Kepala BPTD Kelas II Sulut : Program Utama Melakukan Subsidi Angkutan Barang Perintis di Kepulauan

Sulut,GN- Mengawali tahun 2026 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara (Sulut) merencanakan program kerja untuk kemajuan transportasi di daerah Bumi Nyiur Melambai.

Kepala BPTD Kelas II Sulut Alexander Hilmi Perdana menyebutkan program strategis yang akan dikerjakan pada tahun 2026 ini berfokus pada pemuatan layanan transportasi, optimalisasi terminal tipe A, pengawasan angkutan barang, pemanfaatan Barang Milik Negara serta mendukung program angkutan massal dan keselamatan di jalan.

“Salah satu contoh program utama kami adalah melakukan subsidi angkutan barang perintis khususnya dikepulauan,” kata Alexander melalui podcast Okestra BPTD Kelas II Sulut.

Dia menjelaskan saat ini ada empat trayek atau lintasan yang sedang dikelola yaitu di kepulauan Talaud, kemudian Tahuna, Siau,Tagulandang dan Biaro.

“Ini manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat termasuk ketersediaan barang kebutuhan pokok yang lebih terjamin serta bisa menurunkan disparitas harga,” ujar Alexander.

Namun tantangan yang dihadapi kata Alexander adalah kondisi cuaca yang ada di wilayah Sulawesi Utara.

“Karena pengiriman barang ke kepulauan yang saya sebut diatas, mengalami kondisi dan tantangan yang harus perlu kita hadapi bersama,” ucapnya.

Lanjut kata Alexander, kehadiran BPTD Kelas II Sulut, bukan hanya soalnya layanan transportasi tetapi juga tentang solidaritas kemanusiaan.

“Seperti beberapa hari lalu kami juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang ada di Siau, yang mengalami musibah banjir bandang,” Jelasnya.

Bantuan BPTD Kelas II Sulut tersebut diterima Bupati Kabupaten Kepulauan Siau,Tagulandang dan Biaro (Sitaro) diwakili Kadishub Sitaro.

BPTD Kelas II Sulut menyalurkan bantuan kepada masyarakat Siau yang mengalami musibah banjir bandang diterima langsung oleh Bupati Sitaro diwakili Kadishub Sitaro (foto: ist)

Selain itu, Alexander menuturkan pihaknya juga mengawasi lintasan transportasi angkutan penyeberangan yang ada di Sulawesi Utara yang dikelola oleh beberapa instansi dan daerah. Kata Alexander, ada tujuh lintasan yang awasi oleh BPTD Kelas II Sulut.

“Tiga lintasan penyeberangan yang dikelola oleh ASDP Bitung, dua lintasan penyeberangan di kelola oleh PD Pelayaran Sitaro, satu lintasan di kelola oleh PD angkutan Talaud dan satu lintasan dikelola oleh PD Perumda Kota Bitung,” ungkap Alexander.

Dia menegaskan dengan adanya lintasan yang dikelola oleh instansi dan daerah maka akan mempermudah sistem konektivitas di wilayah kepulauan.

“Manfaatnya adalah konektivitas lebih terjamin dari segi waktu dan tarif kemudian Peningkatan mobilitas barang dan orang serta memperkuat negara di wilayah terluar,” terangnya.

” Jadi tantangan yang kami hadapi adalah kondisi arus laut yang tidak menentu, sehingga kami harus menunda keberangkatan kapal perintis tersebut,” pungkasnya. (sisco)




Pencanangan Program Gerakan Membara Mesuang, Menjawab Ketahanan Pangan di Bumi Tampunganglawo

SANGIHE,GN-Untuk mendukung pembangunan secara nasional seiring dengan program Pemerintah pusat, yang menekankan swasembada pangan, dan dalam rangka mewujudkan sapta membara Program Bupati dan wakil Bupati,maka Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui dinas pertanian melakukan pencanangan gerakan membara mesuang di lahan BBU pertanian Kampung lenganeng, jumat (11/7/2025).

Pencanangan Program Gerakan Membara Mesuang di Kampung Lenganeng,Tahukan Utara (foto: Gemparnews)

Gerakan membara mesuang langsung dicanangkan oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM dengan melakukan penanaman tanaman holtikultura dan panen komoditi cabe dan sayuran pun pada kesempatan itu dilakukan penyerahan bantuan benih cabe kepada kelompok tadi yang diserahkan oleh Bupati.

Bupati mengatakan bahwa gerakan menanam bersama rakyat, mendukung swasembada untuk ketahanan pangan, adalah salah satu langkah strategis Pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ketahanan pangan yang saat ini sedang dihadapi,bahwa isu pangan merupakan isu nasional.

Bupati menambahkan masih ada pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan yaitu bagaimana ketahanan pangan di Sangihe,karena masih banyak tanaman holtikultura berasal dari luar Sangihe, Sehingga dengan program membara mesuang bisa menjawab dan ketahanan pangan di Sangihe aman dan tidak terlalu berharap tanaman holtikultura dari luar daerah.

Thungari pun berharap, kegiatan menanam ini bukan hanya secara simbolis,tapi menjadi gerakan aksi nyata untuk semua, kepada para Camat Bupati menghimbau agar tiap kecamatan dapat mengsuplai di Kecamatan masing-masing seperti tanaman cabe.

” Saya sangat berharap kegiatan menanam ini, bukan hanya secara simbolis tapi menjadi gerakan aksi nyata untuk semua,dan gerakan mesuang bukan hanya program tapi kedepan harus menjadi kewajiban,”harap Thungari.

Frangky Nantingkaseh kepala dinas Pertanian kepada media menyampaikan,bahwa setelah dilakukan pencanangan gerakan mesuang oleh Bupati, maka dari dinas pertanian terus bergerak ke wilayah-wilayah dan ada perencaan dari teknis.

” Setelah pencanangan ini, kita akan melakukan gerakan penanaman sampai wilayah-wilayah Kecamatan dengan melibatkan pemerintah Kecamatan dan didukung sepenuhnya oleh balai penyuluh pertanian di wilayah,dan Pemerintah Kampung,”tutup Nantingkaseh.(RB)




Ketua Fraksi Demokrat Royke Anter Dorong Anggota Fraksi Harus Aktif

Sulut,GN- Usai melaksanakan rapat fraksi Demokrat Jumat (7/2/2025) di kantor DPRD Sulut kepada sejumlah media, Ketua fraksi Demokrat Royke Anter mendorong semua anggota harus berperan aktif di setiap alat kelengkapan dewan yang telah ditugaskan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulut Royke Anter Ketika di Wawancarai Sejumlah Media (foto : Gemparnews)

Dorongan ini disampaikan oleh ketua fraksi demokrat untuk mendukung program fraksi yang akan dilaksanakan di tahun 2025 ini.

“Rapat fraksi Demokrat tadi membahas program – program fraksi yang akan dikerjakan di tahun 2025,” kata Anter.

“Semua anggota fraksi demokrat harus aktif di setiap alat kelengkapan dewan yang sudah ditugaskan,” sambungnya.

Selain itu, Anter menegaskan fraksi Demokrat di DPRD Sulut juga mendukung program dan kerja yang tujuannya mensejaterahkan masyarakat Sulawesi Utara.

“Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih mendukung dalam setiap program dan kerja yang tujuannya mensejaterahkan masyarakat, tidak ada yang lain,” tandasnya. (sisco)




Program Jumat Curhat Polres Sangihe Peduli Korban Bencana Alam

SANGIHE,GN- Program jumat curhat Polres Sangihe yang digelar tiap hari jumat terus dilaksanakan oleh jajaran Polres Sangihe.Dengan program ini Kapolres langsung turun ke lapangan untuk mendekatkan kepada masyarakat berdialog dan mendengar langsung apa yang menjadi kelurahan yang disampaikan oleh masyarakat,tujuan tempat pelaksanaan program jumat curhat yaitu di dalam kota dan ke kampung-kampung.

Jumat 13 januari 2023 Polres Sangihe kembali menggelar program jumat curhat yang menjadi sasaran lokasi adalah di kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna warga korban bencana alam yang rumah mereka rusak dihantam ombak yaitu sebanyak 7 rumah warga,11 KK,dengan jumlah 32 jiwa

Pada kesempatan itu Kapolres bersama jajaran berdialog dengan warga setempat.Selain berdialog dan bertatap muka dengan warga Keluarga besar Polres Sangihe pun peduli dengan korban bencana alam di Kelurahan santiago dengan memberikan bantuan kepada korban bencana alam, bantuan yang diserahkan berupa beras,super mie.

Kapolres Sangihe AKBP Denny W. Tompunuh,SIK kepada Wartawan mengatakan bahwa ini menindaklanjuti Program Kapolri dan program jumat curhat untuk mendekatkan kepada masyarakat mendengar langsung apa yang menjadi kelurahan masyarakat,apa tanggapan masyarakat terhadap Polri serta apa harapan masyarakat untuk Polri kedepan.

” Kita menindaklanjuti program Bapak Kapolri supaya kita lebih dekat dengan masyarakat dan kita tau betul apa keluhan dan koreksi dari masyarakat langsung,tidak melalui laporan-laporan tapi kita turun langsung lapangan,apa tanggapan masyarakat terhadap Polri dan apa harapan masyaraka untuk Polri kedepan,dan penilaian masyarakat terhadap Polri Sangihe syukurlah dari beberapa kali kegiatan jumat curhat semua positif dan mengapresiasi semua tindakan Polri,namun tidak berbangga diri tetapi kami tetap turun ke lapangan untuk membantu masyarakat,”kata Kapolres.

Terkait dengan pemberian bantuan kepada warga yang terdampak korban bencana alam,Tompunuh menyampaikan agar kiranya bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat.

” Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terkena bencana,”ucap Kapolres yang low profile ini.

Sementara itu Lurah Kelurahan Santiago Saiful A.Markus mengucapkan terima kasih kepada Kapolres bersama jajaran yang sudah berdialog dan bertatap muka dengan masyarakat serta memberikan bantantuan khususnya masyarakat yang terkena bencana.

” Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Santiago bersama masyarakat,khusunya masyarakat yang terkena bencana mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres bersama jajaran yang sudah hadir berdialog dan mendengar keluhan serta memberikan bantuan untuk meringankan beban kami,”ucap Lurah Saiful A.Markus.

Turut hadir Camat Tahuna Steven Andaki,lurah Kelurahan Santiago Saiful A. Markus,Kepala lingkungan,Ketua RT dan masyarakat setempat.(ROBIN).