Kenly Poluan Pimpin Rapat Pleno Terbuka, KPU Sulut Sahkan Perolehan Suara 10 Kabupaten/Kota

Sulut,GN- Pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dalam Pilkada Serentak Tahun 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (5/12/2024) di Hotel Swissbell Manado.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan Memimpin Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara (foto : ist)

KPU Sulut merampungkan perolehan suara sepuluh (10) dari Kabupaten/Kota di hari pertama. Rapat pleno di tutup sekira pukul 22.00 wita.

Rapat rekapitulasi Suara itu dipimpin langsung Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan didampingi empat Komisioner yakni Salman Saelangi, Meidy Tinangon, Lanny Ointu dan Awaluddin Umbola dan juga Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda.

Adapun 10 Kabupaten/Kota yang dinyatakan sah perolehan suara Pilgub 2024 oleh KPU Sulut antara lain Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe,Kota Manado,Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Minahasa.

Pembacaan hasil perolehan suara 10 kabupaten/kota oleh KPU kabupaten/kota disaksikan langsung Bawaslu Sulut dan Bawaslu kabupaten/kota serta para saksi dari tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada pilkada Sulut 2024.

Masih ada 5 Kabupaten/Kota yang belum menyampaikan hasil perolehan suara Pilgub dan Wagub dan sesuai kesepakatan pada rapat tersebut, akan dilanjutkan pada besok hari Jumat 6 Desember 2024. (sisco)

 




YSK – Victory Unggul Perhitungan Quick Count Pilgub Sulut 2024, YSK : Ini Adalah Kemenangan Rakyat Sulut

Sulut,GN- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling dan Victor Mailangkay (YSK-VICTORY)  memuncaki perhitungan suara lewat Hitung Cepat atau quick count Pilgub Sulut 2024.

Berdasarkan data sementara, pasangan nomor urut 1 ini unggul dengan perolehan 36,51%, mengalahkan pasangan E2L-HJP (31,94%) dan SKDT (31,55%).

Dalam orasi yang disampaikan di Rumah Pemenangan YSK-Viktor di Jalan Sario, YSK menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi.

“Basmi koruptor!,” ujar YSK di hadapan ribuan simpatisan yang memadati lokasi perayaan. Seruan ini disambut gemuruh sorakan para pendukungnya.

YSK menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan rakyat Sulut yang telah memilihnya bersama Victor Mailangkay sebagai pemimpin baru.

“Hari ini rakyat Sulut menunjukkan kedaulatannya. Kami akan menjaga amanah ini untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Tokoh-tokoh penting yang turut hadir, seperti Djafar Alkatiri dan Ayub Albugis dari Partai Amanat Nasional (PAN), serta Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan anggota DPRD Sulut Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

Sebanyak 12 partai pengusung, termasuk Gerindra, Golkar, PAN, dan NasDem, hadir memberikan dukungan.

YSK juga menyebut bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dan partai pendukung.

“Ini adalah kemenangan rakyat Sulut, kemenangan bersama untuk perubahan,” terang YSK.

“Perjuangan kita baru dimulai. Bersama-sama, kita wujudkan Sulut yang bersih dan sejahtera,” tandasnya. (sisco/*)




Secara Serentak, Bawaslu Sulut Gelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pilgub dan Wagub Sulut Tahun 2024

Sulut,GN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara serentak menggelar kegiatan Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024.

Kegiatan apel siaga tersebut dipusatkan di halaman kantor Bawaslu Sulut, Rabu (25/9/2024) bertujuan untuk memastikan setiap tahapan kampanye berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Ketua Bawaslu Sulut Dr Ardiles Mewoh  dalam arahan mengingatkan pentingnya peran serta pengawas di dalam memantau aktivitas kampanye. Mewoh menekankan pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah pelanggaran dan memastikan semua peserta pemilu mematuhi aturan yang ditetapkan.

“Apel siaga ini merupakan langkah awal kita dalam menghadapi Tahapan Kampanye yang akan dimulai hari ini tanggal 25 September – 23 November 2024 pasca penetapan tanggal 23 September 2024 di Sulawesi Utara . Kita harus siap dan waspada terhadap setiap potensi pelanggaran yang mungkin terjadi,” kata Mewoh.

Apel Siaga  kampanye kata Mewoh adalah sarana bagi kontestan, sebagai tempat bagi masyarakat memilih  mendengar visi misi program, bagi masyarakat Sulawesi Utara , untuk komitmen rukun dan damai jujur dan adil. Pengawasan ini, Bawaslu di berikan mandat oleh undang-undang.

“Kita akan tindak pelanggaran yang ada, untuk memastikan pemilihan berlangsung sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, keamanan adalah prioritas kita,” ujarnya.

“Mari terus melakukan edukasi , untuk menjadi pemilih yang berintegritas, menghimbau pemangku kepentingan, Paslon untuk terus menjaga toleransi kerukunan meskipun berbeda pandangan, dalam pemilihan tahun 2024,” tambah Mewoh.

Mewoh menegaskan kepada Bawaslu Kabupaten /kota,badan adhoc Panwascam , PKD, yang mengikuti zoom meeting untuk mengedukasikan pengawasan. ” Saya berharap kita laksanakan tugas pengawasan tanpa pandang bulu,  bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu,” ucap Mewoh.

Ketua Bawaslu Sulut juga memberikan apresiasi kepada KPU Sulut, Forkopimda, Pemerintah, para Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pemilihan tahun 2024 ini.

Selanjutnya dilakukan pengecekan badan edhock secara daring melalui layar se Sulawesi Utara oleh ketua Bawaslu Sulut, Kapolda Sulut, Kejati Sulut dan Ketua KPU Sulut dimulai dari bagian Utara panwascam Miangas, panwascam Marore dan lain sebagainya.

Hadir dalam acara apel siaga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2024, Kapolda Sulut,Kodam, Kejati Sulut, KPU Sulut, Panwascam dan Panwas kelurahan dan Desa se Sulawesi Utara. (sisco)




KPU Sulut Sosialisasikan Tahapan Pilgub dan Wagub Tahun 2024 kepada Pengungsi Gunung Ruang

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara Tahun 2024 kepada pengungsi erupsi gunung Ruang Kampung Laingpatehi dan Kampung Pumpente Kabupaten Kepl. Siau Tagulandang Biaro. Acara yang berlangsung di rumah susun Sagerat Kota Bitung sebagai tempat pengungsian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada warga terdampak terkait proses Pilkada Serentak.

Gunung Ruang yang berada di wilayah Sitaro telah mengakibatkan banyak penduduk terdampak harus mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman, termasuk Rumah Susun Pengungsian Sagerat Bitung. Di tempat ini, warga pengungsi diberikan penjelasan tentang pentingnya partisipasi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang akan datang, serta tahapan-tahapan yang akan dilalui dalam proses demokrasi tersebut.

“Ini adalah bukti nyata dari KPU Provinsi Sulawesi Utara, KPU Sitaro dan KPU Kota Bitung, dimana kaitannya dengan tugas kami untuk melayani pemilih di dalam pelaksanaan hari H pemungutan suara tanggal 27 November 2024, nanti bapak ibu akan tetap terlayani dan tetap akan bisa menggunakan hak konstitusinya. dengan keterbatasan  semua dinamika proses tahapan yang akan kita lewati bersama sampai dengan 27 November 2024 nanti” ujar Anggota KPU Sulawesi Utara, Bapak Awaluddin Umbola saat membuka acara.

Umbola juga mengatakan soal status kependudukan pengungsi erupsi gunung Ruang yang akan direlokasi ke wilayah Modisi kabupaten Bolaang Mongondow Selatan pada saat pelaksanaan Pilkada 27 November 2024 mendatang.
“Kita akan melihat perkembangan seperti apa soal status mereka nanti, apakah pada saat Pilkada mereka sudah menetap disana dan memiliki KTP Bolsel, tentu akan disesuaikan nanti, tetapi sebaliknya pada saat Pilkada masih menggunakan KTP Sitaro ada opsi lain yang kita lakukan seperti pengadaan TPS Lokasi Khusus (Loksus) di lokasi pengungsian seperti di Rusunawa ini,” terang Umbola

Acara sosialisasi ini tidak hanya memberikan informasi tentang proses pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam memilih pemimpin yang dianggap dapat mewakili kepentingan mereka secara maksimal. Selain itu, KPU juga menegaskan kesiapan mereka dalam mengatasi tantangan logistik dan teknis untuk memastikan pemilihan berlangsung secara adil dan transparan, meskipun dalam kondisi dipengungsian.

Kepala Kesbangpol Sulut Ferry Sangian, serta Perwakilan Kodam XIII Merdeka dan Polda Sulut pada kesempatan kali ini juga hadir sebagai narasumber kepada warga pengungsi.

Selain itu menjadi sebuah kehormatan juga karena kegiatan tersebut juga mendapat perhatian anggota KPU RI
yaitu ibu Betty Epsilon Idroos yang datang dan memantau langsung pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Dalam kunjungannya, Betty Idroos didampingi Komisioner KPU Sulut Lanny Ointu dan jajaran, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh serta Koordinator Divisi Penanganan, Pelanggaran Data Informasi Bawaslu Sulut Zulkifli Densi.

Sosialisasi yang diadakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat pengungsi dalam proses demokrasi, menjadikan setiap suara terdengar dan dihargai dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 mendatang. (*/sisco)




Launching Tahapan Pilgub dan Wagub Sulut 2024, Umbola : Pertanda Pilkada Segera Dimulai

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) Rabu, (01/5/2025) menggelar Media Gathering Launching Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024, di lapangan basket Megamas Manado.

Tampil sebagai nara sumber yakni Dekan Fisip Unsrat Manado Dr Ferry Liando, Ketua KPID Sulut Reidy Sumual, Plh ketua KPU Sulut Awaluddin Umbola dan Lanny Ointu.

Umbola menjelaskan Peluncuran tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2024 ini adalah penanda bagi kita semua bahwa pilkada akan segera dimulai tahapannya.

“Akan ada tahapan nantinya bersamaan.
KPU Sulut pada dasarnya siap melaksanakan tahapan pilkada serentak di Sulut tahun 2024 ini,” jelas Umbola.

Lanjut kata Umbola,dalam tahapan yang berjalan, pihaknya melakukan proses seleksi badan adhoc khususnya PPK.

“Besok tanggal 2 Mei 2024, kami akan mengumumkan seleksi untuk badan adhock Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Selanjutnya, sementara berjalan dan kebutuhan badan adhoc ini menandakan bahwa ada kegiatan – kegiatan teknis yang nantinya akan siap dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata Umbola.

Sementara Dr Ferry Liando mengatakan tantangan-tantangan yang bakal dihadapi dalam tahapan Pilkada 2024, dimana ini menjadi kali pertama Pemilu dan Pilkada dilaksanakan pada tahun yang sama.

“Selain membantu teman-teman KPU dalam mempublikasikan kegiatan, tapi yang terpenting ini bagian dari komitmen KPU dalam menjalankan tahapan selalu transparan dan terbuka, termasuk (menerima) masukan, saran dan koreksi,” ujar Dekan Fisip Unsrat itu.

“Kemungkinan ada tahapan pemilu yang belum selesai sementara tahapan Pilkada sudah harus berjalan,” sambungnya lagi.

Selanjutnya Dia menjelaskan tantangan bagi KPU Sulut juga bagaimana menyediakan badan adhoc, pengelolaan anggaran serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilgub tahun 2024.

Di tempat yang sama, Komisioner KPU Sulut, Lanny Ointu mengatakan kegiatan ini juga sekaligus dilaksanakan Festival terkait anggaran. Dimana baik KPU Provinsi Sulut serta Kabupaten/Kota juga menyampaikan informasi terkait anggaran Pilkada sebagaimana yang disepakati dalam NPHD bersama Pemerintah.

Ointu menegaskan sebagaimana komitmen KPU Provinsi Sulut untuk menggunakan dan mempertanggungjawabkan anggaran Pilkada dengan sebaik mungkin.

“Marilah sama-sama kawal, kami dalam penggunaan anggaran pilkada. Sukses tahapan pilkada juga sukses administrasinya,” tandasnya. (sisco)