RSUP Kandou Manado Gelar Uji Potensi Pegawai Kemenkes

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado menggelar uji potensi pegawai Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kegiatan ini digelar di Aula RSUP Kandou Manado, Selasa (21/03/2023).

Uji potensi pegawai kementerian kesehatan ini diikuti oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD bersama Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes dan pegawai RSUP Kandou Manado.

Usai mengikuti tes potensi pegawai, Dirut mengatakan bahwa uji potensi ini merupakan kegiatan yang secara reguler harus dikerjakan kepada pejabat-pejabat fungsional.

“Uji potensi atau tes potensi ini sebenarnya melihat kemampuan seseorang untuk bisa mengorganisir atau bisa memimpin, kemudian berpikir atau intelegensi dan psikologisnya,” ujar Dirut Panelewen kepada sejumlah media.

Lanjut kata Dirut, tes potensi pegawai ini dilakukan agar supaya sudah ada pemetaan terkait potensi pejabat yang ada di RSUP Kandou. “Hasil uji potensi akan di kirim paling lambat 31 Maret di Kementerian Kesehatan. Hasil ini menentukan seorang menjadi pemimpin dan direktur. Juga kenaikan pangkat,” kata Dirut Panelewen.

Sementara itu, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menjelaskan kegiatan ini merupakan ketentuan terbaru Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Pelayanan Kesehatan. Karena sesuai aturan seluruh pejabat fungsional harus mengikuti uji potensi.

“Nama yang mengikuti tes potensi ini, bukan kami yang memilih. Tapi dari Kementerian yang memilih. Saya bersama pak Dirut mengikuti hari ini, karena telah mengikuti tes potensi empat tahun lalu. Aturannya itu setiap dua tahun harus mengikuti lagi. Jadi kami mengikuti hari ini,” tandasnya. (sisco)

 




Dirut Panelewen Buka Kegiatan Sosialisasi Maturity Rating Terkait Penilaian Tata Kelola Dan Kinerja BLU Di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN–Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD membuka kegiatan Sosialisasi Maturity Rating (Tingkat Maturitas) Terkait Penilaian Tata Kelola Dan Kinerja BLU di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Rabu (22/6/2022) yang dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Dit PPK BLU) di lantai II Aula RSUP Kandou Manado.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Membuka Kegiatan Sosialisasi (foto: Gemparnews)

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat perlu untuk di ikuti karena terkait dengan penilaian Capaian Kinerja dan penerapan tata kelola yang baik. Melalui penilaian tingkat maturitas yang mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-11/ PB/2021 tentang Pedoman Penilaian Tata Kelola dan Kinerja BLU.

“Kami merasa sangat perlu mengikuti sosialisasi ini agar teman-teman terpapar dengan apa yang di sebut dengan Penilaian,dimana Keterkaitan dengan kedewasaan, kematangan dari suatu organidasi dan instansi yang berfokus pada Balai Layanan Umum,” ujarnya.

Peserta Yang Ikut Sosialisasi (foto: Gemparnews)

Panelewen menyampaikan terimakasih kepada Direktorat Kementerian Keuangan yang sudah datang dan hadir untuk melakukan sosialisasi di RSUP Kandou Manado bagaimana cara mengerjakan atau mengisi aplikasi. Kepada peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut diharapkan mendapat pencerahan terkait hal apa saja yang perlu dipersiapkan dalam rangka penilaian Capaian Kinerja tahun 2022.

“Tentu saya sampaikan terima kasih kepada Direktorat Kementerian Keuangan yang sudah datang, dan saya berharap teman teman dapat , mengikuti dan menyimak materi yang diberikan, sehingga berbagai data dan dokumen bahkan cara mengerjakan atau mengisi aplikasi yang diperlukan dapat dipenuhi sesuai standar atau indikator yang diminta,” tandasnya.

Hadir mendampingi Dirut RSUP Kandou Manado yakni Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne E Rotty,MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang,dr Jeheskiel Panjaitan,SH MARS, Direktur Keuangan Frets Melope,SE,MSi, Pelaksana seksi pembina PK BLU 1-B, Dit PPK BLU Dwi Wisnu Agus Nugroho, Pelaksana seksi pembina PK BLU III-C Dit PPK BLU Prada Banu Wicaksono dan Pelaksana seksi informasi BLU Dit PPK BLU Ibnu Pujiono. (sisco)




Panelewen : RSUP Kandou Dan Unsrat Manado Sebagai Ladang Pendidikan Untuk Meraih Cita-Cita

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof dr RD Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne.E Rotty,M.Kes, Rabu (16/03/2022) membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid-19, di aula lantai 2 kantor pusat RSUP Kandou.

Kegiatan diawali dengan pembacaan laporan oleh Ketua Komkordik RSUP Kandou, dr Fandy Gosal,MPPM, SpPD, FINASIM.

Dirut mengatakan kesempatan yang diberikan harus di manfaatkan sebaik baiknya, junjung terus integritas, karena pastinya diawal awal akan berhadapan dengan kondisi yang sangat menekan.

” Kesempatan yang diberikan harus di manfaatkan sebaik baiknya, junjung terus integritas, karena pastinya diawal akan berhadapan dengan kondisi yang sangat menekan, mungkin pikiran dan fisik tapi itulah proses yang harus dilalui,” ungkap Dirut.

“Ini menjadi tanggung jawab yang harus di emban bagi dua institusi ini untuk melakukan hal hal terbaik untuk memberikan jawaban terhadap harapan bagi teman teman sejawat staf medik pendidikan, karena Unsrat Manado, Fakultas Kedokteran, dan RSUP Kandou, sebagai ladang pendidikan anda, untuk meraih cita cita kalian sebagai dokter spesialis.Kami harus mengatakan kalau anda harus bersyukur dan berbangga karena terpilih sedikit dari sekian banyak dokter yang ingin mengecap pendidikan di Fakultas Kedokteran Unsrat Manado dan menjalani Prakteknya di RSUP Kandou,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, Dr dr Billy Kepel, MMedic, Sc, Sp KKLP yang di dampingi Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Kerjasama Unsrat Manado dr Carla F Kairupan,PhD, KKLP, menyampaikan bahwa untuk mendapatkan gelar dokter masih menjadi langkah awal, karena perjalanan belum selesai. dokter masih harus menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan gelar dokter spesialis . ” Selama menjalani program ini, sebaiknya manfaatkan untuk memperbanyak ilmu dari para dokter senior,” katanya.

“Saya kira bekal Pendidikan dan Pengalaman pada waktu menjalani pendidikan profesi untuk menjadi dokter spesialis ada hal-hal yang lebih spesifik tentunya kompetensinya harus lebih tinggi dan jangan lupakan hubungan interaktif harus lebih di tingkatkan agar disaat kita melayani bisa berjalan baik,” tutup Dekan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Komkordik RSUP Kandou, dr Fandi Gosal,Sp Pd, Koordinator Pendidikan dan Penelitian dr Hanry Takasenseran, Sub Koordinator Jemmy Sambut,SE, ada juga Plt Sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan dr Neni Ekawardani dan Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, MSi. (*/sisco)




Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Menerima 25 Mahasiswa PPL Unklab

Manado,GN- Direktur Utama yang di wakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes menerima 25 mahasiswa Universitas Klabat (Unklab) yang akan melakukan Pendidikan Praktek Lapangan (PPL) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado.

Saat menerima 25 Mahasiswa dan membuka kegiatan workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI) dan Keselamatan Kesehatan Rumah Sakit (K3RS) bagi Mahasiswa Program Ners Universitas Klabat, Direktur SDM Pendidikan dan Umum didampingi Koordinator Program Studi Profesi Ners Unklab Ns Elisa Andersen MKep, Koordinator Diklit Irwan Kawulusan, Sub Koordinator Pendidikan dan Pelatihan Jimmy Sambul SE, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, MSi bertempat di ruangan Aula lantai dua Selasa, (2/3/2021).

Foto Bersama Usai Menggelar Workshop (foto: ist)

Pada kesempatan itu, Direktur SDM Pendidikan dan Umum mengapresiasi kepada pihak universitas Klabat, sebab dimasa Pandemi Covid-19 ini Universitas Klabat masih mempercayakan Mahasiswa untuk melakukan Pendidikan Praktek Lapangan di RSUP Kandou Manado.

Direktur SDM Pendidikan dan Umum mengatakan sebagai rumah sakit yang telah terakreditasi Nasional oleh KARS maupun secara Internasional oleh JCI maka semua proses pelayanan yang diberikan semuannya sudah berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesahatan, serta mengacu juga dari standar-standar Internasional yang diterapkan. ” Nantinya para Mahasiswa akan mengenal semua proses pelayanan yang sudah terstandarisasi di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado,” ujarnya.

Tidak kalah penting, lanjut Direktur SDM Pendidikan dan Umum bahwa kerjasama serta komunikasi efektif yang baik antara perawat dengan pasien, kemudian komunikasi dengan rekan sekerja yang merupakan nilai-nilai dari Revolusi Mental Bidang Kesehatan yakni Integritas, Kerja Keras dan Gotong Royong, sambil berharap semua Mahasiswa dapat mengikuti semua materi yang ada dalam workshop ini, dan bisa menjadi modal dalam bekerja nanti.

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah kuliah kelas, praktek skill station dan ujian praktek oleh para nara sumber yang sangat berkompeten dalam workshop ini, Diantaranya Dr dr Ivonne E Rotty MKes dengan materi Tiga Rumpun Nilai Strategis Revolusi Mental, Dr dr Erwin Kristanto, Sh SpFM(K), dr Agung Nugroho SpPD-KPTI, dr Lucky Kumaat SpAN dan Ns Suwandi Luneto, SKep MKes.

Untuk diketahui, seperti biasa dasar untuk mahasiswa yang akan memasuki praktek kerja lapangan dirumah sakit harus melalui praktek BHD & PMKP, PPI Dan K3RS hal ini guna meningkatkan ketrampilan awal bagi mahasiswa dalam penatalaksananaan kasus-kasus di RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. (*/sisco)




220 PPDS Gelombang Pertama FK unsrat Manado Mengikuti Workshop Vaksinator Covid-19 Via Zoom

Manado,GN- Sekitar 220 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) gelombang pertama Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado mengikuti kegiatan Workshop Vaksinator Covid-19 melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD di RSUP Kandou Manado Sabtu, (20/2/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Membuka Kegiatan Workshop (foto : gemparnews)

Dalam sambutannya Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan bahwa basic penyuntikan pasti mengusai dengan benar tetapi ada beberapa hal yang sifatnya spesifik terhadap Covid-19, mengenai Vaksinnya atau juga Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) akan dibahas dalam workshop.

Lanjut Dirut mengatakan kegiatan workshop ini merupakan kegiatan Nasional dan diprakarsai oleh RSUP Kandou Manado lewat virtual meeting.Dirut berharap kepada PPDS agar mengikuti dan menyerap setiap materi yang disampaikan dalam kegiatan workshop hari ini. ” Setelah mengikuti Workshop ini Peserta PPDS lebih terlibat aktif sebagai Vaksinator dalam kegiatan penanganan Covid-19 sebagai Pandemi Global. Nantinya juga para PPDS akan terun langsung pada kegiatan yang sifatnya massal seperti yang ada di spot-spot atau di pos-pos seperti dirumah sakit Kandou Manado,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan keikut sertaan dalam workshop ini akan diberikan Sertifikat dengan SKP IDI kepada semua peserta. Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM, Pendidikan dan Umum yang telah bertanggung jawab dalam pelaksanaan semua kegiatan Vaksinasi termasuk dalam pendidikan Vaksinator ini juga. ” saya berharap apa yang kita kerjakan ini, mempunyai tujuan yang sangat baik, dan kemudian tujuan ini bisa kita manfaatkan secara benar dan maksimal. Saya menyakini peran serta Vaksinator ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kegiatan pemutusan rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes mengatakan RSUP Kandou Manado selalu menunjang kegiatan Pemerintah dimana pelaksanaan workshop Vaksinator ini akan diberikan langsung oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Dia berharap kepada semua rumah sakit untuk membuat workshop seperti kegiatan ini. ” Kegiatan ini hanya untuk mempertajam saja secara spesifik untuk yang Covid-19 ada sedikit perbedaan,” tukasnya.

Dr dr Ivonne E Rotty,MKes (foto : gemparnews)

Lanjut Dr Ivonne mangatakan pada bulan Maret mendatang, akan dilaksanakan perluasan untuk sasaran pemberian vaksin covid-19 tidak hanya untuk Tenaga Kesehatan atau SDM Kesehatan tetapi untuk masyarakat pelayanan publik. ” Jadi tujuan dilakukan workshop ini agar penanganan dalam pemberian Vaksinasi Covid-19 semakin cepat karena semakin besar jumlah sasaran yang harus diberikan Vaksin, maka jumlah Vaksinator juga harus di perbanyak seperti Dokter dan Perawat yang memiliki STR dan keterlibatan para PPDS untuk menjadi Vaksinator ini,” terangnya.

Dijelaskannya bahwa Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan berkoordinasi dengan universitas Samratulangi khususnya Fakultas Kedokteran serta RSUP Kandou Manado untuk memberikan izin kepada peserta didik untuk menjadi Vaksinator. “Kepada 440 peserta didik yang akan dilatih menjadi Vaksinator agar dapat mengikuti dengan baik, karena akan diberikan sertifikat resmi sebagai Vaksinator dan tentunya akan diatur, tanpa menggangu proses pendidikan mereka,” Pungkasnya.

Diketahui dalam kegiatan workshop kali ini hadir sebagai Narasumber para dokter yang sangat berkompeten diantaranya Dr.dr. Ivonne E Rotty, MKes dengan Materi Kebijakan Vaksinasi Covid-19, dr Agung Nugroho, SpPD-KPTI dengan Materi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, dr Antonius Wirawan, SPPD dengan materi Surveilance KIPI dan Komunikasi Resiko dan dr Eko Surachmanto, SpPD-KAI dengan mater Kemanan Vaksin dalam rangka Workshop Vaksinator Covid-19 di Indonesia.(*/sisco)




Pertama Di Sulut, RSUP Prof Kandou Manado Miliki Alat Teknologi Terbaru Terumo Spectra Optia Aperesis

Manado,GN- Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes bersama pejabat terkait melakukan telusur peralatan baru di SRUP Prof Dr RD Kandou. Alat tersebut di tempatkan di ruang unit tranfusi darah rumah sakit (UTDRS) Prof Kandou.

Foto: Direktur SDM Pendidikan dan Umum Melakukan Telusur

Alat yang di beri nama TERUMO SPECTRA OPTIA APERESIS adalah alat dengan teknologi terbaru dari Cobe Spectra dengan teknologi paling muthakir untuk terapi aferesis pada pasien dan koleksi darah tertentu ( contohnya satu (1) dosis terapi trombosit dari single donor).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan siang tadi Rabu (9/9/2020), Dr Neila Mandey selaku kepala UTDRS Prof Kandou menjelaskan fungsi dari alat tersebut. “Alat ini sangat membantu di UTD karena lebih simple dalam penggunaanya, karena yang dulunya memerlukan sepuluh (10) pendonor trombosit, dengan adanya alat ini kita hanya memerlukan satu (1) pendonor saja,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, dr Nella Mandey menyampaikan terimakasih kepada Direktur SDM Pendidikan dan Umum telah melakukan telusur. ” Terimakasih kepada Ibu Direktur yang sudah mengadakan alat ini, karena alat ini sangat membantu, kami sangat bersyukur karena alat ini pertama kali ada di Sulawesi Utara di RSUP Prof Dr RD Kandou,” lanjut Dr Neila Mandey.

Sementara itu, Dr Dr Ivonne E Rotty MKes selaku Direktur SDM pendidikan dan Umum mengatasnamakan RSUP Prof Dr RD kandou juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Presiden RI Ir H Joko Widodo dan Menteri kesehatan Letjen TNI (Purn) Dr dr Terawan Agus Putranto So Rad (K) RI.

“Kami Rumah Sakit Kandou juga bersyukur kepada pemerintah kami Pak Presiden dan juga Mentri Kesehatan yang sudah mengaplikasikan alat ini dan tentunya semua ini dananya dari pemerintah,” ungkap Dr Ivonne. (Framu/sisco)




Pelayanan Informasi di RSUP Prof Kandou Manado Memerlukan Kemampuan, Memiliki Kesabaran Dan Memberikan Pelayanan Seimbang

FOTO: Peserta Workshop Pelatihan Peran SOD, SIC, MPP dan Kepala Instalasi dalam Pemberian Informasi Pelayanan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama RSUP Prof DR RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty MKes, Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan dan Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Barang Milik Negara Dewi Anggraini, SE, MM serta Ketua Tim Penyeimbang Pelayanan dr Ronaldy EC Tumbel, Sp THT – KL(K) membuka kegiatan Workshop Pelatihan Peran SOD, SIC, MPP dan Kepala Instalasi dalam Pemberian Informasi Pelayanan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado Jumat, (26/6/2020).

FOTO: Direktur Utama RSUP Prof DR RD Kandou Manado Saat Membuka Kegiatan Workshop

Dirut dalam penyampaiannya mengharapkan informasi pelayanan di RSUP Prof Kandou harus memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan seimbang dan punya kesabaran menjelaskan dengan baik kepada orang yang melakukan komplain. ” Saya berharap dalam pemberian informasi pelayanan di RSUP Prof Kandou, punya kemampuan memberikan pelayanan seimbang, juga memiliki kesabaran yang tinggi sehingga mampu menjelaskan dengan baik dan dapat di mengerti oleh orang yang melakukan komplein,” harapnya.

Selain itu, Dirut menyebutkan tujuan Workshop ini sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan yang paripurna.
” Kepada tim Penyeimbang Pelayanan RSUP Prof Kandou yang tugasnya untuk memperbaiki kualitas pelayanan RSUP Kandou perlu kita berikan apresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty MKes menyebutkan pengaturan perilaku yang baik dalam berinteraksi dapat menciptakan kepuasan pelayanan publik. “Dalam interaksi pelayanan diperlukan pengaturan perilaku pemberi pelayanan dalam berinteraksi dengan penerima layanan publik sehingga dapat menciptakan kepuasan pelayanan publik,” ucap dr Ivonne.

Ditambahkannya, peningkatan kepercayaan terhadap publik dilingkungan RSUP Prof Kandou sangat perlu sehingga kepuasan komunikasi pelayanan menjadi efektif. “Jadi dalam berkomunikasi efektif, informasi yang disampaikan dapat diterima oleh orang yang membutuhkan informasi tersebut,” tutupnya. (sisco)




Ini Penjelasan Dirut Jemmy Panelewen Terkait Pasien Di RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang Dr dr Jemmy Panelewen

Sulut,GN- Melalui rilis resmi dari Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang Dr dr Jemmy Panelewen untuk menyikapi pemberitaan adanya kasus terduga pasien corona virus yang sementara dirawat di RSUP Prof Kandou Malalayang, maka dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Yang bersangkutan bukan warga negara China, tapi warga negara Indonesia yg bekerja sebagai interpreter di salah satu maskapai penerbangan.

2. Tindakan isolasi yg dilakukan oleh aparat kesehatan berdasarkan pada beberapa pertimbangan yakni adanya riwayat perjalanan ke lokasi terjangkit di China dan yang bersangkutan mengeluh dalam kondisi pilek.

3. Kepada yang bersangkutan tidak dikenakan kriteria tersangka karena pada saat pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda tanda demam dan radang paru atau pneumonia sesuai kriteria dari Kemenkes.

4. Tindakan karantina/isolasi diberlakukan untuk pengawasan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan publik untuk pencegahan penyakit.

Sementara,Plh Direktur Medik Dan Perawatan Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty,MKes menambahkan bahwa pemeriksaan sudah dilakukan terhadap pasien tersebut dan sudah di kirim ke pusat untuk hasil pemeriksaan. ” Sudah di kirim ke pusat,jadi tinggal menunggu hasil,” ujarnya.

Selain itu,dijelaskannya bahwa kriteria pasien ini adalah pengawasan bukan suspec. “Masih dalam pengawasan bukan suspec,” tambahnya.

Plh Direktur Medik Dan Perawatan RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty,MKes (foto: gemparnews.com)

Dia berharap masyarakat tetap tenang jangan panik. “Yang inti disini, masyarakat tetap tenang,” tutupnya saat diwawancarai di RSUP Prof Kandou Malalayang Minggu, (26/01/2010) siang tadi. (Sisco)