Kantor Perwakilan BI Sulut Respon Positif UMKM Kain Kofo di Sangihe

Sulut, GN- Guna mengembangkan Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka diperlukan gerak cepat dari semua stakeholder.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sangihe Stevi Barik,SE.Ak di Sambut Baik Oleh Manager UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara (foto: Gemparnews)

Terkait dengan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Koperasi dan UMKM melakukan suatu terobosan dan gagasan untuk mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat.

Hal itu, dibuktikan dengan gerak cepat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepulauan Sangihe Stevi Barik, SE.Ak menyambangi kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (03/09/2026).

Dari hasil pertemuan dan komunikasi tersebut, Manajer UMKM Andy Fausi Rivandi dan Pimpinan Bank Indonesia Cabang Sulawesi Utara merespon positif.

“Kami tadi telah melakukan komunikasi, dan pimpinan Bank Indonesia Sulawesi Utara memberikan respon positif. Mereka akan membantu UMKM khususnya Usaha Kain Kofo dan lainnya di Sangihe,” kata Barik saat di wawancarai awak media ini.

Lanjut kata Kadis, pihak BI akan melakukan survei ke lokasi UMKM di Sangihe selama dua hari,untuk melakukan pendataan. ” Dipastikan Senin depan Manager UMKM bersama Pimpinan Bank Indonesia Sulawesi Utara akan turun langsung melakukan survei kelokasi UMKM di Sangihe selama dua hari,” jelas Barik.

Perlu diketahui, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yaitu jenis usaha atau bisnis produktif yang dikelola oleh perorangan, kelompok, rumah tangga, atau badan usaha kecil. UMKM menjadi tulang punggung dan penggerak utama perekonomian, karena menyerap sebagian besar tenaga kerja dan memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto. (sisco)




Stella Runtuwene Soroti Dinsos Sulut  Lamban Respon Program Pro Rakyat

Sulut,GN- ​Wakil Ketua DPRD Sulut, Stella Runtuwene, angkat bicara usai rapat berlangsung diruangan paripurna Selasa (28/7/2026), terkait kinerja dinas teknis, khususnya Dinas Sosial.

Dia  menyoroti lambannya mengeksekusi program pro-rakyat. Padahal, seluruh dokumen penunjang serta data calon penerima di daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Minahasa Selatan telah dirampungkan sesuai mekanisme yang berlaku.

”Usulan ini murni aspirasi warga, bukan kepentingan proyek. Kami sudah serahkan seluruh data teknis agar dinas terkait turun melakukan verifikasi lapangan. Sayangnya, hingga memasuki tahapan anggaran perubahan, janji eksekusi tersebut tak kunjung terbukti,” kata Stella.

​Keterlambatan ini menempatkan para legislator pada posisi dilematis, terlebih agenda Reses masa persidangan dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Agustus mendatang. Stella mengkhawatirkan munculnya persepsi negatif dari konstituen di daerah pemilihan akibat janji program yang belum terwujud.

​Dari sekitar 10 unit usulan rumah layak huni untuk wilayah Minahasa Selatan, belum ada satu pun yang masuk tahap realisasi. ​”Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan,” ujar Stella.

“Banyak warga kurang mampu yang sudah memiliki lahan pribadi, namun tempat tinggal mereka jauh dari kata layak. Mereka sangat menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah ini. Tentu ada beban moral bagi kami saat kembali turun ke daerah jika aspirasi yang diperjuangkan justru tertahan di tingkat eksekusi,” sambungnya.

​DPRD Sulut memastikan akan mengambil langkah tegas. Persoalan ini bakal dibawa ke rapat kerja komisi untuk menguji transparansi dan kesiapan Dinas Sosial. Legislator DPRD Sulut ini  akan mengawal ketat alokasi bantuan Rumah Layak Huni, agar masuk dalam skala prioritas penetapan APBD Perubahan mendatang. (sisco)




Bu Winsu Respon Upaya Sekretariat DPRD Jadwalkan Vaksinasi

Sulut,GN- Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah guna memutuskan penyebaran mata rantai covid-19 di semua sektor maupun instansi. Upaya tersebut hingga sekarang masih di lakukan dengan melakukan vaksinasi covid-19 kepada tenaga kesehatan, dokter maupun SDM yang bekerjadi sektor kesehatan.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (Foto: gemparnews)

Terkait itu, Sekretariat DPRD Sulut juga mendukung setiap program Pemerintah Pusat maupun provinsi dalam masalah penanganan kesehatan. Buktinya, pihak sekretariat DPRD menjadwalkan rencana Vaksinasi bagi anggota DPRD Sulut Selasa (2/3/2021) hari ini. Namun jadwal tersebut masih tentatif menyesuaikan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Sulut Winsulangi Salindeho menanggapi positif upaya sekretariat DPRD Sulut menggelar vaksinasi covid-19 bagi anggota DPRD Sulut. ” Suatu upaya yang baik dalam memutuskan pandemi covid 19,” tulis Bu Winsu sapaan akrabnya kepada awak media ini melalui aplikasi whatsApp Senin (01/2/2021).

Dia berharap vaksinasi ini juga dapat di lakukan bagi semua keluarga (Suami, Istri dan anak) anggota DPRD Sulut. ” Saya juga berharap vaksinasi diberikan kepada istri/suami dan anak-anak anggota DPRD Sulut, Supaya dalam satu rumah semua punya kekebalan,” pungkas mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe ini. (sisco)