Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Manado, General Manager Pelindo Rudi Hartono Minta Dukungan Agen Pelayaran Kapal

Sulut,GN- Pelabuhan laut Manado merupakan area untuk melakukan aktifitas dan kegiatan kapal, naik dan turunnya para penumpang atau aktifitas bongkar muat barang dari kapal menuju ke gudang sebagai tempat penitipan barang sementara.

General Manager PT Pelindo IV Manado Rudi Hartono (foto: Gemparnews)

 

Guna mendukung hal tersebut, maka perlu pengembangan fasilitas di area pelabuhan untuk kenyamanan para penumpang maupun para pengusaha yang melakukan kegiatan bisnisnya.

Terkait itu, General Manager PT Pelindo IV Manado Rudi Hartono menjelaskan sebagai Perusahaan BUMN yang dipercayakan oleh pemerintah mengelola area pelabuhan Manado, pihaknya terus melakukan pengembangan dan terobosan baru guna mendukung kegiatan yang ada di pelabuhan.

Namun kata Rudi, untuk melakukan pengembangan fasilitas di pelabuhan, tentunya PT Pelindo IV Manado meminta dukungan dari agen pelayaran kapal yang ada di Manado.

” Misalnya minta dukungan kenaikan tarif tambatan kapal dan barangnya. Karena selama ini di pelabuhan Manado tambatan kapal belum ada perubahan tarif sejak dari 12 atau 13 tahun lalu. Biasanya di pelabuhan lain ada evaluasi tarif setiap tahunnya,” kata Rudi kepada media gemparnews.com ketika ditemui di ruangan kerja, Selasa (13/06/2023).

Rudi juga mengatakan pihaknya sudah beberapa kali berembuk dengan para agen kapal membahas terkait tarif tambatan kapal. “Kami sudah beberapa kali mengumpulkan agen-agen pelayaran untuk membahas terkait nego tarif di pelabuhan, juga terkait pas barangnya dan pas tempat kapal, itu mereka mempertimbangkan padahal bagaimana kami bisa memperbaiki fasilitas di pelabuhan ini jika tidak ada dukungan dari teman-teman pelayaran. Untuk itu kami perlu dukungan dari para agen kapal, tentu pengembangan fasilitas ini untuk meningkatkan kenyamanan para penumpang, pengusaha yang melakukan aktifitasnya di pelabuhan,” jelas Rudi.(sisco)




Pelindo Manado Berlakukan Tarif Baru Masuk Pelabuhan

Manado,GN- Guna meningkatkan pendapatan di pelabuhan Manado maka pihak pengelola pelabuhan Pelindo Manado kembali memberlakukan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan. Tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan Manado berlaku 1 November 2020.

General Manager PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono (foto: gemparnews)

Hal ini disampaikan oleh General Manager PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono kepada awak media ini Selasa (03/11/2020) saat diwawancarai diruangan kerjanya.
” Tarif masuk ke kawasan pelabuhan Manado mengalami perubahan. Artinya telah diberlakukan tarif baru, masuk ke kawasan pelabuhan Manado per 1 November 2020,” ungkap Hartono.

Lanjut dikatakannya, sebelum pemberlakuan tarif baru ini, pelindo Manado telah melakukan tahapan pembicaraan dan diskusi dengan pihak regulator sejak desember tahun 2019 lalu. Kemudian Maret 2020, menyurat ke Pemerintah pusat untuk menyampaikan hasil pembicaraan dengan regulator terkait pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan Manado. “Jika dalam 30 hari tidak ada tanggapan dari kementerian terkait surat yang kami kirim, maka direksi akan memberlakukan tarif baru tersebut. Maka dengan itu,Pelindo Manado mensosialisasikan pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan,” jelas Hartono.

Daftar Tarif Baru Masuk Pelabuhan Manado (foto: gemparnews)

Dengan optimis, Hartono mengatakan pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan akan meningkatkan pendapatan dan mengimbangi pelayanan publik termasuk kemajuan fasilitas pelabuhan bagi pengguna jasa dalam hal ini masyarakat penumpang. (Sisco)




Minimalisir Kebocoran Pendapatan Di Pelabuhan Manado, GM Pelindo : Satu Pintu Masuk Ke Pelabuhan

MANADO,GN- Guna meminimalisir kebocoran-kebocoran pendapatan di pelabuhan Manado, General Manager (GM) PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono melakukan langkah yang tepat. Langkah-langkah yang dilakukan ke depannya adalah melakukan penutupan beberapa pintu untuk masuk ke area pelabuhan dan hanya memberlakukan satu pintu saja. Hal ini menurutnya untuk meminimalisir dan meningkatkan pendapatan Pelindo Manado. ” Kita akan melakukan pembenahan untuk meminimalisir kebocoran-kebocoran yang terjadi di pelabuhan Manado,” ungkap Hartono kepada awak media media ini, saat di wawancarai usai melakukan tinjauan lapangan di pelabuhan Manado, Selasa (13/10/2020).

Selain itu, Hartono juga menegaskan untuk pintu dan pagar akan di pasang dan ditutupi dengan plastik supaya pengunjung tidak memantau dari luar pagar akan tetapi langsung masuk ke area pelabuhan. ” Itu juga bagus, supaya pengunjung langsung masuk ke pelabuhan dan tidak lagi memantau dari luar pagar,” jelasnya.

Sementara, sistem koordinasi dengan eksternal seperti KSOP Manado dan polsek pelabuhan, ditegaskannya bahwa Pelindo Manado tetap menjalankan sistem koordinasi agar tidak ada lagi kesenjangan antara instansi. ” Tetap kami melakukan koordinasi dan ada beberapa masukan dari pihak eksternal semuanya kami tampung,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, saling mengunjungi dan silahturahmi itu penting dilakukan supaya berjalan dengan baik sehingga apa yang dilakukan oleh pelindo mendapat dukungan dan sokongan dari pihak regulator. ” Jangan nanti ada masalah kemudian kita jalin kerjasama. Sebaiknya jauh sebelum ada permasalahan kita sudah melakukan kerjasama yang baik terutama dari pihak keamanan di area pelabuhan ini,” tutup mantan GM Pelindo Tanjungredep ini. (sisco)