Hadiri Ibadah Syukuran Tulude di Kuma,Gaghana Disambut Secara Adat

SANGIHE,GN- Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menghadiri acara syukur Tulude di Kampung Kuma Kecamatan Tabukan Tengah bertempat di kantor Kapitalaung,Selasa (16/2/2021).

Tarian Adat Budaya Kabupaten Kepulauan Sangihe (foto : gemparnews)

Sebelum masuk di ruangan tempat ibadah Syukur Tulude,Bupati Gaghana disambut secara adat oleh Pemerintah dan Masyarakat Kuma dengan menyaksikan tarian adat yaitu,tarian upase,tarian salo dan tarian gunde.

Ketika memasuki tempat ibadah Bupati bersama rombongan di iringi dengan tambor dan tagonghong.

Dimulainya acara Tulude dengan dilakukannya prosesi adat yaitu, kakumbaede,Menahulending dan pemotongan kue adat tamo.

Kapitalaung Kampung Kuma Robert Heriyanto Manumpil pada sambutan singkatnya menyampaikan terima kasih kepada Bupati bersama rombongan yang telah menghadiri acar Tulude di Kuma.

” Terima kasih kepada Bapak Bupati bersama rombongan yang telah menghadiri acara syukuran di Kampung Kuma,”ucap Manumpil.

Sementara itu Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dalam sambutannya menyampaikan,ditengah-tengah pandemi covid 19,pelaksanaan Tulude penuh dengan batasan-batasan untuk perkumpulan banyak orang ,mempunyai dampak bukan hanya di Kuma tetapi mulai dari Kabupaten.

” Tulude di Kabupaten pembatasannya sangat ketat,demikian pun disaat ini karna protokol covid 19 menuntut kita disaat ini harus benar-benar tertib,namun tidak mengurangi kondisi realitas yang ada semangat masyarakat Pemerintah kampung Kuma bersama Pemerintah Kecamatan Tabukan Tengah dapat melaksanakan acara Tulude dalam konteks pemahaman bahwa ucapan syukur yang dirasakan dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat benar-benar adalah sebuah wujud kasih dan anugerah dari pada Tuhan semata”.

Gaghana mengatakan bahwa esensi yang pertama adalah membuat semua dan masyarakat Kuma menyadari betapa kasih Tuhan atas penyertaannya,atas bimbingannya bahwa semua dapat melewati dan boleh menjalani tahun sebelumnya termasuk tahun 2020,termasuk masyarakat dan.Pemerintah dapat melaksanakan perjalanan kehidupan dan mendapat berkat dari pada Tuhan semata,sehingga dapat melewati tahun 2020 dengan pertolongan Tuhan.

Bupati menambahkan bajwa Esensi yang kedua dapat bersyukur kepada Tuhan bahwa seluruh masyarakat boleh dihentar memasuki Tahun yang baru,tahun 2021 tahun yang penuh dengan berkat,tahun penuh dengan anugerah yang menjadi bagian dalam perjalanan masyarakat di tempat ini,sehingga boleh dimampukan oleh Tuhan dalam kebersamaan seluruh masyarakat boleh terhindar dari segala marah bahaya,cobaan dan malapetaka yang mengintai kehidupan setiap saat bagi setiap orang,”tambah Bupati Gaghana.

” Esensi ketiga Kita memohon pertolongan Tuhan karena kita masih diperhadapkan dalam kehidupan ditahun 2021,kiranya dengan berkat Tuhan dan pertolongan Tuhan I Ghenghonalangi Ruatang Saruluang
boleh memberkati kita,boleh menyertai kita,boleh menghindarkan kita dari segala marah bahaya ,cobaan,gumul,ketika memasuki hari-hari berikutnya.kesadaran untuk kita merayakan Tulude adalah sebuah esensi dalam sebuah pemahaman ucapan syukur sekaligus doa menghadapi kehidupan yang akan datang,”tutup Jabes.

Turut hadir wakil ketua dua DPRD Michael Thungari,Sejumlah Pimpinan OPD,Camat Tabukan Tengah Yusak Karame,S.AP, Pemerintah Kecamatan,sejumlah Kapitalaung,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat,Undangan dan Masyarakat Setempat .(ROBIN)




Pantai Pananualeng Masuk Pengembangan Destinasi Pariwisata

SANGIHE,GN – Dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Tabukan Tengah pada naskah tertulis ada empat lokasi pariwisata di Kecamatan Tabukan Tengah yang diusulkan masuk dalam program peningkatan daya tarik Pariwisata pengembangan destinasi Pariwisata yakni,Kampung Tariang Baru,Talengen,Kuma dan Kuma I.

Namun dari keempat lokasi tersebut,hanya satu Kampung yang terakomodir yaitu Kampung Tariang Baru pengembangan Pantai Pananualeng.

Pelaksanaan Kegiatan Musrembang (foto : gemparnews)

Hal ini disampaikan Yulisye Samalari,SPd Kepala bidang destinasi dan industri Pariwisata Daerah Kabupaten Sangihe pada musrenbang Kecamatan Tabukan Tengah senin (15/2).

” untuk renja 2022 di dinas kami memang ada kegiatan program pengembangan dan peningkatan daya tarik destinasi Pariwisata,dan dari empat lokasi dicantumkan disini,dari Kampung Tariang baru yang diakomodir yaitu pengembangan pantai Pananualeng,”jelas Samalari.

Yulisye menjelaskan alasan Pantai Pananualeng masuk pengembangan destinasi Pariwisata kerena Pantai Pananualeng tanah bersertifikat yang sudah tercatat sebagai aset Daerah,namun Samalari mengatakan meskipun tiga Kampung tidak ada pengembangan destinasi dalam pembangunan fisik tetapi Dinas Pariwisata Daerah sudah melakukan kegiatan-kegiatan untuk pengembagan sumber daya manusia dari tahun 2019 dan berlanjut sampai tahun 2020,dan Kecamatan Tabukan Tengah adalah salah satu Kecamatan yang terundang dan ada beberapa Kampung yang diundang,” Pungkasnya.(ROBIN)




Tunjang Potensi Pariwisata di Sangihe,Bakal Di Bangun Resting Area.

SANGIHE,GN- Untuk menunjang dan mengembangkan potensi Pariwisata di Kabupaten Sangihe,wacana bakal di bangun resting area sesuai dengan Program Bupati.

Hal itu disampaikan sekretaris daerah Kabupaten Sangihe Melanchton Harry Wolf dalam kegiatan fokus group discussion (FGD),di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati,jumat (29/1/2021).

” Pak Bupati ada program untuk adanya resting area keliling pulau Sangihe,panjang jalan keliling pulau Sangihe kurang lebih 160 kilo,tiap 20 kilo ada resting area dengan view yang cukup baik itu menjadi destinasi baru,kemudian itu menjadi lokasi perputaran ekonomi baru,” ujar Wolf.

Wolf menambahkan tempat resting area mengambil view yang baik,ada tempat parkir,ada warung-warung kecil,ada MCK yang nantinya langsung dikelolah oleh Bumdes di Kampung.Kalau dari sisi teknis bisa memperhitungkan dan menawarkan dalam kebijakan itu bisa.

” jadi ambe view yang baik,ada tempat parkir,ada warung kecil,ada MCK,yang nanti memfasilitasi orang dan itu langsung bisa dikelolah Bumdes di Kampung,”tambahnya.(ROBIN)




Total Positif Covid-19 di Sangihe Jadi 53 Kasus,Tanggal 4 Desember Sangihe Ditetapkan Zona Orange

SANGIHE,GN- Tanggal 4 desember Kabupaten sangihe ditetapkan zona orange,setelah bertambah kasus positif covid 19.

Sesuai Siaran Pers Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tanggal 6 Desember 2020, mencatat adanya penambahan 7 kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kami mencatat untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai Pasien 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53,”ungkap Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Sangihe, dr Jopy Thungari melanjutkan informasi dimaksud.

Jopy merinci ke 7 Pasien Covid -19 positif tersebut, masing-masing pasien 47, Laki-laki, 64 Tahun, alamat Kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur, pengambilan swab tanggal 3 Desember 2020, sementara dirawat di RS Liun Kendage

Pasien 48, Laki-laki, 61 Tahun, alamat Kampung Talengen Kecamatan Tabukan Tengah, pengambilan swab tanggal 3 Desember 2020, sementara dirawat di RS Liun Kendage

Pasien 49, Laki-laki, 41 Tahun, Alamat Kelurahan Manente Kecamatan Tahuna, pengambilan swab tqnggal 1 Desember 2020, saat ini sedang isolasi mandiri.

Pasien 50, Laki-laki, 22 Tahun, Alamat Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna, pengambilan swab tanggal 1 Desember 2020, saat ini sedang isolasi mandiri

Pasien 51, Perempuan, 23 Tahun, alamat Kelurahan Apengsembeka Kecamatan Tahuna, pengambilan swab tanggal 20 November 2020, saat ini sedang Isolasi Mandiri

Pasien 52, Perempuan 49 Tahun, alamat Kelurahan Apengsembeka Kecamatan Tahuna, pengambilan Swab tanggal 20 November 2020, saat ini sedangisolasi mandiri

Pasien 53, Laki-laki, 66 Tahun, alamat Kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur, pengambilan swab tanggal 20 November 2020, saat ini sedang isolasi mandiri.

“Saat ini sedang dilakukan tracing kontak erat seluruh pasien, dan akan dilakukan pengambilan swab pada esok hari,”kata Jopy.

Sementara itu menurut data terakhir Tim Satgas Sangihe, dari 53 kasus positif, 37 orang dinyatakan sembuh, 13 menjalani isolasi serta 3 orang meninggal. (ROBIN)




Pembangunan Jalan Rabat Beton Kampung Rendingan Dirintis

 

SANGIHE,GN- Pemerintah bersama Masyarakat Kampung Rendingan mulai melakukan perintisan pembangunan jalan rabat beton.Perintisan dimulai sejak sabtu (24/10),dengan melakukan pembersihan rumput,dan penggalian tanah di lokasi .

Aparat Kampung bersama Masyarakat terlihat antosias dan semangat saat melaksanakan kerja bakti dengan penuh kekompakan dan kebersamaan.

Kapitalaung Kampung Rendingan Abdul Rahman Nagaring kepada media ini menyampaikan bahwa, pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 175 Meter adalah penyambungan sisa dari tahap satu.

Kapitalaung Nagaring menambahkan bahwa,jika material sudah terkumpul lengkap,maka pekerjaan akan dilakukan minggu depan.

” Jika materil sudah terkumpul semua, pekerjaan pembangunan rabat beton akan dilaksanakan minggu depan,dan selaku Pemerintah Kampung kami berharap agar dengan pembangunan jalan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kampung Rendingan di lokasi Pertanian,”harap Nagaring yang turut diiyakan Saidha Samega aparat Kampung Rendingan (ROBIN).




Bupati JEG Dan BPJS Ketenagakerjaan Tandatangani MOU

SANGIHE,GN— Bertempat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut ,jumat (9/10/2020) Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menandatangani MOU bersama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS),Ketenagakerjaan terkait pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bahi pekerja formal dan informal di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya Bupati Gaghana berharap ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketegakerjaan, kedepan dapat memberikan gambaran bahwa peserta BPJS merasa lebih tenang, lebih aman untuk melakukan sesuatu. 

“Harapan kami ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketenagakerjaan ini, memberikan gambaran juga teman-teman lebih tenang, lebih aman untuk bekerja dan melakukan sesuatu,” kata bupati.

Selain itu lanjut Gaghana, dengan diasuransikaniya para pekerja, menunjukan kehadiran dan perhatian pemerintah untuk memproteksi para pekerja informal maupun formal di Kabupaten Sangihe.

“Kita tidak berpikir hal buruk terjadi namun juga kita tidak tahu apa yang terjadi, sehingga menjadi tugas pemerintah untuk melindungi para pekerja melalui program BPJS tenaga kerja,”ungkap Gaghana, sembari berharap, dengan adanya program ini menjadi pendorong untuk meningkatkan kinerja dalam bekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sangihe Dokta Pangandaheng menjelaskan, penandatangan MOU BPJS Ketenagakerjaan bagi 6.000 peserta formal dan informal.

“Tadi yang di adendum habya THL, Buruh Bagasi, perangkat Desa dan Kelurahan, petugas kebersihan serta tenaga medis. Tetapi ada ketambahan jumlah yang sebelumnya 3.390 menjadi 6.000 orang termasuk 25 insan pers serta petani dan nelayan yang baru tahap pertama,” jelas Pangandaheng. (ROBIN)




Sekwan Glady Kawatu Buka Kegiatan Bimtek DPRD Sangihe

Sulut,GN- Mewakili Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu membuka rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe bertempat di hotel Swiss bell Maleosan Manado.

Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.(sisco)




Peringati HUT Proklamasi 17 Agustus ke 75 Tahun ,Upacara Bendera Dilaksanakan Ditiap Gugus

SANGIHE,GN – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari ulang tahun Proklamasi kemerdekaan RI,berbagai macam kegiatan dan lomba dilaksanakan serta pelaksanaan Upacara di setiap sekolah.Namun saat ini terkait dengan wabah Covid 19 pelaksanaan upacara bendera dilaksanakan di tiap gugus dan tidak ada kegiatan seperti biasanya.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe DJoli Mandak,Mpd

Hal ini disampaikan kepala dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs Djoli Mandak,MPd ketika ditemui media ini diruang kerjanya,rabu (5/8/2020).

Mandak mengatakan bahwa pihak sekolah nantinya dibagi pergugus untuk pelaksanaan upacara dan dilaksanakan pukul 07.00,usai itu pukul 10.00 sudah berada di rumah masing-masing untuk menyaksikan upacara bendera di Istana Merdeka melalui siaran televisi.

” Untuk pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke 75 tahun,sehubungan dengan covid 19 ini,maka untuk pihak sekolah nantinya akan melaksanakan upacara bendera dibagi pergugus untuk pelaksanannya ditiap wilayah dilaksanakan pukul 07.00 sesudah itu jam 10.00 harus berada di rumah masing-masing untuk mengikuti upacara bendera di Istana Merdeka lewat siaran televisi,”ujar Mandak.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan dan lomba tidak dilaksakan karena covid 19.

Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe,Ia berharap dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 75 tahun,agar tetap bekerja dengan baik dan terus berjiwa patriotisme.

“Jadi harapan kami dengan memperingati hari kemerdekaan ini,diharapkan agar tetap bekerja dengan baik,dan terus memiliki jiwa patriotisme,”harap Mandak.(ROBIN)




Kembangkan Potensi Wisata Pulau Poa,Pemkab Sangihe Siap Tata Dan Promosikan

SANGIHE,GN – Pulau Poa adalah pulau yang terdapat di wilayah kecamatan Nusa Tabukan.Secara nasional dan internasioal mungkin saat ini belum terkenal tetapi di Kabupaten Kepulauan Sangihe Pulau ini sudah terkenal di seluruh bumi tampungang lawo ini, dan sudah jadi bahan pembicaraan tempat kunjungan wisata.

Pesona dan keindahan pulau ini sungguh luar biasa,bagi para pengunjung yang datang pasti enjoy dan senang menikmati indahnya pemandangan keindahan pulau Poa.

Foto: Keindahan Pulau Poa Nusa Tabukan Kabupaten Sangihe

Saat dalam perahu memasuki pulau ini pun, pengunjung sudah tertarik saat _ mengambil gambar pulau Poa,apa lagi jika tiba di pantai langsung menikmati indahnya dan sejuknya suasana dengan pemandangan yang indah,pasir putih,warna airnya jernih dan bersih serta sangat menarik untuk pengambilan foto/Pemotretan.

Tak hanya keindahan dan pesona pantai,Pulau Poa juga menyimpan potensi wisata alam bawah laut yaitu,memiliki spot untuk diving dan snorkeling.

Foto: Keindahan Pantai Di Nusa Tabukan Kabupaten Sangihe

Dengan potensi wisata keindahan dan pesona Pulau Poa,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe kedepan siap untuk menata,Promosi dan mengembangkan Pulau Poa.

Bupati Kepulaun Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME saat di wawancarai sejumlah Wartawan pada kegiatan kunjungan kerja (Kunker) kepulau-Pulau beberapa hari lalu mengatakan,bahwa untuk snorkeling pada umumnya bagus,namun dikatakan Gaghana ada beberapa titik karang yang rusak karena terkena jangkar sehingga perlu konservasi karang untuk lebih banyak lagi.

” Saya berharap agar jangan buang jangkar,tapi pasang bui,perlu tambah ikan,terumbu karang juga diperkaya ada konservasi karang supaya lebih padat lagi,Saya berharap orang berkunjung di sini juga menikmati wisata bawah laut dan ini sungguh kaya juga,”ujarnya Bupati.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffy Tilaar mengatakan untuk snorkeling dan diving potensi sangat bagus,meskipun ada beberapa titik terumbu karang sudah rusak dan perlu kerja sama dengan masyarakat untuk menjaga jangan sampai ada pengrusakan terumbu karang,jangan sembarang buang jangkar dan kedepan akan di buat pendaratan perahu supaya terarah,”imbuh Tilaar.

” Dari masalah promosi hal kedua yang penting meskipun lokal tapi kunjungan sudah cukup,”ucapnya.

Tilaar menambahkan bahwa Kedepan Peran Pemerintah pertama memperhatikan adalah fasilitas seperti MCK,dan sarana Air bersih terkait dengan kebutuhan pokok, dan akan bekerja sama dengan pemerintah Kampung.Terkait dengan promosi Kadis Pariwisata ini menyampaikan akan membuat paket promosi dan perluas agar lebih dikenal lagi,”jelas Tilaar.

” Tentunya dengan promosi-promosi lain akan dibuat satu paket lagi,ditambah dan diperluas supaya lebih dikenal lagi ke tingkat nasional bahkan ke mancanegara,”pungkasnya.(ROBIN)




Gaghana : Masa New Normal Tetap Berinovasi Ikuti Protokol Kesehatan, Wisatawan Asing Silahkan Berkunjung Ke Sangihe

SANGIHE,GN – Di Kehidupan newnormal intinya adalah berinovasi,tidak boleh kalah dengan covid 19,Kita haru mampu menahan dan memerangi virus tersebut dengan cara protokol covid19 dan terus melaksanakan aktivitas seperti biasa.

Hal tersebut dikatakan Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME kepada sejumlah Wartawan di rumah Jabatan Bupati jumat ( 17/7).Ksusus untuk Sangihe tidak ada perubahan yang besar,kecuali dunia pendidikan dan bidang keagamaan.

Ditambahkan Gaghana bidang ekonomi tidak ada perubahan apa-apa,tidak ada penutupan pasar,tidak ada penutupan toko,usaha dapat berjalan dengan baik,berkat usaha dari masyarakat,”ujar Bupati Gaghana.

Sementara dalam bidang pariwisata saat ditanya media ini,Gaghana menjelaskan bahwa jika ada tamu asing yang berkunjung ke Sangihe dipersilahkan dan tetap mengikuti protap kesehatan.

“Jika ada tamu mancanegara mau berkunjung ke Sangihe silakan nda ada masalah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada,”Ucap Gaghana.

Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Tahuna James S.J Sembel melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komonikasi Keimigrasian Boyke Panggabean menjelaskan bahwa,apabila ada WNA yang berkunjung ke Tahuna melalui pelabuhan Nusantara Tahuna,maka yang bersangkutan pertama kali harus melalui pemeriksaan protokol kesehatan di pelabuhan .

“Yang bersangkutan pertama kali harus melalui pemeriksaan protokol kesehatan di pelabuhan dimana petugas imigrasi termasuk dalam tim Satgas angkatan laut,petugas imigrasi lansung memeriksa dokumen perjalanan (Paspor) dan izin tinggal yang bersangkutan serta dokumen kesehatan WNA guna mencegah penyebaran civid 19,kemudian menanyakan maksud dan tujuan kedatangan WNA,dan setelah pemeriksaan dan pengecekan dokumen serta surat kesehatan dan tidak ditemukan indikasi pelanggaran,maka dapat melakukan aktivitasnya namun tetap dalam pengawasan seksi Intelijen Keimigrasian,”tutup Panggabean.(ROBIN).