Pimpin Rapat Paripurna, Silangen : Ratusan Poin Aspirasi Hasil Reses Akan di Serahkan ke Pemprov Sulut

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian laporan kinerja alat kelengkapan DPRD dan penyampaian laporan hasil reses masa sidang pertama tahun 2025.

Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr Fransiscus Silangen,SpB-KBD memimpin rapat paripurna yang berlangsung Selasa (6/01/ 2026) didampingi para wakil ketua, Royke Anter dan Stella Rondonuwu.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johanes Victor Mailangkay juga didampingi Plt Sekprov, Tahlis Galang ikut dalam rapat paripurna tersebut.

Diawali dengan laporan hasil reses yang dibacakan oleh anggota DPRD Sulut dari perwakilan tiap dapil masing – masing.

Politisi PKS, Amir Liputo menyampaikan hasil reses dari Dapil Manado, Capt Remly Kandoli dari PDIP membacakan hasil reses di Dapil Minsel Mitra, Toni Supit membacakan hasil reses masyarakat Kepulauan Nusa Utara dan aspirasi dari masyarakat Minut Bitung dibacakan Nick Lomban dari Nasdem.

Selanjutnya, Seska Ervina Budiman menyampaikan hasil reses dapil Bolmong Raya, politisi Gerindra, Gracia Oroh membacakan hasil reses Dapil Tomohon Minahasa.

Secara umum, aspirasi masyarakat di enam dapil meliputi berbagai bidang Terutama terkait layanan kesehatan, pendidikan, sarana prasarana dan infrastruktur hingga pelayanan publik lainnya.

Di sektor pertanian, perkebunan dan kelautan juga menjadi aspirasi masyarakat. Dibidang pertanian para Petani meminta bantuan benih berkualitas serta alokasi pupuk subsidi. Sementara nelayan meminta bantuan mesin tempel serta akses ke KUR.

Ketua DPRD, dr Fransiscus Silangen mengungkapkan, reses terakhir tahun 2025 dilaksanakan pada 28 November hingga 2 Desember 2025. Hasil reses yang dilaporkan meliputi ratusan poin aspirasi.

“Rangkuman aspirasi ini kita serahkan ke eksekutif Pemprov Sulawesi Utara. Dalam reses juga kami menerima aspirasi yang menjadi tupoksi pemerintah kabupaten kota dan sudah diteruskan,” ujar Ketua DPRD Sulut. (sisco)




Gelar Reses Ketiga, Braien Waworuntu Serap Aspirasi Masyarakat

Sulut,GN- Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu di hadapan masyarakat saat menggelar kegiatan reses di tiga tempat berbeda kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa.

Kehadirannya ini disambut antusias warga yang datang dari berbagai desa untuk menyampaikan langsung keluhan serta kebutuhan mereka.

Adapun tiga wilayah tersebut yakni Desa Senduk, Desa Borgo dan Desa Mokupa.

Berikut Catatan Aspirasi Masyarakat yang disampaikan.

Aspirasi Warga Desa Senduk, Kecamatan Tombariri. Dalam dialog terbuka bersama masyarakat Desa Senduk, sejumlah persoalan strategis disampaikan, di antaranya:

– Perbaikan jalan kebun Mawale hingga Ente, yang menjadi jalur vital bagi para petani.

– Kekecewaan warga terkait klaim wilayah teritorial Desa Senduk oleh pihak kehutanan.

– Bantuan pemerintah yang dinilai belum merata di masyarakat.

– Evaluasi mengenai batas usia kepala desa.

– Masalah ketersediaan air bersih.

– Penyediaan alat pengolahan sampah untuk Kecamatan Tombariri.

– Permintaan penambahan penerangan jalan.

Aspirasi Warga Desa Borgo. Dialog berlanjut bersama warga Desa Borgo. Sejumlah persoalan yang mengemuka antara lain:

– Keluhan mengenai penutupan jalan utama saat pelaksanaan berbagai acara.

– Permintaan bantuan perahu bagi kelompok nelayan.

– Pembangunan infrastruktur desa yang masih minim.

– Pembuatan tanggul pantai sebagai upaya mengatasi abrasi.

– Distribusi bansos yang tidak tepat sasaran, termasuk warga miskin yang belum menerima bantuan.

– Bantuan nelayan yang dinilai tidak sesuai peruntukan.

Aspirasi Warga Desa Mokupa. Di Desa Mokupa, sejumlah kebutuhan penting kembali disampaikan, di antaranya:

– Perbaikan infrastruktur jalan kebun.

– Perbaikan jalan kompleks BTN Mokupa Jaga 8.

– Bantuan modal dan peralatan untuk pelaku UMKM, termasuk alat pembuat kue.

– Bantuan kesehatan, terutama kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien R. Waworuntu, memastikan seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Semua aspirasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulut akan saya perjuangkan di lembaga legislatif. Untuk aspirasi yang masuk ranah Pemerintah Kabupaten Minahasa, akan saya teruskan ke fraksi kami di DPRD Kabupaten serta langsung ke pemerintah kabupaten,” kata Ketua Komisi I DPRD Sulut.

Dia menambahkan reses bukan sekadar formalitas, melainkan sarana utama untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Berjuang bersama rakyat, mendengar suara rakyat, dan merealisasikannya untuk rakyat. Itu komitmen kami,” tukasnya. (sisco/*)




Reses di Ranomea, Stella Runtuwene Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Wakil ketua DPRD Sulut Stela Runtuwene melaksanakan reses di Kelurahan Ranomea Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan Senin (2/12/25). Wakil Ketua DPRD Sulut disambut antusias ratusan warga yang menunggu sejak sore hari.

Kehadiran Stela Runtuwene menjadi momentum penting bagi warga Kelurahan Ranomea menyampaikan langsung aspirasi untuk diperjuangkan di lembaga legislatif.

“Kami berharap dukungan dari ibu wakil ketua Stela Runtuwene untuk dapat memperjuangkan aspirasi kami petani dan nelayan khususnya bantuan Alsintan, Perahu dan peralatan tangkap ikan yang sangat dibutuhkan masyarakat disini.” kata salah satu warga Ranomea.

Menanggapi hal tersebut, wakil.ketua DPRD Stela Runtuwene menyampaikan komitmen serta berjanji memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mitra kerja terkait.

“Ini sudah menjadi tugas kami sebagai anggota DPRD yang menjadi wakil bapak/ibu sekalian di lembaga legislatif, apa yang menjadi aspirasi masyarakat Kelurahan Ranomea juga menjadi atensi saya untuk ditindak lanjuti melalui instansi terkait,” jelasnya.

Kegiatan reses dirangkaikan dengan perayaan ibadah Natal rukun keluarga besar Amelius Polii Mangentes, menjadi lebih berkesan saat legislator dari Dapil Minsel-Mitra ini didaulat menyampaikan pesan Natal kepada masyarakat dan jemaat yang hadir.

Dalam pesa Natalnya, Stela Runtuwene mengajak umat Kristiani khususnya yang ada di Kelurahan Ranomea untuk memaknai Natal dengan penuh damai sejahtera dan sukacita seperti kisah kelahiran Yesus Kristus di kandang domba yang jauh dari kemewahan.

“Mari kita sambut Natal dengan kedamaian dan kesederhanaan tapi penuh sukacita seperti kisah kelahiran Yesus Kristus di kandang domba, Tuhan Yesus itu datang dengan kesederhanaan di dunia ini, kalau ada yang baku salah mari torang saling memaafkan dengan saudara-saudara dan sesama kita karena itulah makna Natal sesungguhnya dan kedatangan Yesus di dunia ini adalah untuk menebus dosa-dosa kita semua, ” ucapnya.

Bersamaan agenda kegiatan reses tersebut juga dilakukan sosialisasi terkait Makanan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo serta sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank SulutGo. (sisco/*)

 




Anggota DPRD Sulut Piere Makisanti Gelar Reses

Sulut,GN- Masa reses adalah periode waktu bagi anggota legislatif (DPRD) untuk bekerja di luar gedung, kembali ke daerah pemilihannya untuk bertemu langsung dengan konstituen guna menyerap aspirasi dan masukan masyarakat.

Masa ini merupakan bagian dari kegiatan persidangan, tetapi dilaksanakan di luar gedung dewan dan berfungsi sebagai komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat yang mereka wakili.

Tujuan utama masa reses Menampung aspirasi. Anggota dewan menjaring dan menampung aspirasi, keluhan, dan masukan dari konstituen di daerah pemilihan masing-masing. Masa reses juga digunakan untuk melakukan pengawasan secara langsung terhadap kondisi di lapangan.

 

Masa reses juga merupakan Tanggung jawab moral dan politis. Kegiatan masa reses ini merupakan perwujudan pertanggungjawaban moral dan politis anggota dewan kepada pemilihnya.
Aspirasi yang terkumpul akan dilaporkan dalam sidang paripurna dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan anggaran oleh pemerintah.

 

Terkait dengan itu, Selasa (02/12/2025) Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Pierre Makisanti Menggelar masa reses ketiga tahun 2025. Makisanti turun langsung menemui dan menyerap aspirasi konstituen dari daerah pemilihannya yakni Kecamatan Tombuluan dan Kecamatan Tondano Timur.

 

Di Kecamatan Tombuluan, Masyarakat menyampaikan berbagai macam usulan kepada anggota DPRD Sulut Pierre Makisanti. Masyarkat Kecamatan tombuluan menyampaikan aspirasinya terkait penerangan lampu jalan dan air bersih.

 

Selain itu, Masalah tapal batas Kabupaten Minahasa dan Kota manado, yang berbatasan Desa Koka Minahasa dan Kelurahan Winangun juga menjadi hal penting disampaikan kepada anggota DPRD Sulut. Kemudian masyarakat mengusulkan jalan alternatif dari Desa Koka menuju Desa Kali dan juga Desa Koka menuju Desa Pineleng. Jalan alternatif ini menurut warga masyarakat untuk bisa mengatasi kemacetan jalan Tomohon menuju Kota Manado.

Sementara masyarakat Kecamatan Tondano Timur juga mengusulkan penerangan lampu jalan, perbaikan saluran air dan trotoar. Ada pula masyarakat lainnya menyampaikan aspirasinya terkait irigasi, jalan paving di perumahan serta, rehab balai pertemuan.

Usai mendengar aspirasi warga masyarakat, anggota DPRD Sulut Pierre Makisanti menyampaikan bahwa semua aspirasi tersebut akan diusulkan dan disampaikan kepada pemerintah provinsi Sulut. ” Aspirasi ini akan saya perjuangkan dan tentunya akan disampaikan kepada pemerintah provinsi,” tandasnya. (advetorial)

 

 




Legislator DPRD Sulut Cindy Wurangian, Turun ke Dapil Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Masa reses kedua di tahun 2025 DPRD Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan pada akhir Agustus sampai awal September, 45 wakil rakyat yang duduk di gedung cengkih, turun ke daerah pemilihannya, guna menyerap aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Sulut Cindy P Wurangian (foto : ist)

Legislator Sulut dapil Minahasa Utara – Kota Bitung Priscilla Cindy Wurangian turun reses untuk mendengarkan secara langsung setiap aspirasi dari warga.

Legislator tiga periode itu menggelar reses disejumlah wilayah di Minut dan Bitung, satu diantaranya di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kehadiran Ketua Fraksi Golkar itu, disambut antusias masyarakat, Wurangian pun berdialog dengan warga, mendengar dengan seksama setiap keluhan yang disampaikan.

Berikut aspirasi warga yang terjaring antara lain :
– Permohonan Bantuan KUBE, seperti tata   boga, katering, pertukangan, jahit, sewa tenda dan lain sebagainya.
– Bantuan bibit ternak
– Bantuan study, bantuan beasiswa, bantuan untuk anak usia sekolah (SMP, SMA),
-Jalan pemukiman, tanggul penahan longsor di area pemukiman Girian, -Bantuan kursi roda, bantuan kacamata, -BPJS lengkap, masyarakat mengeluhkan seharusnya nginap 5 hari, tapi di suruh pulang dulu beberapa hari
-BPJS (obat tidak full)
-Bantuan kepemudaan dan olahraga
-Bantuan sanggar kesenian / group seni,
-Jalan-jalan provinsi yang rusak.

Merespon hal tersebut, Wurangian mengatakan akan siap mengawal setiap aspirasi yang ada, untuk aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, ia akan mengkoordinasikan itu dengan pemkab, dan aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi  akan dituangkan dalam pokir kemudian di Input dalam SIPD dan nantinya akan dijabarkan oleh Setiap SKPD.

“Apa yang disampaikan masyarakat itu adalah amanah, akan saya kawal sesuai dengan tupoksi yang ada, pastinya  ada mekanismenya, setelah selesai reses, semua hasil reses dikumpulkan di rangkum, disampaikan dalam rapat Paripurna,” pungkasnya. (sisco/*)

 




Paripurna DPRD Sulut, Rhesa Waworuntu Bacakan 182 Aspirasi Warga Minahasa dan Kota Tomohon

Sulut,GN– Pada Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (9/9/2025), anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon, menyampaikan secara langsung hasil pelaksanaan reses ketiga tahun 2025.

Anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu Menyerahkan Hasil Reses (foto: Gemparnews)

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja AKD dan Penyampaian Laporan Pelaksaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 dan Penyampaian/Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara Tentang Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sulut Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut dan Tanggapan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi ini di berlangsung di Kantor DPRD Sulut siang tadi.

Rhesa Waworuntu di percayakan oleh Anggota DPRD Sulut dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon untuk menyampaikan Hasil Pelaksanaan Reses atau menyampaikan Aspirasi masyarakat kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

Rhesa menjelaskan bahwa Aspirasi dari Masyarakat Minahasa-Tomohon terdiri dari 182 poin yang telah di serap oleh Anggota Dewan.

“Adapun Aspirasi yang telah kami terima ada 182 Aspirasi yang terbagi dalam 7 Bidang, yang pertama Bidang Infrastruktur ada 111 aspirasi, kedua Pertanian sebanyak 10, Perikanan 1, Perekonomian sebanyak 10, UMKM Sosial Kemasyarakatan 31, Kesehatan 10, dan pendidikan 9 Aspirasi.” kata Rhesa.

“Demikian Laporan Pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan ketiga tahun 2025 daerah pemilihan Minahasa dan Kota Tomohon. Kami akan serahkan kepada Pimpinan DPRD dan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.” Tutupnya.

Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut, Pimpinan DPRD Sulut beserta Anggota DPRD Sulut, Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut, Jajaran Forkopimda, jajaran SKPD Provinsi Sulawesi utara serta tamu undangan.(sisco)




DPRD Sulut Laporkan Hasil Reses Ketiga Tahun 2025, Silangen Sebut Tergantung Keuangan Daerah dan Skala Prioritas

Sulut,GN- Sebanyak 45 anggota DPRD Sulut usai menyerap Aspirasi Masyarakat di dapil masing-masing Masa sidang ketiga tahun 2025.

Suasana Rapat Paripurna (foto: Gemparnews)

Hasil reses tersebut telah di sampaikan ke Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut yang di gelar pada Selasa (09/09/2025).

Agenda Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja AKD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 dan Penyampaian/Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara Tentang Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sulut Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut dan Tanggapan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi ini berlangsung di ruang paripurna Kantor DPRD Sulut.

Setelah mendengarkan Laporan Pelaksanaan Reses dari setiap dapil, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen berharap agar supaya hasil reses ini dapat di tindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah.

“Kami mengharapkan agar Laporan ini segera di tindaklanjuti dan jadikan sebagai masukan berharga bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka pemetaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Kata Ketua DPRD Sulut.

“Kami anggota Dewan 45 orang meminta semuanya kepada Pemerintah Pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur dan percayalah dalam nama Tuhan Yesus kita berdoa terus, Kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr J Victor Mailangkay, SH.MH akan terus di berkati Tuhan Yesus.” tambah Silangen.

Ketua DPRD Sulut juga mengungkapkan bahwa Aspirasi dari setiap dapil yang di laporkan dalam rapat Paripurna ini hampir 1000 poin.

“Hampir 1000 poin tadi ya, Permintaan dari 45 Anggota Dewan yang sepakat, Ini tergantung dari Kemampuan Keuangan daerah dan skala Prioritas.” pungkas Silangen sambil menutup agenda Laporan Pelaksanaan reses masa sidang ketiga tahun 2025

Turut hadir Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sulut serta Anggota Dewan, Forkopimda, Jajaran SKPD serta  undangan. (sisco)




Sebanyak 45 Anggota DPRD Sulut Turun Reses

Sulut,GN- Sebanyak empat puluh lima (45) anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) kembali turun lapangan melaksanakan reses di daerah pemilihan (dapil)masing-masing.

Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen,S.Sos, M.Si (foto : Gemparnews)

Masa reses persidangan ketiga DPRD Sulawesi Utara berlangsung Agustus hingga 6 September nanti.

Sebagian besar anggota DPRD Sulawesi Utara meninggalkan dapil untuk menerima aspirasi mahasiswa dan masyarakat saat aksi unjuk rasa Senin hingga Selasa 1-2 September DPRD Sulut.

Sementara itu, sekretaris DPRD Sulut, Wiliam Niklas Silangen mengatakan bahwa sebagian besar legislator Sulut telah kembali ke dapil masing-masing menyerap aspirasi.

Anggota yang kemarin sempat menerima aspirasi saat demo sudah kembali ke dapil untuk serap aspirasi,” kata Silangen kepada, Rabu (3/9/2025).

lanjut Silangen mengatakan ada beberapa anggota DPRD Sulawesi Utara yang terlanjur berada di dapil dan tak dapat ke Manado untuk menerima aspirasi pendemo.

“Waktu reses masih beberapa hari lagi dan akan dimaksimalkan untuk menyerap aspirasi masyarakat,” sambungnya.

Rapat paripurna reses masa persidangan ketiga tahun 2025 direncanakan pada Selasa 9 September 2025.

“Dalam rapat ini anggota DPRD akan menyampaikan aspirasi yang mereka terima saat reses,” tandas Silangen. (sisco)

.




Start 30 Agustus, 45 Anggota DPRD Sulut Turun Reses

Sulut,GN – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) akan melakukan kegiatan reses kedua tahun 2025. Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sulut, kegiatan reses dimulai 30 Agustus sampai 6 September 2025 selama delapan (8) hari.

Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos,M.Si (foto : Gemparnews)

Ini dikatakan oleh Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos,M.Si ketika di wawancarai media Gemparnews.com diruangan kerjanya, Kamis (28/08/2025).

“Sesuai dengan hasil Badan Musyawarah mulai 30 Agustus sampai 6 September 2025, Pimpinan dan anggota DPRD Sulut akan turun melakukan reses ke daerah pemilihan masing – masing,” kata Sekwan .

Lanjut Sekwan menjelaskan, sekretariat juga menugaskan staf untuk mendampingi pimpinan dan anggota DPRD dalam rangka memfasilitasi kegiatan reses tersebut.

“Kami dari sekretariat juga menugaskan staf untuk mendampingi, dalam rangka memfasilitasi kegiatan reses pimpinan maupun anggota DPRD Sulut saat menyerap aspirasi warga masyarakat di dapil masing – masing,” jelas Sekwan.

Terkait besaran anggaran untuk menunjang kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD, Sekwan mengatakan setiap anggota mendapatkan 42 juta rupiah.

“Jadi anggaran reses untuk anggota DPRD Sulut per orang sebanyak 42 juta rupiah, dengan rincian 36 juta rupiah untuk biaya makan minum dan 6 juta rupiah untuk sewa tempat, kursi, tenda dan sound sistem,” ujarnya.

“Untuk biaya makan minum anggarannya langsung di transfer ke pihak penyedia dan begitu juga biaya sewa tempat dan lainnya,” sambung Sekwan.

Sementara, pimpinan dan anggota DPRD kata Sekwan menerima uang perjalanan dinas selama melaksanakan kegiatan reses.

“Untuk perjalan dinas langsung di terima oleh pimpinan dan anggota DPRD selama kegiatan reses. Begitu juga staf pendamping, mereka juga mendapatkan anggaran perjalanan dinas karena ada pimpinan dan anggota DPRD yang akan melakukan kegiatan reses di daerah Bolmong Raya dan Kepulauan Nusa Utara,” tutupnya. (sisco)




Silangen : Rencana Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Sulut Agustus Mendatang

Sulut,GN- Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos,M.Si mengatakan Agenda masa reses II bagi anggota DPRD Sulut di tahun 2025 ini akan segera dijadwalkan dan  akan dimulai pada bulan Agustus mendatang.

Weliam Niklas Silangen, S.Sos,M.Si selaku Plt Sekretaris DPRD Sulut ( foto : Gemparnews.com)

Namun rencana ini akan menunggu hasil  rapat Badan Musyawarah (Banmus).

“Direncanakan Agustus, menunggu hasil keputusan rapat Badan Musyawarah,” ujar Silangen, Selasa (21/07/2025).

Menurut Silangen Rapat Banmus akan dilaksanakan Jumat 18 Juli 2025 pada akhir pekan ini.

Diketahui, ada tiga kali kegiatan reses atau serap aspirasi anggota DPRD Sulut ke daerah Pemilihan setiap tahunnya.

Agenda reses dianggarkan dana Rp 1,3 M. Dimana pengunaannya dipakai untuk biaya perjalanan, sewa tempat, makan-minum, alat tulis menulis (ATK) dan percetakan.(sisco).