Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Bekerjasama KSM Mata dan Penyakit Dalam Gelar Edukasi Kesehatan di Jemaat GMIM Karunia Sea Satu

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD
Kandou Manado bekerjasama dengan KSM Mata dan Penyakit Dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial terkait Edukasi Kesehatan dan Talk Show tentang Kanker Payudara oleh dr Marcelius Merung, SpB,Onk(K), tentang Jantung Koroner oleh dr Victor Joseph, Sp.JP(K) tentang Nyeri Punggung oleh dr. Sekplim Sekeon, Sp.S,MPH sekaligus sebagai Kepala Instalasi Promkes RS. R.D. Kandou dan juga tentang Katarak oleh dr.Ade John Nursalim, Sp.M,MM,MARS di kolom 15 Jemaat GMIM Karunia Sea Satu yang dipimpin oleh Pdt. Frangky Wollah, M,Th Sabtu, (27/07/2024).

Ketua PHRG Fanie Rumengan SE, didampingi Sekretaris Tesalonika Aselly, SE, MSi menyampailan bahwa kegiatan ini berupa salah satu program kerja Panitia Hari Raya Gereja kolom 15 di tahun 2024 yang bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih kepada sesama jemaat, rasa saling menolong dan peduli kepada sesama umat manusia khususnya yang ada di kemaat Karunia Sea Satu, selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit- penyakit yang disampaikan oleh para narasumber sehingga semakin meningkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai penyakit.

Selain Kegiatan Edukasi Kesehatan dan Talk Show Kesehatan juga dilakukan Pemeriksaan Mata dan pembagian Kacamata Gratis, Seminar Kesehatan untuk keluarga serta Pengobatan Gratis.

Antusias jemaat yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat saat usai disampaikan materi langsung sejumlah jemaat yang hadir melontarkan beberapa pertanyaan kepada pemateri berkaitan dengan materi -materi edukasi dan talkshow, dan langsung dijawab oleh tim dokter saat itu juga.

Pelayan khusus Jemaat Kolom 15 Pnt. Dra. Vonnie Maleke didampingi Diaken Ns. Rolly Rondonuwu, S.Kep, Sp.KMB menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Promkes RS Kandou yang sudah bersedia hadir dan memberikan pengetahuan yang kepada jemaat kolom 15 terkait dengan kesehatan dan juga pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata dan Edukasi kesehatan.

Tim Promkes mewakili Manajemen mengucapkan terima kasih kepada jemaat GMIM Karunia Sea Satu khususnya kolom 15 yang sudah mempercayakan RSUP Kandou dalam melaksanakan baksos guna mendukung program pelayanan dikolom 15 jemaat Karunia Sea Satu. (*/sisco)




RSUP Kandou Bakal Miliki Gedung Kanker 12 Lantai, Jehezkiel Panjaitan : Rencananya Juli atau Agustus Peletakan Batu Pertama

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bakal miliki gedung kanker 12 lantai. Pembangunan gedung ini untuk menambah sarana dan prasarana dan menjawab kebutuhan pelayanan prima bagi masyarakat yang datang di RSUP Kandou.

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH (foto: Gemparnews)

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH kepada media Gemparnews.com ketika ditemui diruangan kerjanya mengatakan rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung kanker 12 lantai akan di laksanakan antara bulan Juli dan Agustus mendatang. Selain dibangun gedung kanker juga berbarengan dengan dua gedung lainnya yang saling berdekatan di RSUP Kandou Manado.

“Direncanakan peletakan batu pertama pada bulan Juli atau Agustus 2024 mendatang, untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker. Jadi ada tiga bangunan rencana akan kita bangun di sini tapi yang paling besar pembangunan gedung kanker ada 12 lantai,” kata dr Jehezkiel, Kamis (27/6/2024).

Lanjut kata dr Jehezkiel, lahan yang akan disiapkan untuk pembangunan gedung kanker 12 lantai terletak di parkiran depan RSUP Kandou Manado. ” Lahan itu nantinya menjadi tempat pembangunan gedung kanker 12 lantai, sesuai dengan maps dan sambil kita juga siapkan pembangunan dua gedung lainnya yang saling berdekatan,” jelas dr Jehezkiel.

Menurut dr Jehezkiel, pembangunan tiga gedung yang saling berdekatan ini gunanya untuk konektivitas antar ruangan gampang diakses. ” Kalau gedungnya berdekatan tentunya rumah sakit ini konektivitas atau integrasinya antar ruangan lebih gampang diakses,” tukasnya.

Pembangunan gedung kanker 12 lantai ini untuk peletakan batu pertama direncanakan dilakukan oleh Presiden atau menteri. “Sesuai wacana dan rencana, bapak presiden atau menteri atau juga Irjen yang akan melakukan peletakan batu pertama. Yang pasti pada Juli atau Agustus mendatang akan di lakukan kegiatan peletakan batu pertama untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker di RSUP Kandou,” pungkasnya. (sisco)




Jika Terjadi Kekosongan Obat, RSUP Kandou Bakal Lakukan Ini

Manado,GN- Untuk mengantisipasi tidak terjadinya kesalahan komunikasi (miss comunication) antara pasien atau keluarga pasien dengan pihak RSUP Kandou Manado terkait pelayanan, termasuk langkanya atau terjadi kekosongan salah satu obat dan juga obat pengganti sejenis yang sama komposisinya, maka pihak manajemen akan melakukan langkah dan terobosan yang sangat baik, dengan memberikan informasi lewat pemberitahuan juga menempel di setiap bilik kaca termasuk diarea apotik dan ruangan antrian pengambilan obat di setiap apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Manager Tim Kerja Pelayanan Penunjang RSUP Kandou Manado Nurliah Arsam,S.Si,Apt,MARS (foto: Gemparnews)

Langkah ini sangat tepat, sehingga pasien maupun keluarga pasien dapat mengetahui informasi apabila terjadi kelangkaan atau kekosongan salah satu obat di apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Hal itu di sampaikan oleh direktur utama RSUP Kandou Manado melalui Manager Tim kerja Pelayanan penunjang Nurliah Arsam, S.Si,Apt,MARS kepada sejumlah media ketika ditemui diruangan kerjanya, Kamis (20/6/2024).

“Kami akan memasang informasi di bilik kaca agar setiap pasien masuk bisa membaca. Kami akan menempel informasi dikaca bahwa Asetosal belum tersedia dan akan di ganti dengan produk obat yang sejenis, sama komposisinya dan fungsinya dengan merk inzana,” jelasnya.

Selain kekosongan obat Asetosal kata Nurliah, juga terjadi kekosongan obat Aspilets. Kekosongan obat Aspilets bukan hanya di RSUP Kandou, tetapi terjadi secara nasional menyeluruh di Indonesia.

“Kekosongan aspilets bukan hanya di RSUP Kandou tetapi terjadi di seluruh Indonesia. Hal ini terjadi bukan saat ini tetapi kekosongan itu dari akhir tahun lalu. Kekosongan obat ini, karena kelangkaan bahan baku dan nomor ijin edar belum keluar,” ujarnya.

Nurliah menuturkan selama ini RSUP Kandou terus berupaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi hal tersebut.

“Selama ini RSUP Kandou berupaya mencari kekosongan obat ini, solusi yang terbaik dan subtitusi obat yang sejenis dengan Asetosal 80mg,” ungkapnya.

Selain itu, pihak hukormas akan memasang Barcode di setiap tempat yang dapat di baca oleh pasien maupun keluarga pasien.

“Karena barcodenya masih terbatas maka Direktur layanan operasional menginstruksikan agar bagian hukormas untuk membuat barcode pengaduan yang lebih banyak dan Informasi – informasi terkait kekosongan obat harus di temple agar mereka dapat membaca, selain juga informasi ke DPJP,” pungkas Nurliah. (sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan Dinkes Bolsel Resmi Jalin Kerjasama

Manado,GN- Bertempat di hotel Aston Manado RSUP Prof Dr R D Kandou Manado melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Kamis (13/6/2024).

Perjanjian kerja sama meliputi pendidikan dan pelatihan ataupun magang, khususnya kegiatan yang terakreditasi.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado yang diwakili Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Kepala Dinas Kesehatan Bolmong Selatan, Saipul Botutihe SKM melakukan penandatangan MoU.

Luneto dalam sambutannya menyampaikan menyambut baik kerja sama RSUP Kandou Manado dengan Dinkes Bolsel.

“Merencanakan suatu hal yang baik itu adalah mulia. Dalam kerja sama kali ini kita buat tidak terlalu mengikat untuk satu hal saja, namun utamanya untuk kegiatan yang terakreditasi,” ungkap Direktur Suwandi Luneto.

Luneto menjelaskan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, RSUP Kandou Manado memang berkewajiban memfasilitasi, di antaranya pelatihan dan pendidikan (Diklat) untuk dinas kesehatan kabupaten/kota.

“Jadi kami wajib memfasilitasi untuk pelatihan dan pendidikan seperti ini, sesuai instruksi Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Pelatihan saat ini lanjut Luneto mengatakan tidak bisa lagi dilakukan asal-asalan karena memiliki kaitan erat dengan profesi.

“Bimbingan teknis (Bimtek) pun kini sudah harus diregistrasi. Ini supaya peserta pelatihan maupun bimtek akan mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP),” pungkasnya.

Diketahui SKP merupakan kewajiban dari seorang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

SKP harus dikumpulkan sebagai syarat dalam pengurusan Surat Izin Praktik (SIP), sesuai amanah dari UU Kesehatan No. 17 tahun 2023.

Hadir dalam acara tersebut Manager Diklat RS Kandou, dr Judy Sengkey MKes, Kabid Dinkes Bolsel, Febrial Riskal Podomi (Kabid P2) dan I Nyoman Sukawanayasa (Kabid Kesmas).(sisco)




Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Dirut RSUP Kandou Manado Ajak Tingkatkan Semangat Untuk Meraih Akreditasi JCI

Manado,GN- Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, Sabtu (01/6/2024) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Upacara Bendera bertempat dihalaman Gedung CVBC RSUP Kandou Manado.

Kegiatan upacara bendera dimulai tepat pukul 07.00 Wita. Sebagai pembina upacara Plt Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes diawali dengan pengibaran bendera merah putih serta membacakan amanat Upacara oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Dalam sambutannya Dirut mengatakan sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara.

“Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” kata Dirut Ivonne.

Dirut juga mengajak seluruh komponen untuk terus mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,” ucapnya.

Dirut menambahkan sebagai Civitas Hospitalia, dalam memperingati Hari Lahirnya Pancasila ini, untuk terus meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas kerja.

“Tahun ini kita akan menghadapi pelaksanaan Akreditasi Joint Commision Internasional (JCI) oleh karena itu dibutuhkan komitmen bersama, saling mendukung, bahu membahu, bergandengan tangan dari seluruh Civitas Hospitalia RSUP Kandou, agar segala rencana dan harapan kita semua bisa tercapai seperti beberapa tahun yang lalu saat meraih Akreditasi JCI yang pertama,” pungkasnya.

Di ketahui peringatan hari lahir Pancasila tahun 2024, mengambil tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. (sisco/*)




Fasilitas Sarana dan Prasarana di RSUP Kandou Manado Dalam Kondisi Baik dan Bersih

Manado,GN- Perkembangan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.03/I/0824/2015 Sebagai Rumah sakit Pendidikan kelas A dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/390/2014 sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional mengadakan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi sebagai mitra penyelenggaraan pendidikan S1 kedokteran dan pendidikan spesialis.

Nampak Depan Kantor RSUP Kandou Manado (foto: ist)

Selain hal tersebut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mengadakan kerja sama pendidikan dengan institusi kesehatan lainnya yang berada di Manado dan daerah sekitarnya. Pada tahun 2015 telah lulus paripurna akreditasi pelayanan versi tahun 2012.

Disamping itu, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk ditetapkan rumah sakit pendidikan dan pelayanan rujukan nasional yang unggul di Indonesia Timur.

Berkaitan dengan itu, maka management RSUP Kandou Manado terus melakukan pembenahan dari segi pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana sebagai bentuk pelayanan yang prima bagi masyarakat dan tentunya bagi pasien.

Lahan parkir depan kantor RSUP Kandou Manado (fofo: ist)

Pantauan media ini, Jumat (26/4/2024) mulai dari lahan parkir, kamar mandi hingga toilet dalam kondisi yang baik dan bersih. Bahkan terlihat petugas kebersihan yang melaksanakan tugas di lapangan dengan semangat, sesekali tersenyum ketika berpapasan dengan masyarakat, pasien maupun staf yang ada di RSUP Kandou Manado.

Kepada pasien, keluarga pasien maupun masyarakat yang mengunjungi RSUP Kandou Manado di himbau untuk menggunakan fasilitas sarana prasarana dengan baik, dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah sakit dan membuang sampah pada kotak sampah yang sudah di sediakan. (sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Fasilitasi Baksos Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Jemaat GMIM Sangkakala

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Sabtu (20/4/2024) memfasilitasi kegiatan Bakti Sosial (Baksos) pemeriksaan kesehatan gratis di jemaat GMIM Sangkakala Malalayang Satu.

Kegiatan baksos ini dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-2 Jemaat GMIM Sangkakala yang acara puncak Ibadah Agung akan dilaksanakan Minggu, 21 April 2024 besok.

Usai kegiatan bakti sosial, Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty,MKes mengatakan RSUP Kandou Manado memfasilitasi kegiatan bakti sosial. Bakti sosial ini terkait dengan pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan kesehatan fisik untuk anak – anak dan dewasa serta pemeriksaan jantung.

“Semua tenaga SDM, sarana prasarana dari RSUP Kandou termasuk obat – obatan dan pemeriksaan laboratorium dan juga pemberian kaca mata, semuanya secara gratis. Jadi ini pemeriksaan dan juga pengobatan,” kata Dirut Ivonne.

“Sebelumnya kami juga melakukan screening awal, ketika pada saat pemeriksaan misalnya terdapat sakit jantung disini juga ada pemeriksaan EKG atau ada juga lainnya, mereka sudah terdeteksi lebih dahulu. Dan kami juga anjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kata Dirut RSUP Kandou Manado juga melakukan penyuluhan, yang melibatkan instalasi promosi kesehatan, untuk memberikan edukasi kepada jemaat maupun masyarakat yang ada disekitarnya.

“Tujuannya supaya masyarakat dapat mengerti dan mengetahui tentang masalah – masalah kesehatan terkait katarak. Nah, kedepannya kami akan terus melakukan kegiatan mengenai kesehatan kepada jemaat maupun masyarakat sekitar,” jelas Dirut Ivonne.

Kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan secara gratis ini, RSUP Kandou Manado telah menyiapkan dokter spesialis, dokter residen atau calon dokter spesialis, dokter umum dan juga manager yang terkait pelayanan kesehatan. “Jadi semua kita libatkan di kegiatan bakti sosial ini,” ucap Dirut.

Sementara itu, Ketua Jemaat GMIM Sangkakala Malalayang Satu Pdt Detty Meyke Tampi,STh menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran Direktur Utama RSUP Kandou Manado bersama tim kesehatan yang sudah melakukan kegiatan bakti sosial di jemaat GMIM Sangkakala.

“Kami sangat bersyukur, Ibu Dirut RSUP Kandou Manado hadir bersama dalam kegiatan bakti sosial ini. Beliau turun langsung dalam kegiatan ini karena beliau juga bagian dalam pelayanan di jemaat Sangkala,” kata Pdt Detty.

Untuk jumlah anggota jemaat yang ikut melakukan pemeriksaan kesehatan, lanjut ketua jemaat mengatakan sesuai dengan daftar yang ada di perkirakan seratus lebih.

“Jemaat yang ikut pemeriksaan kesehatan, sebanyak seratus orang lebih dan sampai saat ini masih ada juga anggota jemaat melakukan pemeriksaan kesehatan,” terang Pdt Detty.

Untuk di ketahui,Jemaat GMIM Sangkakala merupakan pemekaran dari Jemaat GMIM Nafiri Malalayang Satu. Jemaat GMIM Sangkakala terdiri dari tiga kolom dengan jumlah jemaat 85 kepala keluarga atau diperkirakan 200 lebih jiwa plus simpatisan jemaat sangkakala. (sisco)

 




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Jumat Agung

Manado,GN- Hari ini Jumat 29 Maret 2024 umat Kristen di seluruh dunia memperingati hari  peristiwa Agung wafatNya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib di bukit Golgota. Pengorbanan Tuhan Yesus Kristus untuk menebus dosa umat manusia.

Berkaitan dengan itu, Dewan Pengawas, Direktur Utama RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Dr.dr Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, bersama Dewan Direksi dan civitas hospitalia rumah sakit Kandou menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari wafatNya Tuhan Yesus Kristus atau disebut juga Hari Jumat Agung kepada seluruh umat Kristiani.

“Hari ini, kita memperingati Hari Jumat Agung, hari di mana Yesus Kristus mengorbankan diri-Nya demi umat manusia. Kami dari RSUP Kandou mengucapkan selamat memperingati Hari Jumat Agung kepada seluruh umat Kristiani. Semoga hari ini menjadi momen untuk merenung dan memperdalam iman kita,” ujar Dirut Ivonne Rotty.

Pernyataan Dirut Ivonne Rotty sekaligus menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam menghargai dan menghormati keragaman agama dan keyakinan di Indonesia. Selain itu, ini juga menjadi bentuk dukungan RSUP Kandou Manado terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan. (sisco)




Tingkatkan Service Excellent di RSUP Kandou, Tim Kerja Humas Yankes Kemenkes Gelar Bimtek

Manado,GN- Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat umum di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado tim kerja Informasi dan Humas Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait perilaku interaksi pelayanan publik (Service excellent) bagi Dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, administrasi, security dan cleaning service, Kamis (29/02/2024) di kantor pusat administrasi RSUP Kandou.

Bimtek ini di buka secara langsung oleh Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di dampingi Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB TKV.

Tim Kerja Informasi dan Humas Yankes Kemenkes dibawah pimpinan Auliana Sahrawani,SKM, Ini Wisnujati, S.Kom, dan Rahmat Fathoni,S.Sos, akan memberikan panduan dan arahan kepada peserta bimtek RSUP Kandou tentang bagaimana memberikan pelayanan yang excellent kepada pasien. Selanjutnya akan membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait strategi dan praktik terbaik dalam memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional.

“Penyelenggara pelayanan publik di tantang untuk senantiasa membuat inovasi dalam memberikan pelayanan sehingga pelayanan publik tidak terhambat,”ujar Sahrawani.

Lanjut kata Sahrawani, bimbingan Teknis ini bertujuan untuk mensosialisasikan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di RSUP Kandou agar dapat memberikan layanan yang excellent kepada pasien sebagai implementasi peraturan Menteri Kesehatan nomor 33 Tahun 2019 tentang panduan perilaku pelayanan publik dilingkungan Kementerian Kesehatan.

“Dengan membuat sebuah terobosan berupa inovasi dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas untuk memenuhi harapan masyarakat dan kepercayaan publik yang positif,”ucapnya.

Sahrawani berharap bimbingan teknis ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi RSUP Kandou dan dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit Kandou.

Sementara itu, Plt Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyampaikan untuk mempergunakan waktu dan kesempatan yang ada saat mengikuti kegiatan ini.

“Saya berharap kegiatan ini harus dipedomani,dan di implementasikan kepada rekan kerja. Sehingga panduan interaksi pelayanan publik yang ada di peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2019 bisa tersosialisasi,” kata Dirut Ivonne

“Dengan demikian hal ini akan menjadi budaya kerja dimana salah satu tranformasi internal Kementerian Kesehatan adalah budaya kerja, yang nantinya akan memberikan pelayanan excelent kepada masyarakat,” tandasnya. (sisco)




Fantastis ! RSUP Kandou Manado Terima Penghargaan Dari Kemenkes

Manado,GN- Hasil gemilang dalam pelayanan kesehatan yang ditujukan oleh RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado terus menuai prestasi. Kali ini prestasi yang diterima yakni tanda penghargaan sebagai Rumah Sakit Vertikal dengan Sistem Informasi Remunerasi Terbaik ke-3 dan Peringkat 2 Rumah Sakit Vertikal dengan Standar Klinis Terbaik.

Penerimaan penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen RSUP Kandou Manado dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas.

Acara penganugerahan di laksanakan dikantor Kementerian Kesehatan Jakarta,Sabtu (20/01/2024) lalu.
Penghargaan ini diterima langsung Plt Dirut RSUP Kandou Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,M.Kes.

Penerimaan penghargaan ini atas prestasi RSUP Kandou Manado dalam menerapkan sistem informasi remunerasi yang efektif dan efisien. Sistem ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai, serta meningkatkan pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, RSUP Kandou juga meraih peringkat 2 sebagai Rumah Sakit Vertikal dengan Standar Klinis Terbaik. Pembuktian dengan diterimanya penghargaan tersebut menunjukkan komitmen RSUP Kandou Manado menjaga kualitas layanan kesehatan yang tinggi dan memenuhi standar klinis yang ketat.

Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,M.Kes menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin atas penghargaan tersebut.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas penghargaan ini. Hasil ini merupakan kerja keras dan dedikasi seluruh tim RSUP Kandou Manado dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” kata dokter Ivonne.

Dirut berharap dengan penghargaan ini dapat memberikan motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“RSUP Kandou berkomitmen untuk terus menjaga standar klinis yang tinggi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data pasien,” tutupnya. (*/sisco)