RSUP Kandou Menggelar Webinar Interprofessional Collaboration

Manado,GN- Webinar Interprofesional Collaboration RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang Manado dengan tema current management of Retinopathy of Prematurity (ROP) Sabtu,(24/7/2021) menghadirkan pembicara Prof dr RIta Sita Sitorus, SpM(K) PhD, Dr dr Vera Sumual, SpM(K) , Dr dr Rocky Willar, SpA(K), Dr dr Johnny Rompis, SpA(K).

Sebagai moderator dalam Webinar ini dr Eugeni Sumanti, Sp.M(K) sementara Ketua panitia dr Novanita Satolom, SpM(K) sebagai Master of Ceremony membuka doa.
Secara resmi Webinar dibuka oleh Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr R D kandou Dr dr Jimmy Panelewen, SpB KBD Yang diwakili oleh Direktur pelayanan medik dr Jehezkiel Panjaitan.

Usai membuka acara dilanjutkan dengan sesi Webinar oleh pemateri Dr dr Johnny Rompis, SpA(K) mengenai perawatan bayi prematur, Dr dr Rocky Willar, SpA(K), membawakan materi mengenai komplikasi dari bayi prematur, Prof dr RIta Sita Sitorus, SpM(K) PhD, membawakan materi mengenai penapisan (screening) bagi bayi prematur dan Dr dr Vera Sumual, SpM(K) , membawakan materi mengenai tata laksana dari retinopathy of prematurity.

Acara yang juga di sertifikasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) ini Dihadiri oleh sekitar 400-an orang yang berasal dari tenaga kesehatan terutama dokter dan perawat. Setelah selesai penyampaian materi, Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Pertanyaan dari berbagai macam daerah di Indonesia bermunculan dan sebagian besar memang merupakan kendala yang ada di lapangan Kondisi yang ada misalnya minimnya tenaga kesehatan dan jauhnya lokasi pelayanan kesehatan dari Fasilitas kesehatan rujukan.
Webinar kemudian menjadi sarana untuk berdiskusi antar profesional tenaga kesehatan mengenai peran masing-masing Petugas pemberi asuhan dan merumuskan berbagai macam solusi dalam hal tatalaksana bayi prematur dan manajemen dari retinopathy of prematurity.

Melalui webinar ini para pembicara juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dokter dan perawat dalam tatalaksana bayi prematur dan penapisan pasien retinopathy of prematurity. Berbagai macam media teknologi seperti telemedicine dan konsultasi melalui media daring bisa menjadi salah satu alternatif terutama dalam masa pandemi ini.

Diharapkan melalui webinar ini Performa dari kolaborasi interprofesional dapat semakin ditingkatkan terutama untuk tatalaksana retinopathy of prematurity tetapi juga dalam bidang lain yang terkait. Rumah Sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan yang terdiri dari berbagai macam profesi Dapat bekerjasama dalam satu upaya kolaborasi ini.

Acara Webinar ditutup dengan doa oleh sekretaris panitia dr Elbetty Simanjuntak, M Biomed, SpM dan dilanjutkan dengan ucapan terimakasih oleh ketua kelompok staf medik (KSM) Ilmu kesehatan mata RSUP Kandou Dr dr Vera Sumual, SpM(K). Ucapan terima kasih kepada segenap panitia, dewan direksi RSUP Kandou dan jajarannya, kepala departemen Ilmu kesehatan mata RSCM/Universitas Indonesia, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, tim dari instalasi SIMRS, Instalasi promosi kesehatan dan pemasaran rumah sakit dan HUMAS, IDI Provinsi Sulawesi utara, PERDAMI, IDAI, para residen Dan semua pihak terkait yang telah bekerjasama untuk mensukseskan acara ini. “Berharap agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pasien safety,” tandasnya. (*/sisco)




Takasenseran : Pelayanan Di RSUP Kandou Manado Dapat Dipertanggungjawabkan

Manado,GN- Masa Pandemi ini, semua Prosedur Pelayanan yang ada di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado terkait pelayanan Pasien yang terpapar covid 19 maupun pasien non covid 19, telah mengikuti mekanisme dan regulasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara Ilmiah Kedokteran,etis maupun hukum.Hal itu disampaikan dr Hanry Takasenseran menanggapi issue yang viral beredar di media sosial (medsos).

Koordinator pelayanan medik RSUP Prof Dr RD Kandou Manado ini menjelaskan keabsahan semua tindakan yang diambil dan hasil pemeriksaan khususnya laboratorium dan tindakan medis yang diambil oleh dokter dalam penanganan perawatan pasien di RSUP Kandou Manado dapat dipertanggungjawabkan dengan alasan klinis dan indikasinya.

Lanjutnya mengatakan semua alat pemeriksaan di RSUP Kandou Manado ada standarnya sehingga hasil yang di keluarkan dapat di pertanggungjawabkan. ” Jadi secara umum semua tindakan medis yang dilakukan dalam penanganan perawatan pasien di RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit yang terakreditasi secara nasional maupun internasional dapat di pertanggungjawabkan secara Ilmiah Kedokteran secara etis dan secara hukum,”tandasnya.

Dia berharap dengan kondisi yang sangat sulit ini dengan Pembatasan, marilah kita bersama-sama mengikuti arahan pemerintah menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kegiatan, supaya masa pandemi ini dapat dilewati. (sisco)




RSUP Kandou Manado Sosialisasikan Pojok Baku Dapa Bagi Pengunjung Pasien

Manado,GN- Pembatasan aktivitas yang saat ini di lakukan oleh pemerintah untuk mengurangi dan mencegah penyebaran covid-19 ditengah-tengah masyarakat. Pembatasan ini berlaku juga bagi pengunjung di RSUP Kandou Manado. Bahkan managemen mengambil langkah untuk meniadakan dan membatasi keluarga pasien yang berkunjung di rumah sakit. Bagi keluarga pasien di batasi hanya satu orang saja yang menjaga pasien di setiap ruangan inap. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan rumah sakit termasuk di dalam ruangan perawatan inap.

Meskipun rumah sakit membatasinya, namun inovasi dan langkah yang bijaksana juga di lakukan oleh rumah sakit dengan menghadirkan ruangan khusus bagi pengunjung untuk dapat berkomunikasi dengan pasien dan penjaga pasien. Ruangan yang disiapkan khusus oleh rumah sakit adalah “Ruang Pojok Baku Dapa”.

Ruangan ini berfungsi bagi pengunjung dan keluarga pasien untuk dapat berkomunikasi dan melihat kegiatan pelayanan melalui aplikasi zoom di ruangan pojok Baku dapa yang telah disediakan khusus oleh rumah sakit.
Berkaitan dengan hal itu, bagian Hukormas RSUP Kandou Manado terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengunjung yang ada di rumah sakit.

Terpantau awak media ini, sosialisasi yang dilakukan oleh bagian Hukormas RSUP Kandou Manado kepada sejumlah pengunjung dan keluarga pasien dirumah sakit
Salah satu pengunjung dan juga keluarga pasien yang berasal dari desa kiniar Tondano mengapresiasi langkah dan inovasi dari management rumah sakit Kandou Manado. ” Ini sangat bagus, sekalipun torang nda bisa masuk ke ruangan pasien, namun rumah sakit sudah menyiapkan ruang khusus pojok Baku dapa walaupun hanya lewat zoom,” ujar Ibu Yetty dengan dialeg lokal Manado Selasa,(13/7/2021).

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hukormas RSUP Kandou Manado Novita,SH menjelaskan bahwa untuk mencegah penyebaran virus covid-19, maka RSUP Kandou Manado saat ini membatasi pengunjung dan keluarga pasien yang datang di rumah sakit. Sehingga RSUP Kandou Manado terus melakukan sosialisasi ruang khusus pojok baku dapa kepada masyarakat dan pangujung. ” Memang ruang pojok baku dapa ini, sudah lama di siapkan oleh rumah sakit dan kami terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahkan pengunjung ataupun keluarga pasien terkait fungsi dari ruang pojok baku dapa,” jelas Kasubag.

Selain itu, Kasubag mengatakan pihak rumah sakit telah mengeluarkan aturan untuk meniadakan jam kunjungan selama masa pandemi. ” Ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran covid-19 di ruangan inap. Sebab pasien yang ada di ruangan inap butuh penyembuhan dan ini langkah preventif, jangan sampai ada pengunjung masuk sehingga pasien terkonfirmasi covid-19. Sekali lagi kami mengharapkan, bagi masyarakat dan pengunjung menggunakan ruang pojok baku dapa untuk dapat berkomunikasi dengan pasien,” tandasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Sosialisasi PET Era Revolusi Industri 4.0 Transparansi, Ketepatan waktu Dan Integrasi Informasi

Manado,GN- Aplikasi PET harus dimaksimalkan karena dampaknya bukan hanya kepada Direksi tapi juga kepada seluruh jajaran civitas Hospitalia RSUP Kandou Manado.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD saat menggelar sosialisasi Aplikasi Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET) Kamis, (17/6/2021) yang di hadiri Jajaran Direksi, para Koordinator dan Sub Koordinator, serta para Kepala Instalasi diruang Aula lt. RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

“PET ini merupakan indikator kinerja dari Direktur Utama yang dibebankan oleh kementerian keuangan terhadap pengelolaan keuangan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang merupakan proyek perubahan Direktur Perencanaan Keuangan dan Barang Milik Negara dalam keikutsertaan pada PIM 2 dan perlu diupayakan terus agar implementasinya bisa terwujud dan outputnya bisa terpenuhi secara paripurna,” ujar Panelewen.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Keuangan dan Barang Milik Negara RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dewi Anggraini SE MM mengatakan bahwa di era revolusi industri 4.0 transparansi, ketepatan waktu dan integrasi informasi di bidang perencanaan dan pengelolaan uang serta barang di rumah sakit menjadi suatu kebutuhan dan tuntutan bagi rumah sakit. ” Oleh karena itu, inovasi berupa Sistem Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET) telah disiapkan oleh rumah sakit sebagai jawaban dari kebutuhan ini,” terangnya.

Dia berharap, melalui sistem ini semua kebutuhan di rumah sakit dapat terpenuhi dengan tepat waktu, efektif, efisien dan transparan. ” Kemampuan adaptasi untuk mengubah pola lama ke pola baru dari semua elemen rumah sakit yang terlibat dalam proses ini, secepatnya dapat mengantarkan ke suatu titik daya lontar baru dalam perkembangan rumah sakit,” tandasnya.

Diketahui sosialisasi ini dilaksanakan guna persiapan penyusunan anggaran tahun anggran 2022, maka usulan anggaran yang berasal dari masing – masing Instalasi, Unit, Bidang akan di input melalui Aplikasi Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET) mengingat Aplikasi PET merupaakan salah satu Indikator BIOS yang ditetapkan oleh PPK – BLU dalam hal modernisasi pengelolaan BLU terkait perencanaan berbasis Elektronik yang berasal dari Bottom-up. (sisco/*)




Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Tetap Buka Pelayanan Pasien

Manado,GN- Menjelang libur panjang dalam rangka hari raya idul fitri 1442 Hijriah 13-14 Mei 2021, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado tetap membuka pelayanan bagi pasien. Ini dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD kepada media gemparnews.com saat di temui di ruangan kerjanya, Senin (10/5/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto : gemparnews)

Dijelaskannya, pelayanan kepada pasien tetap berlangsung terus, namun ada pembatasan-pembatasan pelayanan yang tidak dikerjakan di hari libur misalnya operasi yang direncanakan, tetapi operasi yang sifatnya emergency (darurat red) tetap di kerjakan. ” Mungkin poliklinik,tetapi kalau hari Rabu poliklinik masih tetap buka, juga hari sabtu tetap buka, pelayanan rawat inap juga tetap dikerjakan, namun ada pelayanan di hari libur tidak kami kerjakan. Jadi untuk operasi yang sifatnya emergency darurat tetap dilakukan dan kerjakan,” jelas Dirut Panelewen.

Sementara kesiapan obat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado termasuk ketersediaan obat masih cukup. ” Itu sebabnya kami terus antisipasi, sehingga tadi kami sudah melakukan pertemuan untuk memastikan obat dan kemudian mengantisipasi lonjakan pasien covid-19 itu dibahas secara mendalam dan menyeluruh, sehingga saya meminta untuk melakukan manajemen resiko untuk mencari tahu mana yang kira-kira resiko yang muncul disaat libur dan pasca libur. Termasuk juga melakukan kajian jikalau terjadi resiko itu, bagaimana kita melakukan mitigasi,” tandasnya. (sisco)




Tingkatkan Mutu Pelayanan, Instalasi Radiologi Gelar Rapat Rutinitas Gali Inovasi Baru

Manado,GN- Rapat rutinitas dari bagian Radiologi dengan Direktur Medik Penunjang Keperawatan dan Direktur SDM Pendidikan dan Umum terkait bagaimana peningkatan mutu pelayanan termasuk mutulisasi dari alat yang tentunya membutuhkan tenaga-tenaga profesional. Hal itu sampaikan oleh Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes usai melakukan rapat dengan bagian Istalasi Radiologi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Rabu (14/4/2021).

 

“Bagaimana peningkatan mutu pelayanan termasuk mutulisasi dari alat yang tentunya membutuhkan tenaga-tenaga profesional. Kedepannya,tetap kita akan melakukan pelatihan-pelatihan, supaya alat yang ada di radiologi itu bisa di gunakan,” kata Dr Ivonne.

Sementara itu, di tempat yang sama Direktur Medik Penunjang Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan mejelaskan tujuan rapat tersebut. ” Jadi begini, rapat tadi terkait perbaikan kinerja sekaligus mencari inovasi-inovasi baru dari kepala instalasi baru, bagaimana dan apa yang akan di kembangkan, karena tujuan ke depannya RSUP Kandou Manado sesuai renstra dan unggulan atau branding,” jelasnya.

Lanjut Dia mengatakan, banyak ide, gagasan dan inovasi-inovasi yang sudah berjalan namun pihaknya tetap mengarahkan supaya gagasan tersebut bisa tercapai. “Ini kita juga menggagas untuk mengarahkan kesana dan inovasi yang sudah banyak berjalan supaya bisa tercapai. Selain itu kita gali lagi terobosan dan tindakan-tindakan pelayanan baru, supaya menjadi revenue maupun unggulan. Kita juga terus menggenjot RSUP Kandou Manado karena juga menjadi rumah sakit pendidikan dan juga bidang penelitian,” tandasnya. (sisco)




Peringati Hari Ginjal Sedunia, Promkes Bersama Divisi Ginjal Dan Hipertensi RSUP Kandou Manado Gelar Penyuluhan

Manado,GN- Memperingati Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day Kamis, (11 Maret 2021) besok, Instalasi Promosi Kesehatan Dan Pemasaran RSUP Prof dr RD Kandou Manado dibawah pimpinan dr Sekplin Sekeon, MPH, SpS bekerja sama dengan Divisi Ginjal dan Hipertensi Bagian/KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof dr RD Kandou Manado Rabu, (10/3/1021) menggelar kegiatan penyuluhan tentang kesehatan ginjal kepada pasien dan keluarga pasien yang berada di ruang tunggu poliklinik Bedah.

Suasana Penyuluhan Di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto : ist)

Hari Ginjal Sedunia kali ini RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melalui Promkes bersama Divisi Ginjal dan Hipertensi mengangkat tema “Hidup Berkualitas Dengan Penyakit Ginjal” oleh dr Cerelia Sugeng, SpPD.

Pada kesempatan itu, pembawa materi mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan ginjal melalui pemilihan makanan yang tepat, tidak mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan dan berolahraga secara teratur.

Diketahui rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ginjal Sedunia ini dilaksanakan disepanjang bulan Maret 2021 dimulai dengan kegiatan penyuluhan tersebut, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi di ruang hemodialisa, berupa talk show dan webinar.

Selain itu juga Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Kandou Manado dr. Sekplin, MPH, SpS memperkenalkan Aplikasi telmek (Telemedicine Kandou) yang merupakan salah satu sarana tehnologi untuk mempermudah pasien mendapatkan pelayanan kesehatan dari jarak jauh berupa konsultasi antara pasien dengan dokter melalui video call. ” Sebagai bentuk apresiasi dari instalasi promosi kesehatan rumah sakit dan juga Bagian Ilmu Divisi Ginjal dan Hipertensi Bagian/KSM Ilmu Penyakit Dalam, kami memberikan ucapan terima kasih dalam bentuk gimik berupa Masker dan juga face shield kepada peserta penyuluhan khususnya bagi yang telah bertanya jawab langsung dengan dokter yang membawakan materi,” tutupnya.

Pasien dan keluarga pasien yang ikut dalam penyuluhan tersebut sangat antusias dengan bertanya jawab langsung dengan dr.Cerilia Sugeng, Sp.PD seputar penyakit ginjal usai penyampaian materi tentang Gagal Ginjal Kronik. (*/sisco)




Dirut RSUP Kandou Manado Resmi Buka Orientasi Pegawai Non PNS

Manado,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr.R.D. Kandou Manado Dr.dr Jimmy Panelewen SpB.KBD, di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr Ivonne Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan dan Kabag Pendidikan dan Penelitian Irwan Kawulusan.SH, Membuka secara resmi Orientasi Pegawai non PNS, Selasa (05/01/2021) di lantai 2 Aula RSUP Kandou.

Rekrutmen Pegawai Non PNS tahun 2020 sebagai upaya pemenuhan tenaga kesehatan (Nakes) dan optimalisasi pelayanan Covid-19,RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Direktur memberikan apresiasi kepada teman teman yang akan bergabung dengan keluarga besar RSUP Kandou, Baik Dokter Perawat,Apoteker, Asisten Apoteker, Akuntansi, Analis keuangan,Analisis Hukum, Piskolog dan Programmer.

Kegiatan Orientasi Pegawai Non PNS RSUP Kandou Manado (foto : ist)

 

“ Anda patut berbangga karena dari sekian banyak yang ingin bergabung di RSUP Kandou kalian lah yang mendapatkan kesempatan ini untuk bisa berbakti kepada negara dan bangsa melalui Pelayanan yang akan anda berikan,sesuai tupoksi yang didasarkan dengan pilihan dan lowongan yang di buka oleh RSUP Kandou,” kata Dirut Panelewen.

Di sampaikannya bahwa RSUP Kandou Manado telah mengikuti dan terekom misi dengan apa yang disebut akreditasi Rumah Sakit,Akreditasi KARS, KARS internasional dan beberapa penghargaan yang diterima sehingga menunjukan ada pengakauan.

“karena penghargaan- penghargaan ini kita harus menjawab apa yang telah di legitimasi oleh institusi diluar rumah sakit atau badan diluar Kementerian Kesehatan yang telah menilai pelayanan-pelayanan kita,” sambung Dirut.

Direktur menegaskan kepada pegawai pegawai yang baru bergabung untuk memposisikan diri, bertanggung jawab terhadap nama baik RSUP Kandou dengan cara melakukan pekerjaan sesuai tupoksinya masing masing.

“Anda siap menjadi garda terdepan memberikan pelayanan terbaik di RSUP Kandou,karena saat ini kita berada dalam kondisi yang betul-betul harus di lakukan bersama-sama,dimana Pandemi Covid 19 banyak tekanan yang di hadapi melebihi kondisi normal sebelum adanya Pandemi Covid 19,” Terangnya.

Dirut Panelewen juga meminta kerjasama yang baik saling berkoordinasi satu dengan yang lainnya karena tantangan yang di hadapi dan issue tentang pelayanan di RSUP Prof Kandou Manado.

“Pada saat ini anda mungkin membaca dari orang yang mengenal anda di sosmed dan anda merasa saya baru mau bergabung tapi sepertinya saya salah bergabung, inilah yang ingin saya jelaskan karena ini adalah tantangan bagi kita semua yang ada di RSUP Kandou,dimana RSUP Kandou memiliki banyak syaratnya yaitu syarat ilmu syarat teknologi,sarana dan prasarana,admin dan backround yang berbeda-beda dan dinamikanya sangat tajam kadang kita berada di posisi up and down ,Banyak tantangan, adanya komplein tapi kita harus menghadapi itu semua bersama-sama,” tukas Dirut.

Dirut menambahkan bahwa masalah atau persoalan yang di hadapi oleh RSUP Kandou merupakan cara Tuhan untuk menguatkan kita semua.

“Persoalan yang ada adalah cara Tuhan untuk menguatkan kita,saya selalu berdoa jika mendapat masalah Tuhan kuatkan kita agar masalah bisa selesai jangan lari dari masalah,” tutupnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Upacara Memperingati HKN Ke-56 Tahun

Manado, GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke – 56 di gedung aula RS Kandou Kamis, (12/11/2020) pagi tadi.

Peringatan HKN kali ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya karena pada tahun ini di laksanakan di tengah pandemi COVID-19 yang sudah merenggut banyak jiwa termasuk di dalamnya tenaga kesehatan. Dengan tema “Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat” dan Sub Tema “Jaga diri, keluaraga dan Masyarakat Selamatkan Bangsa dari Pandemi COVID-19, meskipun dilaksanakan secara virtual upacara peringatan HKN ke – 56 berjalan dengan baik.

Letjen TNI (Purn) Dr dr Terawan Agus Putranto, Sp Rad (K) selaku Mentri Kesehatan RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga kesehatan. “Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, di Hari Kesehatan Nasional Ke -56 ini mari kita satukan tekad menuju Indonesia sehat, jaga diri, keluarga dan masyarakat, selamatkan bangsa dari pendemi covid-19 dengan cara pakai masker, jaga jarak serta wajib mencuci tangan pakai sabun, mari kita sama – sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih banyak demi bangsa ini, salam sehat, sehat Indonesia bersyukur,” ujarnya.

Pada akhir acara Dirut beserta jajaran RS Kandou mengadakan pemasangan lilin sekaligus pemotongan kue tumpeng sebagai simbol untuk memperingati HKN ke – 56 ini, dalam kesempatan ini Dr. dr. Jimmy Panelewn Sp,B-KBD selaku Dirut RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado menyampaikan bahwa Rumah sakit Kandou dipilih sebagai salah satu titik dialog dari Kemenkes dan SAKER yang ada di daerah. “Rumah Sakit Umum Pusat diwakili oleh RS Kandou dan saya yakin ini adalah apresiasi dari pimpinan untuk RS Kandou,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Dirut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak termasuk pejabat struktural, fungsional dan seluruh jajaran RS Kandou yang sampai saat ini masih tetap semangat, tetap berjuang dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19 ini. “Kami juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan lembaga – lembaga lainya yang selalu memberi support dan terlihat sekarang pembangunan ruang isolasi tekanan negatif,” terangnya.

Lanjut Dirut mengatakan,begitu pembangunan ini selesai kita mendapatkan sarana yang sangat memadai sehingga upaya – upaya kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap pasien khususnya yang terinfeksi covid-19 akan dapa di lakukan dengan sangat baik. “Saya yakin kita mempunyai keyakinan yang sama untuk menyatukan tekad untuk menyelesaikan kondisi – kondisi yang merupakan efek dari Pandemi ini, kedepan seluruh jajaran RSUP Prof Dr. R.D Kandou akan semakin tegar dan tangguh menghadapi kondisi apapun yang menjadi tugas Rumah Sakit yang sama – sama kita cintai ini. Salam sehat, Indonesia sehat, bersyukur”. tutupnya.