SDM Mempunyai Resiko Keterpaparan, RSUP Kandou Manado Agendakan Vaksin Massal

Manado,GN- Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mempunyai Tingkat resiko keterpaparan sama dengan Tenaga Kesehatan (Nakes),dokter dan perawat.

Sehingga Dewan Direksi RSUP Prof Kandou mengagendakan vaksinasi Covid-19 secara massal.
Ini di sampaikan Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Selasa (02/02/2021) usai menerima vaksin covid-19 dosis kedua.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ketika Melakukan Pemeriksaan Untuk Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua (foto : gemparnews)

Dikatakannya, rencana pelaksanaan vaksin covid-19 secara massal dalam waktu dekat ini. “Direncanakan waktu dekat ini, kalau memungkinkan digelar hari Jumat, 5 Februari 2021,” jelas Panelewen.

Vaksinasi massal tersebut lanjut Dirut. ditujukan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan yang beraktivitas di fasilitas kesehatan. “Yaitu peserta didik institusi pendidikan kesehatan, pegawai administrasi, maupun tenaga yang bekerja di lingkup fasilitas kesehatan,” Sebutnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Tengah) Bersama Jajarannya Usai Menerima Vaksin Dosis Kedua (foto : gemparnews)

Ditambahkannya, vaksinasi massal nantinya akan menjadi cakupan pada tahap pertama.
“Sehingga menjadi cakupan vaksinasi pada tahap pertama ini,” tambah Panelewen.

Dia berharap seseorang yang telah mendapat vaksin Covid-19 tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Supaya kita aman saat beraktivitas. “Karena faktanya, Covid-19 itu ada. Tapi jangan dianggap aib, mari kita lawan bersama Covid-19,” tutup Dirut. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Gelar Vaksinasi Covid-19

Manado,GN- Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021) dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr Imran Agus Nurali, SpKO, dewan Direksi dan Pejabat terkait lainya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Menyampaikan Sambutan (foto : ist)

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan pelaksanaan vaksinasi mulai hari ini, besok dan di perkirakan satu bulan ke depan mengingat tenaga kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado sebanyak dua ribuan sehingga nantinya akan terseleksi berdasarkan dengan adanya indikasi-indikasi seseorang yang akan mendapatkan vaksinasi. ” Dari kelompok pertama 20 orang ini, dapat kita saksikan hari ini tidak ada tanda-tanda yang kita sebutkan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Tentu saja ini propaganda kita semua kepada warga masyarakat, pertama juga kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya dari semua komponen di RSUP Kandou Manado,” terangnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

Lanjut Dirut mengatakan dari penelitian secara epidemiologi surveilens kemudian penelitian klinis, vaksinasi ini adalah cara satu-satunya yang mungkin paling efektif untuk meredam atau memutus rantai penularan. ” Selain kita melakukan 3M yang sudah di dengung-dengungkan tetapi saat ini vaksinasi adalah cara terbaik kita berupaya keras memutuskan penularan ini,” pungkasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Terima Vaksin Covid-19

Manado,GN- Pelaksanaan Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan (Nakes),Dokter dan pegawai di lingkup RSUP Prof Kandou Manado akan di laksanakan Senin, (18/01/2021). Vaksin Covid-19 untuk Nakes di RSUP Prof Kandou Manado telah diterima dan saat ini sudah berada di gudang Farmasi.

Ini disampaikan Direktur Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan kepada media ini. ” Vaksin covid-19 telah sampai di gudang farmasi sejumlah 240vial untuk 2 hari@60 vial per hari,” tulis Panjaitan melaui aplikasi whatsApp Kamis (14/01/2021).

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Menerima Vaksin Covid-19 (foto : ist)

 

Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi direncanakan senin pekan depan. “Kami rencananya besok simulasi jumat 15 Januari 2021 dan pelaksanaanya senin 18 Januari 2021,” sambung panjaitan.

RSUP Prof Kandou Manado lanjut Panjaitan,telah membagi tiga periode waktu dengan membuka dua posko sehingga perhari mencapai 120 orang yang memperoleh vaksinasi. “Kalau kapasitas per hari 1 posko dibatasi 60 orang dibagi dalam 3 periode waktu dan kami saat ini membuka 2 posko sehingga perhari bisa sampai 120 0rang yang memperoleh vaksinasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui,pada intinya RSUP Prof Dr RD Kandou Manado telah siap melaksanakan vaksinasi covid-19. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Siap Lakukan Vaksinasi

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Penelewen,SpB-KBD pertegas kesiapan RSUP Kandou Manado untuk melakukan vaksinasi.

“Pada intinya kita sudah melakukan persiapan awal dengan melakukan simulasi persiapan vaksinasi,Bahkan kegiatan tersebut sudah di dokumentasikan. Kita juga membentuk tim untuk membahas mekanisme seperti apa yang harus di terapkan ketika vaksinasi akan dimulai. Dan intinya RSUP Kandou sudah siap untuk melakukan vaksin.” Tegas Dirut kepada media saat di wawancarai di lobby kantor pusat RSUP Kandou Manado Kamis, (07/01/2021).

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Di Wawancarai Media (foto : gemparnews)

Kegiatan vaksinasi di RSUP Kandou Manado lanjut Dirut, akan di bagi dalam 4 titik. “Karena jumlah yang cukup besar kita siapkan 4 pos dalam pelayanan vaksin. Proses vaksinasi ini akan di lakukan bagi tenaga kesehatan dan administrasi di RSUP Kandou,” tutupnya.

Diketahui Vaksin tahap pertama diperuntukkan bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Sulut yang terdiri dari tenaga kesehatan dokter, perawat juga tenaga non kesehatan seperti sopir ambulans, petugas laundry rumah sakit dan lainnya yang telah tercatat sebagai penerima vaksin Covid 19. RSUP Kandou sendiri masih menunggu penyaluran vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.(sisco)




Berikut Ini Penjelasan RSUP Kandou Manado Terkait Postingan Beredar Di Media Sosial

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menjelaskan terkait postingan di media sosial. Penjelasan tersebut terkait tudingan seorang pasien yang pulang paksa dari ruang isolasi Covid-19. Yang disesali, tulisannya justru disebar secara ‘liar’ melalui media sosial.

Ditegaskan Direktur Utama RSUP Prof Kandou melalui Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran menjelaskan bahwa Penanganan pasien oleh RSUP Prof Kandou di masa pandemi Covid-19 telah sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi ke-5 Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Bidanng Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran (kedua kiri), Ketua Komite PMKP dr Erwin Kristanto SH SpF (paling kiri), Kasubbag Hukormas Novita SH, dan Kasie Pelayanan Medik dr Wiyono (paling kanan) saat memberikan klarifikasi, Senin (4/1/2020) (foto : ist)

 

“Sistem screening atau deteksi terhadap pasien kami lakukan sejak masuk ke Instalasi Gawat Darurat atau Poli Rawat Jalan. Di mana sesuai pedoman revisi 5 Kemenkes, penetapan kriteria Covid-19 bisa dilakukan sesuai hasil klinis. Terdiri dari pemeriksaan fisik oleh dokter, laboratorium darah, juga rontgen dada,” sebut Takasengseran.

Dari kriteria yang ada seperti suspek atau probable, lanjut Takasengseran, pasien akan dirawat di IGD Isolasi untuk pemeriksaan lanjutan berupa PCR swab.
“Jika tidak terdeteksi positif Covid-19, pasien tentunya akan dipindah rawat ke area non Covid-19 sesuai Standar Operasional Prosedur. Apabila diperlukan maka lanjut perawatan di ruang rawat inap non isolasi,” jelasnya.

Bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Ketua Satgas Covid-19 RSUP Prof Kandou tersebut, maka pasien akan mengikuti prosedur penanganan di ruang isolasi hingga sembuh dari infeksi Covid-19.

Pihak RSUP Prof Kandou juga menyesalkan tulisan pasien berinisial ATK tersebut, yang secara gamblang membocorkan identitas pasien lain. Direksi RSUP Prof Kandou juga membantah pernyataan tak berdasar si pasien. “RSUP Prof Kandou tidak pernah memperdagangkan kamar perawatan pasien. Tidak ada pembedaan status seorang pasien,” tegasnya.

Pada intinya, fasilitas kebutuhan dasar pasien dipenuhi selama masa perawatan. Baik itu oksigen jika terjadi gangguan atau gagal nafas, maupun pemasangan infus untuk pemberian obat dan cairan.

Selain itu, RSUP Prof Kandou juga menyesalkan arogansi pasien dimaksud. Karena sempat membuat keributan di ruang perawatan, dengan melempar kursi plastik ke selasar. (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Kembali Gelar Sosialisasi Dan Edukasi Protokol Covid-19

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado kembali menggelar sosialisasi penguatan penerapan protokol Covid-19 bagi pegawai RSUP Kandou Manado melalui aplikasi zoom meeting Jumat, 16 Oktober 2020.

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan mutu Pelayanan Kesehatan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Kesehatan khususnya bagi pegawai di RSUP Kandou Manado.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dimulai pukul 13 00 Wita dan dibuka oleh Direktur Utama yang diwakili oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes didampingi oleh Kepala Bagian Diklit Irwan Kawulusan, SH, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, MSi, kepala instalasi Promkes dr. Neni Ekawardani sebagai promotor dalam kegiatan ini, Kasubag Pengembangan SDM Ns Abram Babakal, SKep dan diikuti oleh seluruh pegawai rumah sakit Kandou Manado.

Direktur SDM Pendidikan dan Umum mengatakan bahwa sosialisasi penguatan penerapan protokol Covid-19 ini sebenarnya sudah beberapa kali dilaksanakan sejak Pandemi Covid-19.

” Itu sudah dilaksanakan sosialisasi bekerjasama dengan KSM penyakit dalam, Multi Disiplin, Komisi PPI dan IPCN, namun ada beberapa hal yang menjadi pusat perhatian terkait dengan tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya terpapar dengan covid, oleh karena itu kami Kembali lakukan sosialisasi dan edukasi terkait Covid-19, dan akan terus dilakukan selama masa pandemi,” jelas Direktur.

Sebagai nara sumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, Ketua PMKP Dr dr Erwin Kristanto,SH, SpFM(K), Ketua Tim Pandemi Covid-19 dr Agung Nugroho, SpPD-KPTI, Netty Aseng, SST serta moderator kepala instalasi rawat jalan dr Henny Ruth Liwe, MKes (*/framu)




Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Isolasi Tekanan Negatif RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Guna mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien terutama yang terindikasi covid-19, RSUP kandou Manado menambah kembali ruangan Isolasi Tekanan Negatif.

Ini yang dikatakan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Isolasi Tekanan Negatif, Rabu (30/9/2020) pagi tadi.

” Peletakan batu pertama pembangunan gedung Isolasi Tekanan Negatif ini, exicting ruangan tekanan negatif memang sudah ada dengan memiliki kapasitas 10 tempat tidur, namun dengan meningkatnya jumlah pasien terutama yang terindikasi Covid-19 maka RSUP kandou Manado memerlukan ruangan tambahan, untuk pasien Isolasi Tekanan Negatif. Proyek ini akan bertambah 28 tempat tidur,” jelas Dirut kepada sejumlah wartawan.

Pembangunan proyek ini diharapkan oleh Dirut, dapat selesai dalam dua bulan kedepan. ” Tentu diharapkan proyek ini selesai dalam waktu dua bulan kedepan supaya bisa diresmikan,” terang Dirut.

Turut hadir dalam pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan gedung Isolasi Tekanan Negatif ini, yakni Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne E Rotty Mkes, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dewi Anggraini SE MM, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel beserta jajaran. (framu/sisco)




Menkes RI Kukuhkan Dewan Pengawas RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Menteri Kesehatan (Menkes)RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K)RI melalui aplikasi zoom Webinar mengukuhkan Dewan Pengawas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Kamis (24/9/2020).

Pengukuhan Dewan Pengawas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Secara Webinar Oleh Menkes RI (foto: ist)

Selain mengukuhkan Dewan Pengawas, Menkes RI juga melantik sejumlah pejabat administrasi dan Pejabat Pimpinan tinggi Madya di lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Dalam sambutannya, Menkes Terawan banyak memberikan motivasi dan apresiasi serta menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik bahkan Dewan Pengawas yang dikukuhkan.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat administrasi dan fungsional, pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik serta selamat kepada Dewan Pengawas yang akan dikukuhkan hari ini. Semoga saudara-saudara dapat bekerja lebih keras,lebih cerdas dan lebih baik dalam menjalankan amanah dalam mengemban pekerjaan yang telah di berikan oleh negara kepada saudara sekalian,” ucap Menkes RI.

Turut hadir dalam pelantikan webinar Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD serta jajarannya. (sisco)




dr Neila Mandey SpPK Ajak Sukseskan Kegiatan Donor Darah

Manado,GN- Kepala Unit Transfusi Darah RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Neila Mandey, SpPK mengajak semua masyarakat dan kalangan Rumahsakit untuk menyukseskan kegiatan donor darah yang dilaksanakan di ruangan aula serba guna lantai dua RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari (13-14 Agustus 2020) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75 tahun.

” Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun, UTD RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melaksanakan kegiatan donor darah,” ujar dr Neila kepada awak media Kamis (13/8/2020).

Pada kesempatan itu,dr Neila mengajak masyarakat untuk menyukseskan kegiatan donor darah tersebut. ” Mari kita sukseskan kegiatan donor darah ini,darah kita sangat di butuhkan,” ajak dr Neila.

“Merah darahku putih Kasihku untuk Indonesia Maju,” tutup Kepala UTD RSUP Prof Dr RD Kandou Manado ini. (sisco)




Direktur SDM Pendidikan Dan Umum Buka Fasilitas Ruang Baku Dapa RSUP Kandou

Manado,GN- Upaya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, memberikan pelayanan dan mutu terbaik bagi masyarakat Sulut terus di tingkatkan.

Buktinya Kamis (16/7/2020) Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,Sp-B-KBD, yang di wakili Direktur SDM Dan Pendidikan Dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes, di dampingi pejabat terkait, meninjau pelayanan yang ada di ruang pojok baku dapa sekaligus mengoperasikan fasilitas yang ada di ruang tersebut.

FOTO: Direktur SDM Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Ketika Membuka Fasilitas Ruang Baku Dapa

Direktur SDM Dr dr Ivonne mengatakan pihaknya menyambut baik dengan beroperasinya Ruangan fasilitas yang memudahkan bagi keluarga pasien untuk berkomunikasi dan bertatap muka dengan keluarga mereka yang di rawat. ” Dengan beroperasinya ruangan ini, memudahkan keluarga pasien untuk berkomunikasi,” kata Dr Ivonne.

Ditambahkannya, pihak Rumah Sakit akan menyiapkan segala kebutuhan pelanggan di ruangan tersebut agar supaya keluarga pasien benar-benar merasa nyaman saat berada di ruang pojok baku dapa.

Salah satu keluarga pasien ketika di wawancarai tim Sikumpro RSUP Kandou usai menggunakan fasilitas yang di sediakan pihak RSUP Kandou, mengapresiasi langkah RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyiapkan fasilitas tersebut. “Kami sangat puas dengan pelayanan yang ada di Rumah Sakit ini, perasaan rindu terhadap keluarga yang di isolasi bisa terobati, karena boleh bertatap muka langsung lewat ruang Pojok Baku dapa ini,” terangnya.

Dibukanya fasilitas tersebut oleh RSUP Kandou Manado untuk menjawab keluhan dari masyarakat dengan menyiapkan Ruang Pojok Bakudapa bagi keluarga dan pasien yang sementara di rawat.(*/sisco)