Direktur SDM dan Diklit Pimpin Serah Terima Area Power House Gedung Kanker

Manado,GN— Kegiatan Join Survey sekaligus serah terima lahan area Power House kepada pelaksana pekerjaan Gedung Kanker, PT Hutama Karya (HK), dilaksanakan pada Rabu (5/11/2025) tadi siang.

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang mewakili pihak manajemen rumah sakit memimpin acara serah terima.

Acara serah terima ini turut dilakukan join survey antara tim teknis RSUP Kandou dan pihak kontraktor PT Hutama Karya untuk memastikan kesiapan serta sinkronisasi terkait hasil kerja yamg dicapai.

Sesuai laporan progres sampai minggu ke-46, pekerjaan telah mencapai 42,531% dengan deviasi positif, menunjukkan capaian yang melampaui target rencana kerja.

Direncanakan untuk target topping off struktur dijadwalkan terlaksana di minggu kedua bulan November. Ini tentu seiring dengan percepatan penyelesaian konstruksi bangunan di beberapa bagian gedung utama.

Dengan kegiatan ini diharapkan memperlancar seluruh tahapan pembangunan Gedung Kanker RSUP Kandou Manado.

Gedung ini akan menjadi pusat layanan unggulan untuk pasien kanker di Sulawesi Utara dan tentunya untuk wilayah Indonesia Timur. (sisco)




PT HK Genjot Pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado

Sulut, GN- Pelaksanaan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado terus di genjot. Progres pembangunan gedung 12 lantai ini yang di kerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) hingga saat ini baru mencapai 9.64 persen sejak peletakan batu pertama atau ground breaking akhir Januari 2025 lalu.

Proyek Pembangunan Gedung Layanan Kanker RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan pimpinan perusahaan yang di wakili oleh Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerja.

” Sampai saat ini progres pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu sekira 9,64 persen. Ini baru pengecoran lantai dasarnya,” jelas Ginanjar, Kamis (22/5/2025).

Ginanjar menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu ini sesuai dengan kontrak pekerjaan hingga Mei 2026 mendatang.

” Proyek pembangunan gedung ini akan selesai dikerjakan pada 2026 mendatang,” jelas Ginanjar.

Lebih jauh Ginanjar mengatakan untuk meminimalisir kemacetan pengguna jalan masuk ke area rumah sakit dan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi secara kontinyu dengan management RSUP Kandou Manado.

” Untuk selanjutnya guna meminimalisir kemacetan di area rumah sakit, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perlu adanya rekayasa lalulintas. Ini tentu menghindari kemacetan ketika kami akan melakukan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya,” kata Ginanjar.

Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya (foto: Gemparnews)

Sementara, Steven Tawil selaku Humas PT Hutama Karya menyebutkan pihaknya juga menerima keluhan dan pemberitahuan dari warga masyarakat terkait limbah debu dari pengerukan tanah di proyek tersebut. Namun keluhan ini kata Tawil pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan penyiraman di sepanjang jalan menuju ke area rumah sakit.

” Setiap hari kami melakukan penyiraman dari depan jalan raya menuju ke area jalan masuk ke rumah sakit sampai di depan Unit Gawat Darurat. Setiap hari kami lakukan itu,” sebut Tawil.

“Kepada masyarakat yang ada di area proyek pembangunan ini untuk tetap bersabar. Harapan kami proyek pembangunan gedung ini selesai tepat waktu dan dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan di bumi nyiur melambai,” tutupnya. (sisco)