Hearing Dengan DPRD Sulut, Berikut Penjelasan RSUP. kandou Manado Terkait Sistem Pemberian Remunerasi

Manado,GN — DPRD Sulawesi Utara (Sulut) melalui Komisi IV membidangi Kesejahteraan Rakyat, bersama RSUP Prof Dr R D Kandou Manado menggelar Hearing, Senin (16/12/2024) di ruangan komisi IV DPRD Sulut.

Hearing tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD, serta Ketua Komisi IV, Dra Vonny Jane Paat, dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, Stella Runtuwene, yang juga berperan sebagai Koordinator Komisi IV, serta anggota lainnya, termasuk Sekretaris Komisi IV, Cindy Wurangian.

 

Sementara RSUP Kandou Manado hadir empat direktur, antara lain Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto SpBTKV, Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan, dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi.

Undangan hearing tersebut atas keluhan masyarakat terkait sistem pemberian remunerasi di RSUP Kandou Manado yang diduga terlambat, tidak sesuai dengan aturan, dan kurang transparan dalam pengelolaannya.

DPRD Sulut menaruh perhatian khusus atas keluhan masyarakat tersebut. DPRD Sulut melalui komisi IV meminta klarifikasi dari pihak rumah sakit mengenai mekanisme dan regulasi terkait remunerasi.

Terkait hal itu, Direktur SDM, Ns Suwandi Luneto pun angkat bicara. Luneto menjelaskan pengelolaan remunerasi di rumah sakit ini melibatkan tiga direktorat.

Dia menegaskan remunerasi diatur sesuai dengan regulasi terbaru, seperti Keputusan Menteri Keuangan Nomor 335 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/1580/2024, serta Petunjuk Teknis Remunerasi yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

“Remunerasi terdiri dari gaji dan insentif, dan untuk pembayaran dokter serta tenaga kesehatan (nakes) mengikuti sistem ‘fee for service’, yang artinya dibayar berdasarkan kinerja mereka,” kata Luneto.

Proses pembayaran lanjut Luneto mengatakan dilakukan melalui sistem yang mengintegrasikan data dari BPJS Kesehatan atau berpedoman pada Berita Acara Hasil Verifikasi (BAHV) dari pihak BPJS.

Dia juga menekankan bahwa rumah sakit selalu berupaya untuk memastikan bahwa pembayaran remunerasi dilakukan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

Untuk klaim ke BPJS, jelas Luneto, biasanya dilakukan pada tanggal 1-5 awal bulan dan klaim menunggu 20 hari kerja, baru setelahnya dikirimkan BAHV oleh BPJS.

“Jadi maksimal tanggal 25 baru bisa dilihat berapa yang layak bayar dan berapa tidak layak bayar. Pastinya untuk dokter tidak ada pemotongan karena fee for service,” jelasnya.

Sedangkan yang belum terbayar, itu karena masuk kategori pending atau dispute untuk klaim BPJS-nya dan telah diproses dalam sistem.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan Erwin Sondang Siagian menjelaskan dalam sistem klaim BPJS, terdapat empat kategori dalam BAHV, yakni “Layak”, “Tidak Layak”, “Pending”, dan “Dispute”.

Klaim yang dinyatakan “Layak” langsung diproses untuk pembayaran, sementara yang masuk kategori “Tidak Layak” tidak diproses lebih lanjut.

Untuk yang “Pending” atau “Dispute”, pembayaran baru akan dilakukan setelah dana diterima.

“Proses ini berlaku untuk klaim bulan September yang dibayarkan pada bulan Oktober, dan klaim bulan Oktober yang dibayarkan pada bulan November,” ujar Siagian.

Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto, juga menambahkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan sistem agar proses penghitungan remunerasi lebih transparan dan dapat diakses oleh semua pihak terkait.

“Kami tidak memotong hak dokter, tetapi terkadang terjadi penundaan. Setelah pembayaran dari BPJS masuk, kami akan segera menyalurkan remunerasi tersebut,” terangnya.

Hingga saat ini, RSUP Prof Dr RD Kandou  Manado tetap komitmen untuk terus memperbaiki sistem pemberian remunerasi lebih transparan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Pada kesempatan itu, DPRD Sulut melalui komisi IV akan mengagendakan kembali hearing dengan menghadirkan Direktur Utama RSUP Kandou Manado dan juga pihak BPJS.

Selain itu, DPRD Sulut juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada RSUP Kandou Manado melalui empat Direksi yang telah hadir memenuhi undangan DPRD Sulut untuk meminta penjelasan terkait keluhan masyarakat. (sisco)




Keluarga Besar Yayasan Estela RSUP Kandou Manado, Gelar Ibadah Pra Natal

Manado,GN- Keluarga  besar  yayasan Estela  RSUP Prof Dr RD Kandou Manado  menggelar  Ibadah  Pra  Natal Yesus Kristus, Kamis (05/12/2024) di Gereja Lukas Oikumene.

Pdt Audy Sumenge, STh memimpin ibadah tersebut. Sebelum hamba Tuhan menyampaikan Firman, Pasien Estela dan orang tua membawakan puji – pujian.

Turut hadir dalam ibadah pra Natal, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs, Steven Kandou, Camat Malalayang Yusuf Daut Kopitoy, SH,MH.

Wakil Gubernur Sulut dalam penyampaian pesan Natal mengajak  semua  yang  hadir  untuk  menyambut  Natal  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita, dan  penuh harapan.

“Di momentum Natal ini,  damai sejahtera, sukacita, dan harapan menjadi  sesuatu yang  penting  bagi  kita  semua,  terlepas  dari  latar  belakang  dan  agama  kita, karena  dimana  ada  niat,  disitu  ada  jalan,  dalam  semua  aspek  kehidupan,  termasuk  kesehatan,” ujarnya.

Dia mengingatkan Natal  merupakan  perayaan  kelahiran  Sang Juru  Selamat  yang  menghantarkan  cahaya ke dunia.  “Karena  dimana  ada  tantangan,  pasti  ada  jawaban, mari  kita  songsong  perayaan  Natal  ini  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita,  dan  harapan,” ucapnya.

Sementara, Plt Dirut Drg Yuli Astuti Saripawan, MKes, melalui Plh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wega Sukanto,SpB,TKV (K) menyampaikan rasa syukur karena dapat merayakan Natal bersama keluarga besar estela.

“Saya  bersyukur  dapat  berkumpul  bersama-sama  dengan  keluarga  besar  Estela  RSUP  Kandou  dalam  ibadah  perayaan  Natal  Yesus  Kristus  ini,” terangnya.

“Momen  ini  merupakan  kesempatan  bagi  kita  untuk  berbagi  kasih  dan  menguatkan  semangat  kebersamaan,” sambungnya.

Dokter Wega menyampaikan terima  kasih  atas  dukungan  yang  diberikan  oleh  berbagai  komponen  terhadap  RSUP  Kandou,  terutama  dalam  menjalankan  tugas  dan  fungsi  rumah  sakit  dalam  memberikan pelayanan Estela.

Hadir juga Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou, drg Elisa Mafilinda, para Manajer dan Asisten Manajer serta tokoh agama. (sisco)




Tim OBRA Sambangi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Outbreak Response Assessment (OBRA) atau Penilaian Respons KLB dilaksanakan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP. OBRA dilakukan oleh tim pakar independen internasional yang merupakan mitra Global Polio Eradication Initiative (GPEI).

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang webinar RS Kandou, dihadiri oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan, SH,MARS, didampingi pejabat terkait lainnya dan juga Dokter serta perawat.

Tim OBRA yang terdiri dari WHO, Kemenkes, UNICEF, dinkes provinsi, dan UNDP untuk membahas dan merencanakan tindak lanjut temuan dan rekomendasi OBRA.

Direktur Medik dan Keperawatan menyambut baik kehadiran Tim OBRA. “Kegiatan Outbreak Response Assessment dilakukan untuk mengevaluasi apakah pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP telah dilaksanakan dengan baik di Rumah Sakit,” kata Panjaitan.

Tahun 2024 secara Nasional OBRA dilakukan di 6 provinsi terpilih yaitu Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Papua Barat termasuk Sulawesi Utara.

Diketahui OBRA mencakup banyak aspek, mulai dari Respon KLB yaitu Perencanaan dan Koordinasi, Kualitas dan Surveilans AFP, Kualitas Pelaksanaan PIN, Performa Rutin Imunisasi, Komunikasi dan Sosial Mobilisasi dan Manajemen vaksin.
Diharapkan Sulawesi Utara dapat berhasil dalam respon KLB Polio, dan semakin meningkatnya koordinasi, kerjasama lintas sektor dalam pengendalian penyakit dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.(*/sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Gelar Sertijab, Ini Ajakan Plt Dirut drg Yuli Astuti Saripawan MKes

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Serah terima jabatan (Sertijab) Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut), dari Plt Dirut lama Dr dr Ivonne E Rotty,MKes kepada Plt Dirut yang baru drg Yuli Astuti Saripawan MKes, Senin (14/10/2024) di gedung Administrasi lantai dua RSUP Kandou.

Penandatanganan Berita Acara Sertijab oleh Plt Dirut lama Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dan Plt Dirut Yang Baru drg Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto: Gemparnews)

Pada kesempatan itu, Dr dr Ivonne E Rotty, MKes bersama drg Yuli Astuti Saripawan MKes, melakukan penandatangan serah terima jabatan pelaksana tugas Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan disaksikan oleh Direksi serta Dewan Pengawas Rumah Sakit.

Dr dr Ivonne dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Direksi dan staf RSUP Kandou Manado telah membantu dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sehingga RSUP Kandou Manado boleh mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan dari berbagai pihak yang berkompeten di bidang kesehatan.

Penyerahan Berita Acara Sertijab Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto: Gemparnews)

” Selama tiga puluh tiga (33) tahun saya bertugas dan melaksanakan tanggungjawab di RSUP Kandou Manado. Saya dipercayakan oleh pimpinan tujuh (7) tahun menjabat Direktur SDM dan satu (1) tahun lebih menjabat sebagai Plt Direktur Utama. Ada berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih bersama di RSUP Kandou Manado. Semua itu bentuk kerjasama tim di RSUP Kandou Manado untuk kemajuan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Dr Ivonne.

Dr Ivonne menitipkan beberapa hal yang belum sempat dikerjakan, kepada Plt Dirut yang baru. Bahkan Dr Ivonne berharap dibawah kepemimpinan Plt Dirut yang baru, RSUP Kandou semakin maju.

Sementara itu, Plt Dirut Prof Dr RD Kandou Manado, drg Yuli Astuti Saripawan MKes merasa bangga berada di RSUP Kandou Manado. Menurut drg Yuli Astuti, kehadirannya di RSUP Kandou Manado tanpa di dukung oleh jajarannya tidak ada artinya.

Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg. Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto: Gemparnews)

“Kehadiran seorang Direktur tidak ada artinya apa-apa, kalau tidak ada dukungan dari bapak ibu sendiri. Ini menjadi PR bagi saya, ayo kita bekerja bersama – sama. Lakukanlah yang terbaik dimana posisi kerja kita berada. Dan Saya ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” kata drg Yuli Astuti.

Dia mengaku, dirinya terkejut ketika mendapat tugas tambahan dari Dirjen untuk menjadi Plt Dirut RSUP Kandou Manado. Untuk itu, Dia sangat berharap kerjasama yang baik untuk terus memajukan RSUP Kandou Manado lebih baik lagi. ” Mari kita sama – sama memajukan Rumah Sakit Kandou Manado yang lebih baik lagi. Kalau rumah sakit lain maju, RSUP kandou Manado juga harus lebih maju,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut yakni Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan,MARS, SH, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto, Sp BTKV, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, SKep, MKes, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi, para Manager tim dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Seminar Awam Bulan Bedah Anak

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Seminar Awam bulan bedah anak, Minggu (6/10/2024).

Kegiatan seminar ini mengambil tema kenali Kelainan Bawaan pada Anak, dilaksanakan di gedung utama yang lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Direktur Medik,Penunjang dan Keperawatan dr Yehezkiel Panjaitan, SH MARS mewakili Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes membuka kegiatan seminar tersebut.

Panjaitan berharap kegiatan ini dapat mempersiapkan para generasi muda khususnya SDM yang berkualitas. Kemudian dari sisi kesehatan kata Panjaitan, memberikan gambaran bagi masyarakat tentang bagaimana mengenali kelainan bawaan pada anak.

“Kepada seluruh masyarakat kiranya dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin. Sebab momen ini untuk mendapatkan pengetahuan, bagaimana mengenali kelainan pada anak,” kata Panjaitan.

Tujuan kegiatan ini, untuk mempererat kolaborasi dengan para stakeholder demi mempersiapkan anak-anak indonesia yang sehat. Apalagi, untuk Indonesia emas 2045 secara serentak di seluruh indonesia.

Sementara itu, ada lima narasumber dalam seminar diantaranya Dr dr Harsali Lampus Subsp DA (K) Sp.BA spesialis bedah anak, dr Candy Sp.BA dokter bedah anak, Dr dr Joice Sp.OG Subsp, dr Jose Mandei Sp.A(K), dan Dr dr Johnny Lambert Rompis SpA (K).

Hadir secara live streaming, Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto Sp BTKV dan
Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi. Hadir pula keluarga pasien melalui Zoom/Live Streaming Youtube IPKPRS Kandou.
(sisco)




Dr Wiyono : Tidak Ada Pasien Mpoks di RSUP Kandou Manado, Berita dan Foto Beredar di Medsos Hoaks

Manado,GN- Terkait berita dan foto yang beredar di media sosial bahwa RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado ada pasien Mpoks yang sedang diwarat adalah Hoaks.

“Berita tersebut adalah hoaks,” tegas dr Wiyono, Manager Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/09/2024).

Dokter Yono sapaan akrabnya menjelaskan di rumah sakit Kandou memang ada pasien perempuan umur 61 tahun, masuk rumah sakit dengan kelainan kulit.Pasien diperiksa lebih lanjut dan dikolaborasikan dengan sangat disiplin.

Akan tetapi sebagai kewaspadaan, Langkah-langkah Pencegahan dan prosudur Mpoks tetap dilakukan oleh tim medis.

“Pasien tersebut kami lakukan dengan prosudur Mpoks yaitu pemeriksaan laboratoium dan swap atau hapusan tenggorok, hapusan nasuparing, hapusan leci dan hapusan anus, ilmu kulit menyimpulkan bahwa pasien tersebut didiagnosa herpes atau biasa disebut dengan muntah ular.” jelas dr Wiyono.

Dengan demikian dr Wiyono didampingi Asisten Manajer Tim Kerja Pelayanan Medik dr Christi Natalia Allow, Asisten Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas, Novita,SH, menegaskan hingga saat ini, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado tidak menerima pasien dengan kasus Mpox.

Dia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada pihak yang berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan dapat menimbulkan kepanikan,” tandas dr Wiyono.

Pihak rumah sakit juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular. (sisco/*)




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Nyeri Kronis di Area Pergelangan Tangan

Manado,GN – Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Edukasi kesehatan tentang Nyeri Kronis di area Pergelangan tangan.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka memperingati hari Nyeri sedunia. Kegiatan edukasi dilaksanakan diruang tunggu pasien poliklinik Bedah Jumat, (06/9/2024).

sebagai narasumber dr Sekplin Sekeon, SpN(K),MPH memaparkan bahwa berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis pada tangan dan pergelangan tangan serta penanganannya.

Menurut dr Sekplin, nyeri kronis di tangan dan pergelangan tangan adalah masalah umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

“Nyeri yang berkepanjangan dapat berdampak pada pekerjaan dan keseharian seseorang, termasuk kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti mengetik atau berpakaian,” ujar dr Sekplin.

Lanjut dr Seplin menjelaskan beberapa kondisi yang disoroti dalam penyuluhan ini antara lain Sindrom Terowongan Karpal, Jari Pelatuk, Sindrom De Quervain, dan radang sendi pada jari-jari tangan. Sindrom Terowongan Karpal, misalnya, terjadi ketika saraf median yang berjalan melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tertekan, menyebabkan kesemutan dan mati rasa. Penanganannya meliputi pemberian obat pereda nyeri, injeksi, dan pembedahan jika diperlukan.

Selain itu dr Sekplin, yang juga adalah Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, mengatakan mengenai pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.

“Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan ergonomi saat bekerja adalah beberapa cara yang dapat membantu mencegah terjadinya nyeri pada tangan dan pergelangan tangan,” jelasnya.

Dia menambahkan perawatan dini dan perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tangan dan pergelangan tangan, terutama bagi mereka yang sering menggunakan tangan dalam pekerjaan sehari-hari.

RSUP Prof dr RD Kandou Manado berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemandu acara memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk bertanya atau sharing terkait materi tentang Nyeri di Area Pergelangan Tangan sambil mengajak semuanya untuk terus berprilaku hidup bersih dan sehat.(*/sisco)




RSUP Kandou Manado dan KPU Sulut Sepakat Teken Kerjasama Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah

Manado,GN- Dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 maka semua calon kepala daerah di Sulawesi Utara  yang sudah resmi di usung oleh partai harus melakukan tes pemeriksaan kesehatan. Maka berkaitan dengan itu, KPU Sulut bersama RSUP Kandou Manado menggelar penandatanganan kerjasama pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah, Sabtu (24/8/2024) bertempat di Grand Novotel Manado.

Acara penandatanganan  tersebut  disaksikan oleh lima Komisioner KPU Sulut  dan Direksi RSUP Kandou Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Perencanaan & Keuangan Dr Erwin Sondang S. SSTP, MSi , Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Suwandi I Luneto, S.Kep, Ns, MKes.

Pada kesempatan itu Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyampaikan RSUP Kandou siap memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan profesional sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan.

“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan bahwa calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada tahun 2024 dalam keadaan sehat baik secara fisik serta mental,” ujar Dirut.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pencalonan kepala daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilihan tahun 2024.

“Pemeriksaan kesehatan adalah salah satu item dan merupakan syarat bagi calon kepala daerah. Jadi, ketika calon yang akan mendaftar memiliki dokumen yang lengkap, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan,” ujar Saelangi.

Hasil pemeriksaan kesehatan kata Saelangi, akan menentukan apakah calon tersebut mampu atau tidak memenuhi syarat dari segi kesehatan.

“Jika calon dinyatakan mampu dari syarat kesehatan, maka ia dianggap memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap pencalonan berikutnya,” kata Saelangi.

Diharapkan dalam kerjasama ini dapat memastikan bahwa proses pencalonan kepala daerah di Sulawesi Utara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar kesehatan yang sudah ditetapkan. (*/sisco)




Peringati HUT RI Ke- 79, RSUP Kandou Manado Gelar Sejumlah Kegiatan Lomba

Manado,GN- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Jumat (16/8/2024) Melaksanakan kegiatan Jalan sehat dan senam bersama.

Direktur Utama RSUP Prof Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyerahkan hadiah kepada pemenang door prize (foto: Gemparnews)

RSUP Kandou Manado juga menggelar lomba karaoke, mobile legend dan lomba ketangkasan.

Pantauan media gemparnews.com acara dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut ) RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty, MKes sekaligus membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Selain itu, RSUP Kandou juga menggelar door prize dengan memberikan beberapa pertanyaan terkait pelayanan kesehatan dan juga tentang Rumah sakit kepada peserta yang dapat menjawab dengan benar.

Hadir dalam kegiatan, selain direktur Utama terpantau juga Direktur PMKP dr Yeheskiel Panjaitan,S.H, MARS. Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto,Sp BTKV, Direktur Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi, Direktur SDM Ns Suwandi Luneto,MKes, para Manager dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)

 




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di Percayakan KPU Sulut Jadi Nara Sumber Dalam Kegiatan Rapat Koordinasi

Sulut,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dipercayakan oleh Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) menjadi salah satu Nara sumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi persiapan pemeriksaan kesehatan Pencalonan Pemilihan serentak nasional Tahun 2024. Acara yang berlangsung, Jumat (9/10/ 2024) bertempat di aula kantor KPU Sulut.

“Tugas yang dibebankan oleh undang-undang kepada kita itu sangat penting agar kita bisa memastikan bahwa bakal pasangan calon atau nanti yang terpilih itu sudah harus sehat” ujar Ketua KPU Sulut Kenly Poluan  saat membuka kegiatan rapat koordinasi.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan persiapan yang matang dalam pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah Tahun 2024.

Selain direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes juga narasumber dari Kepala BNN Sulut Pitra Andrias Ratulangi, Dinas Kesehatan Daerah Sulut dr Harto Necsen Linelejan, M.M.R.S CHCM dan Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh.

Dengan terlaksananya rakor ini, diharapkan proses pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan. (sisco)