Reses II Tahun 2022, YL Serap Aspirasi Warga Ranomuut

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Manado Yongkie Limen (YL) kembali menyerap aspirasi warga masyarakat Ranomuut Kecamatan Paal 2 Manado.

Dalam penyampaiannya, YL sapaan akrab Yongkie Limen menyebutkan bahwa kegiatan reses ini wajib di laksanakan oleh semua anggota DPRD Sulut untuk menyerap setiap aspirasi di dapil masing-masing. ” Kegiatan reses ini tidak dapat di hapuskan karena wajib di laksanakan oleh setiap anggota DPRD Sulut,” kata YL saat reses II, Kamis (04/08/2022).

Usai memaparkan tujuan kegiatan reses, YL memberikan kesempatan kepada warga masyarakat untuk menyampaikan apa saja yang menjadi masukan, usulan maupun keluhan.

Beberapa wargapun ikut menyampaikan aspirasi diantaranya terkait persoalan lampu jalan penerangan jalan,Kartu Indonesia Pintar untuk anak didik bahkan mengenai pelayanan kepada warga oleh kelurahan sampai mengaitkan masalah pembayaran retribusi sampah dan lain sebagainya.

Mendengar aspirasi dan keluhan warga, YL menegaskan bahwa aspirasi warga ini akan di tampung semua dan kemudian diteruskan bahkan disampaikan langsung kepada Walikota Manado jika itu menjadi kewenangan dari Pemerintah Kota Manado.

” Semua aspirasi bapak dan ibu, akan ditampung, jika menjadi kewenangan Pemerintah Kota Manado akan saya sampaikan langsung kepada Walikota, besok kita mungkin ada pertemuan dengan pak Walikota dan itu akan saya sampaikan,” ujar Limen.

YL juga menyampaikan pesannya kepada warga masyarakat yang ikut reses, untuk terus membantu Perintah Kota Manado seperti membayar retribusi sampah.

Diketahui acara reses II di pandu oleh bung Robby dihadiri ratusan warga masyarakat dan juga hadir staf pendamping dari DPRD Sulut. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Gelar Reses II Di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Sulut,GN- Reses ke II Ketua DPRD Sulawesi Utara dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD (FAS) di laksanakan di Kabupaten.Kepulauan Sangihe.

FAS melakukan marathon menyerap aspirasi warga masyarakat yang ada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tahuna dan Tahuna Timur yang dipusatkan di Kelurahan Tona II yang dilaksanakan di Papanuhung. Selasa, (02/08/2022).

Sejumlah Aspirasi yang banyak disampaikan khususnya di bidang Infrastruktur baik Talud pantai dan sungai maupun drainase dan jalan-jalan kelurahan yang belum diperbaiki.

Usai mendengarkan pemaparan warga, Silangen menjawab semua aspirasi itu akan tampung untuk dipelajari. Yang menjadi skala prioritas dianggaran tahun depan.

” Silahkan memasukan aspirasi sebanyak – banyaknya, sehingga saya juga tau sejauh mana persoalan yang ada di daerah ini, dan tentu tidak semua aspirasi ini dapat direalisasikan. Namun akan melihat mana yang menjadi prioritas. Juga melihat kemampuan keuangan daerah,” Kata Silangen.

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan pada sore hari, di Kecamatan Kendahe yang dipusatkan di balai Kampung Pempalaraeng.

Khusus kecamatan Kendahe juga aspirasi yang sama yakni Infrastruktur berupa talud, dan status SMA Petra Sawang dari swasta ke Negeri. Selain itu, soal kebudayaan seperti Masamper dan musik Bambu untuk bisa tampil di Provinsi dalam event khusus.

” Memang semua aspirasi masyarakat ini semuanya sangat baik, dan seharusnya perlu penangganan secepatnya oleh pemerintah. Namun dengan adanya wabah Covid -19, sehingga beberapa tahun ini terjadi refocusing sehingga banyak kegiatan – kegiatan yang ditunda pelaksanaanya, ” terang Silangen.

Dia berharap agar masyarakat Sangihe untuk membantu lewat doa, agar semua aspirasi ini dapat terwujud sesuai dengan harapan. Artinya ketika ada dana yang dikucurkan dari Pemerintah Pusat maka aspirasi ini dapat terealisasi.

” Berdoa saja, semua indah pada waktunya, pasalnya ketika dulu ketika reses dulu ada aspirasi soal ruas jalan Pitaloka. akhirnya setelah ada dana PEN dari Pemprov. Maka saat itulah saya perjuangkan sehingga bisa terealisasi seperti kita lihat saat ini,” tukasnya.

Salah satu warga yang ikut hadir dalam reses tersebut mengapresiasi kehadiran FAS di Kampung Pempalaraeng dimana bisa menampung aspirasi. Dia menyampaikan terima kasih terhadap program Indonesia Pintar (PIP) bea siswa bagi anak sekolah yang diprakarsai oleh anggota Dewan dari PDI Perjuangan yang ada di DPR RI.

” Kami bangga ketika hari ini bisa bertatap muka dengan pak Ketua DPRD Sulut. Yang sudah hadir dan bisa menampung aspirasi masyarakat,” ujar Ketua LPM Pempalaraeng.

Reses ini, FAS didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sangihe Ferdy Sondakh, SE. Sebagai moderator dan Ferdy Bawele,SE sebagai MC dalam kegiatan tersebut. (sisco/*)




Berikut Ini Hasil Reses Anggota DPRD Sulut Yusra Alhabsy Di Bolaang Mongondow

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut Daerah Pemilihan Bolaang Mongodow Raya Yusra Alhabsy menggelar reses II tahun 2020.
Reses yang di gelar di enam wilayah dan lokasi berbeda menyerap aspirasi warga masyarakat tersebut. Adapun aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Sulut seperti berikut ini.

Reses di Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow antara lain, masyarakat meminta pemerintah provinsi untuk perbaikan jalan yang di desa Mopait yang menjadi kewenangan provinsi. Selain itu, masyarakat meminta pemerintah membantu kelompok usaha bersama, pembangunan dilokasi pariwisata, memperhatikan ketenagakerjaan karena yang bekerja diperusahaan kebanyakan dari luar daerah.

Reses di Desa Inobonto I Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow, masyarakat meminta pemerintah provinsi untuk menerbitkan BPJS ketenagakerjaan khususnya bagi petugas keamanan, memperhatikan masalah PHK dari perusahaan karena melakukan PHK secar sepihak sehingga status karyawan belum jelas, masyarakat meminta bantuan mesin potong rumput untuk lapangan olahraga sepak bola, meminta pemerintah membantu petani mensuplai pupuk dan nelayan alat penangkap ikan, membuat TPA untuk pedagang di area pasar.

Reses di Desa Inobonto Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow, masyarakat meminta pemerintah provinsi untuk menerbitkan BPJS kesehatan sebab masih banyak masyarakat yang menggunakan BPJS Mandiri, meminta pemerintah bantuan beasiswa bagi anak-anak siswa SMA dan SMK untuk lanjut studi.

Reses di Desa Mongkoinit Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, masyarakat minta bantuan untuk menerbitkan BPJS ketenagakerjaan khusus petugas keamanan, meminta bantuan pemerintah provinsi untuk anak-anak dalam studi akhir, meminta pemerintah untuk mengangkat tenaga honor di SMA dan SMK,karena sudah puluhan tahun jadi tenaga honor belum juga juga diangkat jadi PNS, dan meminta pemerintah untuk pengaspalan jalan di Desa Mongkoinit.

Reses di Desa Insili Induk Kecamatan Pasi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow, masyarakat meminta pemerintah untuk pembangunan rumah ibadah seperti Gereja dan Mesjid, meminta pemerintah memberikan bantuan penerangan lampu jalan, juga meminta pemerintah untuk penerbitan BPJS ketenagakerjaan, memperhatikan drainase di Desa Insili, meminta pemerintah untuk membentuk karangtaruna di desa tersebut, meminta bantuan mesin penggiling padi dan alat traktor untuk pengolahan kebun, pembuatan sumur bor bagi pertanian untuk antisipasi musim panas.

Sementara reses di Desa Langagon I Kecamatan Bolaaang Kabupaten Bolaang Mongondow, masyarakat meminta bantuan pemerintah untuk alat pertanian seperti hand tractor,mesin perontok,tractor, mesin paras. Masyarakat juga meminta pemerintah untuk perbaikan jembatan menuju akses perkebunan, pengadaan mesin pengering padi, pengadaan ambulance dan meminta pemerintah untuk penerangan jalan sepanjang Desa Langagon.

Usai melakukan reses, anggota DPRD Sulut Yusra Alhabsy kepada media ini mengatakan pemerintah Bolmong maupun pemerintah provinsi Sulut agar memberikan perhatian khusus untuk permasalahan yang ada di Desa dan Kelurahan supaya bisa tertanggulangi serta dijadikan acuan dalam hal penganggaran untuk program-program prioritas pada tahun anggaran yang akan datang.

Di ketahui kegiatan reses DPRD Sulut di mulai 5- 12 September 2020, masing-masing anggota DPRD Sulut turun ke daerah Pemilihan untuk menyerap aspirasi konstituen. (sisco)