Dirut Prof Starry Rampengan Dampingi Dirjen Keslan Azhar Jaya Tinjau Gedung Oncology Center

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, M.HKes mendampingi Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM., MARS, meninjau pembangunan Gedung Oncology Center RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Selasa (25/8/2026).

Turut hadir Ketua Dewan Pengawas RS Kandou, Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, serta jajaran Dewan Direksi RSUP Kandou Manado.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan gedung pusat layanan kanker tersebut berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar yang sudah ditetapkan.

Dirjen Keslan juga meninjau kondisi struktur bangunan dan secara langsung melihat progres pekerjaan di setiap lantai, Gedung Oncology Center RSUP Kandou yang memiliki 12 lantai. Pembangunan gedung tersebut kini memasuki pada tahap akhir pembangunan.

Peninjauan secara menyeluruh untuk memastikan setiap bagian gedung dikerjakan sesuai dengan spesifikasi, sebelum digunakan untuk pelayanan kesehatan kedepannya.

Dari hasil peninjauan ini, selanjutnya akan menjadi bahan laporan kepada Menteri Kesehatan RI sebelum gedung pusat kanker tersebut difungsikan dan diresmikan.

Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI yang telah melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sulawesi Utara, khususnya di RSUP Kandou Manado.

“Terima kasih kepada Bapak Dirjen Kesehatan Lanjutan yang telah berkunjung dan melihat langsung kondisi serta perkembangan RSUP Kandou, termasuk pembangunan Gedung Oncology Center.Semua saran, masukan dan petunjuk yang diberikan untuk kemajuan RSUP Kandou tentu akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Menurutnya, arahan dari Kementerian Kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya RSUP Kandou Manado meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan sekaligus pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.(SM)




Dirut Prof Starry Rampengan Hadiri Acara Prosesi Wisuda Unsrat Manado

Manado,GN – Bertempat di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026) Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS, MH.Kes, menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado dalam rangka Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS-1, Profesi dan Sarjana Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027.

Pantauan media ini, Dirut Prof Starry Rampengan didampingi istri tercinta, dr. Inneke Sirowanto, Sp.OG menghadiri acara wisuda tersebut. Kehadiran Dirut dalam acara wisuda kali ini sebagai orang tua salah satu peserta wisuda, yakni dr Derren David Christan Homenta Rampengan, S.Ked.

Dokter Derren David Christan Homenta Rampengan sebelumnya telah mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan sebelum mengikuti acara wisuda. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan profesionalnya di bidang kedokteran.

Dirut Prof Starry Rampengan menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih putranya. Dirut berharap kelulusan tersebut menjadi awal bagi pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Sebagai orang tua, tentu kami bersyukur dan bangga. Setelah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti sumpah serta pelantikan, saya berharap Derren dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, dan selalu mengutamakan kepentingan serta keselamatan pasien,” ujarnya.

Pendidikan kedokteran kata Dirut Prof Starry Rampengan, tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi harus dilanjutkan dengan pembentukan karakter, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Ilmu harus dibarengi dengan integritas dan hati yang tulus dalam melayani. Seorang dokter harus terus belajar dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Bersama Kajati Sulut Gelar Sosialisasi Good Governance dan Penanganan Gratifikasi di Era Digital

Manado,GN – Tindak lanjut  implementasi Nota Kesepahaman (MoU) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kepatuhan hukum, serta mencegah praktik korupsi maka RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bersama Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Sosialisasi Good Governance dan Penanganan Gratifikasi di Era Digital, Kamis (6/8/2026).

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K)., FIHA., MARS., MH.Kes., menegaskan rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berintegritas.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus terus dijaga. Karena itu, prinsip good governance harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar memenuhi aturan administrasi. Transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, dan keadilan harus menjadi landasan dalam setiap pelayanan yang kita berikan,” kata Dirut.

Dijelaskannya bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru dalam menjaga integritas aparatur. Praktik gratifikasi kini tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui transfer elektronik, dompet digital, voucher elektronik, hingga berbagai bentuk hadiah berbasis platform digital.

“Seluruh pegawai harus memahami apa yang termasuk gratifikasi, bagaimana cara menolak, melaporkan, serta mengelolanya sesuai ketentuan. RS Kandou telah memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi sebagai bagian dari komitmen membangun organisasi yang bersih dan berintegritas,”ujar Ketua PERSI Sulut itu.

Kegiatan ini kata Dirut, diharapkan  mampu memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan rumah sakit serta meningkatkan kepatuhan seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH., MH., yang diwakili Koordinator Bidang Pidana Khusus, Dr. R. Bayu Probo Sutopo, SH., MH., menyampaikan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kejati Sulut dan RS Kandou Manado  dalam memberikan pendampingan hukum kepada mitra strategis.

“Kehadiran kami bertujuan memberikan proteksi dini agar potensi permasalahan hukum dapat dicegah sejak awal. Kami ingin membangun kesadaran bahwa etos kerja, rasa memiliki terhadap institusi, dan kekompakan merupakan benteng utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran,” terangnya.

Kata Dia, sebagian besar persoalan hukum berawal dari lemahnya pengawasan internal dan kurangnya kepedulian terhadap organisasi.

“Saya berharap tidak ada persoalan yang harus sampai menjadi laporan kepada kami. Jabatan itu bersifat sementara, tetapi integritas harus dijaga selamanya. Manfaatkan MoU ini untuk berkonsultasi dan mencari solusi sebelum muncul persoalan hukum,” ucapnya. (sisco)




Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUP Kandou Manado Gelar Baksos di Desa Rasi Ratahan

Manado,GN- RSUP Prof Dr  RD Kandou Manado turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan bagi masyarakat di Desa Rasi tepatnya di Gereja St. Stanigslaus, Desa Rasi Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sabtu, (25/7)2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Adapun jenis pelayanan kesehatan yang dilaksanakan adalah Pemeriksaan penyakit mata, antara lain katarak, kelainan refraksi, presbiopia, dry eye, pterigium, serta dugaan retinopati diabetik dan retinopati serta pemverian kacamata gratis, pemeriksaan kesehatan Jantung dan kesehatan anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pastor Paroki St. Lukas Ratahan, Pastor Macriano Pantow, Pr., Kepala Departemen Oftamologi Dr. dr.Ade John Nursalim, MM, MARS, Chm, FICS Kepala Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Ruslianto Urendeng, S.H., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Serta para Dokter spesialis, perawat, Residen dan mahasiswa relawan catholic orchestra.

Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga memperoleh edukasi dengan tema “Kanker pada Mata”, yang membahas pentingnya mengenali tanda dan gejala kanker mata, faktor risiko, serta pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat. selain itu juga edukasi tentang pengenalan pelayanan kedokteran nuklir yg merupakan layanan satu satunya disulawesi utara oleh dr Arlene Angelina, Sp.KN- TM. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila menemukan kelainan pada mata, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih baik.

Kepala Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.(sisco/*)




Hari Anak Nasional 2026, Dirut Prof Starry Rampengan Berikan Dukungan dan Bantuan Bagi Anak di Pusat Pelayanan Kanker Estella

Manado,GN – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026, yang diperingati pada tanggal 23 Juli 2026 dengan mengusung tema utama “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia.

‎‎RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, terus memberikan dukungan, hiburan, serta bantuan bagi anak-anak, pasien serta orang tua pendamping yang dilaksanakan di ‎Pusat Pelayanan Kanker Anak Estella.

‎Kegiatan ini secara rutin digelar setiap tahunnya dengan mengelar berbagai kegiatan untuk anak-anak yang sedang dirawat di pusat pelayanan kanker Estella.

‎Direktur Utama ‎RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof  Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K),FIHA,MARS hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, juga hadir dokter spesialis anak Prof Max Mantik ‎dan sejumlah dokter lainnya.

‎‎Dirut Prof Starry Rampangan mengatakan pasien yang datang dari berbagai pelosok khususnya Indonesia bagian timur dengan latar belakang ekonomi yang berbeda.

‎”Meski dalam keadaan sakit, namun mereka bisa tersenyum bahagia walaupun tengah pergumulan menjalani perawatan penyakit kanker, namun tekad mereka untuk sembuh begitu besar,” ucapnya.

‎Mereka adalah generasi penerus bangsa, dan tentu saja kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik agar supaya anak – anak bisa sembuh dengan mendapatkan fasilitas terbaik, apalagi tidak lama lagi gedung Cancer Center akan rampung tahun ini.

“Hingga tahun depan secara bertahap akan di lengkapi peralatan yang lengkap dengan 148 tempat tidur dan diharapkan menjadi pusat rujukann kanker terpadu,” pungkas Dirut.

‎‎Dalam kegiatan ini juga digelar berbagai kegiatan dilaksanakan seperti lomba mewarnai kategori anak kecil dan remaja, lomba cuci tangan, lomba kebersihan tempat tidur dan ruangan lomba lainya. (sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Jabarkan Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 Tentang Rumah Sakit

Manado,GN- Seluruh pimpinan rumah sakit se-Sulawesi Utara menggelar pertemuan perdana dengan agenda utama pembahasan pelantikan pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Sulawesi Utara periode 2026-2030. Kegiatan ini juga sertai sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit, Rabu (22/7/2026)

Dihadapan sejumlah audiens pimpinan rumah sakit se- Provinsi Sulawesi Utara, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) FIHA MARS, menjabarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit.

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan bahwa Permenkes nomor 6 tahun 2026 menjadi salah satu regulasi penting terhadap penguatan penyelenggaraan pelayanan kesehatan, peningkatan mutu, serta pengendalian tata kelola rumah sakit di wilayah Indonesia.

Regulasi ini menjadi pedoman bagi rumah sakit dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan ke depan. Diperlukan komitmen bersama seluruh unsur rumah sakit untuk memastikan pelayanan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujar Dirut.

Lanjut, Permenkes 6/2026 juga menjadi pedoman bagi rumah sakit dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan ke depan nantinya.

“Diperlukan komitmen bersama seluruh unsur rumah sakit untuk memastikan pelayanan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” jelas Dirut.

Untuk diketahui, Permenkes 6/2026 tentang Rumah Sakit adalah regulasi komprehensif dengan mencabut 21 peraturan lama (seperti pedoman hospital by laws, tata cara rekam medis hingga klasifikasi izin).

Dengan hadirnya Permenkes 6/2026 untuk dapat menciptakan tata kelola fasilitas kesehatan di Indonesia yang lebih transparan, akurat dan terintegrasi digital ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, sejumlah narasumber nasional di bidang perumahsakitan, manajemen mutu, etik rumah sakit, serta pembiayaan kesehatan juga hadir dalam kegiatan ini.

Adapun narasumber Seminar Nasional yakni Dr Bambang Wibowo, SpOG. Subsp.K.Fm, MARS, FISQua – Ketua PERSI Pusat, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, SH, M.Si., Sp.FM(K) – Ketua MAKERSI Pusat, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, dr. Mokhamad Cucu Zakaria, MHPM, AAAK – BPJS Kesehatan Regional X Sulut.

Sementara untuk Workshop Nasional akan menghadirkan dr. Djoni Darmadjaia, Sp.B, MARS, FISQua, MQM, CHAE, CHRA dan Dr. dr. Aryati Wahida Daud, MARS, FISQua, CERG, QRGP, QRMQ, CGRCP.

Peserta kegiatan ini ditujukan bagi seluruh unsur pengelola pelayanan kesehatan, mulai dari Direktur Rumah Sakit, Wakil Direktur, manajemen rumah sakit, Ketua Komite Medik, Ketua Komite Mutu, dokter, perawat, tenaga kesehatan, pengelola rekam medis, tim akreditasi rumah sakit, akademisi hingga praktisi kesehatan.

Diketahui, dalam kepengurusan periode 2026-2030, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes terpilih sebagai Ketua PERSI Wilayah Sulawesi Utara. (sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Pantau Progres Gedung Kanker Terpadu

Manado,GN – Semenjak Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD PhD pada bulan Februari 2025 lalu, membuka Ground Breaking pembangunan gedung kanker 12 lantai  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, kini gedung Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado tinggal menunggu proses penyelesaian pekerjaan.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS pada Selasa, (21/07/2026) melakukan telusur untuk memastikan progres penyelesaian pekerjaan gedung Kanker Terpadu.

Turut hadir mendampingi Dirut RSUP Kandou Manado yakni Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian dr June Laukati,M.Kes bersama Manager dan Asisten Manager.

Telusur dimulai dari lantai satu sampai lantai 11, Dirut memantau ruangan onkology, juga ruangan perawatan dan lainnya.

Untuk diketahui gedung yang akan dibangun ini memiliki 11 lantai dan 1 basement dengan luas total 22.578 m². Nantinya, gedung ini akan dilengkapi dengan 148 tempat tidur, 3 kamar operasi modular, Peralatan canggih seperti CT Simulator, Linear Accelerator, SPECT-CT, dan Brachyterapi.

RSUP Kandou Manado menjadi salah satu penerima hibah luar negeri sesuai project Islamic Development Bank (IsDB) yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk pembangunan Gedung Kanker Terpadu.

Dengan fasilitas ini, RSUP Kandou Manado akan menjadi pusat rujukan utama bagi pasien kanker dari berbagai provinsi di Indonesia Timur. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Terima Kunjungan Kerja RSUD Toto Kabila Bone Bolango

 

 

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA, MARS di dampingi Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Wega Sukanto,SpB.TKV menerima kunjungan kerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango, Rabu (22/7/2026).

 

Maksud kunjungan dari RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango ini untuk studi banding mempelajari berbagai sistem pengelolaan rumah sakit sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Fokus pembahasan RSUD Toto Kabila pada empat substansi utama, yakni penerapan Tim KJSU-KIA sebagai rumah sakit pengampu wilayah, implementasi sistem remunerasi pegawai, metode penentuan tarif layanan kesehatan berdasarkan analisis unit cost, serta tata kelola Tim Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) atau Pelayanan Informasi Publik.

Terkait itu, Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou sebagai tujuan studi banding. “Terima kasih banyak atas kepercayaan kepada RSUP Kandou. Kami menerima dengan senang hati maksud dan tujuan kunjungan ini. Nantinya tim dari RSUD Toto Kabila akan dipandu oleh tim kami sesuai kebutuhan agar seluruh informasi yang diperlukan dapat diperoleh secara optimal,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Dirut mengatakan apabila di kemudian hari RSUD Toto Kabila berminat menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit pengampu, maka terdapat mekanisme dan tahapan yang harus dilalui sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. “Apabila RSUD Toto Kabila tertarik menjadikan RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Kami akan melaporkannya kepada Bapak Menteri Kesehatan dan selanjutnya dimasukkan dalam perencanaan pengampuan,” jelas Dirut.

 

 

Untuk saat ini kata Dirut, sesuai dengan regulasi yang berlaku, statusnya masih sebatas studi banding. Dirut menegaskan komitmen RSUP Kandou untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang telah diterapkan, sehingga dapat menjadi referensi bagi RSUD Toto Kabila dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kami siap memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan studi banding ini,” ucap Dirut. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Rutin Tinjau Ruangan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K),FIHA, MARS kembali melakukan peninjauan di area RSUP Kandou Manado, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan rutin Dirut Prof Starry H Rampengan menjadi motivasi bagi setiap pegawai, tenaga kesehatan di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Pantauan awak media ini, Dirut awalnya melakukan tinjauan di Irina A bagian bawah kemudian Irina A bagian atas. Di Irina A Dirut terpantau mengecek berbagai fasilitas.

Selanjutnya, Dirut Prof Starry meninjau ruangan Irina A Teratai. Ruangan A Teratai, Dirut terpantau melakukan dialog dengan tenaga kesehatan dan menanyakan kendala dan keperluan di ruangan Irina A Teratai.

Paninjauan lapangan oleh Dirut prof Starry merupakan komitmen untuk terus menjaga pelayanan di RSUP Kandou Manado tetap berjalan lancar.

Turut hadir dalam kegiatan telusur ini, diantaranya Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto, para Manager serta asisten Manager di RSUP Kandou Manado. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Apresiasi Keberhasilan Tim Bedah Plastik RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS melakukan pemantauan data pasien pasca menjalani Prosedur Lymphovenous Bypass (LVB) Surgery pertama di Sulawesi Utara, Rabu (1/7/2026). Dirut juga memonitor pemeriksaan lanjutan pasien di poli pasca tindakan untuk memastikan proses pemulihan.

Dirut menyampaikan apresiasi kepada tim bedah Plastik RSUP Kandou Manado atas keberhasilan dan komitmen serta dedikasi dalam meningkatkan kompetensi pelayanan bedah plastik di rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia Timur tersebut.

Peningkatan kompetensi tenaga medis kata Dirut, terus dilakukan seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, RSUP Kandou Manado membangun komunikasi dan menjalin kolaborasi dengan Rumah Sakit di Jakarta melalui program pendampingan, transfer pengetahuan, dan penguatan kompetensi tenaga kesehatan.

“Pengembangan kompetensi menjadi kunci agar pelayanan jantung di RSUP Kandou terus berkembang. Kami memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi dengan RS lainnya merupakan langkah strategis agar berbagai tindakan medis yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di rumah sakit tertentu kini dapat dikerjakan di RSUP Kandou,” kata Dirut.

Manajemen RSUP Kandou Manado berkomitmen memperkuat pelayanan melalui pemenuhan sumber daya manusia yang kompeten. Selain itu, diperlukan pengadaan peralatan kesehatan yang modern, untuk menunjang berbagai tindakan medis dan operasi dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Dengan penguatan SDM, kolaborasi bersama rumah sakit rujukan nasional, serta dukungan teknologi kesehatan yang memadai, Rumah Sakit Umum Pusat RD Kandou Manado optimis masyarakat bumi nyiur melambai bahkan Indonesia Timur mendapat layanan kesehatan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Sebagai pimpinan rumah sakit yang selalu memberi perhatian terhadap kondisi pasien, Dirut selalu konsisten meskipun disibukan dengan berbagai agenda. Bukti perhatian Dirut Prof Starry secara rutin turun langsung memantau pelayanan dan memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan optimal, hingga masa pemulihan pasca operasi. (sisco)