KPU Sulut Gelar Rakor Persiapan PSU di Kecamatan Essang

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat koordinasi (Rakor) persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud tahun 2024, bertempat di Aula Kantor KPU Sulut, Jumat (14/3/2025).

Rakor ini bertujuan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan PSU di Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud. Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, menegaskan PSU akan berlangsung Rabu 9 April 2025 di sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 8 desa.

Dalam rapat ini, dibahas berbagai persiapan penting, termasuk evaluasi Badan Adhoc pengadaan logistik seperti surat suara, tinta, sampul, serta daftar pasangan calon. Namun, ditemukan kekurangan pada dua jenis logistik yang harus segera diatasi.

Sementara, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulut Salman Saelangi menjelaskan tahapan dan mekanisme PSU pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Awaluddin Umbola juga menyampaikan pentingnya koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Kabupaten Kepulauan Talaud guna memastikan kesiapan infrastruktur dan SDM dalam pelaksanaan PSU.

Ditempat yang sama, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Meidy Tinangon menegaskan KPU akan menggencarkan sosialisasi anti-politik uang kepada masyarakat, agar tidak terjadi PSU berulang akibat pelanggaran, terutama politik uang.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Talaud Andri Sumolang yang hadir secara daring memaparkan sejauh mana persiapan KPU Talaud menghadapi PSU Rabu 9 April 2025 nanti.

Dia menyampaikan selain kebutuhan terkait anggaran untuk PSU, pencetakan surat suara dan penyediaan logistik lainnya menjadi prioritas utama dalam persiapan ini.

KPU juga mengundang Forkopimda Sulut guna bersinergi dalam mematangkan persiapan PSU. Turut hadir Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda serta pejabat Struktural Sekretariat KPU Sulut.(*/sisco)




Bawaslu Sulut Bersama Forward Gelar Sosialisasi Pengawasan Masa Tenang Pemungutan

Sulut,GN– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Forum Wartawan DPRD (FORWARD) menggelar Sosialisasi Pengawasan Masa Tenang Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Suara, Jumat (23/11/2024).

Kegiatan sosialisasi di laksanakan di salah satu rumah kopi di Manado. Para insan pers salin tukar informasi dan pengalaman dalam meliput Pengawasan Masa Tenang Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Suara.

Komisioner KPU Sulut, Salman Saelangi yang terundang sebagai nara sumber mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilkada harus dilakukan dengan baik, serta menghindari potensi pelanggaran yang dilakukan penyelenggara, serta pihak pasangan calon.

“Pelanggaran pemilu kurang maka potensi gugatan ke MK jadi kecil, sebaliknya banyak pelanggaran maka potensi gugatan besar,” kata Salman Saelangi.

“Soal anggaran tanggung jawab daerah bersangkutan, KPU hanya menjalankan karena manfaat hasil pemilihan kepala daerah untuk daerah. Misalnya, MK putuskan PSU anggaran tidak ada, sesuai aturan KPU bisa hentikan proses,” terang Salman Saelangi didampingi moderator kepala bidang, Rudi Lalonsang. (sisco)




Ketua KPU Sulut Terima Kunker Kemenkopolhukam RI

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menerima Kunjungan kerja (Kunker) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolhukam RI).

Rombongan yang dipimpin Asisten Deputi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Brigjen TNI Haryadi diterima langsung Ketua KPU Sulut Meidy Tinangon didampingi Anggota KPU Sulut Salman Saelangi, Lanny Ointu dan Sekretaris KPU Sulut Lucky Firnandy Majanto di ruang rapat KPU Sulut Selasa, (09/05/2023).

Tinangon menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja yang sangat penting ke KPU Sulut yakni dalam rangka koordinasi pelaksanaan Tahapan Pemilu 2024. ” Terimakasih kami atas kunjungan kerja ke KPU Sulut,” ujar Tinangon.

Dalam kesempatan itu, Haryadi mengatakan maksud kedatangan ke KPU Sulut, untuk bersilahturahmi sekaligus kunjungan kerja untuk berkoordinasi mengenai pelaksanaan Tahapan Pemilu 2024. Terlebih khusus peran KPU Sulut dalam melaksanakan Pendidikan Pemilih untuk kesuksesan Pemilu Serentak 2024.

Sementara itu, anggota KPU Sulut Salman Saelangi, mempresentasikan program dan kegiatan pendidikan pemilih yang telah dilaksanakan oleh KPU Sulut, antara lain sosialisasi terkait tahapan pemilu 2024 kepada stakeholder, Masyarakat, Media, Mahasiswa, NGO, LSM, Partai Politik dan Bakal Calon Anggota DPD.

“selain itu juga KPU Sulut melaksanakan Kirab Pemilu 2024 setahun menuju hari pemungutan suara ’Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa’ di sembilan (9) Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara selama lima puluh tiga (53) hari,” kata Saelangi.

Sekretaris KPU Sulut Lucky Firnandy Majanto mengatakan sosialisasi secara langsung (tatap muka) dan melalui media online merupakan metode sosialisasi yang efektif sehingga mampu mengajak masyarakat berpartisipasi secara aktif.

Disisi lain anggota KPU Sulut Lanny Ointu menginformasikan, partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020 melebihi target Nasional dan juga tertinggi secara Nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BIdang Pengelolaan Pemilu Kolonel Inf Situmorang bersama Tim bidang pengelolaan Program dan Kegiatan Menkopolhukam RI dan Kepala Bagian Teknis Penyelenggara, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Hukum dan SDM Carles Worotitjan. (*/sisco)