Berhasil Lakukan Operasi Tranplantasi Ginjal, Dirut Ivonne : Puji Syukur dan Terima Kasih Kepada Tuhan

Manado,GN- Setelah berhasil  melaksanakan operasi transplantasi ginjal, Minggu (28/7/2024) Direktur Utama RSUP Kandou, Dr dr Ivonne Elisabet Rotty, MKes dengan rasa gembira menyampaikan Pujian syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Proses operasi transplantasi ginjal di mulai pukul 9.30 Wita dan selesai pada pukul 14.50 Wita. Dari pernyataan tim operasi transplantasi ginjal proses operasi berjalan dengan lancar dan baik.

“Atas nama direksi RSUP Kandou, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim RSCM yang merupakan rumah sakit pengampuh RSUP Kandou. Berkat kerjasama yang solid, operasi transplantasi ginjal ini dapat berjalan lancar,” ujar Dirut Ivonne.

Dengan keberhasilan ini Dirut Ivonne berharap agar prosedur transplantasi terus berlanjut sehingga RSUP Kandou Manado dapat melakukan operasi transplantasi ginjal secara mandiri kedepannya.

“Ini merupakan suatu kebahagiaan bagi warga Sulawesi Utara karena kini tidak perlu jauh-jauh untuk transplantasi ginjal, karena RSUP Kandou sudah bisa melakukannya,” ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, kata Dirut Ivonne akan ada lagi tranplantasi ginjal yang sudah memiliki pendonor. Untuk itu, Dirut Ivonne berharap sebagai rumah sakit pengampuh RSCM untuk terus membantu mendampingi RSUP Kandou Manado dalam proses operasi transplantasi ginjal.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Dokter Transplantasi Ginjal dr Wim J Damopolii,MKes menyebutkan bahwa momentum ini sangat penting dan sangat bermakna dengan kehadiran serta keterlibatan tim RSCM Jakarta.

“Ini bukan operasi yang biasa karena transplantasi ginjal dapat merubah kualitas hidup seseorang. Kami mempunyai kewajiban moral untuk terus menerus melakukannya,” sebutnya.

Sementara itu, Prof Dr dr Nur Rasyid menjelaskan saat penyambungan pembuluh darah dan terlihat urinenya memancar, kebahagiaan tim dokter memuncak. “Kesenangan kami saat melihat urine keluar itu seperti melihat emas,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Pentingnya edukasi kepada keluarga pasien agar proses transplantasi dapat berjalan baik secara medis maupun non-medis.

Proses operasi dilakukan oleh tim tranplantasi ginjal RSUP Kandou Manado di dampingi tim RSCM Jakarta sebagai rumah sakit pengampuh. Pelaksanaan operasi transplantasi ginjal hari ini adalah yang kedua kalinya dimana Maret 2023 lalu RSUP Kandou melakukan operasi transplantasi ginjal yang pertama.

Dan di ketahui pasien saat ini sedang dirawat di RSUP Kandou Manado untuk melakukan perawatan dan pemulihan selanjutnya.(sisco)




Tim Identifikasi KATAMATAKU Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dan RSCM Bekerjasama Dengan RSUP Prof Dr R D Kandou Manado Serta Universitas Sam Ratulangi Gelar Baksos Di Likupang Timur Minut

Manado,GN-Direktur Utama RSUP Prof Dr R.D dr Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SoB-KBD, yang di wakili oleh Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan, SH MARS mengatakan bahwa Kemenkes melalui program transformasi kesehatan saat ini tetap menekankan pada pelayanan rujukan dimana pergeseran pola penyakit sudah terlihat dari penyakit menular ke tidak menular.

Hal itu dikatakannya saat kegiatan Program Sehat untuk penderita Lepra, dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan di Puskesmas Likupang Timur Minahasa Utara, Jumat (19/08/2022) bersama Tim Identifikasi Tanda-tanda Kelainan Mata, Kulit dan Extremitas pada Kusta (KATAMATAKU), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSCM, bekerjasama dengan RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Universitas Sam Ratulangi  dan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara.

“Kami sebagai Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado,selalu membuka diri untuk rujukan terkait penyakit ini, dan kami juga memberikan apresiasi kepada Tim Katamataku Universitas Indonesia atas kepedulian terhadap penyakit inj sehingga kegiatan ini bisa dilakukan,” kata  dr Jeheskiel.

Sementara itu, ketua Katamataku Dr dr Yunia Irawati,Sp.M (K) Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia menyampaikan terima kasih atas sambutan dari semua pihak terkait yang telah menerima tim katamataku.

“Terima kasih untuk Direktur RSUP Kandou Manado dan semua Pihak terkait yang telah siap bekerjasama dengan kami,” ujarnya.

Dia menyebutkan tujuan kedatangan tim katamataku di Sulawesi Utara karena adanya laporan masih ada kasus kasus baru terkait penyakit kusta ini.
“Penyakit kusta ini Adalah penyakit yang endemis di beberapa daerah terutama di daerah timur pasiennya masih banyak,dan menurut laporan masih ada kasus2 baru sehingga menjadi keprihatinan kita untuk lebih giat lagi menyelengarakan kegiatan untuk deteksi penyakit kusta,” sebutnya.

Menurutnya Penyakit kusta bukan hanya penyakit kulit saja tapi bisa terjadi melibatkan seluruh organ Sehingga Bisa terjadi kecacatan. “Makanya kami datang disini ada dokter Mata,THT dan rehab medis, karena Kusta bisa menyebabkan kelainan di kelopak mata,”terangnya lagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Minut yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr Stela Safitri, Tim Pelayanan Baksos, Nakes Katamataku UI, RSUPN dr Cipto Mangunkusumo, dan Unsrat Manado, serta Nakes RSUP Kandou Manado. (sisco/*)