sehingga dari pihak Bank Sulut,merespon melalui pembayaran PBB secara online.

” Dengan pembayaran PBB ini bisa pakai hp biasa dan hp androit dimana saja berada yang penting ada jaringan. Terobosan yang dibuat ini dengan menggunakan mobile,” tutupnya.(robin)




Bupati JEG Buka Rakor Timpora Kabupaten Sangihe

SANGIHE,GN- Bertempat di Mantion Cafe Restaurant Tahuna kamis (9/6),Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME membuka rapat koordinasi (Rakor) tim pengawasan orang asing (TIMPORA), dengan tema penguatan pengawasan orang asing dalam tatanan normal baru,yang di selenggarakan oleh kantor Imigrasi kelas II TPI Tahuna .

Sebelum rakor dibuka oleh Bupati diawali sambutan kepala kantor Imigrasi kelas II TPI Tahuna James.S.J Sembel.Pada sambutannya,
Terlebih dahulu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati yang telah menghadiri rakor timpora.

“Pertama tama kami menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati yang pada hari ini juga menghadiri acara kegiatan rakor timpora kabupaten Sangihe”.

Sembel berharap agar rapat timpora yang diselenggarakan untuk mendapatkan informasi orang asing di kabupaten Sangihe juga mempererat kerjasama antar instansi dan sinergritas berjalan dengan baik sehingga dalam pelaksanaan pengawasan orang asing dikabupaten Sangihe dapat dilaksanakan dengan baik.

Dijelaska
nya pula bahwa Imigrasi memiliki tugas dan fungsi melakukan pemeriksaan keimigrasian terhadap orang yang masuk dan keluar ditempat pemeriksaan imigrasi yang ditetapkan pemerintah ,disamping itu juga itu imigrasi memiliki wewenang dalam melakukan pengawasan keberadaan kegiatan orang asing selama berada di indonesia.

” Dalam rangka membangun kerjasama lintas sektoral diwilayah kerjanya kantor imigrasi Tahuna membentuk tim pengawasan orang asing pada tingkat kabupaten maupun kecamatan”.

Pada kesempatan itu juga kepala kantor Imigrasi Tahuna ini, menyampaikan bahwa rapat timpora merupakan rapat yg dibentuk tahun 2016 dan sampai saat ini masih melakukan kegiatan-kegiatan tersebut.

“Dengan dibentuknya timpora kab.Sangihe diharapkan menjadi wadah dan sarana bagi kita untuk bekerja,bekerja bersama dalam menjaga keamanan kekuatan negara yang sangat kita cintai ini,yaitu negara kesatuan Republik Indonesia,oleh karena itu kami mengharapkan partisipasi dan kerjasama dari Bapak Ibu sekalian dalam memberikan informasi saran dan masukan pada kantor Imigrasi Tahuna,atau pun instansi terkait lainnya dalam rangka pengawasan orang asing di kabupaten Sangihe”.

Jabes Ezar Gaghana,SE,ME Bupati kepulauan Sangihe pada sambutannya mengatakan ,bahwa karena daerah kepulauan sangihe daerah perbatasan dan berbatasan langsung dengan negara Philipina ,maka tetap melakukan pengawasan,koordinasi dan komonikasi terhadap orang-orang asing yang berada di Sangihe baik melalui pintu resmi maupun pintu tidak resmi.

Bupati menambahkan agar dapat mewaspadai kegiatan-kegiatan formal kegiatan resmi maupun informal hal-hal yang tidak resmi.

” Harapan kita kiranya rapat koordinasi ini,dapat mengambil sebuah rekomendasi ,koordinasi dalam tugas masing-masing kita dapat kita laksanakan secara bersama,Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda boleh hadir,secara khusus kepada kantor imigrasi Tahuna yang memprakasai agenda yang sangat penting ini”.

Turut Hadir Forkopimda Sangihe,para asisten Bupati,pimpinan OPD,jajaran Imigrasi Tahuna,humas dan protokol.(ROBIN)




Bupati Gaghana Serahkan Kartu BPJS Bagi 265 Pekerja Informal

SANGIHE,GN- Sebanyak 265 orang di Kabupaten Kepulauan Sangihe pekerja informal yaitu Sopir,TKBM/buruh bagasi menerima kartu kepesertaan BPJS ketenagakerjaan .Kegiatan penyerahan kartu BPJS langsung diserahkan Oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME berlangsung di Papanuhung Tampungang Lawo,selasa(30/6/2020).

Sebelum penyerahan kartu BPJS diawali sambutan kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Propinsi Sulawesi Utara Hendrayanto,SE,MM melalui jaringan Zoom Vidcom, terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena tidak hadir langsung pada kegiatan tersebut.

” Sebelumnya kami minta maaf,karena kami tidak langsung hadir disana karena waktunya mepet,”ujarnya.

Meski tak hadir langsung Ia berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar penyerahan kartu BPJS oleh Bupati.

Selaku kepala kepala kantor BPJS ketenagakerjaan Propinsi Sulut dirinya berharap bahwa ini adalah sebuah peluang bagi pekerja informal di Kabupaten Sangihe untuk mendapatkan perlindungan.

” Tentunya ini merupakan peluang,bagi pekerja informal di Kabupaten Sangihe untuk mendapatkan perlindungan,” terangnya.

Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,MM pada sambutannya berharap ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketegakerjaan dapat memberikan gambaran bahwa peserta BPJS merasa lebih tenang,lebih aman untuk melakukan sesuatu.Dan jaminan yang dilakukan dengan hal-hal yang terkait dengan perlindungan diri,dan untuk keluarga dapat dilakukan secara bersama.

” Harapan Kami ketika pemerintah memfasilitasi terhadap BPJS ketenagakerjaan ini memberikan gambaran juga teman-teman lebih tenang,lebih save untuk melakukan sesuatu,” harap Dia.

Lebih jauh Bupati menyampaikan bahwa patut bersyukur bahwa di Sangihe walaupun dengan menghadapi covid 19 di Sangihe masih lebih enjoy dan bernafas legah dibandingkan dengan daerah lain,karena meskipun pendapatan pekerja informal seperti para sopir dan bagasi,tetapi di satu sisi ada berkat-berkat Tuhan seperti pendapatan nelayan bertambah dan ada panen Cingkeh,sehingga ada pendatang dan naik mobil dan membayar ke sopir,begitu juga bagasi ada pendapatan saat ada penumpang menggunakan jasa bagasi.begitu juga petani holtikultura berjalan dengan baik.

” Terhadap hal ini mari kita mensyukuri bahwa berkat Tuhan untuk Sangihe sungguh luar biasa,” tutup Gaghana.

Kepala Dinas tenaga kerja Daerah Kabupaten Sangihe Dokta Pangandaheng,ME berharap agar kartu BPJS dapat dipergunakan dengan baik secara profesi dan bermanfaat bagi Keluarga.

Turut di hadiri Plh.Sekda Kabupaten Sangihe Harry Wolf, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sangihe Raynaldo Wongkar,ST,Kepala dinas ketenagakerjaan Daerah Dokta Pangandaheng dan asisten satu Bupati Iklis Sombounaung.( ROBIN)




HUT Ke-595 Sangihe, Salah Satu Putra Terbaik Nusa Utara Ajak Masyarakat Kepulauan Sangihe Bersatu Membangun Daerah Tampunganglawo

Sulut,GN- Memperingati HUT ke-595 Daerah Kepulauan Sangihe 31 Januari 2020 hari ini, salah satu putra terbaik Nusa Utara yang juga duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Winsulangi Salindeho mengajak seluruh komponen masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe untuk bersatu membangun daerah.

Ini disampaikannya kepada sejumlah awak media Kamis(30/01/2020) diruangan kerjanya. “Saya selaku anggota DPRD Sulut dalam rangka memperingati hari ulang tahun kabupaten kepulauan Sangihe, tentunya memberikan motivasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu membangun daerah tampunganglawo,”ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Sulut ini juga mengatakan membangun suatu hubungan yang baik, tidak gampang kalo tidak ada persatuan dan kesatuan solidaritas antara aparatur pemerintah dan masyarakat untuk saling menopang dalam membangun daerah tercinta. Untuk itu, Salindeho yang pernah menjabat sebagai Bupati Sangihe lebih dari 1 periode ini menegaskan bahwa dirinya sangat memperhatikan daerah Nusa Utara khususnya kepulauan sangihe. ” Hut ini merupakan momentum yang bisa memberikan motivasi untuk pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatannya, terkait pembangunan infrastruktur yakni pendidikan, kesehatan, pariwisata, perikanan maupun kelautan ini sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Pusat. Menurutnya pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan utama dari masyarakat daerah kepulauan sangihe termasuk infrastruktur jalan. ” Ini yang sangat dibutuhkan masyarakat daerah kepulauan sangihe, sehingga masyarakat sangat perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut maupun Pemerintah Pusat,” tutupnya.
Penulis: sisco