RSUP Kandou Manado dan KPU Sulut Sepakat Teken Kerjasama Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah

Manado,GN- Dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 maka semua calon kepala daerah di Sulawesi Utara  yang sudah resmi di usung oleh partai harus melakukan tes pemeriksaan kesehatan. Maka berkaitan dengan itu, KPU Sulut bersama RSUP Kandou Manado menggelar penandatanganan kerjasama pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah, Sabtu (24/8/2024) bertempat di Grand Novotel Manado.

Acara penandatanganan  tersebut  disaksikan oleh lima Komisioner KPU Sulut  dan Direksi RSUP Kandou Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Perencanaan & Keuangan Dr Erwin Sondang S. SSTP, MSi , Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Suwandi I Luneto, S.Kep, Ns, MKes.

Pada kesempatan itu Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyampaikan RSUP Kandou siap memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan profesional sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan.

“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan bahwa calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada tahun 2024 dalam keadaan sehat baik secara fisik serta mental,” ujar Dirut.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pencalonan kepala daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilihan tahun 2024.

“Pemeriksaan kesehatan adalah salah satu item dan merupakan syarat bagi calon kepala daerah. Jadi, ketika calon yang akan mendaftar memiliki dokumen yang lengkap, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan,” ujar Saelangi.

Hasil pemeriksaan kesehatan kata Saelangi, akan menentukan apakah calon tersebut mampu atau tidak memenuhi syarat dari segi kesehatan.

“Jika calon dinyatakan mampu dari syarat kesehatan, maka ia dianggap memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap pencalonan berikutnya,” kata Saelangi.

Diharapkan dalam kerjasama ini dapat memastikan bahwa proses pencalonan kepala daerah di Sulawesi Utara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar kesehatan yang sudah ditetapkan. (*/sisco)




Peringati HUT RI Ke- 79, RSUP Kandou Manado Gelar Sejumlah Kegiatan Lomba

Manado,GN- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Jumat (16/8/2024) Melaksanakan kegiatan Jalan sehat dan senam bersama.

Direktur Utama RSUP Prof Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyerahkan hadiah kepada pemenang door prize (foto: Gemparnews)

RSUP Kandou Manado juga menggelar lomba karaoke, mobile legend dan lomba ketangkasan.

Pantauan media gemparnews.com acara dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut ) RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty, MKes sekaligus membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Selain itu, RSUP Kandou juga menggelar door prize dengan memberikan beberapa pertanyaan terkait pelayanan kesehatan dan juga tentang Rumah sakit kepada peserta yang dapat menjawab dengan benar.

Hadir dalam kegiatan, selain direktur Utama terpantau juga Direktur PMKP dr Yeheskiel Panjaitan,S.H, MARS. Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto,Sp BTKV, Direktur Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi, Direktur SDM Ns Suwandi Luneto,MKes, para Manager dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)

 




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di Percayakan KPU Sulut Jadi Nara Sumber Dalam Kegiatan Rapat Koordinasi

Sulut,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dipercayakan oleh Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) menjadi salah satu Nara sumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi persiapan pemeriksaan kesehatan Pencalonan Pemilihan serentak nasional Tahun 2024. Acara yang berlangsung, Jumat (9/10/ 2024) bertempat di aula kantor KPU Sulut.

“Tugas yang dibebankan oleh undang-undang kepada kita itu sangat penting agar kita bisa memastikan bahwa bakal pasangan calon atau nanti yang terpilih itu sudah harus sehat” ujar Ketua KPU Sulut Kenly Poluan  saat membuka kegiatan rapat koordinasi.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan persiapan yang matang dalam pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah Tahun 2024.

Selain direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes juga narasumber dari Kepala BNN Sulut Pitra Andrias Ratulangi, Dinas Kesehatan Daerah Sulut dr Harto Necsen Linelejan, M.M.R.S CHCM dan Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh.

Dengan terlaksananya rakor ini, diharapkan proses pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan. (sisco)




Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Bekerjasama KSM Mata dan Penyakit Dalam Gelar Edukasi Kesehatan di Jemaat GMIM Karunia Sea Satu

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD
Kandou Manado bekerjasama dengan KSM Mata dan Penyakit Dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial terkait Edukasi Kesehatan dan Talk Show tentang Kanker Payudara oleh dr Marcelius Merung, SpB,Onk(K), tentang Jantung Koroner oleh dr Victor Joseph, Sp.JP(K) tentang Nyeri Punggung oleh dr. Sekplim Sekeon, Sp.S,MPH sekaligus sebagai Kepala Instalasi Promkes RS. R.D. Kandou dan juga tentang Katarak oleh dr.Ade John Nursalim, Sp.M,MM,MARS di kolom 15 Jemaat GMIM Karunia Sea Satu yang dipimpin oleh Pdt. Frangky Wollah, M,Th Sabtu, (27/07/2024).

Ketua PHRG Fanie Rumengan SE, didampingi Sekretaris Tesalonika Aselly, SE, MSi menyampailan bahwa kegiatan ini berupa salah satu program kerja Panitia Hari Raya Gereja kolom 15 di tahun 2024 yang bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih kepada sesama jemaat, rasa saling menolong dan peduli kepada sesama umat manusia khususnya yang ada di kemaat Karunia Sea Satu, selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit- penyakit yang disampaikan oleh para narasumber sehingga semakin meningkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai penyakit.

Selain Kegiatan Edukasi Kesehatan dan Talk Show Kesehatan juga dilakukan Pemeriksaan Mata dan pembagian Kacamata Gratis, Seminar Kesehatan untuk keluarga serta Pengobatan Gratis.

Antusias jemaat yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat saat usai disampaikan materi langsung sejumlah jemaat yang hadir melontarkan beberapa pertanyaan kepada pemateri berkaitan dengan materi -materi edukasi dan talkshow, dan langsung dijawab oleh tim dokter saat itu juga.

Pelayan khusus Jemaat Kolom 15 Pnt. Dra. Vonnie Maleke didampingi Diaken Ns. Rolly Rondonuwu, S.Kep, Sp.KMB menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Promkes RS Kandou yang sudah bersedia hadir dan memberikan pengetahuan yang kepada jemaat kolom 15 terkait dengan kesehatan dan juga pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata dan Edukasi kesehatan.

Tim Promkes mewakili Manajemen mengucapkan terima kasih kepada jemaat GMIM Karunia Sea Satu khususnya kolom 15 yang sudah mempercayakan RSUP Kandou dalam melaksanakan baksos guna mendukung program pelayanan dikolom 15 jemaat Karunia Sea Satu. (*/sisco)




RSUP Kandou Bakal Miliki Gedung Kanker 12 Lantai, Jehezkiel Panjaitan : Rencananya Juli atau Agustus Peletakan Batu Pertama

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bakal miliki gedung kanker 12 lantai. Pembangunan gedung ini untuk menambah sarana dan prasarana dan menjawab kebutuhan pelayanan prima bagi masyarakat yang datang di RSUP Kandou.

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH (foto: Gemparnews)

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH kepada media Gemparnews.com ketika ditemui diruangan kerjanya mengatakan rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung kanker 12 lantai akan di laksanakan antara bulan Juli dan Agustus mendatang. Selain dibangun gedung kanker juga berbarengan dengan dua gedung lainnya yang saling berdekatan di RSUP Kandou Manado.

“Direncanakan peletakan batu pertama pada bulan Juli atau Agustus 2024 mendatang, untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker. Jadi ada tiga bangunan rencana akan kita bangun di sini tapi yang paling besar pembangunan gedung kanker ada 12 lantai,” kata dr Jehezkiel, Kamis (27/6/2024).

Lanjut kata dr Jehezkiel, lahan yang akan disiapkan untuk pembangunan gedung kanker 12 lantai terletak di parkiran depan RSUP Kandou Manado. ” Lahan itu nantinya menjadi tempat pembangunan gedung kanker 12 lantai, sesuai dengan maps dan sambil kita juga siapkan pembangunan dua gedung lainnya yang saling berdekatan,” jelas dr Jehezkiel.

Menurut dr Jehezkiel, pembangunan tiga gedung yang saling berdekatan ini gunanya untuk konektivitas antar ruangan gampang diakses. ” Kalau gedungnya berdekatan tentunya rumah sakit ini konektivitas atau integrasinya antar ruangan lebih gampang diakses,” tukasnya.

Pembangunan gedung kanker 12 lantai ini untuk peletakan batu pertama direncanakan dilakukan oleh Presiden atau menteri. “Sesuai wacana dan rencana, bapak presiden atau menteri atau juga Irjen yang akan melakukan peletakan batu pertama. Yang pasti pada Juli atau Agustus mendatang akan di lakukan kegiatan peletakan batu pertama untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker di RSUP Kandou,” pungkasnya. (sisco)




Jika Terjadi Kekosongan Obat, RSUP Kandou Bakal Lakukan Ini

Manado,GN- Untuk mengantisipasi tidak terjadinya kesalahan komunikasi (miss comunication) antara pasien atau keluarga pasien dengan pihak RSUP Kandou Manado terkait pelayanan, termasuk langkanya atau terjadi kekosongan salah satu obat dan juga obat pengganti sejenis yang sama komposisinya, maka pihak manajemen akan melakukan langkah dan terobosan yang sangat baik, dengan memberikan informasi lewat pemberitahuan juga menempel di setiap bilik kaca termasuk diarea apotik dan ruangan antrian pengambilan obat di setiap apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Manager Tim Kerja Pelayanan Penunjang RSUP Kandou Manado Nurliah Arsam,S.Si,Apt,MARS (foto: Gemparnews)

Langkah ini sangat tepat, sehingga pasien maupun keluarga pasien dapat mengetahui informasi apabila terjadi kelangkaan atau kekosongan salah satu obat di apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Hal itu di sampaikan oleh direktur utama RSUP Kandou Manado melalui Manager Tim kerja Pelayanan penunjang Nurliah Arsam, S.Si,Apt,MARS kepada sejumlah media ketika ditemui diruangan kerjanya, Kamis (20/6/2024).

“Kami akan memasang informasi di bilik kaca agar setiap pasien masuk bisa membaca. Kami akan menempel informasi dikaca bahwa Asetosal belum tersedia dan akan di ganti dengan produk obat yang sejenis, sama komposisinya dan fungsinya dengan merk inzana,” jelasnya.

Selain kekosongan obat Asetosal kata Nurliah, juga terjadi kekosongan obat Aspilets. Kekosongan obat Aspilets bukan hanya di RSUP Kandou, tetapi terjadi secara nasional menyeluruh di Indonesia.

“Kekosongan aspilets bukan hanya di RSUP Kandou tetapi terjadi di seluruh Indonesia. Hal ini terjadi bukan saat ini tetapi kekosongan itu dari akhir tahun lalu. Kekosongan obat ini, karena kelangkaan bahan baku dan nomor ijin edar belum keluar,” ujarnya.

Nurliah menuturkan selama ini RSUP Kandou terus berupaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi hal tersebut.

“Selama ini RSUP Kandou berupaya mencari kekosongan obat ini, solusi yang terbaik dan subtitusi obat yang sejenis dengan Asetosal 80mg,” ungkapnya.

Selain itu, pihak hukormas akan memasang Barcode di setiap tempat yang dapat di baca oleh pasien maupun keluarga pasien.

“Karena barcodenya masih terbatas maka Direktur layanan operasional menginstruksikan agar bagian hukormas untuk membuat barcode pengaduan yang lebih banyak dan Informasi – informasi terkait kekosongan obat harus di temple agar mereka dapat membaca, selain juga informasi ke DPJP,” pungkas Nurliah. (sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan Dinkes Bolsel Resmi Jalin Kerjasama

Manado,GN- Bertempat di hotel Aston Manado RSUP Prof Dr R D Kandou Manado melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Kamis (13/6/2024).

Perjanjian kerja sama meliputi pendidikan dan pelatihan ataupun magang, khususnya kegiatan yang terakreditasi.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado yang diwakili Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Kepala Dinas Kesehatan Bolmong Selatan, Saipul Botutihe SKM melakukan penandatangan MoU.

Luneto dalam sambutannya menyampaikan menyambut baik kerja sama RSUP Kandou Manado dengan Dinkes Bolsel.

“Merencanakan suatu hal yang baik itu adalah mulia. Dalam kerja sama kali ini kita buat tidak terlalu mengikat untuk satu hal saja, namun utamanya untuk kegiatan yang terakreditasi,” ungkap Direktur Suwandi Luneto.

Luneto menjelaskan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, RSUP Kandou Manado memang berkewajiban memfasilitasi, di antaranya pelatihan dan pendidikan (Diklat) untuk dinas kesehatan kabupaten/kota.

“Jadi kami wajib memfasilitasi untuk pelatihan dan pendidikan seperti ini, sesuai instruksi Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Pelatihan saat ini lanjut Luneto mengatakan tidak bisa lagi dilakukan asal-asalan karena memiliki kaitan erat dengan profesi.

“Bimbingan teknis (Bimtek) pun kini sudah harus diregistrasi. Ini supaya peserta pelatihan maupun bimtek akan mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP),” pungkasnya.

Diketahui SKP merupakan kewajiban dari seorang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

SKP harus dikumpulkan sebagai syarat dalam pengurusan Surat Izin Praktik (SIP), sesuai amanah dari UU Kesehatan No. 17 tahun 2023.

Hadir dalam acara tersebut Manager Diklat RS Kandou, dr Judy Sengkey MKes, Kabid Dinkes Bolsel, Febrial Riskal Podomi (Kabid P2) dan I Nyoman Sukawanayasa (Kabid Kesmas).(sisco)




Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Dirut RSUP Kandou Manado Ajak Tingkatkan Semangat Untuk Meraih Akreditasi JCI

Manado,GN- Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, Sabtu (01/6/2024) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Upacara Bendera bertempat dihalaman Gedung CVBC RSUP Kandou Manado.

Kegiatan upacara bendera dimulai tepat pukul 07.00 Wita. Sebagai pembina upacara Plt Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes diawali dengan pengibaran bendera merah putih serta membacakan amanat Upacara oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Dalam sambutannya Dirut mengatakan sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara.

“Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” kata Dirut Ivonne.

Dirut juga mengajak seluruh komponen untuk terus mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,” ucapnya.

Dirut menambahkan sebagai Civitas Hospitalia, dalam memperingati Hari Lahirnya Pancasila ini, untuk terus meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas kerja.

“Tahun ini kita akan menghadapi pelaksanaan Akreditasi Joint Commision Internasional (JCI) oleh karena itu dibutuhkan komitmen bersama, saling mendukung, bahu membahu, bergandengan tangan dari seluruh Civitas Hospitalia RSUP Kandou, agar segala rencana dan harapan kita semua bisa tercapai seperti beberapa tahun yang lalu saat meraih Akreditasi JCI yang pertama,” pungkasnya.

Di ketahui peringatan hari lahir Pancasila tahun 2024, mengambil tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. (sisco/*)




Fasilitas Sarana dan Prasarana di RSUP Kandou Manado Dalam Kondisi Baik dan Bersih

Manado,GN- Perkembangan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.03/I/0824/2015 Sebagai Rumah sakit Pendidikan kelas A dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/390/2014 sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional mengadakan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi sebagai mitra penyelenggaraan pendidikan S1 kedokteran dan pendidikan spesialis.

Nampak Depan Kantor RSUP Kandou Manado (foto: ist)

Selain hal tersebut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mengadakan kerja sama pendidikan dengan institusi kesehatan lainnya yang berada di Manado dan daerah sekitarnya. Pada tahun 2015 telah lulus paripurna akreditasi pelayanan versi tahun 2012.

Disamping itu, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk ditetapkan rumah sakit pendidikan dan pelayanan rujukan nasional yang unggul di Indonesia Timur.

Berkaitan dengan itu, maka management RSUP Kandou Manado terus melakukan pembenahan dari segi pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana sebagai bentuk pelayanan yang prima bagi masyarakat dan tentunya bagi pasien.

Lahan parkir depan kantor RSUP Kandou Manado (fofo: ist)

Pantauan media ini, Jumat (26/4/2024) mulai dari lahan parkir, kamar mandi hingga toilet dalam kondisi yang baik dan bersih. Bahkan terlihat petugas kebersihan yang melaksanakan tugas di lapangan dengan semangat, sesekali tersenyum ketika berpapasan dengan masyarakat, pasien maupun staf yang ada di RSUP Kandou Manado.

Kepada pasien, keluarga pasien maupun masyarakat yang mengunjungi RSUP Kandou Manado di himbau untuk menggunakan fasilitas sarana prasarana dengan baik, dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah sakit dan membuang sampah pada kotak sampah yang sudah di sediakan. (sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Fasilitasi Baksos Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Jemaat GMIM Sangkakala

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Sabtu (20/4/2024) memfasilitasi kegiatan Bakti Sosial (Baksos) pemeriksaan kesehatan gratis di jemaat GMIM Sangkakala Malalayang Satu.

Kegiatan baksos ini dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-2 Jemaat GMIM Sangkakala yang acara puncak Ibadah Agung akan dilaksanakan Minggu, 21 April 2024 besok.

Usai kegiatan bakti sosial, Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty,MKes mengatakan RSUP Kandou Manado memfasilitasi kegiatan bakti sosial. Bakti sosial ini terkait dengan pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan kesehatan fisik untuk anak – anak dan dewasa serta pemeriksaan jantung.

“Semua tenaga SDM, sarana prasarana dari RSUP Kandou termasuk obat – obatan dan pemeriksaan laboratorium dan juga pemberian kaca mata, semuanya secara gratis. Jadi ini pemeriksaan dan juga pengobatan,” kata Dirut Ivonne.

“Sebelumnya kami juga melakukan screening awal, ketika pada saat pemeriksaan misalnya terdapat sakit jantung disini juga ada pemeriksaan EKG atau ada juga lainnya, mereka sudah terdeteksi lebih dahulu. Dan kami juga anjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kata Dirut RSUP Kandou Manado juga melakukan penyuluhan, yang melibatkan instalasi promosi kesehatan, untuk memberikan edukasi kepada jemaat maupun masyarakat yang ada disekitarnya.

“Tujuannya supaya masyarakat dapat mengerti dan mengetahui tentang masalah – masalah kesehatan terkait katarak. Nah, kedepannya kami akan terus melakukan kegiatan mengenai kesehatan kepada jemaat maupun masyarakat sekitar,” jelas Dirut Ivonne.

Kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan secara gratis ini, RSUP Kandou Manado telah menyiapkan dokter spesialis, dokter residen atau calon dokter spesialis, dokter umum dan juga manager yang terkait pelayanan kesehatan. “Jadi semua kita libatkan di kegiatan bakti sosial ini,” ucap Dirut.

Sementara itu, Ketua Jemaat GMIM Sangkakala Malalayang Satu Pdt Detty Meyke Tampi,STh menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran Direktur Utama RSUP Kandou Manado bersama tim kesehatan yang sudah melakukan kegiatan bakti sosial di jemaat GMIM Sangkakala.

“Kami sangat bersyukur, Ibu Dirut RSUP Kandou Manado hadir bersama dalam kegiatan bakti sosial ini. Beliau turun langsung dalam kegiatan ini karena beliau juga bagian dalam pelayanan di jemaat Sangkala,” kata Pdt Detty.

Untuk jumlah anggota jemaat yang ikut melakukan pemeriksaan kesehatan, lanjut ketua jemaat mengatakan sesuai dengan daftar yang ada di perkirakan seratus lebih.

“Jemaat yang ikut pemeriksaan kesehatan, sebanyak seratus orang lebih dan sampai saat ini masih ada juga anggota jemaat melakukan pemeriksaan kesehatan,” terang Pdt Detty.

Untuk di ketahui,Jemaat GMIM Sangkakala merupakan pemekaran dari Jemaat GMIM Nafiri Malalayang Satu. Jemaat GMIM Sangkakala terdiri dari tiga kolom dengan jumlah jemaat 85 kepala keluarga atau diperkirakan 200 lebih jiwa plus simpatisan jemaat sangkakala. (sisco)