Kepsek SMPN 4 Manado Utusan Sulut Ikut Bimtek di Surabaya

Manado,GN- Prestasi yang membanggakan bagi SMPN 4 Manado yang satu – satunya utusan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ikut dalam kegiatan Bimbingan teknik (Bimtek) di Surabaya Jawa Timur.

Kepala SMPN 4 Manado Rahman Manggopa,SPd (foto: Gemparnews)

Ini disampaikan oleh Kepala SMPN 4 Manado Rahman Manggopa, SPd kepada media Gemparnews.com ketika di temui diruangan kerjanya, Senin (13/10/2025).

Maksud kegiatan Bintek tersebut, kata Manggopa, bagaimana memanfaatkan anggaran bos kinerja itu tepat sasaran.

” Berhubung SMP 4 Manado mendapat prestasi dalam olahraga, maka kami satu – satunya di utus mengikuti kegiatan bimtek ini. Tujuannya untuk belajar kembali bagaimana memanfaatkan anggaran bos kinerja tepat sasaran,” kata Manggopa.

“Kami diajarkan bagaimana cara pembuatan Rencana Kerja Anggaran (RKA) sekolah sehubungan dengan Boskin, bagaimana kami memetakan pemetaan dan juga asesmen itu kami lakukan,” sambungnya.

Diketahui kegiatan ini dilaksanakan oleh
Pusat Pengembangan Prestasi Nasional (Puspenas)sehubungan dengan penggunaan Bos Kinerja Prestasi.

Kegiatan bimbingan teknik ini juga menghadirkan Nara sumber sebagai pemateri dari Pusat Pengembangan Prestasi Nasional. (sisco)




Rayakan HUT Ke- 44 Secara Sederhana, Keluarga Besar SMPN 8 Manado Gelar Ibadah Syukur

Manado,GN- Keluarga besar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Manado merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 44 secara sederhana, Senin (22/9/2025). Ibadah syukur dihadiri oleh Kepala Sekolah dan guru bahkan seluruh siswa yang ada.

Pantauan media ini, ibadah syukur berlangsung kusyuk dan penuh dengan keakraban sehingga para siswa turut merasakan sukacita dalam suasana ibadah walaupun dilaksanakan secara sederhana.

Usai ibadah syukur, Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,SPd mengatakan dalam usia yang ke-44 tahun SMPN 8 Manado dapat memberikan harapan baru yang terbaik untuk sekolah ini.

Lanjut Manggopa mengatakan, paling utama tentunya kita membangun kualitas pendidikan dan membangun karakter anak – anak didik sebagai masa depan bangsa.

“Dengan usia ke – 44 tahun, kiranya dapat memberikan harapan baru yang terbaik ke depan untuk sekolah. Maka saya mengajak seluruh keluarga besar SMPN 8 Manado untuk membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini, yang utama bagaimana kita membangun karakter anak – anak siswa sebagai masa depan bangsa,” kata Manggopa.

“Saya berharap tentunya sekolah ini menjadi salah satu sekolah unggulan di Kota Manado. Kerjasama antara guru dan orangtua menjadi harapan kami untuk kemajuan sekolah ini,” sambungnya.

Manggopa mengajak untuk membangun komunikasi dan terus melakukan yang terbaik untuk sekolah, sehingga apa yang menjadi tujuan yang mulia untuk peningkatan sekolah dapat tercapai dengan sukses.

“Mari kita membangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa, dan teruslah bersinergi agar supaya tujuan menjadikan sekolah ini lebih baik lagi ke depan dapat tercapai,” pungkasnya.

Diketahui, selesai ibadah syukur dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah hadiah kepada siswa yang menjuarai lomba antar kelas se SMPN 8 Manado. (sisco)




Kepsek Manggopa : Pembayaran Gaji Tenaga Honorer Sementara Berproses

Manado,GN- Tenaga Honorer yang mengabdi di SMPN 8 Manado agar tetap bersabar, karena pembayaran gaji honorer sementara berproses.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd ketika di wawancarai media Gemparnews.com di ruangan kerjanya, Jumat (22/08/2025).

Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd (foto: Gemparnews)

Menurut Kepsek Manggopa, dana BOS baru masuk Rabu 20 Agustus 2025 lalu. Sehingga Bendahara BOS langsung melakukan proses untuk pembayaran bagi tenaga honorer.

Lanjut Kepsek Manggopa, pembayaran gaji tenaga honorer melalui transfer dan tidak di bayarkan secara tunai. Pembayaran dilakukan secara transfer untuk menghindari hal – hal yang menyalahi aturan.

“Sistem pembayaran ini oleh bendahara langsung di transfer melalui rekening masing-masing. Kami tidak melakukan pembayaran secara tunai sebab menghindari hal – hal yang menyalahi aturan,” kata Kepsek Manggopa.

Dia menjelaskan kenapa tenaga honorer belum dibayarkan sampai hari ini, karena menurut kepsek Manggopa dana BOS baru masuk hari Rabu, 20 Agustus 2025 sehingga harus proses pembayaran.

“Jadi saya sampaikan untuk segera di bayarkan dan saat ini sementara berproses dan akan di bayarkan oleh bendahara,” ucap kepsek.

Peruntukan pembayaran dana BOS kata Kepsek, dibayarkan bagi tenaga honorer lepas dan tenaga honorer yang sudah diterima menjadi P3K namun belum menerima SK.

Tenaga honorer lepas di biayai dari dana BOS dan juga tenaga honorer yang sudah di terima jadi P3K namun belum menerima SK masih di biayai dana Bos,” tukasnya.

“Untuk tenaga honorer yang diterima menjadi P3K dan sudah menerima SK maka otomatis mereka tidak lagi di biayai oleh dana BOS tetapi di biayai oleh pemerintah atau negara,” tandas kepsek Manggopa. (sisco)




Kepsek Rahman Manggopa, Bantah Pemberitaan Tudingan Penyalahgunaan Dana BOS dan WIL

Manado,GN- Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd membantah keras tudingan pada dirinya atas penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan juga adanya Wanita Idaman Lain (WIL) yang di beritakan oleh beberapa media online.

Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,M.Pd (foto : Gemparnews)

Kepada sejumlah media, Rahman dengan tegas menyatakan pemberitaan tersebut bohong tanpa ada dasar dan bukti yang kuat.

Menurut Rahman, dirinya sangat kecewa atas pemberitaan tersebut,bahkan keluarganya merasa di permalukan sehingga banyak masyarakat, teman,kerabat dan keluarga menghubunginya menanyakan terkait pemberitaan yang telah beredar di media sosial dan group whatsApp.

“Pemberitaan itu bohong dan tanpa ada konfirmasi langsung kepada saya. Dan jujur saya dan keluarga merasa terpukul dan kecewa atas pemberitaan yang menyudutkan privasi pribadi saya,” ungkap Rahman ketika ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (20/08/2025).

Meskipun demikian, Rahman mengaku tidak akan menempuh jalur hukum untuk memproses pemberitaan yang sudah merugikan dirinya dan keluarga.

” Awalnya saya sudah menyampaikan akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian, namun karena wartawan yang memuat berita di media itu sudah datang meminta maaf, bahkan sumber yang menyampaikan berita itu mengelak dan memohon maaf. Dan mereka akan memuat berita konfirmasi sebagai hak jawab saya di media yang sama, sehingga saya mengurungkan niat untuk melaporkan hal ini. Saya akan mencoba menenangkan anak- anak dan istri untuk menyampaikan hal ini, tetapi bila anak dan istri saya maunya lain untuk di proses secara hukum, saya akan mempertimbangkannya,” kata Rahman.

“Saya sebagai orang kristen apalagi saya menjalani tugas sebagai pelayan di salah satu gereja harus memaafkan teman – teman media. Dan media juga sebagai mitra kerja kami melakukan kontrol dalam menjalankan tugas kerja,” ucapnya.

“Karena ada tertulis dalam 1 Petrus 3:9 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan atau caci maki dengan caci maki, melainkan sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat” tutupnya. (sisco)




Sebanyak 352 Siswa Ikut MPLS, Kepsek Manggopa: Berjalan Dengan Baik dan Lancar

Manado,GN- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa dan siswi SMPN 8 Manado dilaksanakan selama satu minggu sejak Senin 14 – 18 Juli 2025.

Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,SPd,MPd Ketika Menyampaikan Pengumuman Kepada Siswa MPLS (foto: Gemparnews)

Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa, SPd, MPd mengatakan kegiatan MPLS ini mengacu pada petunjuk teknis dari kementerian melalui pemerintah Kota Manado, sehingga program itu bisa berjalan dengan lancar dan ini dilaksanakan oleh panitia yang sudah di bentuk.

“Semua berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan program dan petunjuk yang kami terima dari pemerintah kota Manado,” kata Manggopa kepada media Gemparnews.com ketika ditemui di ruangan kerja, Jumat (18/07/2025).

Lanjut, Kepsek Manggopa menjelaskan peserta yang mengikuti kegiatan MPLS ini sebanyak 352 siswa.

“Peserta sebanyak 352 siswa dan dibatasi sesuai rombel. Jadi jumlah rombel ada 11 dan jumlah per rombel sebanyak 32 siswa. Dan itu sudah terisi sejak awal dan tidak dibuka lagi tahap dua,karena tahap satu sudah penuh,” jelas Manggopa.

“Harapan kami ketika siswa akan mengikuti pembelajaran mereka sudah dapat menyesuaikan dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah, para guru dan siswa lain serta proses pembelajaran di kelas, mereka sudah dapat menyesuaikan diri artinya mereka sudah tidak kaku lagi,” tutup kepsek yang selalu ramah terhadap awak media. (sisco)




Kepala SMPN 8 Manado : Sarana dan Prasarana Masuk Anggaran Dana BOS

Manado,GN – Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa menegaskan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah diatur dan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang ada.

” Kami mengikuti penggunaan dana BOS sesuai juknis yang ada, jangan sampai salah dalam penggunaannya,” tegas Manggopa kepada media gemparnews.com Jumat (18/07/2025) ketika ditemui di ruangan kerjanya.

Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa (foto: Gemparnews)

Lanjut Manggopa mengatakan semua sarana dan prasarana di sekolah menggunakan dana BOS

“Seperti rehab kecil atau rehab ringan misalkan kaca pecah, keramik rusak, papan tulis, kursi, meja,seng, plafon rusak, listrik dan internet serta buku, yang masuk aset sekolah menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah,” kata Manggopa.

Sedangkan rehab sedang dan rehab besar, Manggopa menjelaskan bahwa tidak bisa menggunakan dana BOS.

“Jadi ini semua untuk menunjang kegiatan pembelajaran di sekolah sehingga tidak ada pembebanan kepada orang tua siswa, semua sudah dibiayai oleh pemerintah melalui dana BOS,” ungkapnya.

“Penggunaan dana BOS tersebut kami juga harus berhati – hati untuk menghindari hal – hal yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang di berikan oleh pemerintah,” tambah Manggopa.

Selain itu, kata Manggopa penggunaan dana BOS digunakan untuk pembayaran bagi honorer yang sudah masuk dalam dapodik.  “Biasanya penggunaannya 50 persen dari dana BOS tapi sekarang sudah 20 persen. Karena ada efisiensi anggaran,” terangnya.

Setelah meninjau ruangan kelas 8.2, Kepsek Manggopa berjanji akan segera membenahi kekurangan yang ada di setiap ruangan kelas. ” Ini tentu untuk kenyamanan siswa – siswi yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas,” tutup kepsek Manggopa. (sisco)




Manggopa : Kuota 352 Siswa diterima di SMPN 8 Manado

Manado,GN- Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 untuk SMPN 8 Manado sudah di tutup Rabu 25 Juni 2025 Pukul 23.59 wita tadi malam. Kuota yang diterima bagi siswa baru di SMPN 8 Manado sebanyak 352 siswa.

Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd (foto: Gemparnews)

Itu disampaikan oleh Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd kepada media Gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya Kamis (26/06/2025).

” Penerimaan siswa baru sudah di tutup. Semua data siswa yang di terima sudah dikunci. Kuota sebanyak 352 siswa baru yang di terima,” kata Manggopa.

Data ini, kata Manggopa sudah terintegrasi dengan Kementerian dan Pemerintah Kota Manado. ” Dari data yang ada, semua yang diterima sudah terintegrasi,” ucapnya.

Sementara rombel yang di siapkan, lanjut Manggopa mengatakan sebanyak 11 rombel atau ruangan kelas di SMPN 8 Manado. ” Jadi 352 siswa tersebut, menampung 11 rombel. Tidak ada lagi penambahan karena sesuai ruang kelas,” jelas Manggopa.

“Dari 352 siswa yang diterima sudah mencakup penerimaan sistem Zonasi, Prestasi,Afirmasi dan Mutasi,” tambahnya.

Untuk pengumuman siswa baru akan di umumkan hari ini secara serentak. ” Nanti pukul 14.00 wita hari ini akan di umumkan,” ujarnya.

Lanjut Kepsek mengatakan siswa yang sudah di terima akan mendaftar kembali. ” Untuk memastikan sekolah disini, siswa dapat mendaftar kembali sampai batas yang telah di tentukan,” terangnya.

Dia berharap, siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Selain itu, pembentukan karakter sangat penting di sekolah untuk menghadapi tantangan ke depannya. (sisco)