Gratis! Rumah Singgah Sahabat Orang Sakit Manado

Manado,GN- Rumah Singgah Sahabat Orang Sakit (SOS) Manado menerima pasien dan pendamping dari luar kota untuk tinggal selama menjalani pengobatan di Manado.

Fasilitas ini di siapkan secara gratis tanpa di pungut biaya apapun. Tentu ini sangat membantu bagi mereka yang memerlukan rumah persinggahan bagi orang sakit.

Adapun lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Manado. Alamat berada di jalan Raya Manado–Bitung, Suaan – Sukur
Deretan Rumah Makan Pondok Kelapa
Depan LPK Wahana Danau Indah (tidak jauh dari RS Sentra Medika).

Fasilitas rumah singgah diantaranya terdapat 7 Kamar Tidur, 4 Kamar Mandi / Toilet, Ruang Tamu dan Dapur. Untuk lebih detil terkait informasi dapat menghubungi Ibu Meily Kambey di nomor (0895-8038-99000) yayasan Sahabat Orang sakit global ministry. (redaksi)




Kondisi Rumah Memprihatinkan, Kadis Dinsos Sangihe Serahkan Bantuan Buat Dua Lansia di Kelurahan Lesa

SANGIHE,GN – Sangat memprihatinkan Kondisi rumah Dua warga lanjut usia (Lansia), Lourens Liatahi dan Efraim Tampil, Warga Kelurahan Lesa, Kecamatan Tahuna Timur , atap dan dinding bocor, sehingga ini perlu mendapat perhatian Pemerintah.

Mengetahui keberadaan kedua Lansia Kadis Dinas Sosial (Dinsos) Kepulauan Sangihe Dokta Pangandaheng bersama staf langsung menuju ke rumah kedua warga untuk menyerahkan bantuan.

Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial Sangihe, Doktarius Pangandaheng, didampimgi Staf dan Fasilitator PKH, langsung di kediaman masing-masing kedua penerima, Jumat (12/12/2025).

Jenis bantuan yang diberikan berupa beras, gula putih, minyak goreng, terpal, kasur, selimut, makanan siap saji serta famili kid, didalamnya ada peralatan cuci dan mandi serta senter dan jenis lainnya.

Kadis Sosial Kepulauan Sangihe, Doktarius Pangandaheng mengatakan, kedua lansia yang telah hidup sendiri di rumahnya masing-masing dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, wajib mendapat bantuan meski keduanya tidak terdata pada Program Keluarga Harapan (PKH).

Doktarius bahkan mengakui baru mengetahui keberadaan kedua lansia, setelah ada netizen yang memosting di FB kondisi rumah salah satu lansia yang sangat memprihatinkan dengan rumah yang dipenuhi bocor.

“Setelah mengecek kondisi rumah Bapak Lourens dan Bapak Efraim, hari ini kami langsung ke Lesa mengantarkan bantuan,” kata Doktarius.

Melihat kondisi rumah kedua lansia yang sangat memprihatinkan serta mengingat bantuan Dinsos yang terbatas, Doktarius berharap pihak terkait maupun instansi teknis juga tergerak untuk membantu, khususnya perbaikan rumah kedua lansia.

“Bantuan Dinsos hanya terbatas, tidak sampai pada fisik rumah, kiranya untuk bantuan bahan rumah dapat difasilitasi intansi teknis, seperti seng untuk perbaikan atap yang bocor dan bantuan semen,” ungkap Doktariius.

Salah satu penerima bantuan, Lourens Liatahi, mengaku sangat terbantu dengan sentuhan Dinsos, apalagi selama ini dirinya mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial dari Pemkab Sangihe.

“Pokoknya cuma kamar tidur saya yang tidak bocor, ruangan lain bocor semua. Selama ini saya juga tidak pernah mendapat bantuan dan saya tidak terdata dalam PKH,” ucap Lourens.

Sementara Lurah Lesa Ruth Makadolang saat dihubungi media ini, menanyakan terkait keberadaan warga ini yang tidak termasuk penerima bantuan menyampaikan bahwa, jika ada bantuan dari Kelurahan kedepan maka akan memperhatikan dan mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran.

” Kedepan Kami selaku Pemerintah Kelurahan dalam Pendataan pemberian bantuan, benar- benar mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran,” Jelas Makadolang.(ROBIN)




35 Rumah Ibadah Di Sangihe Dapat Dana Hibah Dari Pemprov

SANGIHE,GN- Pemerintah Sulawesi Utara menyalurkan dana hibah kepada rumah-rumah ibadah di Kabupaten/Kota di se-Propinsi sulut,dan Kabupaten Sangihe termasuk yang mendapatkan dana hibah bagi 35 rumah ibadah di Sangihe,sehingga kamis 26 agustus telah digelar kegiatan sosialisasi penggunaan dana hibah dan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD),bertempat Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung ketua DPRD Sulut dr.Fransiscus A.Silangen,Spb.Kbd, Kadis Sosial Propinsi Dr.Rini Tamuntuan,Kepala Biro Kesejateraan Rakyat Setda Propinsi Sulawesi Utara Ir.Fereydy Kaligis,M.AP bersama jajaran biro Kesra Sulut dan asisten satu Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs.Irklis Sombounanung.

Ketua DPRD Sulut dr.Fransiscus A.Silangen,Spd.Kbd ketika membawakan sambutan mewakili masyarakat Nusa Utara menyampaikan sangat berbahagia dan bersukacita bahwa Pemerintah Propinsi sangat memperhatikan masyarakat Kepulauan Sangihe.

” Kepulauan Sangihe mendapatkan berkat untuk rumah-rumah ibadah,Saya sebagai ketua DPRD Sulut yang mewakili masyarakat Kepulauan tentunya berbahagia dan bersukacita karena Pemerintah Propinsi,Bapak Gubernur,Bapak Wakil Gubernur sangat memperhatikan kita di Kepulauan Sangihe,”kata Silangen.

Pada kesempatan itu Silangen menambahkan sebagai unsur penyelenggara Pemerintah bersama Pemerintah Propinsi Sulut dan selaku anggota DPRD pada umumnya adalah legislasi penganggaran dan pengawasan sehingga mengawasi pembagian dana hibah tersebut dan memperjuangkan agar alokasi dananya besar dari daerah pemilihan.

” Terima kasih kepada Bapak Gubernur,Pak wakil Gubernur bersama jajaran yang memperhatikan daerah Kepulauan Sangihe,bagi yang sudah menerima selamat menerima dan yang belum menerima masih lagi diperjuangkan,”tambah ketua DPRD Sulut ini.

Ir.Fereydy Kaligis,M.AP Kepala Biro kesejateraan Rakyat Setda Pemprov mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE dalam sambutannya menyampaikan terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kabupaten Sangihe yang telah mempersiapkan tempat untuk pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang pelaksanaanya di tempat terbuka sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah.

” Untuk itu Kami dari Pemerintah Propinsi Sulut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kepulauan Sangihe yang sudah mempersiapkan tempat untuk bisa meleksanakan kegiatan disaat ini,” ujar Kaligis membacakan sambutan Gubernur Sulut.

Dalam sambutan Gubernur pun disampaikan tetap bersyukur,meskipun ditengah-tengah pandemi covid 19,yang mengakibatkan penurunan ekonomi Pemprov Sulut masih bisa memberikan perhatian berupa pemberian bantuan kepada masyarakat,yaitu bantuan dana hibah kepada rumah-rumah Ibadah sebesar RP 20 Juta pada masing-masing rumah ibadah.

” Dan Khususnya di Sangihe kita berterima kasih karena mendapatkan 35 rumah ibadah mendapat dana hibah dari Propinsi ,dana ini merupakan hibah ini diberikan bantuan sebesar RP 20 juta tetapi harus dipertanggungjawabkan,”pungkas Kaligis.

Sementara Itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dalam sambutannya yang dibawakan asisten satu Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs.Irklis Sombounaung menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Propinsi Sulut yang telah mengalokasikan anggaran kepada rumah-rumah ibadah se-Propinsi Sulut termasuk didalamnya Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mendapatkan 35 rumah ibadah menerima dana hibah.

” Bantuan hibah ini sangat bermanfaat untuk menopang pembangunan rumah-rumah ibadah di Kabupaten Sangihe dan mengingat masih banyaknya rumah-rumah ibadah masih perlu disentuh dalam pembangunan,sehingga selain bantuan yang diberikan pemerintah Kabupaten,maka bantuan dari Propinsi sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat,”kata Sombounaung membacakan sambutan Bupati JEG.

Bupati berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima bantuan sehingga benar-benar berguna bagi Gereja Maupun Masjid yang ada di Kabupaten Sangihe .

” Bantuan ini dapat menjadi stimulan bagi jemaat atau jamaah untuk berkarya dan berperan serta aktif dalam pembangunan jemaatnya atau jamaahnya sebagai bagian dari eksistensi dan partisipasi dalam mensukseskan program pembangunan baik daerah Kabupaten Sangihe maupun Propinsi sulawesi Utara tentunya,di era saat ini,rumah-rumah ibadah perlu untuk meningkatkan inovasi pelayanan yang dilakukan terlebih di masa pandemi covid 19 sehingga sekalipun ditengah pembatasan dan untuk menaati protokol kesehatan kita mampu untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk peningkatan pelayanan kepada jemaat maupun jamaah masing-masing,” harap Bupati Gaghana pada sambutannya yang dibacakan asisten Satu Setda Irklis Sombounaung.(ROBIN)




Pohon Besar Tumbang Timpa Rumah Warga 

SANGIHE,GN – Jumat,(5/03/2021) Sekitar pukul 08.45 wita Sebatang pohon besar tumbang dan menimpa rumah keluarga Harimisa-Lahengko,beralamat di RT 04 Lingkungan 2 Kelurahan Dumuhung,Kecamatan Tahuna Timur.Beruntung pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,namun rumah warga rusak dan mengalami kerugian material yakni seng rumah 35 lembar rusak,totara 15 ujung dan balok 10 ujung. Terinformasi rumah warga tersebut merupakan bantuan BSPS tahun 2018.

Setelah mendapatkan informasi tentang bencana ini Camat Tahuna Timur bersama staf kecamatan,dan Kelurahan langsung menuju lokasi,dan langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Tahuna,Danramil Tahuna, dinas sosial dan BPBD.

Rumah Warga Yang Tertimpa Pohon (foto : gemparnews)

Penanganan awal langsung pemotongan batang pohon dikerjakan oleh petugas BPBD, kerja Bhakti pembersihan oleh unsur RT / lingkungan, Kelurahan, Kecamatan, Polsek, Koramil, dan BPBD.

Bantuan logistik pun diturunkan dr instansi teknis Pemerintah Daerah (BPBD),dan diserahkan kepada korban bencana yaitu,sembako,terpal dan selimut

Camat Tahuna Timur Imelda Lawendatu,S.STP menghimbau agar masyarakat,khususnya Kecamatan Tahuna Timur memperhatikan disaat cuaca hujan dan angin kencang,masyarakat tetap waspada,memperhatikan lingkungan sekitar rumah.

” Bagi Masyarakat khususnya masyarakat Tahuna Timur agar memperhatikan cuaca,waspada disaat hujan dan angin kencang dengan memperhatikan lingkungan sekitar rumah, apa lagi yang tinggal di wilayah rawan DAS,lereng gunung,pohon besar,dan.tepi pantai,jika sikon tidak memungkinkan harus segera mengungsi,”ujar Camat Lawendatu (ROBIN)