Pembukaan kegiatan Penilaian Re-Akreditasi, Dirut Panelewen : Saya Yakin Mendapatkan Hasil Yang Terbaik

Sulut,GN- Survey dan penilaian Re-Akareditasi STARKES di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado dilakukan oleh Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kegiatan dilaksanakan di aula lantai 2 kantor administrasi RSUP Kandou, Senin (31/10/2022), secara daring.

Kegiatan tersebut dibuka oleh dr Tumpal Simatupang, Sp OG (K), MH, MARS, FISQua, selaku ketua tim surveior akreditasi dari KARS

Simatupang menyampaikan apresiasi kepada RSUP Kandou Manado, hari ini boleh dilakukan survey akreditasi KARS.

“Kami berempat di tugaskan oleh KARS untuk memotret dan menilai RSUP Kandou sesuai standart akreditasi, mulai 31 Oktober sampai 4 November 2022,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan RSUP Kandou Manado berupaya keras untuk dilakukan Re-Akreditasi, setelah 2 tahun di landa pandemi Covid-19, ada yang tertinggal dalam upaya untuk meningkatkan standart akreditasi rumah sakit.

“Tapi saya yakin dan percaya teman teman telah berupaya keras,dalam waktu yang singkat untuk meningkatkan kembali pelaksanaan kepatuhan terhadap standar akreditasi,” ujar Panelewen.

Dirinya pun menyampaikan bahwa bukan sekedar akreditasi yang dimaksud, tapi output dan outcome dari akreditasi itu sendiri yang menjadi konsep, untuk pelayanan kepada masyarakat yang bermutu. Peningkatan pelayanan rumah sakit Kandou dengan mengedepankan, peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang diutamakan,” sebut Dirut.

Dirut pun berterima kasih dan menyampaikan selamat bertugas bagi tim surveior di RSUP Kandou. “Saya yakin apa yang kita kerjakan pasti mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkapnya.

Turut hadir tim surveior KARS, dr Tumpal Simatupang, Sp.OG (K), MH, MARS, FISQua, dr Yanuar Jak, Sp.OG, MARS, pH.D, FISQua, dr Islami Rusdianawati, MARS, Syafril Rahim, S.Kep, Ns. M.Kes.

Dewan direksi yakni Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne, E, Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr Jehezkiel Panjaitan,SH. MARS, Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN, Frets Melope,SE. MSi.

Ketua Dewan Pengawas RSUP Kandou Manado, drg Kartini Rustandi, M.Kes, bersama anggota, Kepala Dinas Kesehatan Sulut, dr Debby Kalalo, MSc, PH, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Samratulangi Manado Dr.dr Billy Johnson Kepel, M.Med,SC, para Ketua Komite, Ketua KSM, dan Ketua Bagian, para Koordinator dan Sub Koordinato.(*/sisco)

 




Sosialisasikan Persiapan Re-Akreditasi November Mendatang, Dirut Dr dr Jimmy Panelewen Berpesan Civitas Hospitalia RSUP Kandou Manado Berperan Aktif Sesuai Kopentensinya

Manado,GN- Re-Akreditasi di rencanakan pada 3-4 November 2022 mendatang. Hal itu di katakan oleh Direktur Utama (Dirut) Prof Dr RD RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD saat membuka Sosialisasi bertajuk ‘Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan’, Senin (5/9/2022).

“Re-akreditasi direncanakan pada 3-4 November 2022 mendatang,” kata Dirut.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado memilih Komisi Akreditasi Rumah Sakit atau KARS untuk pelaksanaan akreditasi pelayanan RSUP Prof Kandou di tahun 2022 ini.

Saat membuka sosialisasi kepada civitas hospitalia RSUP Prof Kandou tersebut, Dirut Jimmy Panelewen turut didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum yang juga Ketua Tim Akreditasi Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes, juga Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS.

Dalam pesannya Dirut  menyampaikan agar seluruh civitas hospitalia dipandu Tim Akreditasi untuk mempersiapkan diri sejak dari tahapan bimbingan awal oleh internal surveyor KARS.

Meskipun prinsip akreditasinya sama, Dirut mengingatkan agar diperhatikan tambahan program nasional sesuai standar nilai yang disusun oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Demi suksesnya re-akreditasi pelayanan, saya harapkan seluruh civitas hospitalia RSUP Prof Kandou Manado dapat terlibat secara langsung dan mendukung sesuai kompetensi masing-masing,” tutup Dirut. (sisco)




Belajar Di RSUP Kandou Manado, 74 Mahasiswa Poltekes Manado Ikut Pelatihan Dan PkL

Sulut,GN- Selamat datang untuk adik-adik mahasiswa Poltekes Manado yang akan mengikuti Pelatihan dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 6 bulan. Jadikan RSUP Kandou rumah bersama kita, belajar dengan baik ikuti regulasi, agar selesai mengikuti pelatihan dan praktik kerja, adik-adik dapat mengimplementasikan di tempat kerja nanti.

Hal ini disampaikan Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, dr. Ivonne Rotty, saat membuka kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di aula kantor RSUP Kandou, Senin (18/7/2022) pagi.

Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), Prof. dr. R.D Kandou Manado, berterima kasih kepada Poltekes Manado, karena dijadikan tempat bagi 74 mahasiswa mengikuti pelatihan dan praktik kerja lapangan.

“Selamat datang untuk adik-adik mahasiswa Poltekes Manado yang akan mengikuti pelatihan dan praktik kerja lapangan selama 6 bulan. Jadikan RSUP Kandou rumah bersama kita, belajar dengan baik ikuti regulasi, agar selesai mengikuti pelatihan dan praktik kerja, adik adik bisa mengimplementasikan di tempat kerja nanti,” kata dr Ivonne.

Dia berharap mahasiswa dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya agar di praktik nanti sudah benar-benar memahami.

“Tolong simak baik-baik dan diperhatikan semua materi yang akan diberikan, karena ini sangat penting untuk pribadi kita, keluarga dan masyatakat, karena kita sebagai tenaga kesehatan yang akan mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat,” harap dr Ivonne.

Ke 74 mahasiswa Poltekes Manado yang akan mengikuti praktik di RSUP Kandou untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku. “Saya mengharapkan kepada adik-adik semua untuk selalu membawa diri dan mengikuti aturan yang ada di rumah sakit karena adik adik sudah menjadi bagian dari rumah sakit Kandou, dengan mempelajari semua di RSUP Kandou,” tutup Direktur SDM Pendidikan dan Umum ini. (sisco/*)




Safety Concept In IV Therapy Management Training Di Ikuti 63 Perawat RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Pelaksana harian(Plh) Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes sebagai Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado membuka kegiatan yang bertajuk “Safety Concept In IV Therapy Management Training” diaula lantai 2 Selasa, (28/6/2022).

Sekitar 63 perawat yang ikut kegiatan Safety Concept In IV Therapy Management Training tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas tenaga kesehatan di RSUP Prof Dr Kandou, Manado serta meningkatkan pengetahuan (refresh guidelines) bagi tenaga kesehatan, meningkatkan keselamatan pasien serta menurunkan berbagai resiko yang dihadapi oleh tenaga kesehatan atau pasien.

Dr Ivonne dalam sambutannya meminta agar semua perawat yang ikut dalam kegiatan training ini dapat mengikuti dan memanfaatkan kesempatan ini dengan semaksimal mungkin, terutama dapat memahami setiap materi menyangkut pasien safety yang disampaikan oleh para trainer.

Selain itu, kegiatan tersebut dapat di implementasikan dalam tugas kerja sebagai perawat di unit masing-masing di RSUP Kandou. Dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim trainer dari PT Becton Dickinson Indonesia yakni Ns Fransisca Romana,SKep selaku Clinical Specialist dan Ns Andreas Tri Waluyo, SKep Product Specialist yang mengunggulkan patient safety. (*/sisco)




Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Kandou Manado Kerjasama KSM Dan Kulit Serta PERDOSKI Sulut Gelar Edukasi Kesehatan

Manado,GN- Dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat ke 63, Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran RSUP Kandou bekerjasama dengan KSM dan Kulit Kelamin serta PERDOSKI Sulawesi utara (Sulut) Rabu, 25 Mei 2022 kembali menggelar edukasi kesehatan bagi masyarakat luas. Edukasi kesehatan kali ini dilaksanakan di SMA Kristen 2 Binsus Tonohon.

Dalam edukasi tersebut ada 3 materi menarik dan penting yang disampaikan bagi siswi dan siswa di sekolah tersebut.Materi pertama mengenai Penyakit Skabies yang dibawakan oleh Dr Enricco Mamuaja, SpKK. Materi kedua mengenai Bahaya merokok bagi jantung yang dibawakan oleh Dr Victor Joseph, SpJP(K), FIHA. Sedangkan materi terakhir mengenai Bahaya cedera kepala pada orang muda yang dibawakan oleh Dr. Sekplin Sekeon, Sp.S, MPH.

Kegiatan tersebut, juga turut memperkenalkan kepada para siswa dan siswi tentang berbagai layanan unggulan yang ada di RSUP Kandou Manado, termasuk layanan konsultasi kesehatan lewat aplikasi TelmeK atau Telemedicine Kandou. sembari mengingatkan untuk tetap berprilaku hidup bersih dan sehat, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Materi yang disampaikan oleh narasumber sangat direspon oleh peserta.Kesempatan tanya jawab pun tidak dilewatkan oleh peserta.

Apresiasi juga disampaikan oleh guru sebagai pendamping siswa dan siswi dimana telah dikunjungi langsung oleh tim dokter spesialis dari Rumah Sakit ternama di Sulawesi Utara RSUP Kandou Manado.

Dengan digelarnya edukasi kesehatan ini menambah ilmu pengetahuan bagi siswa dan siswi, bahwa pentingnya menjaga kesehatan terutama yang berkaitan dengan kulit dan kelamin, bahaya merokok dan lainnya.

Usai kegiatan, instalasi promkes selalu memberikan apresiasi kepada para siswa dan siswi, yang sudah berpartisipasi dengan memberikan masker dan handzanitaiser serta sabun mandi kesehatan. (sisco/*)




Munculnya Kasus Hepatitis Misterius, Dirut RSUP Kandou Manado : Kita Harus Siap Karena RSUP Kandou Pilar Terakhir Menangani Pasien

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyebutkan bahwa Hepatitis akut atau misterius yang belum di ketahui penyebabnya, akhir-akhir ini menjadi konsen bersama, maka rumah sakit Kandou Manado saat ini dalam posisi selalu siap.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ketika Di Wawancarai Media (foto: ist)

Kesiapan itu kata Dirut, RSUP Kandou Manado membentuk tim dimana dengan informasi adanya peningkatan kasus-kasus yang sangat tajam dan kemudian kesiapan ini tentunya mendukung, apabila terjadinya peningkatan kasus yang muncul di RSUP Kandou Manado.

” Maka dilakukan persiapan yang matang karena rumah sakit Kandou merupakan rumah sakit tipe A, rujukan nasional yang tentu saja semua pasien akan bermuara, dimana rumah sakit yang dibawahnya akan melakukan rujukan ke RSUP Kandou,” kata Dirut Panelewen kepada media, Rabu (11/5/2022) di ruangan kerjanya.

Lanjut, Dirut menjelaskan RSUP Kandou Manado otomatis siap karena merupakan pilar terakhir menangani pasien rujukan dari fasilitas kesehatan sebelumnya.

“Otomatis kita harus siap, karena RSUP Kandou adalah pilar terakhir untuk menangani pasien-pasien yang sebelumnya di tangani oleh teman kita, yang ada di fasilitas kesehatan lainya,” tandas Dirut RSUP Kandou itu. (sisco)




Panjaitan: RSUP Kandou Manado Telah Membentuk Tim Penanganan Kasus Hepatitis Akut

Manado,GN- Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya sebagai Kasus Luar Biasa (KLB). Penetapan Badan kesehatan dunia ini terkait dengan kasus hepatitis akut penyebabnya belum diketahui atau misterius, yang terjadi di beberapa negara belakangan ini termasuk juga kasus yang terjadi di Jakarta.

dr Jehezkiel Panjaitan (foto: gemparnews)

Terkait itu, RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit di bawah kementerian kesehatan, langsung membentuk tim kesehatan dalam rangka penanggulangan penyakit Hepatitis Akut.
Tim kesehatan ini dibentuk, sama seperti sebelumnya dalam penanganan kasus covid- 19. Mereka terdiri dari dokter spesialis, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado melalui Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Jeheskiel Panjaitan kepada awak media gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya, Selasa (10/5/2022).

” Pada dasarnya RSUP Kandou Manado sudah siap. Termasuk kesiapan laboratorium, peralatan, ruangan dan lain sebagainya. RSUP Kandou Manado sudah membentuk tim penanggulangan penyakit Hepatitis akut. Tim ini terdiri dari dokter spesialis,perawat dan tenaga kesehatan lainnya,” kata dokter Jeheskiel.

Disamping itu kata dokter Jehezkiel, RSUP Kandou Manado telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Kota. ” Dan juga sebentar akan melakukan koordinasi melalui zoom metting dengan Kemenkes,” jelasnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada pasien Hepatitis akut di RSUP Kandou Manado, namun menurut dokter Panjaitan RSUP Kandou tetap standby untuk mengantisipasi penyebaran kasus penyakit Hepatitis akut ini.

” Sampai saat ini belum ada pasien penyakit Hepatitis akut di RSUP Kandou, akan tetapi, kami tetap siap jangan sampai ada ledakan kasus ini karena penyebarannya cepat sekali,” pungkasnya.

Berikut ini Gejala Penyakit Hepatitis Akut dan cara mencegahnya.
Gejala Hepatitis Misterius :
1. Sakit perut
2. Mata dan kulit kekuningan/Jaundince
3. Diare/ muntah mendadak
4. Buang air kecil berwarna gelap
5. Buang air besar berwarna pucat
6. Kejang
7. Penurunan kesadaran

Cara pencegahan Hepatitis Misterius :
1. Cuci tangan pakai sabun
2. Cuci seluruh bahan makanan hingga bersih
3. Pastikan makanan matang dan bersih
4. Tidak bergantian alat makanan
5. Hindari kontak dengan orang sakit
6. Jaga kesehatan
7. Disiplin protokol kesehatan
(sisco)




RSUP Kandou Manado Bentuk Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Manado,GN- Terkait rencana operasi pemisahan bayi kembar siam, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, telah membentuk tim terpadu. Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Dr dr, Jimmy Panelewen,SpB-KBD, mengatakan operasi pemisahan bayi kembar siam tersebut, merupakan pertama kali  di RSUP Kandou Manado.

“Kali ini saya berkeinginan untuk dilaksanakan di RSUP Kandou Manado, karena waktu lalu dikirim ke Jakarta,” Ujar Dirut.

Dia berharap tindakan operasi pemisahan kembar siam ini berjalan dengan baik dan lancar. “Mari kita doakan bersama agar prosesnya lancar dan kedua anak tersebut baik- baik adanya sesudah dilakukan operasi,” kata Dirut Panelewen Senin (11/04/2022).

Lanjut Dirut mengatakan Segala persiapan kordinasi harus dilakukan dengan matang.
“Melihat kondisi dua anak kembar siam ini, Prognosisnya baik,dan harapannya defect di perutnya bisa di tutup secara primmer,” terangnya.

Dirut menambahkan yang menjadi krusial, karena berdempetnya atau menyatunya organ liver dikedua anak ini. “Saya yakin dan percaya Tuhan yang Maha Kuasa selalu memberikan hikmat bagi SDM kita yang handal, serta peralatan medis yang baik, sehingga kita Rumah Sakit Kandou bisa dipermudahkan dalam melakukan tindakan kedua bayi kembar siam ini. Kuncinya RSUP Kandou Bisa menolong kedua anak ini,” tandasnya.

Sementara, di tempat yang sama Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Jeheskiel Panjaitan mengatakan segala persiapan mulai dari peralatan dan sebagainya telah di persiapkan dengan matang. ” Kami telah siapkan secara matang terkait pelaksanaan operasi pemisahan kedua bayi kembar Siam tersebut,” tutupnya singkat. (sisco)




Di Buka Dirut RSUP Kandou Manado, 43 Mahasiswa Stikes Muhamadiyah Manado Ikut Workshop

Manado,GN- Sebanyak 43 Mahasiswa Stikes Muhamadiyah Manado Program Studi Ners mengikuti workshop Selasa (15/2/2022) sebelum turun lapangan. Workshop tersebut menyangkut pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pengendalian Penyakit Infeksi (PPI) Covid-19 dan Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS).
Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr drJimmy Panelewen, SpB-KBD saat membuka kegiatan tersebut didampingi Direktur SDM, Penddikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, Perwakilan dari Stikes Muhammadiah Manado Ibu Merry Rineke Rimporok, BSc, SPd, MKes Koordinator Diklit dr Hanry Takasenseran, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, MSi serta pejabat terkait lainnya.

Dirut mengatakan saat ini kebutuhan tenaga kesehatan secara lokal, nasional, regional bahkan global sangat dibutuhkan. Oleh karena itu kata Dirut banyak bermunculan fakultas- fakultas baru khususnya dibidang kesehatan selain untuk memenuhi kebutuhan SDM yang ada di Sulawesi Utara, juga dikawasan Indonesia Timur bahkan sampai ditingkat Nasional dan Global.

Lanjut Dirut mengatakan setiap mahasiswa harus mempersiapkan diri secara matang, agar nantinya menjawab tantangan dan berkompetisi sesuai dengan kompetensi dari mahasiswa, namun memang untuk pengembangannya sedikit tertahan karena diakibatkan pandemi Covid-19. “Dalam konteks layanan publik terhadap masyarakat bahwa unsur softskill itu menjadi unsur yang sangat penting, walaupun kita pintar tetapi jika kita tidak mampu menjalin komunikasi dengan baik kepada pasien dan keluarganya, maka anda akan ditinggalkan,” kata Dirut.

Dalam era digitalisasi yang berkembang sangat cepat saat ini, ada beberapa tindakan yang sudah mulai dilakukan dengan menggunakan tenaga robot dan bahkan tenaga robot lebih cepat dari manusia, tetapi bukan berarti hal ini menjadi alasan untuk bisa menggeserkan atau menggantikan yang namanya profesi sebagai dokter, atau perawat karena sebagai manusia tetap harus ada kontak psikologis antara dokter, perawat dan juga pasien yang tidak dimiliki oleh tenaga robot kesehatan.

Lebih jauh panelewen menegaskan semua mahasiswa harus melengkapi diri dengan softskill yang tentunya harus didasari pada keinginan yang sangat kuat dari dalam diri masing-masing dan harus memiliki komunikasi yang baik serta kontak psikologis dengan pasien. Dan juga punya empati dan simpati terhadap pasien dan keluarga pasien.

Dirut mengajak mahasiswa untuk bisa merubah budaya untuk selalu peduli atau Care terhadap pasien sesuai dengan essensi dari pelayanan Dokter dan perawat.

Ditempat yang sama, perwakilan dari Stikes Muhammadiah Merry Rineke Rimporok, BSc, SPd, MKes, menyampaikan apresiasi kepada Manajemen RSUP Kandou Manado, sudah menerima Mahasiswa program studi Ners Stikes Muhammadian untuk melakukan pendidikan praktek lapangan selama 4 bulan dengan harapan agar selama mengikuti pendidikan di RSUP Kandou harus memberikan performa yang baik sesuai dengan standar pelayanan yang ada di RSUP Kandou. Serta tetap menjaga nama baik dari Stikes Muhammadiah dan juga RSUP Kandou.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama 4 hari (15 -18 Februari 2022) dan peserta akan mendapatkan materi dari Narasumber yang sangat berkompeten dibidangnya dan diawali dengan materi tentang nilai-nilai Revolusi Mental Bidang Kesehatan yakni Integritas, Kerja Keras dan Gotong Royong oleh Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Workshop Pelatihan HPK Untuk 145 Pegawai

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut)Dr dr Jimmy Panelewen,SpB, KBD di wakili oleh Koordinator Diklit dr Hanry Pasandaran membuka pelaksanaan Workshop Pelatihan (HPK) atau Hak Pasien dan Keluarga untuk gelombang satu, bagi 145 Pegawai RSUP Kandou Manado.

Peserta Mengikuti Workshop Secara Daring (foto : ist)

145 pegawai tersebut terdiri dari Dokter, Perawat dan tenaga Administrasi secara Daring, Kamis (27/01/2022).Acara tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai 27 – 28 Januari 2022.

Koordinator Diklit dr Hanry Pasandaran saat membuka kegiatan tersebut mengapresiasi atas keikutsertaan dari pegawai di lingkup RSUP Kandou Manado, sambil berharap dengan mengikuti workshop pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi semua peserta.

Di ketahui, kegiatan workshop pelatihan HPK tersebut dimulai pukul 09.30 wita hingga selesai. (sisco)