Banggar DPRD Bersama TAPD Rampungkan Pembahasan Perubahan APBD Sulut 2024
Sulut,GN- Bertempat di ruang sidang paripurna Rabu (7/8/2024), Banggar DPRD bersama TAPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat pembahasan KUA Dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2024.
Rapat tersebut di pimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil Ketua Viktor Mailangkay, Raski Mokodompit, Billy Lombok dan anggota Banggar lainnya.
Sementara Pemerintah Provinsi Sulut di hadiri langsung ketua TAPD Steve Kepel, Asisten I dan III bersama jajaran SKPD Provinsi Sulut.
Pantauan media Gemparnews.com pembahasan dimulai sekira pukul 17.00 Wita hingga berakhir pada pukul 20.30 Wita dengan mendapat persetujuan anggota Banggar DPRD.
Akan tetapi ada beberapa poin catatan pada beberapa SKPD nilai anggaran yang akan dilakukan penyesuaian pada besok hari, sebelum penandatanganan nota kesepakatan pada rapat paripurna.
“Jadi akan ada penyesuaian besok hari, dan pelaksanaan paripurna Kamis besok pada jam 14.00 Wita atau jam dua siang,” kata Silangen. (sisco)
Jembatan Bottleneck Tumumpa Hampir Rampung, Amir Liputo : Terimakasih Gubernur Sulut Dan Pemerintah Pusat Sudah Mendengarkan Penyampaian Kami
Sulut,GN- Kerja keras Pemerintah Sulawesi Utara dan Pemerintah Pusat bahkan tak luput juga pengawasan dari pihak legislatif sehingga penyelesaian jembatan bottleneck yang menghubungkan sungai Bailang dan Cempaka Molas hampir rampung seratus persen.
Sekretaris Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo (foto: Gemparnews)
Hal ini dikatakan Sekretaris komisi III DPRD Sulut Amir Liputo,SH kepada sejumlah media ketika di temui di ruangan rapat komisi III, Senin (05/9/2022).
Liputo mengatakan sebagai wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Manado merasa bangga dan senang dimana jembatan Bottleneck yang dirindukan warga masyarakat kini sudah hampir selesai. “Pertama tentu sebagai wakil rakyat Kota Manado, Dapil Manado di provinsi merasa senang dan bangga dimana perjuangan hampir delapan tahun di DPRD Sulut membuahkan hasil sehingga jembatan Bottleneck antara sungai Bailang dan Cempaka Molas sudah hampir rampung 100 persen,” kata Liputo.
Dengan diselesaikannya jembatan ini, kata Liputo tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat terlebih dapat mengurai kemacetan.” Tentunya ini akan mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah bagian Utara. Kita tau jalan Hasanudin di jam-jam sibuk sudah tidak mampu menampung kendaraan,” ujarnya.
Selain itu, Liputo menjelaskan dengan terhubungnya jalan dan jembatan bottleneck ini, membuat roda perekonomian bahkan minat untuk mengunjungi spot pariwisata semakin naik. ” Kita tau di ujung Utara Manado ada tempat pariwisata yang indah dan menarik. Disana ada bebepa spot Pariwisata seperti Hotel Luley, Bara Kuda dan juga Nusantara Dive Center. Roda perekonomian masyarakat akan semakin berputar lebih baik, pendapatan masyarakat akan bertambah dan ini akan membantu kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” jelas Liputo.
Dia berharap, ini semakin terbuka sehingga menyebabkan roda ekonomi dari Selatan berpindah ke Utara sehingga secara umum roda ekonomi Manado mulai stabil.
Liputo juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah mendengarkan penyampaian di paripurna dan juga kepada pemerintah pusat. “Oleh sebab itu, saya sebagai wakil rakyat yang duduk di komisi III, teman-teman di DPRD Sulut sudah tau, tidak henti-hentinya setiap paripurna saya mengingatkan. Alhamdulilah saya bersyukur dan terus mengawal sehingga jalan dan jembatan sudah hampir selesai seratus persen dan mudah-mudahan akan segera diresmikan,” tandasnya. (sisco)
Salindeho : Target April Mendatang Draf Net Ranperda Pengendalian Sampah Plastik Tuntas
Sulut,GN- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulut terus menggenjot Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pengendalian sampah plastik.
Winsulangi Salindeho (foto : gemparnews)
Bapemperda DPRD Sulut dalam waktu dekat ini, akan mengundang para pakar dari Unsrat Manado. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bapemperda DPRD Sulut Winsulangi Salindeho kepada media gemparnews.com ketika di temui diruangan kerjanya Senin (22/3/2021). Salindeho menegaskan bahwa April mendatang semua draf net Ranperda tentang pengendalian sampah plastik akan rampung. ” Target kita pada April mendatang draf net Ranperda pengendalian sampah plastik akan tuntas,” ujarnya.
Dia berharap, Ranperda tersebut segera di paripurnakan, jika semuanya telah selesai. ” Unruk itu, kami terus pacu pembahasan Ranperda ini, agar segera rampung dan target kami April mendatang draf net selesai,” pungkasnya.(sisco)
Kawatu : Sejumlah Persiapan Hampir Rampung
Sulut,GN- Agenda Pelaksanaan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka mendengarkan pidato Presiden 14 Agustus mendatang sejumlah persiapan hampir rampung. Foto: Glady Kawatu,SH MSi
Ini disampaikan Sekretaris DPRD Sulut Juga selaku Koordinator Acara Glady Kawatu,SH MSi kepada sejumlah wartawan Senin, (10/8/2020) di kantor DPRD Sulut.
” sampai saat ini, persiapan hampir rampung. Khusus rapat paripurna pada tanggal 14 Agustus nanti pelaksanaannya dibatasi 30 persen dari kapasitas, ruang paripurna yang dapat menampung 625 orang, kalau 30 persen berarti180 orang, tapi panitia hanya menjalankan undangan 140 undangan dan undangan tersebut di batasi pada Forkopimda plus, pimpinan instansi vertikal, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, pejabat eselon dua, KPU dan Bawaslu, undangan lainnya, termasuk wartawan juga dibatasi 10 orang,” kata Kawatu.
Lanjut Kawatu, rangkaian kegiatan sudah dibuka Jumat (7/8/2020) lalu. ” kegiatan sudah di mulai pada tanggal 7 Agustus lalu dengan acara pembukaan dan pada 14 Agustus akan di laksanakan rapat paripurna di DPRD Sulut, akan di laksanakan 2 kali pertama pukul 09.00 wita dan pukul 15.00 wita,” Jelasnya.
Selain itu dikatakannya, tanggal 16 Agustus akan dilaksanakan renungan suci di TMP kairagi dan puncak acara di gelar detk-detik proklamasi pada tgl 17 Agustus. “Sebelumnya pukul 06.30 wita pemberian remisi di Lapas tuminting selanjutnya perayaan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus pukul 08.00 wita upacara bendera kemudian pada pukul 11.00 wita mendengarkan secara virtual dari istana, selanjutnya mengikuti penurunan bendera pusaka pukul 18.00 wita,” pungkas Kawatu. (Sisco)