Soal Video Viral, Pricylia Rondo: ASN Harus Netral

Sulut,GN– Anggota DPRD Sulut Pricilia Rondo mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan bersikap netral dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Anggota DPRD Sulut Pricilia Rondo (foto: ist)

“Sebagai ASN sudah pastinya harus Netral,” ujarnya, Senin (11/11/2024).

Kata Legislator Dapil Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara ini, soal video viral di Desa Lobu Atas, Kecamatan Touluaan, Minahasa Tenggara yang terang-terangan menyatakan siap mendukung salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Bawaslu harus melaksanakan tugasnya.

“Pertama berdoa dan berharap agar penyelenggara pemilu harus juga melaksanakan tugasnya sesuai tupoksi mereka,” ujar politisi PDIP ini.

Diketahui, netralitas kepala desa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. (*/sisco)




Rondo dan Mokodompit Terima Massa Aksi Damai di DPRD Sulut

Sulut,GN- Ratusan Gabungan Aliansi masyarakat melakukan aksi damai di kantor DPRD Sulut, Jumat (11/10/2024). Mereka masing – masing menyuarakan aspirasi dan tuntutannya kepada legislator Sulut sebagai perpanjangan masyarakat untuk dapat di perjuangkan aspirasi di kantor DPRD Sulut.

Aksi damai gabungan aliansi masyarakat di Sulut, di terima anggota DPRD Sulut Pricilia Rondo dan Faramitha Mokodompit di ruangan serba guna lantai tiga kantor DPRD Sulut.

Pantauan media ini, sekitar 9 aliansi masyarakat yang hadir. Setiap koordinator lapangan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Dari sekian aspirasi ada 18 poin yang menjadi pokok aspirasi dan tuntutan masa aksi damai tersebut.

Setelah menerima aspirasi, anggota DPRD Pricilia Rondo dan Faramitha Mokodompit mengatakan bahwa aspirasi tersebut akan di tampung kemudian diteruskan kepada pimpinan DPRD Sulut. ” Semua aspirasi dari teman – teman akan kami sampaikan kepada pimpinan, karena kami juga ada pimpinan di DPRD Sulut,” kata Rondo di sambut tepuk tangan masa aksi damai.

Setelah selesai menyampaikan aspirasinya, masa aksi damai meninggalkan kantor DPRD Sulut dengan tertib. (sisco)