Bupati Gaghana Serahkan Kartu BPJS Bagi 265 Pekerja Informal

SANGIHE,GN- Sebanyak 265 orang di Kabupaten Kepulauan Sangihe pekerja informal yaitu Sopir,TKBM/buruh bagasi menerima kartu kepesertaan BPJS ketenagakerjaan .Kegiatan penyerahan kartu BPJS langsung diserahkan Oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME berlangsung di Papanuhung Tampungang Lawo,selasa(30/6/2020).

Sebelum penyerahan kartu BPJS diawali sambutan kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Propinsi Sulawesi Utara Hendrayanto,SE,MM melalui jaringan Zoom Vidcom, terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena tidak hadir langsung pada kegiatan tersebut.

” Sebelumnya kami minta maaf,karena kami tidak langsung hadir disana karena waktunya mepet,”ujarnya.

Meski tak hadir langsung Ia berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar penyerahan kartu BPJS oleh Bupati.

Selaku kepala kepala kantor BPJS ketenagakerjaan Propinsi Sulut dirinya berharap bahwa ini adalah sebuah peluang bagi pekerja informal di Kabupaten Sangihe untuk mendapatkan perlindungan.

” Tentunya ini merupakan peluang,bagi pekerja informal di Kabupaten Sangihe untuk mendapatkan perlindungan,” terangnya.

Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,MM pada sambutannya berharap ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketegakerjaan dapat memberikan gambaran bahwa peserta BPJS merasa lebih tenang,lebih aman untuk melakukan sesuatu.Dan jaminan yang dilakukan dengan hal-hal yang terkait dengan perlindungan diri,dan untuk keluarga dapat dilakukan secara bersama.

” Harapan Kami ketika pemerintah memfasilitasi terhadap BPJS ketenagakerjaan ini memberikan gambaran juga teman-teman lebih tenang,lebih save untuk melakukan sesuatu,” harap Dia.

Lebih jauh Bupati menyampaikan bahwa patut bersyukur bahwa di Sangihe walaupun dengan menghadapi covid 19 di Sangihe masih lebih enjoy dan bernafas legah dibandingkan dengan daerah lain,karena meskipun pendapatan pekerja informal seperti para sopir dan bagasi,tetapi di satu sisi ada berkat-berkat Tuhan seperti pendapatan nelayan bertambah dan ada panen Cingkeh,sehingga ada pendatang dan naik mobil dan membayar ke sopir,begitu juga bagasi ada pendapatan saat ada penumpang menggunakan jasa bagasi.begitu juga petani holtikultura berjalan dengan baik.

” Terhadap hal ini mari kita mensyukuri bahwa berkat Tuhan untuk Sangihe sungguh luar biasa,” tutup Gaghana.

Kepala Dinas tenaga kerja Daerah Kabupaten Sangihe Dokta Pangandaheng,ME berharap agar kartu BPJS dapat dipergunakan dengan baik secara profesi dan bermanfaat bagi Keluarga.

Turut di hadiri Plh.Sekda Kabupaten Sangihe Harry Wolf, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sangihe Raynaldo Wongkar,ST,Kepala dinas ketenagakerjaan Daerah Dokta Pangandaheng dan asisten satu Bupati Iklis Sombounaung.( ROBIN)




HUT Ke-595 Sangihe, Salah Satu Putra Terbaik Nusa Utara Ajak Masyarakat Kepulauan Sangihe Bersatu Membangun Daerah Tampunganglawo

Sulut,GN- Memperingati HUT ke-595 Daerah Kepulauan Sangihe 31 Januari 2020 hari ini, salah satu putra terbaik Nusa Utara yang juga duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Winsulangi Salindeho mengajak seluruh komponen masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe untuk bersatu membangun daerah.

Ini disampaikannya kepada sejumlah awak media Kamis(30/01/2020) diruangan kerjanya. “Saya selaku anggota DPRD Sulut dalam rangka memperingati hari ulang tahun kabupaten kepulauan Sangihe, tentunya memberikan motivasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu membangun daerah tampunganglawo,”ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Sulut ini juga mengatakan membangun suatu hubungan yang baik, tidak gampang kalo tidak ada persatuan dan kesatuan solidaritas antara aparatur pemerintah dan masyarakat untuk saling menopang dalam membangun daerah tercinta. Untuk itu, Salindeho yang pernah menjabat sebagai Bupati Sangihe lebih dari 1 periode ini menegaskan bahwa dirinya sangat memperhatikan daerah Nusa Utara khususnya kepulauan sangihe. ” Hut ini merupakan momentum yang bisa memberikan motivasi untuk pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatannya, terkait pembangunan infrastruktur yakni pendidikan, kesehatan, pariwisata, perikanan maupun kelautan ini sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Pusat. Menurutnya pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan utama dari masyarakat daerah kepulauan sangihe termasuk infrastruktur jalan. ” Ini yang sangat dibutuhkan masyarakat daerah kepulauan sangihe, sehingga masyarakat sangat perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut maupun Pemerintah Pusat,” tutupnya.
Penulis: sisco