Hasil Masa Reses III, Anggota DPRD Berharap Gubernur Dapat Merealisasikan Di APBD 2023

Sulut,GN- Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan hasil masa reses III Anggota DPRD Sulut Tahun 2022 yang digelar Jumat (6/1/2023) sore di ruang sidang paripurna.

Rapat ini memberikan kesempatan bagi Anggota DPRD Sulut di Enam Daerah Pemilihan ( Dapil) untuk menyampaikan laporan hasil masa reses III Tahun 2022. Dari Enam hanya Empat dapil yang menyampaikan secara lisan terkait aspirasi masyarakat.

” Banyak aspirasi yang tidak terealisasi karena alasan covid 19, namun saat ini covid 19 telah berlalu sehingga kami sangat berharap pemerintah Sulut melalui Bapak Gubernur dapat merealisasikan lewat APBD 2023,” ungkap Ayub Ali Albuhis selaku jubir dapil Manado.

Juga disampaikan Fabian Kaloh juru bicara Dapil Bitung – Minut yang mengatakan ada sebanyak 11 point aspirasi yang meliputi bidang Perikanan, Ekonomi, Pertanian, Kesehatan, Hukum dan Pemerintahan kiranya dapat menjadi bahan pertimbangan .

” Kami berharap ini dapat direalisasikan, sehingga ketika pada pelaksanaan reses ekspetasi masyarakat kepada Anggota DPRD semakin tinggi,” ungkap Kaloh.

Senada disampaikan Rasky Mokodompit juru bicara Dapil Bolmong Raya yang berharap aspirasi masyarakat disektor Pertanian, Pendidikan, Kesehatan tetapi juga Parawisata yang tidak kalah dengan daerah lain kiranya juga perlu mendapatkan perhatian.

” Kami pun berharap Asmara Bolaang Mongondouw Raya juga dapat direalisasikan,” tegas Mokodompit.

Sementara itu untuk Asmara Dapil Minahasa – Tomohon yang disampaikan Juru bicara Herol Vresli Kaawoan yakni permintaan perbaikan atau pemasangan lampu jalan sebagai upaya mengurangi tindak kriminal yang sering terjadi di Desa Romboken.

” Baru saja terjadi penikaman, akibat lampu jalan padam untuk itu ada perhatian pemerintah provinsi,” kata Kaawoan.

Sedangkan untuk Dapil Sangihe, Sitaro dan Talaud, juga Minsel – Mitra tidak diketahui apa saja yang menjadi Asmara karena hanya disampaikan tanpa menjelaskan secara lisan apa saja yang menjadi aspirasi masyarakat. (*/sisco)




Terima Aspirasi Warga Lansot Dan Ranowangko, HVK : Saya Akan Berjuang Dan Mengawal Aspirasi Secara Maksimal

Sulut,GN–Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon dan Desa Ranowangko Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa adalah dua lokasi yang dikunjungi oleh anggota DPRD Sulut Daerah Pemilihan (Dapil) Tomohon Minahasa, Herol Vresly Kaawoan (HVK) untuk menggelar Reses III masa persidangan I tahun 2022.

Berdasarkan Surat Nomor 800/set.DPRD/652/2022, maka setiap anggota DPRD. Sulut turun menggelar reses guna menyerap aspirasi warga masyarakat dari tiap dapil masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah aspirasi diterima oleh anggota Komisi I DPRD Sulut antara lain :
–Jalan Tomohon-Manado sangat rawan dan kiranya pemerintah Provinsi dan Pusat bisa menganggarkan atau membuat jalan alternatif, juga penguatan tebing dan pelebaran jalan tersebut.
– Warga berharap agar dapat mencarikan solusi pihak gereja GMIM Getsemani Lansot Sarongsong dengan pihak Developer PT Griya Bangun Lestari terkait janji pemberian Lahan buat gereja yang sampai saat ini belum di berikan, dimana seperti yang di sampaikan peserta reses oleh bapak Jemmy supit, pihak developer pernah menjanjikan akan memberikan lahan/hibah buat Gereja di kompleks perumahan.
– Petani masih mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi.
– Masyarakat yang tinggal di dalam perumahan Griya bangun lestari Kelurahan lansot kecamatan Tomohon Selatan mengeluhkan mahal / tingginya biaya pemasangan Air bersih yang terinformasi Rp 946.000
– Lahan pekuburan kelurahan Lansot terbatas dan kiranya ada solusi.

Sementara reses di Desa Ranowangko, Wakil Ketua Kadin Sulut ini juga menerima banyak aspirasi antara lain :
– Warga berharap Pemerintah Provinsi dan Pusat membuat talut pengamanan sungai ranowangko kurang lebih 450 meter.
– Meminta Kepada Pemerintah Provinsi dan Pusat membuat penangkal/pemecah ombak pinggir pantai/laut kurang lebih panjangnya 1 km.
– Meminta bantuan bibit jagung buat petani dan meminta bantuan jalan pertanian yang kurang lebih panjangnya 500 meter.

Mendengar berbagai aspirasi yang disampaikan oleh waga masyarakat, HVK yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Antar Pulau (APAP) Sulut, memastikan akan menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulut untuk dapat ditindak lanjuti.
“Sebagai wakil rakyat daerah pemilihan Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, saya akan berjuang dan mengawal aspirasi secara maksimal yang masuk demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Aspirasi yang masuk kata HVK, yang menjadi kewenangan Kabupaten dan Kota akan di teruskan ke Pemerintah setempat, dalam hal ini Walikota dan Wakil walikota Tomohon serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut, Lurah lansot Pnt Olvie mandagi SPd, Pnt Toar pangkey ST.MT, Hukum Tua Desa Ranowangko Deitje kusoy, Ketua PPIR Provinsi Sulut Kol Purn Ruddy Linturan, tokoh Agama dan Masyarakat. (*/sisco)




Serap Aspirasi Warga Kinali, Herold V Kaawoan : Tugas Kami Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat

Sulut,GN- Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Herol Vresly Kaawoan menggelar kegiatan reses III tahun 2021 di BPU Kinali, Kecamatan Kawangkoan, Rabu, (24/11/2021) pagi.

Kegiatan reses anggota DPRD Sulut Dapil (Daerah Pemilihan) Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon menerapkan protokol kesehatan.

Kaawoan mengatakan tugas sebagai wakil rakyat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan saat ini melalui masa reses III tahun 2021 DPRD Provinsi Sulawesi Utara. ”Menjadi tugas kami untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang di atur Undang – undang kepada kami,” kata HVK sapaan akrabnya.

Lanjut, Kaawoan yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara,pihaknya akan menyampaikan usulan masukan warga kepada pemerintah, yang menjadi kewenangan Daerah. “Saat ini ada Peraturan Daerah (Perda) Covid di Sulut yang artinya ada sanksi dan aturan yang mengikat termasuk pelaku usaha, kiranya masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Emil Tiwa Tokoh Masyarakat Kelurahan Kinali menyampaikan aspirasinya terkait dana Kelurahan tidak ada untuk tahun 2021.

“Apa yang dibuat tahun lalu melalui Dana Kelurahan banyak yang belum selesai, mohon kiranya aspirasi warga tetap dikawal dan disampaikan ke Pemerintah,” ucapnya.

Selanjutnya kegiatan reses Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulut di laksanakan di lokasi vaksinasi covid-19 di Kelurahan Sendangan.

Usai mengikuti reses, kepala Kelurahan Kinali Dirkoni Lumintang meyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Sulut Herold V Kaawoan yang melaksanakan reses di Kelurahan Kinali.(*/sisco)




MJP Serap Aspirasi Warga Talawaan

Sulut,GN- Desa Talawaan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) titik lokasi kedua yang di laksanakan anggota DPRD Sulut Melky J Pangemanan (MJP) dalam kegiatan reses I tahun 2021. Anggota Komisi 4 DPRD Sulut ini mendapat apresiasi dan dukungan yang luar biasa dari warga setempat, saat penyampaian programnya.

Dalam sesi tanya jawab dengan warga, MJP mendapat banyak aspirasi dan masukan. Adapun aspirasi yang disampaikan warga sangat beragam mulai dari pendidikan, kesehatan, juga yang berkaitan denga vaksinasi. Selain itu, lapangan kerja dan bidang pertanian menjadi fokus perhatian bahkan berkaitan dengan pembangunan desa.

“Semua aspirasi yang disampaikan oleh peserta reses akan saya perjuangkan didalam pembahasan dikomisi DPRD Sulut kemudian juga akan mengawal aspirasi masyarakat desa talawaan, ke pemerintah provinsi.” Kata MJP, selasa (6/4/2021).

Terpantau awak media ini, politisi daerah pemilihan Minut-bitung ini terlihat akrab bersama masyarakat desa talawaan, juga desa tetangga yang ikut hadir dalam reses 1 ditahun 2021. “Akan terus konsisten setiap aspirasi yang masuk, karena sudah menjadi bagian dari perjuangan sebagai Legislator,” terang MJP yang juga Ketua DPW PSI Sulut.

MJP juga berharap masyarakat turut memberi dukungan moril bagi dirinya dalam perjuangan ini. ” Saya tetap Konsisten dalam mewujudkan keinginan dan harapan warga dapil minut bitung, secara khusus desa talawaan ini,” tandasnya. (sisco)




Serap Aspirasi Warga Ranotana,Kambey Janji perjuangkan Usulan Warga

Sulut,GN- Reses I tahun 2021 berlangsung (5-12 April 2021), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Agustien Kambey menggelar reses perdana di Kelurahan Ranotana lingkungan 2, Senin (5/04/2021) siang tadi.

Banyaknya keluhan warga kota Manado khususnya kelurahan Ranotana salah satu warga Novi Lumowa yang juga adalah Tokoh Agama perihal Pembangunan Waduk/Kanal di Karombasan.

Reses I Tahun 2021 Anggota DPRD Sulut Agustien Kambey (foto : ist)

“Setiap kali hujan tinggi warga diperhadapkan dengan bencana alam banjir, dan itu sudah berlangsung lama. Saya mewakili masyarakat Ranotana mengusulkan agar pemerintah buatkan Waduk/Kanal untuk mengatasi banjir,” ucapnya.

Aspirasi lainnya terkait pengerukan drainase yang menurutnya perlu perhatian Pemerintah, Rumah Susun, peremajaan mobil pengangkut sampah di TPA Ilo-ilo, pembebasan lahan antara lingkungan 3 dan lingkungan 4 untuk setapak.

Usai mendengarkan aspirasi warga, Agustien Kambey menegaskan bahwa semua usulan yang disampaikan dalam reses tersebut akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan dengan menyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Provinsi.

Reses tersebut juga dihadiri Kepala Lingkungan, Tokoh Agama, dan warga setempat. Selanjutnya reses dilanjutkan pada titik kedua di Kelurahan Sario. (sisco)




Reses I Anggota DPRD Sulut, Agustien kambey : Titik Reses Ada Enam

Sulut,GN- Reses I anggota DPRD Sulut tahun 2021 di mulai 5-12 April . Semua anggota DPRD Sulut akan turun langsung menyerap aspirasi dari konstituen daerah pemilihan. Salah satunya anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Kota Manado Agustien Kambey.

Kepada sejumlah media Agustien menegaskan bahwa dirinya telah siap melaksanakan reses di enam titik di Kota Manado. ” Saya sudah siap turun reses. Beberapa titik pelaksanaan reses diantaranya Teling Bawah, Wanea, Sario dan Bumi Beringin. Lokasi dan titik pelaksanaan reses yang akan kita tampung dan dengar aspirasi masyarakat,” ujar Agustien kepada sejumlah wartawan di Kantor DPRD Sulut Kamis (01/4/2021).

Agustien Kambey (foto : gemparnews)

Aspirasi masyarakat dari hasil reses, lanjut Agustien akan terus di kawal, yang penting mereka berikan usulan yang masuk akal. Kalau yang tidak masuk akal kan tidak bisa,” jelasnya.

Selain itu, Agustien mengatakan dirinya belum bisa membayangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. ” Tentu kita harus turun dulu. Kalau sudah selesai reses tentu kita akan melaporkan apa yang kita dapat di hasil reses tersebut,” tandasnya. (sisco)




Awal Tahun 2019, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Pimpin Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang III Tahun 2018 Dan Buka Masa Sidang Pertama Tahun 2019

Sulut,GN- Awal tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna tutup buka masa persidangan, penyampaian laporan kinerja pimpinan dan alat kelengkapan dewan (AKD) serta laporan hasil reses III tahun 2018 di ruang rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (16/1/2019) siang.

Sidang Paripurna DPRD Sulut Pembukaan Masa Sidang Pertama 2019 Sekaligus Menutup Masa Sidang Ketiga 2018

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Andrei Angouw, didampingi wakil ketua Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut, dihadiri Wagub Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen, Forkompimda, pimpinan pejabat instansi vertikal, pejabat SKPD dan undangan lainnya.

Mengawali laporan kinerja pimpinan DPRD diserahkan langsung Wakil Ketua Wenny Lumentut, kemudian dilanjutkan laporan AKD komisi I diserahkan oleh Hanafi Sako, komisi II diserahkan Noldy Lamalo, komisi III diserahkan Amir Liputo dan komisi IV diserahkan James Karinda. Laporan kinerja Bapemperda diserahkan oleh anggota DPRD Netty Pantow dan Badan Kehormatan oleh Fanny Legoh.
Salah satu Anggota DPRD Sulut Mennyerahkan Laporan

Sementara,Laporan hasil reses III tahun 2018 dapil Manado dibacakan oleh Amir Liputo dengan menekankan pada aspirasi masyarakat Kota Manado di bidang infrastruktur seperti penyelesaian Ringroad III dan Boulevard II bagian dari Manado Outer Ringroad. Kemudian masyarakat Bumi Nyiur dan Taas mengeluhkan dampak pembangunan Ringroad. Minta perhatikan sungai bagian dari lingkungan hidup dan keberlangsungan hidup. Bangun pemecah ombak di bibir pantai karena telah terjadi abrasi.
Anggota DPRD Sulut Hadir Dalam Rapat paripurna

“Pembuangan limbah rumah-sakit. Konektivitas jalan provinsi dan nasional. Instansi terkait memperhatikan hak masyarakat kena pembebasan lahan. Bak air di atas Sindulang milik Pemprov minta dikelola masyarakat,” jelas Liputo.
Untuk Dapil Minut-Bitung diserahkan oleh Norry Supit, Dapil Tomohon-Minahasa diserahkan oleh Jeane Mumek,Dapil Misel-Mitra diserahkan oleh Cristovorus D Palinggi,dapil Bolaang mongondow diserahkan oleh Raski Mokodompit dan Dapil Nusa Utara DiSerahkan oleh Pdt Meiva Salindeho-Lintang. Sebelum diserahkan Pdt Meiva membacakan inti dari aspirasi masyarakat saat menggelar reses III tahun 2018 lalu.
Meiva Salindeho- Lintang mengungkapkan terkait gaji guru di daerah perbatasan sering terlambat, jalan perkebunan rusak parah, aspirasi kampus Polnustar dijadikan pilot project, serta keluhan masyarakat turunnya harga komoditi unggulan pala. “Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah pasti mudah untuk memperjuangkan tapi instansi terkait harus koordinasi baik,” tukasnya.
Wakil Gubernur Sulut Kandouw Memberikan Sambutannya Sekaligus Menanggapi Hasil Laporan Reses Anggota DPRD Sulut

Mewakili Gubernur, Steven Kandouw selaku wakil Gubernur menanggapi aspirasi reses mengatakan, pelaksanaan rapat paripurna merupakan konsistensi dan eksistensi tugas anggota DPRD yang mampu menjalin koordinasi dan sinergitas positif mengawal visi dan misi pembangunan di Sulawesi Utara. Pemprov Sulut memberikan perhatian serius pasti menindaklanjuti aspirasi reses anggota DPRD.
“Semua kewenangan dari pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota kami perhatikan. Perundang-undangan yang baru jelas saling koordinasi termasuk menindaklanjuti hasil reses. 2019 ini kerja semakin maksimal. Soal disparitas harga BBM karena ombak besar kapal pengangkut BBM tidak bisa merapat. Tapi sekarang sudah stabil,” terangnya.

Andrei Angouw selaku ketua DPRD Sulut memberi apresiasi atas konsistensi Pemerintah Provinsi Sulut melaksanakan berbagai pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya sebagai komitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui para wakil rakyat di DPRD Sulut. (Advetorial)




Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Pimpin Rapat, DPRD Paripurnakan Enam Agenda

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara marathon menggelar Sejumlah agenda dalam rapat paripurna. Adapun rapat paripurna tersebut laksanakan jumat,(14/9/18) di Ruang paripurna DPRD Sulut Pukul 14.00 Wita hingga selesai.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulut

Ke enam agenda paripurna tersebut yakni
– Penutupan masa persidangan kedua tahun 2018.
– Penyampaian hasil laporan kinerja alat kelengkapan DPRD.
– Pembukaan masa sidang ketiga tahun 2018.
– Penyampaian laporan pelaksanaan reses II tahun 2018.
– Penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.
– Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, didampingi pimpinan DPRD Sulut Wenny Lumentut, Stevanus Vreeke Runtu dan Marthen Manoppo memimpin jalannya rapat paripurna. Hadir Gubernur Sulut Olly Dondokambey, anggota DPRD Sulut, Forkopimda,Sekretaris Provinsi bersama jajaran SKPD dan tamu udangan lainnya.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Memimpin Jalannya Rapat Paripurna

Andrei Angouw selaku ketua DPRD Sulut dalam penyampaian hasil reses kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey berharap agar kiranya hasil reses yang di serap seluruh anggota DPRD Sulut bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

“Hasil reses agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov Sulut, bisa dianggarkan pada APBD Perubahan 2018, APBD Induk 2019, juga pada APBD di Kabupaten/Kota, juga melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey bisa diperjuangkan pada APBN 2019,” ujar Angouw.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menanggapi setiap aspirasi hasil reses mengatakan, sebagai mitra kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengapresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut terkait dengan pembahasan bersama mitra kerja terkait dengan pembahasan APBD Perubahan Tahun 2018.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut Menyampaikan Sambutannya

Gubernur Sulut Olly Dondokambey lebih lanjut menyampaikan Pemerintah Provinsi akan segera menindaklanjuti masukan dari wakil rakyat yang didapatkan saat reses. ” Semua aspirasi terkait keluhan dimasyarakat seperti masalah pendidikan, kesehatan, infrasruktur, jalan jembatan termasuk kemacetan, air bersih dan difungsikan terminal akan menjadi tanggung jawab dari Pemprov Sulut,” kata Gubernur.
Unsur Forkopimda,Anggota DPRD Sulut,Jajaran SKPD Dan Tamu Undangan Lainnya Hadir Dalam Rapat Paripurna DPRD

Sementara anggaran 2019 Gubernur mengatakan akan ada sejumlah program kerja termasuk penambahan tenaga pendidik melalui usulan ke kementerian terkait dengan penerimaan ASN Tahun 2018. ” ini semua akan menjadi program prioritas termasuk keluhan-keluhan yang lain dimasyarakat,” tutup Gubernur Olly Dondokambey menyudahi sambutannya. (Advertorial)




Anggota DPRD Sulut Turun Reses Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Reses Pertama anggota DPRD Sulut dimulai 30 April Hingga 12 Mei 2018. Semua anggota DPRD Sulut dari Dapil masing-masing turun ke daerahnya untuk menyerap aspirasi warga masyarakat. Salah satu anggota DPRD Sulut Dapil Tomohon-Minahasa Inggrid Sondakh melaksanakan kegiatan reses di desa Pinabetengan Selatan Kabupaten Minahasa Senin, (30/4/18) mulai pukul 16.00 wita.

Anggota DPRD Sulut Inggrid Sondakh Menyerap Aspirasi Warga


Warga Masyarakat Yang Mengikuti Reses Anggota DPRD Sulut
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Sulut Inggrid Sondakh menjelaskan alasan dirinya memilih tempat dan lokasi reses ada di desa Pinabetengan Selatan tidak lain, menurutnya merupakan suatu tanggungjawab secara pribadi untuk memajukan dan meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan Masyarakat Pinabetengan. Dan ingin mendengarkan aspirasi masyarakat yang ada di desa Pinabetengan Selatan ini.
Warga Masyarakat Pinabetengan Selatan

Hal kedua terkait pemilihan lokasi ini menurut Dia, karena daerah Pinabetengan ini sedang dalam tahap pembangunan yang secara otomatis masih banyak hal yang di perlukan dalam pengembangan desa. Dalam kesempatan itu, aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Bapak Hengki menyebutkan agar dapat membantu memperjuangkan pembuatan jalan Lapen (Lapisan Penetrasi) untuk pertanian. Jalan ini menurut Dia, bermanfaat untuk jalan perkebunan dan jalan menuju ke gunung Soputan bahkan jalan ini juga menuju ke tempat destinasi pariwisata dan wisata Bukit Kasih.Selain aspirasi diatas, Sarana olahraga bagi masyarakat Pinabetengan seperti peralatan sepak bola sangat di butuhkan.Sementara, Sekretaris Desa dalam aspirasinya menyebutkan Fasilitas pendidikan baik di SMA dan SMK perlu di perjuangkan lagi. Hal lain seperti Pelatihan UKM jangan hanya bersifat temporer tetapi secara kontinyu agar pendapatan masyarakat terus meningkat bahkan perlu ada pelatihan UKM dalam pembuatan Souvernir.

Mendengar aspirasi masyarakat, Sondakh menjelaskan bahwa Pembuatan Jalan Lapen adalah tanggung Jawab Pemkab, namun akan di fasilitasi atau di teruskan ke Pemkab baik melalui Komisi tiga DPRD Provinsi Sulut atau langsung ke SKPD terkait. Untuk Sarana Olahraga Sondakh berjanji akan di perjuangkan lagi, bahkan Fasilitas Pendidikan akan coba di usulkan pada APBD Tahun 2018. Sementara aspirasi tentang Pelatihan UKM Sondakh mengatakan akan di Fasilitasi untuk di laksanakan Bulan Agustus 2018.
Hadir dalam kegiatan reses tersebut yakni Pemerintah Desa / Hukum Tua Wenly B.F. Lempoy, Para Perangkat Desa, BPD Pinabetengan, LPM Pinabetengan, Dinas Kesehata Kecamatan Tompaso Barat, Tokoh Agama / Pdt. Efke Piri S.Th, Pendeta Jemaat KANAAN Pinabetengan dan Masyarakat Pinabetengan.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut Cristovorus Decky Palinggi menggelar Reses di desa Silian Raya Minahasa Tenggara. Dalam reses tersebut, berbagai masukan dan aspirasi dari warga masyarakat. Seperti masalah tambang liar, pembalakan liar getah pohon, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase dari desa ranoketang sampai ke desa lobu, pembangunan talud dan memperhatikan tenaga guru honorer.

Anggota DPRD Sulut Kristovorus Decky Palinggi Menyerap Aspirasi Warga Masyarakat

Menanggapi aspirasi tersebut, Palinggi menjelaskan bahwa aspirasi tersebut akan diteruskan untuk ditindaklanjuti melalui pengusulan APBD perubahan tahun 2018 maupun masuk pada pembahasan APBD induk tahun 2019 nanti.
” Aspirasi ini akan diteruskan untuk ditindaklanjuti baik melalui APBD perubahan tahun 2018 maupun APBD induk tahun 2019 dan untuk realisasi pengajuan proposal bantuan tani, nanti akan difasilitasi untuk diteruskan ke dinas terkait sedangkan masalah tambang liar dan pecurian getah pohon dri org luar tentunya kami akan berkoordinasi dengan Dewan Kabupaten dan pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara,” jelasnya.

Foto Bersama Warga Masyarakat Dengan Anggota DPRD Sulut Kristovorus D Palinggi

Sementara, terkait tenaga Guru honorer Palinggi menjelaskan pihaknya akan menghubungi instansi terkait menanyakan kendala yang yang terjadi.
” Untuk guru SMK yang belum terima honor nanti akan menghubungi instansi terkait yakni Dinas pendidikan daerah provinsi untuk ditelusuri kendala- kendala yang terjadi Sehingga guru-guru yang belum mendapat hak mereka,” tutupnya.
Hadir camat Silian Raya, anggota DPRD kabupaten, perangkat desa,tokoh masyarakat, organisasi KNPI dan komunitas pencinta alam gunung Soputan.
(Advetorial)