RSUP Kandou Manado Terima Bantuan 15 Unit Kursi Roda

Manado,GN- Sebanyak 15 Unit kursi roda bantuan dari Yayasan Kita Bisa diserahkan kepada RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (3/6/2026).

 

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, menerima langsung bantuan tersebut. Turut hadir Manajer Akuntansi Barang Milik Milik Negara (BMN) Christy Gagundali, SE, Ak, Manajer Keperawatan, Ns,Jeafery Bawotong, S.Kep., M. Kes., Asisten Manajer BMN, Djunarto, SS.i.

Bantuan tersebut di serahkan di Ruang Webinar RSUP Kandou Manado dan ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima oleh kedua belah pihak.

Bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat oleh Yayasan Kita Bisa yang beralamat di Jalan Raya Cilandak KKO No. 31, RT 1/RW 8, Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Direktur Utama Prof Starry Rampengan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Yayasan Kita Bisa sudah menyalurkan bantuan sarana penunjang pelayanan pasien.

Kata Dirut, 15 unit kursi roda ini akan dimanfaatkan membantu mobilitas pasien yang membutuhkan selama menjalani perawatan maupun pelayanan di lingkungan rumah sakit Kandou Manado.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kepada pasien, khususnya bagi mereka yang membutuhkan alat bantu mobilitas selama berada di rumah sakit,” kata Dirut.

Mewakili pihak Yayasan Kita Bisa, Mohammad Alvi Panigoro mengatakan pihaknya tentu berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses pelayanan bagi pasien di RSUP Kandou.

Bantuan tersebut di harapkan bagi RSUP Kandou Manado dapat memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas kepada masyarakat di bumi nyiur melambai dan sekitarnya. (sisco)

 




Hari Lahir Pancasila, RSUP Kandou Manado Gelar Upacara Bendera

Manado,GN- Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila , Senin (1/6/2026), RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Upacara bendera bertempat di halaman Gedung CVBC.

Upacara tersebut diikuti jajaran pimpinan, pegawai, serta tenaga kesehatan. Pelaksanaan upacara sesuai Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diterbitkan pada 21 April 2026.

Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Prof Starry pada kesempatan itu, membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Upacara bendera memperingati hari lahirnya Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Prof. Starry Rampengan, saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia mengatakan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia dinilai menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.

Dalam pidato tersebut menekankan peran Indonesia di kancah internasional yang terus berkomitmen mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.

Selain itu,Nilai-nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam diplomasi dan penyelesaian konflik dunia.

Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan. Pemerintah pusat dan daerah juga diingatkan agar setiap kebijakan publik berlandaskan prinsip keadilan sosial serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

RSUP Kandou Manado terus komitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di lingkungan kerja.

Upacara ini menjadi momentum seluruh civitas RSUP Kandou Manado untuk memperkokoh komitmen kebangsaan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., MSi, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE, Ak., MM.(sisco)




Gerak Cepat Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado Tuai Pujian Keluarga Pasien Asal Kotamobagu

Manado,GN – Gerak cepat pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado di bawah kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Sterry Rampengan,Sp.JP (K), FIHA,MARS terus menuai pujian dan  mendapat apresiasi serta pengakuan secara luar biasa kerja para staf, perawat maupun dokter dari keluarga pasien.

Keluarga Pasien Ibu Lia Bawole Asal Kotamobagu (foto: Gemparnews)

Apresiasi ini datang dari Ibu Lia Bawole asal Kotamobagu adalah istri pasien bernama Novri Maleke (40) yang dirawat selama 10 hari di ruangan Edelweis 1 khusus penyakit saraf RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Ibu Lia menuturkan dimana gerak cepat para staf, perawat dan dokter menangani pasien bahkan sampai pada pelayanan obat pun di akuinya secara pelayanan luar biasa.

” Awal pelayanan kesehatan dari UGD dan disini sungguh luar biasa para staf, Perawat dan dokter sangat ramah terhadap kami, boleh dikata sangat gercep (gerak cepat red) menangani pasien. Kami pasien rujukan dari Kotamobagu mulai dari dokter sampai perawat langsung mengambil tindakan,” kata Ibu Lia, Senin (14/7/2025) kepada media Gemparnews.com di kantor RSUP Kandou Manado, ruangan Edelweis 1.

Ibu Lia mengakui pelayanan di RSUP Kandou Manado, selama pasien di rawat tidak ada pembiaran sedikit pun dalam pelayanan kesehatan.

“Tidak ada pembiaran. Dokter dan perawat masuk dan keluar tak henti – hentinya mengecek pasien dan menanyakan kondisi pasien,” ucapnya.

” Jadi mulai dari UGD sampai masuk di ruangan ini luar biasa pelayanan kesehatan sejak kami masuk kedua kalinya sampai hari ini,” terang ibu Lia.

” Yang intinya kami disini diberikan pelayanan terbaik, ketika kami membutuhkan dan menanyakan sesuatu terkait pelayanan kesehatan, mereka menjawab dengan baik dan tegas, misalnya kami menyampaikan bahwa infus sudah hampir habis, mereka langsung bergerak tepat waktu,” sambungnya.

Ibu Lia berharap, tetap di jaga dan di pertahankan pelayanan kesehatan di rumah sakit kebanggaan masyarakat bumi nyiur melambai ini, sehingga nama rumah sakit ini menjadi rumah sakit yang mengedepankan pelayanan kesehatan secara baik.

“Kami berharap pelayanan kesehatan tetap di pertahankan sehingga ketika kami pulang dari ruangan ini, ada pasien lain yang masuk pelayanan juga sama seperti pelayanan kesehatan kepada kami,” tutup ibu lia dengan hati gembira di dampingi kepala Ruangan Edelweis 1 Ns Angelein Kosegeran.

Untuk di ketahui, pasien bapak Novry Maleke oleh dokter, hari ini sudah di nyatakan membaik dan di izinkan pulang ke Kotamobagu untuk selanjutnya pekan depan pasien di ingatkan melakukan kontrol kembali. (sisco)