Dirut Prof Dr Starry Rampengan Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pendahulu RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Mengenang jasa para tokoh pendahulu RSUP Kandou Manado dan termasuk para tenaga kesehatan yang wafat ketika pandemi covid-19 lalu, maka RSUP Prof Dr R D Kandou Manado melaksanakan ziarah dan tabur bunga, Selasa (18/11/2025). Rangkaian Kegiatan ini dilaksanakan untuk peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun.

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Pimpin Kegiatan Ziarah ke Makam Para Tokoh Pendahulu RSUP Kandou Manado (foto: ist)

Ziarah di makam Prof Dr RD Kandou di Kombos, Manado, di pimpin langsung oleh Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA,MARS. Turut mendampingi yakni Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, serta Direktur Keuangan Ekwanto.‎

Untuk kegiatan Ziarah di makam Prof. Reggy Lefrandt diwakili oleh Direktur Layanan Operasional (Amurang – Minsel), Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., MSi bersama staf lainnya.

Sementara itu, tabur bunga makam dr Viktor Pontoh, lokasi Minahasa Utara diwakili oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K).

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk penghargaan yang tidak boleh dilupakan atas jasa – jasanya.

“Mereka adalah pribadi-pribadi yang telah memberikan pengabdian luar biasa bagi dunia kesehatan. Melalui ziarah ini, kami ingin mengenang jasa mereka sekaligus meneguhkan komitmen untuk meneruskan dedikasi yang telah mereka teladankan,” ujarnya.

“Kami berharap generasi tenaga kesehatan yang ada saat ini dan ke depan dapat terus membawa semangat pengabdian seperti yang telah ditunjukkan para pendahulu kita,” kata Dirut.

‎Ziarah ini menjadi agenda rutin setiap tahun untuk mengenang jasa para pendahulu, di antaranya Prof Dr R D Kandou, Direktur pertama yang namanya kini diabadikan sebagai nama rumah sakit rujukan terbesar di Sulawesi Utara. Selain itu, penghormatan juga diberikan kepada Dr. dr. Viktor Pontoh, Sp.B(K) Onk, serta Prof. Dr. dr. Reggy Lefrandt, Sp.JP(K), FIHA, FSGC, FAHA, FASCC, yang gugur saat pandemi Covid-19.

Untuk diketahui ‎Kegiatan ziarah dibagi di tiga lokasi berbeda.Kegiatan ziarah ini sebagai wujud penghormatan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang RSUP Kandou dalam melayani masyarakat di Sulawesi Utara dan sekitarnya. (sisco/*)




Dirut Prof Starry Rampengan Intens Lakukan Telusur di RSUP Kandou Manado Untuk Menuju Smart Hospital

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan Sp.JP (K) FIHA MARS kembali melaksanakan kegiatan telusur di setiap ruangan maupun fasilitas, Selasa (14/10/2025) pagi tadi.

Dirut ingin memastikan sejauh mana kekurangan serta masukan dari penanggung jawab ruangan yang ada di RSUP Kandou.

Hal itu, dilakukan untuk memberikan pelayanan prima di RSUP Kandou Manado ke arah yang lebih baik lagi

Adapun ruangan yang ditelusur yakni IPRS (Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit), fasilitas pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (Pyrolisis), instalasi SIMRS, Irina – B dan Instalasi Rekam Medik.

Saat melakukan telusur, Dirut Prof Starry Rampengan didampingi Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Erwin Sondang Siagian, dan Direktur Medik dan Keperawatan, dr Wega Sukanto SpB.TKV (K) serta manager dan asisten manager

Telusur ke sejumlah ruangan ini untuk mengoptimalisasi apa yang kita punya dalam rangka RSUP Kandou menuju ke Smart Hospital.

“Kita meninjau langsung apakah yang di perintahkan sudah sesuai standar prosedur atau tidak dan kita melihat hasilnya sangat memuaskan, semua berjalan dengan baik,” jelas Prof Starry Rampengan.

Lanjut Prof Starry Rampengan mengatakan, kedepannya akan terus melakukan kegiatan telusur agar RSUP Kandou bisa menjadi yang terbaik di kawasan Indonesia Timur.

Dengan semboyan RSUP Kandou Manado adalah Kepuasan pelanggan diatas segala-galanya.

“Sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia yang terakreditasi A dari Kementerian Kesehatan, tentunya akan memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya. (sisco)




Gerak Cepat Petugas Tangani Korsleting Listrik di Panel Gardu Irina B, Pasien Langsung di Evakuasi ke Ruangan yang Aman

Manado,GN – Insiden kebakaran di panel gardu di ruangan Irina B RSUP Kandou Manado, terjadi Rabu (1/10/2025) kemarin sore, sudah dapat dikendalikan.
Awalnya insiden kebakaran tersebut di lihat oleh security sehingga langsung melakukan penyelamatan pemadaman bersama perawat yang ada di Irina B RSUP Kandou.

Petugas sedang melakukan pembersihan di Irina B (foto: Gemparnews)

Pasien yang berada di ruangan Irina B langsung di evakuasi ke tempat yang lebih aman. Proses evakuasi ini dilakukan oleh seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou bekerjasama dengan pengamanan security rumah sakit Kandou.

Dari pantauan media ini, pasca insiden kebakaran di Irina B RSUP Kandou, terpantau petugas sedang melakukan pembersihan di area tersebut. Bahkan terpantau pihak RSUP Kandou bersama PLN sedang memperbaiki jaringan listrik yang mengalami kerusakan.

Menurut Manager Humas dan Hukum Ruslianto Urendeng,SH menjelaskan insiden kebakaran panel gardu di ruangan Irina B sementara di lakukan investigasi dan secepatnya diperbaiki. ” Rumah sakit akan secepatnya memperbaiki, agar pelayanan kesehatan termasuk peralatan dapat berjalan kembali baik,” jelas Urendeng, Kamis (2/10/2025) tadi siang

Urendeng menegaskan bahwa pasien di ruangan Irina B telah di evakuasi ke tempat aman. ” Semua pasien di Irina B kemarin sudah dievakuasi ke ruangan yang aman,” tegasnya.

Dia menambahkan petugas hari ini telah membersihkan ruangan di Irina B dan juga pihak PLN bersama RSUP Kandou sementara memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan. “Semuanya aman, terkendali pelayanan kesehatan kembali berjalan dengan normal,” ujar urendeng. (sisco)




Dirut Prof Starry Wacanakan Center UGD Pusat Troumatic Terbaik di Indonesia Timur

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan menegaskan RSUP Kandou Manado akan membuat Center UGD sebagai pusat troumatic terbaik di Indonesia timur.

Ini dikatakannya kepada sejumlah media Selasa (16/9/2025) di RSUP Kandou Manado usai melakukan kegiatan telusur. “Kita membuat center UGD ini sebagai pusat troumatic terbaik di Indonesia timur,” tegas Dirut Prof Starry.

Namun kata Prof Starry, untuk menuju dan mencapai hal tersebut, pihaknya akan terus melengkapi segala kekurangan yang ada di RSUP Kandou Manado dengan melakukan berbagai terobosan seperti kerjasama dengan berbagai pihak.

“Jadi banyak yang harus kita lengkapi. Tentu saja kita kembali butuh kerjasama lagi dengan berbagai pihak, seperti kerjasama Pemerintah, Kementerian Kesehatan dengan tim internal baik unit tata usaha, unit umum, unit IPSSR, Humas dan lain – lain,” jelas Prof Starry.

“Pokoknya kalau ada apa-apa, mainset kita “ke Kandou Jo” karena kita memberikan yang terbaik dan SDM kita paling baik ada di Sulawesi Utara. Juga
Peralatan tercanggih ada di rumah sakit Kandou ini. Tentu saja kita juga butuh administrasi dan management yang terbaik,” terangnya.

Sementara terkait dengan kesiapan re akreditasi pada bulan depan, Prof Starry secara optimis menyampaikan RSUP Kandou Manado akan mempertahankan sebagai akreditasi bintang lima.

“Terkait akreditasi, kita paripurna. Akreditasi kita bintang lima dan kita akan re akreditasi bulan depan dan tentunya akan kita mempertahankan sebagai bintang lima,” tandasnya Prof Starry penuh optimis. (sisco)




RSUP Kandou Manado Ikut Berpartisipasi di FSS 2025, Ekwanto : Kami Tunjukan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarkat Sulut

Manado,GN- Di hari terakhir pelaksanaan kegiatan Festival Sulut Sehat (FSS) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) turut di hadiri Direktur BMN dan Keuangan RSUP Kandou Manado Ekwanto.

Disela – sela kegiatan penutupan, Jumat (12/9/2025) ketika di wawancarai sejumlah media, Ekwanto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah provinsi Sulawesi Utara, dengan adanya ivent seperti ini kami dapat berpartisipasi memperkenalkan layanan di RSUP Kandou kepada masyarakat kota Manado dan lebih umum lagi masyarakat Sulawesi Utara.Layanan – layanan yang di berikan oleh rumah sakit Kandou untuk masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal layanan rumah sakit tertier dan tercanggih di Sulawesi Utara,” ucapnya.

Ekwanto mengatakan RSUP Kandou Manado telah berupaya menunjukan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sulut.

“Kami juga berupaya untuk memberikan dan menunjukan bahkan berupaya sebaik mungkin menunjukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan lagi, karena dapat memberikan manfaat dan masyarakat dapat mengenal bagaimana pelayanan kesehatan yang ada di RSUP Kandou Manado.

“Jika tahun depan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan lagi, pastinya RSUP Kandou akan tetap berpartisipasi kembali,” tandasnya.

Diketahui, pada Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang di selenggarakan Pemerintah Sulut, RSUP Kandou Manado menggaungkan ayo “Ke Kandou Jo” menjadikan booth RSUP Kandou di Mantos ramai dikunjungi oleh masyarakat. (sisco)




Luar biasa! Animo Masyarakat Periksa Kesehatan di Booth RSUP Kandou Sangat Tinggi

Manado,GN- Kesadaran warga masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terhadap kesehatan sangat tinggi. Terbukti,pelaksanaan Festival Sulut Sehat selama tiga hari (10-12 September) yang dilangsungkan di atrium Mantos tiga lantai satu di banjiri ribuan pengunjung.

Tampak booth RSUP prof Dr RD Kandou Manado terpantau sangat ramai dengan kehadiran pengunjung untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

Dari daftar pengunjung yang melakukan pengisian di buku tamu di booth RSUP Kandou Manado, terpantau sampai tadi sore sekira pukul 17.30 WITA sekira menghampiri seribu pengunjung.

Salah satu pengunjung yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di booth RSUP Kandou Manado mengungkapkan kegiatan festival seperti ini sangat membantu warga masyarakat.

” Tentunya kegiatan ini membantu warga masyarakat yang ingin mengetahui kesehatannya. Apalagi pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis oleh RSUP kandou, ini sangat membantu warga,” ungkap Wilem Saronsong warga masyarakat Kota Manado.

Sementara, warga Desa Sea Kabupaten Minahasa bapak Septian, menanggapi positif pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat 2025. ” Ini sangat membantu kami warga masyarakat, apalagi pemeriksaan kesehatan kolesterol, asam urat dan gula darah secara gratis,”terangnya.

Kedua warga tersebut mengapresiasi , dan menyampaikan terimakasih kepada RSUP Kandou Kandou dan petugas nakes telah melakukan pemeriksaan kesehatan.(sisco)




RSUP Kandou Manado Jelaskan Kronologi Terkait Meninggalnya Pasien Bayi

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado angkat bicara terkait dugaan malpraktek terhadap seorang bayi berusia 11 bulan berinisial AGT, yang diberitakan sejumlah media online.

Manajer Pelayanan Medik RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wiyono, menjelaskan sebagaimana kronologi perawatan bayi tersebut sejak masuk rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

dr Wiyono (foto: Gemparnews)

Menurutnya, Pasien AGT masuk ke RSUP Kandou pada 2 September 2025 dan langsung dirawat di ruang PICU. Setelah menjalani perawatan intensif, pada 8 September pasien dipindahkan ke ruang perawatan biasa Irina E Atas.

“Adapun diagnosis pasien yakni lahir prematur, pneumonia berat (radang paru-paru), jantung bocor, gizi kurang, serta imunisasi tidak lengkap,” jelas dr Wiyono, Rabu (10/9/2025).

Lanjut dr Wiyono mengatakan, pada tanggal 9 September 2025, sekitar pukul 08.20 WITA, dokter penanggung jawab pasien (DPJP) melakukan visite. Saat itu pasien diketahui sedang memegang botol susu yang sudah kosong, ternyata pasien sempat minum susu kembali yang dibuat omanya.

Dokter kemudian mengingatkan keluarga pasien agar tidak memberikan susu dalam posisi tidur karena kondisi jantung dan paru-paru pasien sangat berisiko.

Sekitar pukul 09.26, pasien dijadwalkan menjalani pemeriksaan echo jantung oleh dokter spesialis anak dan selesai pukul 10.15. Setelah itu pasien kembali ke ruang perawatan dan dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium.

“Pukul 11.30 siang, pasien sesuai jadwal mendapat suntikan antibiotik Ampicilin Sulbactam 370 mg, suntikan sudah berjalan selama tujuh hari,” jelasnya.

Saat perawat hendak menyuntikkan obat melalui alat yang sudah terpasang di kaki, pasien AGT berada dalam pelukan sang oma. Ketika jarum suntik dimasukkan, pasien menangis. Namun tiba-tiba oma pasien berteriak panik bahwa cucunya mendadak lemah dan mulai hilang kesadaran.

“Perawat langsung melakukan tindakan awal dan segera membawa pasien ke ruang tindakan. Dalam hitungan detik, tim dokter sudah berada di lokasi. Kondisi pasien saat itu denyut nadinya sangat kecil dan sudah tidak bernapas,” kata dr Wiyono.

Tim medis kemudian berupaya melakukan resusitasi dan memasang alat bantu napas (ETT). Saat prosedur dilakukan, keluar banyak cairan susu dari saluran pernapasan pasien. Hal ini menandakan adanya aspirasi susu ke paru-paru.

“Sayangnya, meski dilakukan berbagai upaya medis, kondisi pasien tidak dapat kembali. Sekitar pukul 12.00 pasien rencananya akan dipindahkan kembali ke PICU, namun dalam perjalanan pasien dinyatakan meninggal dunia,” ujar dr Wiyono.

Pihak RSUP Kandou Manado menegaskan bahwa dugaan malpraktek tidak benar. Seluruh tindakan medis yang diberikan sudah sesuai standar prosedur.

“Kami memahami duka keluarga pasien. Namun perlu kami luruskan, kematian pasien bukan karena kesalahan medis, melainkan komplikasi dari penyakit bawaan yang kompleks ditambah kondisi gizi dan daya tahan tubuh yang lemah. RSUP Kandou sudah memberikan perawatan maksimal sesuai standar,” ucap dr Wiyono.

Dia menambahkan, Pimpinan rumah sakit turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan. Kami dari manajemen RSUP Kandou berkomitmen untuk selalu transparan dan melayani pasien dengan profesional,”tutupnya. (sisco/*)




Keren..! Booth RSUP Kandou Manado di Kunjungi Tamu Warga Negara Asing

Manado,GN- Pelaksanaan Festival Sulut Sehat tahun 2025, di atrium Manado Town Quare 3 di buka secara langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, Rabu (10/09/2025) tadi pagi.

Pembukaan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan dihadiri oleh Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Kereh, Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulut dr Lydia Tulus,M.Kes, dan tamu undangan lain.

Pantauan media Gemparnews.com Usai acara pembukaan semua stand di kunjungi satu per satu oleh tamu yang hadir.

Sementara, stand atau Booth RSUP Kandou Manado juga ramai di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun turis asing.

Suasana semakin keren, ketika salah satu pengunjung tamu warga negara asing menyambangi Booth RSUP Kandou yang berdampingan dengan Booth Dinkesda Sulut.

Percakapan dan dialog mengenai kesehatan sampai pada layanan di RSUP Kandou Manado di pandu oleh petugas kesehatan yang ada di Booth RSUP Kandou.

Penjelasan demi penjelasan tentang edukasi kesehatan di sampaikan kepada warga masyarakat yang mampir mengunjungi Booth RSUP Kandou Manado.

Usai berbincang – bincang dengan petugas kesehatan, dengan mendengarkan edukasi tentang kesehatan, salah satu tamu asing menyampaikan ucapan terimakasih. ” Okay, Thank you so much,” ucapnya dengan sepenggal bahasa inggris sambil tersenyum. (sisco)




Dirut Prof Dr dr Sterry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Lakukan Telusur di Sejumlah Unit Layanan

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS bersama Jajaran dan tim akreditasi rumah sakit melaksanakan kegiatan telusur, Selasa (09/9/2025).

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Rumah Sakit Lakukan Telusur (foto: ist)

Kegiatan telusur dilakukan pada sejumlah unit layanan yang ada di RSUP Kandou Manado. Lokasi yang pertama dikunjungi oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi rumah sakit yakni apotik rawat jalan. Dirut dan tim akreditasi, berdiskusi mengenai tantangan yang masih dihadapi, terutama terkait kecepatan pelayanan farmasi, keterbatasan SDM, serta alur distribusi obat ke pasien.

“Apotik adalah salah satu titik vital. Jika di sini terjadi keterlambatan, maka seluruh proses pelayanan pasien juga akan ikut terganggu. Itu sebabnya kita harus pastikan sistem yang ada benar-benar efisien,” kata Dirut Prof. Dr dr Starry Rampengan.

Lokasi kedua yang dikunjungi yaitu Poliklinik Eksekutif Mawar Sharon. Jajaran direksi menekankan pentingnya sosialisasi bahwa layanan eksekutif tidak terbatas hanya untuk pasien umum non-BPJS, tetapi juga terbuka untuk semua jenis asuransi.

Rencana strategis pemindahan Poliklinik Mawar Sharon ke Gedung Nyiur Melambai juga dibahas oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi. Rencana pemindahan ini tentunya diharapkan mampu memusatkan seluruh layanan eksekutif dalam satu gedung, sehingga memudahkan akses pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan.

“Pelayanan eksekutif harus lebih terintegrasi, terpusat, dan mudah dijangkau. Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, tetapi strategi meningkatkan kualitas layanan premium di RSUP Kandou,” ujarnya.

Kunjungan berikutnya ke area pendaftaran rawat jalan serta ruang pengaduan BPJS. Di lokasi ini secara langsung Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan berinteraksi dengan pasien dan petugas. Bahkan Dirut juga mendengarkan masukan, serta menanyakan kendala teknis maupun non-teknis, bahkan pula memberikan arahan terkait penanganan keluhan pasien.

“Kita harus satu persepsi, baik manajemen, petugas, maupun tenaga medis. Apa pun kendalanya, harus segera kita cari solusi, karena yang utama adalah kepuasan dan kenyamanan pasien,” terangnya.

Dirut juga berdiskusi tentang pembahasan meliputi evaluasi sistem pelayanan, kebutuhan peningkatan sarana-prasarana, hingga efisiensi alur kerja di unit-unit pelayanan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUP Kandou dalam memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal serta sesuai standar akreditasi rumah sakit. (sisco/*)




Kunjungilah Stand RSUP Kandou Manado di Festival Sulut Sehat, Ajak Ayo “Ke Kandou Jo” 

Manado – ‎RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bakal ikut dalam festival Sulut Sehat yang akan dilaksanakan 10–12 September 2025 di Mantos tiga, oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara . Rumah sakit rujukan utama di Sulut ini akan menampilkan berbagai keunggulan, mulai dari pelayanan kesehatan, teknologi alat medis, hingga edukasi publik.

‎Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya edukasi kesehatan transplantasi ginjal dan Penyakit Jantung Koroner, Penyakit Katup Jantung, Layanan Jantung dan Pembuluh Darah, skrining cepat kesehatan, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar.‎

‎“Ke Kandou Jo” menjadi seruan utama yang digaungkan dalam festival ini. Pesan tersebut mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk menjadikan RSUP Kandou sebagai pilihan utama ketika membutuhkan layanan kesehatan.

‎Selain edukasi dan layanan kesehatan, RSUP Kandou juga menyiapkan pameran alat medis modern, penayangan video profil serta layanan unggulan rumah sakit, hingga video iklan yang akan terus diputar sepanjang acara. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti kuis interaktif berhadiah menarik.

‎Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

‎“Festival Sulut Sehat menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kandou memiliki fasilitas dan pelayanan yang lengkap, tenaga medis yang kompeten, serta layanan unggulan yang bisa diakses dengan mudah. Seruan ‘Ke Kandou Jo’ adalah ajakan kami agar masyarakat mempercayakan kesehatannya kepada rumah sakit Kandou,” ungkap Prof. Starry Rampengan.‎

‎Dengan keikutsertaan ini, RSUP Kandou berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra sebagai rumah sakit rujukan yang menyediakan pelayanan berkualitas.

Ajang ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan layanan kesehatan terbaik di sulawesi utara. ‎(*/sisco)