Bupati Tamuntuan Lantik 5 Pejabat Eselon II, ini namanya

SANGIHE,GN- Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr.Rinny Tamuntuan menggelar rolling jabatan eselon II dilingkup Pemerintahkan Kabupaten Sangihe bertempat di ruang serba guna rumah jabatan Bupati kamis (11/1/2024).

Dalam sambutan Pj Bupati usai melakukan pelantikkan, meminta kepada masing-masing pejabat dalam jabatannya yang baru mampu bekerja maksimal serta melaksanakan tugas dengan tanggung jawab.

“Bagi pejabat yang baru dilantik diharapkan terus maksimalkan kinerja dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,”ujar Rinny Tamuntuan

Berikut ini 5 pejabat eselon II yang diroling :

1. Dra. Olga Makasidamo, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

2. Drs. Djoli Mandak, M.Pd, sebagai Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

3. Godfriet Pella, S.P, sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

4. Frangky Nantingkaseh, S.Pi, sebagai Kepala Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

5. Vebe A. K. Bawole, S.Sos, Assisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan
Sangihe.(ROBIN)




Pimpin Upacara Hardiknas Dan Otda ke-27 Tahun, Ini Disampaikan Tamuntuan

SANGIHE,GN – Pj Bupati Kepulauan Sangihe, dr.Rinny Tamuntuan, mengatakan bahwa guru dan seluruh tenaga pendidik adalah nahkoda sebuah kapal besar yang bernama Indonesia.

Hal ini disampaikan Tamuntuan, pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan hari Otonomi Daerah (Otda) ke 27 di Lapangan Santiago Rumah Jabatan Bupati, Selasa (2/5/2023).

“Dengan merefleksikan hal-hal yang telah dikerjakan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita ke depan dalam memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan merdeka belajar. Layar yang telah dibentangkan jangan sampai terlipat lagi. Para guru, tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh penjuru nusantara, adalah nahkoda dari sebuah kapal besar yang bernama Indonesia ini,” ujar Rinny.

Ketika membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek) RI Nadiem Anwar Makarim Tamuntuan menjelaskan tentang sejarah pendidikan di Indonesia, di mana sebanyak 24 Episode merdeka Belajar yang sudah diluncurkan membawa semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

“Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data assessment nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan Pendidikan,” kata Tamuntuan.

Lanjut Tamuntuaan bahwa, Hardiknas tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil.
Demikian halnya pada peringatan Hari Otda ke-27 tahun 2023, Tamuntuan menyampaikan bahwa tema yang diangkat adalah ‘Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul’.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya mengatakan, esensi filosofi ditetapkannya Otda yang saat ini genap 27 tahun, bertujuan untuk mendesentralisasikan sebagian kewenangan.

“Pada momentum otonomi daerah ke 27 tahun 2023 ini, pemerintah pusat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dan kemampuan fiskal, sehingga memberikan dampak yang positif khususnya pada masa kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Pj Bupati Tamuntuan.(ROBIN).