Yongkie Limen Serap Aspirasi Warga Taas Lingkungan VI Manado

Sulut,GN- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dapil Kota Manado, Yongkie Limen, melaksanakan Reses II Tahun 2026 di Taas Lingkungan VI, Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Senin (3/8/2026) malam.

Kegiatan berlangsung pukul 18.30–21.00 WITA dan dihadiri sekitar 200 orang, meliputi perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, serta warga dari berbagai lingkungan.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas:

– Lingkungan: Peningkatan program kebersihan melalui lomba kebersihan lingkungan, serta penataan lahan pekuburan dengan konsep yang lebih efisien mengingat ketersediaan lahan semakin terbatas.

​- Pendidikan: Peninjauan dan penyederhanaan persyaratan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar lebih banyak siswa dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh manfaat program.

​-Infrastruktur: Perbaikan saluran drainase di Lingkungan VI untuk mengatasi genangan air dan menata kualitas lingkungan permukiman.

Yongkie mengatakan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana komunikasi langsung dengan masyarakat. Seluruh usulan akan dihimpun, dikaji sesuai kewenangan, dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan DPRD Provinsi Sulut.

“Aspirasi yang disampaikan menjadi komitmen untuk diperjuangkan demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” kata Yongkie.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah, sehingga kebutuhan pembangunan dapat diwujudkan secara bertahap, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata. (*/sisco)




Pierre Makisanti Serap Aspirasi Warga Kelurahan Roong Kecamatan Tondano Barat

Sulut,GN- Pierre Makisanti selaku anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Daerah Pemilihan Minahasa–Tomohon, menggelar kegiatan Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Reses ini menjadi wadah bagi wakil rakyat untuk menyerap langsung berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat yang ada di dapilnya.

Turut dihadir Lurah Roong, warga setempat, serta pengurus PDI Perjuangan dari tingkat Cabang, PAC hingga Ranting. Makisanti menegaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan kewajiban wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat.

“Kita turun bukan hanya mendengar, melainkan membawa aspirasi ini ke DPRD dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Makisanti menjelaskan kondisi keuangan daerah serta penyesuaian struktur APBD Tahun Anggaran 2026 yang berdampak pada alokasi pembangunan. Pembahasan APBD 2027 pun sedang berlangsung, sehingga aspirasi yang masuk akan diselaraskan dengan prioritas dan kemampuan fiskal daerah.

Sejumlah usulan masyarakat diantaranya perbaikan jalan Tataaran 2, akses jalan menuju gereja, Jalan Perburuan di Watulambot, akses Talete ke SD GMIM 3 Tondano, jalan penghubung Marawas–Tumaluntung, peningkatan jalan Tataaran–Tondano–Tomohon, pembangunan jembatan di sekitar SDN 1 dan SDN 6, serta perbaikan jalan di wilayah Ranting Roong.

Sementara Lurah Roong menyampaikan perlunya perbaikan saluran air di kawasan perikanan yang rawan banjir, sekaligus memberikan apresiasi atas pemasangan lima titik lampu penerangan yang meningkatkan keamanan lingkungan.

Makisanti menegaskan seluruh aspirasi akan dicatat dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa serta instansi terkait sesuai kewenangan. Dia mengingatkan bahwa pelaksanaan pembangunan perlu memperhatikan status lahan, kelengkapan administrasi, serta kemampuan keuangan daerah.

“Reses adalah jembatan penghubung antara masyarakat dan wakil rakyat. Semua masukan akan kita kawal melalui mekanisme DPRD agar masuk dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” tandasnya. (sisco)




Kegiatan Reses Anggota DPRD Sulut Pricilia Cindy Wurangian, Terima Aspirasi Warga

Sulut,GN– Pricilia Cindy Wurangian selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari daerah pemilihan Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, kembali turun ke tengah masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi warga. Agenda reses yang dilaksanakan pada 1-4 Agustus 2026 ini menjangkau sejumlah wilayah strategis di dua daerah tersebut.

Cindy Wurangian dalam rangkaian kunjungan kerjanya menyambangi lima kecamatan, yakni Kecamatan Madidir, Kecamatan Watudambo, Kecamatan Tanjung Merah, Kecamatan Dimembe, dan Kecamatan Maesa.

Kehadiran legislator Sulut ini disambut antusias oleh warga setempat yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan ragam persoalan serta kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.

Berdasarkan hasil tatap muka dan dialog interaktif, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang meliputi sektor infrastruktur, kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Di bidang infrastruktur, warga mengeluhkan kondisi jalan berlubang, minimnya penerangan jalan atau lampu jalan, kebutuhan pembangunan drainase, serta perbaikan jalan pemukiman dan pembuatan jalan paving di Kelurahan Girian.

Selain itu, warga juga mendesak adanya pembangunan tanggul penahan longsor di area pemukiman Girian guna mengantisipasi bencana saat cuaca ekstrem, serta perbaikan fasilitas di SMK Pelita Bahari.

Sektor perekonomian dan nelayan turut menjadi sorotan utama dalam reses kali ini. Warga meminta adanya dukungan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang mencakup bidang tata boga, katering, pertukangan, menjahit, hingga sewa tenda. Permintaan serupa juga diajukan untuk bantuan usaha perorangan berupa peralatan sesuai jenis usaha, mesin pangkas rumput, serta bantuan bibit ternak. Khusus bagi masyarakat pesisir, nelayan mengharapkan bantuan berupa mesin tempel, perahu, katinting, coolbox, dan bagan tangkap.

Di bidang kesejahteraan sosial dan keagamaan, aspirasi yang diterima meliputi permohonan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan untuk rumah ibadah dan kegiatan keagamaan, bantuan kursi roda, serta bantuan kacamata. Sementara di sektor pendidikan, warga mengajukan permohonan bantuan beasiswa studi strata satu (S1) dan strata dua (S2), serta bantuan perlengkapan bagi anak usia sekolah tingkat SMP dan SMA. Tidak ketinggalan, usulan terkait bantuan kepemudaan, olahraga, dan berbagai program pelatihan kerja turut disuarakan agar generasi muda memiliki keterampilan yang memadai.

Persoalan krusial lainnya yang mendapat perhatian serius adalah terkait pelayanan kesehatan dan jaminan sosial. Masyarakat mengeluhkan kendala penggunaan BPJS Kesehatan, di mana warga kerap diminta pulang setelah menginap selama lima hari untuk kemudian harus kembali lagi, serta keluhan terkait ketersediaan obat yang tidak dijamin secara penuh oleh layanan tersebut.

Warga juga mempertanyakan kejelasan program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung serta meminta adanya sosialisasi yang lebih masif dan transparan kepada masyarakat mengenai zona Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Priscilla Cindy Wurangian menyatakan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan setiap usulan dan keluhan masyarakat tersebut ke tingkat DPRD Sulawesi Utara agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait. (*/sisco)

 




Mantiri Serap Aspirasi Warga Manembo – Nembo Bitung

Sulut,GN- Eugenie Mantiri, S.Pd. MAP selaku anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Minahasa Utara–Kota Bitung, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Manembo-Nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.

Kegiatan yang dihadiri masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta perangkat Kelurahan Manembo-Nembo. Reses menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta kebutuhan pembangunan di wilayah setempat.

Mantiri menjelaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus melihat dan menyampaikan perkembangan atas berbagai usulan yang telah disampaikan sebelumnya.

Mantiri juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang telah mendapatkan perhatian, salah satunya pekerjaan pembangunan jalan paving yang telah direalisasikan. Sementara sejumlah aspirasi lainnya saat ini masih dalam proses penginputan melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Setelah penyampaian tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing.

Salah satu aspirasi disampaikan Denny Kaunang, warga Jemaat Manembo-Nembo, yang meminta perhatian terhadap kondisi lampu penerangan jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah, khususnya Lingkungan 1 hingga Lingkungan 4. Menurutnya, penerangan jalan sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kenakalan remaja.

Bobby Gumansalangi, warga RT 2 dan RT 3, mengusulkan perbaikan drainase dan jalan lingkungan yang mengalami kerusakan dan berlubang.

Sementara itu, Mario selaku Sekretaris LPM, mengusulkan pengadaan lampu penerangan di sekitar kawasan pemakaman umum Manembo-Nembo. Penerangan tersebut dinilai penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Dari Lingkungan 5, Devi Watuna menyampaikan kebutuhan pembangunan dan peningkatan drainase serta jalan lingkungan hingga ke wilayah Sungai Jengki. Menurutnya, saluran yang sebelumnya dibangun melalui program PNPM kini tidak lagi mampu menampung kebutuhan masyarakat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.

Aspirasi terkait penerangan dan jalan juga disampaikan warga Lingkungan 6. Sementara Kristian Waefa, warga Lingkungan 2 RT 02, mengusulkan normalisasi aliran Sungai Girian hingga ke titik pembuangan di Kuala Jengki untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengantisipasi potensi genangan maupun banjir.

Selain itu, Hendri Wantah menyampaikan permohonan perbaikan fasilitas lampu jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Manembo-Nembo.

Sementara Frans, warga Sagerat Weru 2 RT 12, mengusulkan pembangunan atau peningkatan jalan yang menghubungkan wilayah Sagerat menuju arah Kelabat. Adapun Ibu Dewi mengusulkan pembangunan drainase dari kawasan AMI Bitung menuju SMECO Bitung, tepatnya di Lingkungan 5 RT 6.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Eugenie Mantiri menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan catatan dan perjuangan untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme DPRD serta dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait sesuai kewenangan masing-masing.

“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengar apa yang menjadi kebutuhan serta persoalan di lapangan. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada,” ujar Mantiri.

Dia menegaskan, aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan pembangunan jalan, drainase, penerangan, maupun normalisasi sungai akan dikoordinasikan dengan instansi teknis terkait untuk mendapatkan perhatian sesuai prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

Menurut Mantiri, komunikasi yang berkelanjutan antara masyarakat dan wakil rakyat sangat penting agar kebutuhan riil di lapangan dapat menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan.

“Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dari tugas kami sebagai wakil rakyat. Karena itu, apa yang disampaikan dalam reses ini akan menjadi catatan untuk terus dikawal dan diperjuangkan,” tandasnya.

Kegiatan Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Manembo-Nembo berlangsung dengan baik, aman, dan lancar. Berbagai aspirasi yang berhasil dihimpun selanjutnya akan menjadi bahan untuk dikawal melalui mekanisme DPRD dan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah. (*/sisco)

 




Legislator DPRD Sulut Dapil Nusa Utara Gelar Reses Serap Aspirasi

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD menyerap aspirasi ke daerah pemilihannya yakni daerah Kepulauan Nusa Utara (Sangihe,Talaud dan Sitaro). Masa reses II yang dijadwalkan selama empat hari, sejak 1 sampai 4 agustus 2026 Silangen melakukan tatap muka sedikitnya enam Kapitalaung atau kepala desa. Keenam Kapitalaung ini, memberikan aspirasi yang sama yaitu usulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi beberapa warga yang ada.

Aspirasi Kapitalaung Desa Utourano Kec. Tabukan Utara
– Jalan yang mau di usulkan Utourano – Pusunge Kec. Tabukan Utara Kabupaten Kepukauan Sangihe
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Utauranok Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Aspirasi Kapitalaung Desa Petta Kecamatan Tabukan Utara
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Petta
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton di Desa Petta

Aspirasi Kapitalaung Desa Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Petta Timur
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton di Desa Petta di Desa Petta Timur
– Masyarakat berharap ada bantuan Pajeko
– Penambahan jalan desa yang belum selesai. Terbagi dengan Petta Induk. Volume 300 Meter jadi masih butuh 150 meter lagi.

Aspirasi Kapitalaung Desa Bahu Kecamatan Tabukan Utara
– Adanya bantuan Talud sekitar 75 meter Talud pemukiman
– adanya bantuan RTLH
– Masyarakat berharap adanya bantuan Rumpon/Ponton di desa Bahu

Aspirasi Kapitalaung Desa Tarolang Kecamatan Tabukan Utara
– Adanya bantuan alat pertanian Hand Traktor di desa Tarolang
– Bantuan bibit kelapa di desa Tarolang
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH.

Aspirasi Kapitalaung Desa Menggawa Kecamatan Tamako
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton
– Masyarakat berharap adanya bantuan Pajeko
– masyarakat berharap ada bantuan RTLH
– Ada bantuan Talud 1 KM di Desa Menggawa
– Adanya bantuan Alat pertanian Hand Traktor.

Aspirasi Kapitalaung Lelipang Kecamatan Tamako
– Masyarakat berharap ada bantuan perbaikan rumah pasca bencana, ada 3 rumah rusak berat dan 2 rusak sedang di desa Lelipang
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH
– masyarakat berharap ada bantuan Air Bor.

Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Partai Golkar, Vionita Kuera, melaksanakan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kampung Kawahang, Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Kawahang tersebut dihadiri oleh pemerintah kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat. Reses menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di wilayah kepulauan.

Vionita Kuera, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Utara, menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi sekaligus sarana untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai sangat mendesak untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di Kecamatan Siau Barat Utara. Adapun aspirasi tersebut yakni Pembangunan talud di Sekolah Nazareth Niambangeng, Kecamatan Siau Barat, guna melindungi lingkungan sekolah dari ancaman longsor dan menciptakan suasana belajar yang aman bagi para siswa.

Pembangunan jalan menuju Kampung Tolosang, Kecamatan Siau Barat Utara, guna meningkatkan akses transportasi masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi.

Pembangunan talud di belakang Gereja GPDI Victory Kawahang, sebagai upaya mengantisipasi longsor yang berpotensi mengancam bangunan gereja dan permukiman warga.

Pembangunan SMA/SMK di Kecamatan Siau Barat Utara, agar masyarakat memiliki akses pendidikan menengah yang lebih dekat dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Pengadaan tong penampungan air bersih, untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama pada musim kemarau.

Perbaikan jalan di Kampung Kawahang, yang menjadi akses utama masyarakat dan membutuhkan peningkatan kualitas demi menunjang mobilitas warga.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Vionita Kuera menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro sesuai kewenangan masing-masing.

Kegiatan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong pembangunan yang merata, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan masyarakat Nusa Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (Advetorial)




Vionita Kuera Serap Aspirasi Masyarakat Kampung Kawahang Siau Barat Utara

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Partai Golkar, Vionita Kuera, melaksanakan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kampung Kawahang, Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Kawahang tersebut dihadiri oleh pemerintah kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat. Reses menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di wilayah kepulauan.

Vionita Kuera, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Utara, menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi sekaligus sarana untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai sangat mendesak untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di Kecamatan Siau Barat Utara. Adapun aspirasi tersebut yakni Pembangunan talud di Sekolah Nazareth Niambangeng, Kecamatan Siau Barat, guna melindungi lingkungan sekolah dari ancaman longsor dan menciptakan suasana belajar yang aman bagi para siswa.

Pembangunan jalan menuju Kampung Tolosang, Kecamatan Siau Barat Utara, guna meningkatkan akses transportasi masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi.

Pembangunan talud di belakang Gereja GPDI Victory Kawahang, sebagai upaya mengantisipasi longsor yang berpotensi mengancam bangunan gereja dan permukiman warga.

Pembangunan SMA/SMK di Kecamatan Siau Barat Utara, agar masyarakat memiliki akses pendidikan menengah yang lebih dekat dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Pengadaan tong penampungan air bersih, untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama pada musim kemarau.

Perbaikan jalan di Kampung Kawahang, yang menjadi akses utama masyarakat dan membutuhkan peningkatan kualitas demi menunjang mobilitas warga.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Vionita Kuera menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro sesuai kewenangan masing-masing.

Kegiatan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong pembangunan yang merata, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan masyarakat Nusa Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (sisco)




Roring Serap Aspirasi Warga Bumi Nyiur

Sulut,GN- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Kota Manado  Dr Ir Royke Octavian Roring, MSi., IPU., melaksanakan Reses Kedua  di Kelurahan Bumi Nyiur, Manado. Legislator DPRD Sulut ini menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar dan kebersihan lingkungan.

Dalam penyampaian sejumlah warga mengeluhkan terkait tumpukan sampah di jalan utama SMK 6 Manado dan permintaan lampu penerangan jalan. Selain itu, permasalahan infrastruktur juga menjadi sorotan dan  kerusakan jalan sepanjang 210 meter di Perumahan Pakowa Indah yang belum diperbaiki oleh Pemkot Manado serta masalah drainase, jalan bahkan reling pengaman.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Roring berkomitmen akan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan Kota Manado untuk mengatasi masalah sampah dan mengecek kelayakan alat angkut sampah. Dia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Untuk infrastruktur, kata Roring akan mengusahakan perbaikan lampu jalan, tiang listrik, drainase, dan paving block secepatnya. Sementara aspirasi terkait sungai mayondok, Roring menjelaskan bahwa Pemkot Manado telah melakukan pelebaran sungai, namun peran aktif masyarakat tetap dibutuhkan untuk menjaga kebersihan. Seluruh aspirasi akan dikawal agar dapat direalisasikan demi kenyamanan warga. (sisco)




Kegiatan Reses, Ketua DPRD Sulut Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD menyerap aspirasi ke daerah pemilihannya yakni daerah Kepulauan Nusa Utara (Sangihe,Talaud dan Sitaro).

Masa reses II yang dijadwalkan selama empat hari, sejak 1 sampai 4 agustus 2026 Silangen melakukan tatap muka sedikitnya enam Kapitalaung atau kepala desa. Keenam Kapitalaung ini, memberikan aspirasi yang sama yaitu usulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi beberapa warga yang ada.

Aspirasi Kapitalaung Desa Utourano Kec. Tabukan Utara
– Jalan yang mau di usulkan Utourano – Pusunge Kec. Tabukan Utara Kabupaten Kepukauan Sangihe
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Utauranok Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Aspirasi Kapitalaung Desa Petta Kecamatan Tabukan Utara
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Petta
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton di Desa Petta

Aspirasi Kapitalaung Desa Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH di Desa Petta Timur
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton di Desa Petta di Desa Petta Timur
– Masyarakat berharap ada bantuan Pajeko
– Penambahan jalan desa yang belum selesai. Terbagi dengan Petta Induk. Volume 300 Meter jadi masih butuh 150 meter lagi.

Aspirasi Kapitalaung Desa Bahu Kecamatan Tabukan Utara
– Adanya bantuan Talud sekitar 75 meter Talud pemukiman
– adanya bantuan RTLH
– Masyarakat berharap adanya bantuan Rumpon/Ponton di desa Bahu

Aspirasi Kapitalaung Desa Tarolang Kecamatan Tabukan Utara
– Adanya bantuan alat pertanian Hand Traktor di desa Tarolang
– Bantuan bibit kelapa di desa Tarolang
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH.

Aspirasi Kapitalaung Desa Menggawa Kecamatan Tamako
– Masyarakat berharap ada bantuan Rumpon/Ponton
– Masyarakat berharap adanya bantuan Pajeko
– masyarakat berharap ada bantuan RTLH
– Ada bantuan Talud 1 KM di Desa Menggawa
– Adanya bantuan Alat pertanian Hand Traktor.

Aspirasi Kapitalaung Lelipang Kecamatan Tamako
– Masyarakat berharap ada bantuan perbaikan rumah pasca bencana, ada 3 rumah rusak berat dan 2 rusak sedang di desa Lelipang
– Masyarakat berharap ada bantuan RTLH
– masyarakat berharap ada bantuan Air Bor. (sisco)




Legislator Sulut Dra Vonny J Paat Reses di SMKN 1 Tondano

Sulut,GN- Kegiatan reses II masa persidangan ketiga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Dra Vonny J Paat, di gelar di SMK Negeri 1 Tondano, Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Senin (3/8/2026).

Reses ini dihadiri sekitar 200 peserta, meliputi kepala sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta siswa-siswi.

 Dalam dialog terbuka, pihak sekolah dan warga menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas diantaranya renovasi ruang kelas dan bangunan sekolah yang sudah berusia tua demi kenyamanan dan keamanan belajar, bantuan seragam serta alat tulis, beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu, hingga penyediaan bus sekolah guna mempermudah akses pendidikan.

Paat menegaskan reses merupakan momen penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Seluruh usulan yang diterima akan dihimpun dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan DPRD bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi amanah yang harus kami perjuangkan. Semoga sinergi antara DPRD, pemerintah, dan lembaga pendidikan dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata, serta melahirkan generasi muda Sulut yang unggul dan berdaya saing,” kata Paat. (sisco/*)



Berikut Penyampaian Sekwan Niklas Terkait Pembekalan Reses, Bagi Staf Pendamping Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

Sulut,GN- Weliam Niklas Silangen S.Sos., M.Si. selaku Sekretaris DPRD Sulut memberikan pembekalan reses bagi Staf Pendamping Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulut. Pimpinan dan anggota DPRD Sulut sesuai jadwal akan turun lapangan menemui konstituen untuk menyerap aspirasi.

Acara pembekalan reses digelar di Ruang Rapat Serbaguna Kantor DPRD Sulut, Selasa (28/7/2026). Kehadiran Sekwan didampingi oleh beberapa Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkup Sekretariat DPRD Sulut.

Pembekalan reses bagi staf pendamping bertujuan untuk memastikan kelancaran administrasi, teknis, dan ketepatan pelaporan aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh pimpinan maupun anggota dewan selama masa reses.

Sekwan memberikan pencerahan terkait tugas-tugas utama para pendamping reses seperti fasilitasi teknis, manajemen administrasi, dan pertanggung jawaban anggaran keuangan dalam kegiatan reses. (sisco)