Program Jumat Curhat Polres Sangihe Peduli Korban Bencana Alam

SANGIHE,GN- Program jumat curhat Polres Sangihe yang digelar tiap hari jumat terus dilaksanakan oleh jajaran Polres Sangihe.Dengan program ini Kapolres langsung turun ke lapangan untuk mendekatkan kepada masyarakat berdialog dan mendengar langsung apa yang menjadi kelurahan yang disampaikan oleh masyarakat,tujuan tempat pelaksanaan program jumat curhat yaitu di dalam kota dan ke kampung-kampung.

Jumat 13 januari 2023 Polres Sangihe kembali menggelar program jumat curhat yang menjadi sasaran lokasi adalah di kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna warga korban bencana alam yang rumah mereka rusak dihantam ombak yaitu sebanyak 7 rumah warga,11 KK,dengan jumlah 32 jiwa

Pada kesempatan itu Kapolres bersama jajaran berdialog dengan warga setempat.Selain berdialog dan bertatap muka dengan warga Keluarga besar Polres Sangihe pun peduli dengan korban bencana alam di Kelurahan santiago dengan memberikan bantuan kepada korban bencana alam, bantuan yang diserahkan berupa beras,super mie.

Kapolres Sangihe AKBP Denny W. Tompunuh,SIK kepada Wartawan mengatakan bahwa ini menindaklanjuti Program Kapolri dan program jumat curhat untuk mendekatkan kepada masyarakat mendengar langsung apa yang menjadi kelurahan masyarakat,apa tanggapan masyarakat terhadap Polri serta apa harapan masyarakat untuk Polri kedepan.

” Kita menindaklanjuti program Bapak Kapolri supaya kita lebih dekat dengan masyarakat dan kita tau betul apa keluhan dan koreksi dari masyarakat langsung,tidak melalui laporan-laporan tapi kita turun langsung lapangan,apa tanggapan masyarakat terhadap Polri dan apa harapan masyaraka untuk Polri kedepan,dan penilaian masyarakat terhadap Polri Sangihe syukurlah dari beberapa kali kegiatan jumat curhat semua positif dan mengapresiasi semua tindakan Polri,namun tidak berbangga diri tetapi kami tetap turun ke lapangan untuk membantu masyarakat,”kata Kapolres.

Terkait dengan pemberian bantuan kepada warga yang terdampak korban bencana alam,Tompunuh menyampaikan agar kiranya bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat.

” Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terkena bencana,”ucap Kapolres yang low profile ini.

Sementara itu Lurah Kelurahan Santiago Saiful A.Markus mengucapkan terima kasih kepada Kapolres bersama jajaran yang sudah berdialog dan bertatap muka dengan masyarakat serta memberikan bantantuan khususnya masyarakat yang terkena bencana.

” Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Santiago bersama masyarakat,khusunya masyarakat yang terkena bencana mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres bersama jajaran yang sudah hadir berdialog dan mendengar keluhan serta memberikan bantuan untuk meringankan beban kami,”ucap Lurah Saiful A.Markus.

Turut hadir Camat Tahuna Steven Andaki,lurah Kelurahan Santiago Saiful A. Markus,Kepala lingkungan,Ketua RT dan masyarakat setempat.(ROBIN).




Polres Sangihe Ungkap Kasus Traffiking Jaringan Internasional

SANGIHE,GN- Polres Kepulauan Sangihe berhasil mengungkap kasus perdagangan orang ( traffiking) yang korbannya 7 perempuan asal negara tetangga Philipina.Terungkapnya kasus tersebut mendapat perhatian serius dari Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe,ini dibuktikan dengan hadirnya Bupati Jabes Ezar Gaghana,Dan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P) Sobarudin MTr Hanla, Dandim Sangihe, Letkol Arm. Lukas Meinardo Sormin serta Kejari Kepulauan Sangihe Eri Yudianto SH,MH ketika Kapolres AKBP Denny W.W. Tompunuh SIK menggelar jumpa pers di Aula Mapolres Sangihe, Rabu (27/04/2022).


Kronologisnya,Pada hari Minggu tanggal 06 Februari 2022 sekitar pukul 11.30 Wita, petugas mendapat informasi dari lelaki Irfan Cristiano Adilang bahwa pada hari Selasa tanggal 25 Januari 2022, Ia bersama lelaki MBM alias Embo Ira baru tiba dari Philipina dan masuk di pantai Leppe kampung Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara dan saat itu lelaki MBM membawa 6 (enam) orang WNA asal Philipina dan 2 (dua) orang WNI (pasangan suami istri) asal kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara dengan membawa barang bawaan berupa tas pakaian dan saat itu ke 8 (delapan) orang tersebut menginap di rumah lelaki Irfan Cristiano Adilang kemudian pada hari Rabu tanggal 26 Januari 2022 sekitar pukul 05.30 Wita, lelaki MBM datang dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis avansa yang dikemudikan oleh lelaki SK alias Mun dan membawa ke 6 (enam) perempuan warga negara Philipina selanjutnya pada sekitar pukul 07.00 Wita, perempuan NT alias Mama Putri dan suaminya ML pergi dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis Pick Up menuju Kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara dan setelah mendapat laporan/informasi tersebut maka petugas membuat laporan polisi model A.

Pada Press release yang digelar Polres Sangihe dihadirkan korban 7 wanita asal Philipina serta ke empat orang tersangka beserta barang bukti.

Modus Operandi .
Tersangka MBM alias Embo Ira yang dibantu oleh tersangka MA alias Dudung membawa 6 ( enam ) perempuan warga negara asing asal Filipina yaitu perempuan MG alias Merry, SF alias Sari, JFC alias Jinky, perempuan ADP alias Arjil, VAM alias Kening, perempuan GLP alias Helen dan perempuan JAG alias Juns secara terorgansir yang tidak memiliki hak yang sah untuk masuk ke wilayah Negara Republik Indonesia tanpa dilengkapi dokumen serta tidak melalui tempat pemeriksaan Imigrasi yang sah kemudian memasukkan orang ke wilayah Negara Republik Indonesia dengan maksud akan di eksploitasi di Negara Indonesia maupun ke negara lain yang terjadi pada hari Selasa tanggal 25 Januari 2022 sekitar pukul 23.00 Wita bertempat di pantai kampung Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara Keplulauan Sangihe dengan menggunakan perahu jenis Pamo kemudian enam WNA asal Philipina tersebut dibawa oleh tersangka MBM menuju Manado dan menginap di hotel Manado Grace Inn selanjutnya 6 WNA tersebut berangkat ke Kota Bandung Provinsi Jawa Barat transit Makasar dengan menggunakan pesawat udara, selanjutnya di jemput dan di tampung oleh tersangka lelaki Sam alias Otong dan tersangka lelaki AN di Hotel Panorama dan dibeberapa rumah kontrakan yang ada di Jawa Barat, selanjutnya akan dikirim ke beberapa negara yang ada di timur tengah .

Kapolres AKBP Denny Welly Tompunuh SIK,dihadapan Para Wartawana mengatakan bahwa perbuatan ini suatu kelompok teroganisir sampai jaringan internasional.dan perempuan-perempuan asal Philipina ini akan diseludupkan keluar negeri, termasuk ke Yordania .

“ Perbuatan kelompok ini terorganisir sampai jaringan internasiomal dan Saat ini ada 4 tersangka yang ditahan dan 7 korban perempuan asal Philipina,”ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa suksesnya penanganan kasus perdagangan perempuan asal Philipina ini tak lepas pula dari kerjasama Polres Sangihe dan Resmob Mabes POLRI.

“Jadi suksesnya penangan kasus ini juga atas bantuan Resmob Mabes POLRI. Kami juga berharap peran aktif dari masyarakat untuk memberi informasi, apalagi kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi di Sangihe,” Tambah Kapolres.(ROBIN).




Satlantas Polres Sangihe Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2022

SANGIHE,GN- Satlantas Polres Sangihe menggelar operasi keselamatan Samrat tahun 2022 jumat (4/3/2022) di depan Pertamina Tahuna.Sasaran operasi yaitu,masyarakat yang melanggar protokol kesehatan ,lokasi rawan klaster covid 19,lokasi pelanggaran rawan kecelakaan lalu lintas,dan penekanan lakalantas terkait masalah roda empat ,roda enam atau lebih yaitu over dimensi dan overload.


Kapolres Sangihe AKBP Denny Wely Tompunuh melalui Kasat Lantas Polres Sangihe Duwi Galih P, SIK,MH kepada Wartawan mengatakan bahwa operasi dimulai dari tanggal 2 maret sampai tanggal 14 maret 2022.

Terkait dengan kepatuhan berkendara masyarakakat Kabupaten Sangihe Galih mengatakan sudah bagus,namun ada sebagian masyarakat yang masih melakukan pelanggaran berlalu lintas.

” Untuk operasi dimulai dari tanggal 2 maret hingga tanggal 14 maret dan untuk Kepatuhan masyarakat Sangihe berlalu lintas sudah bagus,namun masih ada sejumlah masyarakat yang sering melanggar jadi kami ingatkan,sebelum operasi keselamatan kami selalu menghimbau melalui media sosial maupun media cetak dan media elektronik pada operasi keselamatan Kami melakukan penegakkan hukum yaitu berupa tilang,”ucap Galih

Kasat lantas menambahkan pada operasi tersebut juga dilakukan pemberian masker bagi para pengendara dan penumpang yang tidak memakai masker.

” Untuk kegiatan ini juga kami selipkan pembagian masker bagi para pengendara atau penumpang yang tidak menggunakan masker,”tambah Duwi Galih.(ROBIN).




Polres Sangihe Musnahkan Babuk Miras Dan Knalpot Racing

SANGIHE,GN- Jajaran Kepolisian Resort Tahuna melakukan pemusnahan terhadap barang bukti miras dari Satnarkoba dan barang bukti knalpot racing dari Satlantas Polres Sangihe kamis (23/12/2021).

Pemusnahan barang bukti secara simbolis dilakukan oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME,Kapolres bersama Forkopimda,kemudian barang bukti captikus dimusnahkan di tempat yang sudah disediakan dan barang bukti knalpot racing dimusnahkan dengan alat berat dihalaman Mapolres Sangihe.

Kapolres Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh melalui Wakapolres Kompol Ferry Manoppo ketika jumpa Pers mengatakan bahwa Polres Sangihe melakukan pemusnahan barang bukti yaitu miras dan barang bukti knalpot racing yang semuanya sudah ada persetujuan untuk pemusnahan barang bukti dari ketua pengadilan Negeri Tahuna dengan dua surat yaitu, dengan nomor p 131 tanggal 14 desember tentang ijin pemusnahan barang sitaan atau barang bukti.

” Hari ini melaksanakan pemusnahan barang bukti atau barang temuan,yang kita musnahkan ini ada dua jenis barang bukti yaitu,yang pertama minuman berakohol kemudian yang kedua alat berupa knalpot yang tidak sesuai dengan standar untuk digunakan di kendaraan,baik roda dua maupun roda empat yang semuanya ini sudah ada administratif persetujuan pemusnahan barang bukti dari ketua Pengadilan Negeri Tahuna,ada dua surat dengan nomor 131 tanggal 14 desember tentang ijin pemusnahan barang sitaan atau barang bukti,namun kami jelaskan bahwa barang bukti ini barang temuan tidak ada pemiliknya untuk minuman berakohol merupakan hasil kegiatan operasi rutin ditingkatkan yang dilaksanakan Polres Kepulauan Sangihe di lokasi atau ditempat-tempat dimana terjadi pemasukan minuman berakohol maupun ditempat penjualan,dimana captikus apapun ceritanya tidak diperkenankan karena minuman cap tikus bukan minuman kemasan atau keluaran pabrik,”jelas Manoppo.(ROBIN)




Peringati HUT Bhayangkara ke 75 Tahun Polres Sangihe Ziarah Di TMP Malebur Santiago

SANGIHE,GN -Dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021, Selasa (29/06/2021) Polres Sangihe melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Malebur Santiago Tahuna dan menggelar vaksinasi massal.

Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK langsung memimpin pelaksanaan upacara ziarah ke taman Makam Pahlawan.

Kegiatan ini sendiri diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dipimpin oleh Kapolres Susetyo dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, penghormatan terakhir, doa, penaburan bunga oleh rombongan ziarah.

“Sebagai bangsa yang besar kita harus tahu menghargai jasa para Pahlawan. Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021, ziarah ke Taman Makam Pahlawan ini merupakan bagian penting yang harus kita lakukan”, singkat Susetyo.

Usai ziarah, Susetyo langsung meninjau pelaksanaan vaksinasil massal yang digelar Polres Sangihe tepatnya di Aula Sanika Satyawada.

“Di hari ketiga pelaksanaan vaksinasi dalam rangka menekan penyebaran Covid 19 di Sangihe. Kami menyiapkan 100 dosis vaksin untuk disuntikkan bagi ASN maupun masyarakat yang ada”, imbuh Susetyo sambil memberikan apresiasi yang tinggi kepada tenaga medis selaku petugas vaksinasi dan masyarakat yang memberi diri untuk divaksin.(ROBIN)