PC Pewarna Malang Raya dan KPU Sukses Gelar Sosialisasi Politik untuk Tingkatkan Kesadaran Pemilih Muda

Malang,GN- Pengurus Cabang (PC) Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Malang Raya, Kamis,(21/11/204) bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar sosialisasi politik bertema “Pentingnya Anak Muda dalam Menentukan Pilihan Saat Pemilu untuk Menjaga Kepentingan Berbangsa dan Bernegara”.

Acara yang berlangsung di SMKS BINA CENDIKA, jl. Semeru no. 42 Malang ini berhasil meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemuda.

Penasehat Pewarna Malang Raya Sani Sinarsana Kisid, ST.MT, dalam sambutan menekankan pentingnya pelestarian bangunan bersejarah tersebut.

Sosialisasi ini menyasar komunitas jurnalis muda, pelajar, aktivis gereja, dan organisasi kepemudaan Kristen.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik, memberikan akses informasi yang memadai bagi pemilih muda, dan mendorong partisipasi aktif dalam pemilu,” kata Wakil Yayasan Pendidikan Kristen Jawa Timur itu.

Sementara itu, Rita Inthe selaku Ketua Panitia menyampaikan, sosialisasi ini sangat penting untuk memberi pembekalan kepada generasi muda tentang proses demokrasi.

“Sosialisasi ini penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang proses demokrasi dan pentingnya menggunakan hak pilih.” ujar ketua panitia.

Diketahui acara dimoderatori oleh Agung Budi Santoso, dengan MC Ermin Kristyaningsih. George Da Silva, mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, hadir sebagai pembicara kunci, memberikan wawasan dan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya peran pemuda dalam menentukan arah bangsa.

Poin penting yang dibahas dalam sosialisasi ini antara lain pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu bagi generasi muda, cara memilih calon pemimpin yang tepat dan bertanggung jawab. Juga peran pemuda dalam mengawasi jalannya proses pemilu.

Acara ini mendapatkan sambutan positif dari peserta. Mereka merasa terbantu dengan informasi dan pemahaman yang diberikan, dan berkomitmen untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

Kerja sama antara Pewarna Malang Raya dan KPU Kota Malang ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda di masa mendatang.(red/*)

 




Pewarna Siap Kolaborasi Bersama Dirjen Aptika Kemkominfo

Jakarta,GN- Pengurus Pewarna Indonesia, organisasi yang mewadahi wartawan nasrani, mengadakan pertemuan strategis dengan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Hokky Situngkir, guna membahas kerja sama dalam meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat luas, Jumat (6/9/2024) di Gedung Kemkominfo, Jakarta.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pewarna Indonesia dan Kemenkominfo dalam mendorong penggunaan teknologi digital secara positif dan membangun kesadaran akan pentingnya etika serta keamanan dalam dunia digital. Dirjen Aptika, dalam pertemuan ini, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk mengatasi berbagai tantangan yang muncul di era digitalisasi, termasuk penyebaran hoaks, keamanan data, dan perlindungan anak di internet.

“Kami melihat Pewarna Indonesia sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan membangun narasi positif di tengah masyarakat, terutama dalam konteks memperkuat toleransi dan harmoni antar umat beragama di Indonesia,” ujar Dirjen Aptika.

Ketua Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, didampingi beberapa pengurus pusat Pewarna Indonesia mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat membangun jaringan komunikasi yang lebih baik antara media dan pemerintah, sehingga publik mendapatkan akses informasi yang valid dan bermanfaat. “Media memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan Kemenkominfo dapat semakin memperkuat kapasitas jurnalis dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan membangun,” jelasnya.

Pertemuan tersebut juga membahas program-program pelatihan literasi digital yang akan digagas bersama, terutama bagi komunitas-komunitas yang rentan terhadap penyebaran informasi palsu. Direncanakan beberapa program pendidikan digital akan diluncurkan di berbagai daerah, dengan fokus pada peningkatan kemampuan kritis masyarakat dalam menyaring informasi di era digital.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan media, khususnya yang tergabung dalam Pewarna Indonesia, dapat memainkan peran penting dalam menyebarkan informasi yang membangun dan memperkuat karakter bangsa di tengah kemajuan teknologi informasi,” tutup Hokky sembari pamit untuk melanjutkan pertemuan dengan Menteri Kominfo. (sisco/*)




Rakerda Pewarna Sulut, Sekjen Onibala Tekankan Pentingnya Kehadiran Pengurus Pusat Dalam Pelaksanaan Rakerda

Sulut,GN- Dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pewarna Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) yang berlangsung Jumat (12/7/2024) tadi sore. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pewarna Indonesia, Ronald Stevly Onibala, menekankan pentingnya kehadiran perwakilan pengurus pusat dalam setiap pelaksanaan Rakerda Pewarna Indonesia.

Dalam sambutannya melalui platform Zoom Meeting, Sekjen Pewarna Indonesia menyampaikan bahwa kehadiran perwakilan pengurus pusat bukan hanya sekedar formalitas, melainkan merupakan amanat yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pewarna Indonesia.

“Dalam AD/ART Pewarna Indonesia, telah diatur bahwa setiap pelaksanaan Rakerda harus dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program kerja yang direncanakan di daerah sejalan dengan visi dan misi nasional organisasi,” ujar Onibala.

Sekjen juga menambahkan bahwa kehadiran pengurus pusat dalam Rakerda diharapkan dapat memberikan arahan strategis dan mendukung koordinasi yang lebih efektif antara pusat dan daerah. Selain itu, yang tak kalah pentingnya, Sekjen menyampaikan dua agenda besar Pewarna Indonesia tahun 2024 yaitu, Apresiasi Pewarna Indonesia (API) dan Rakernas.

“Ada dua agenda besar Pewarna Indonesia tahun ini, yaitu menggelar Apresiasi Pewarna Indonesia dan Rakernas yang akan digelar di Surabaya Lumajang 15 – 16 Nobember 2024. Terkait Rakernas, maka setiap pengurus daerah wajib melaksanakan Rakerda sebelum mengikuti Rakernas tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, menyoroti tema Rakerda, Sekjen menyampaikan bahwa peran wartawan sangat vital dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, di era digital dan globalisasi dengan tantangan yang dihadapi semakin kompleks, profesionalisme dan integritas pewarta nasrani semakin diuji.

“Berita palsu, informasi yang menyesatkan, dan tekanan dari berbagai pihak seringkali menguji integritas dan profesionalisme kita sebagai pewarta. Oleh karena itu, tema “Mengabarkan Berita Kebenaran” merupakan panggilan bagi kita semua untuk terus menjaga komitmen terhadap kebenaran dan keadilan dalam setiap berita yang kita sampaikan,” tutur Onibala.

“Saya berharap melalui Rakerda ini, kita dapat berdiskusi dan merumuskan strategi-strategi yang efektif untuk memperkuat peran kita sebagai wartawan yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran. Selain itu, mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk mempererat tali persaudaraan, saling berbagi pengalaman, dan memperkuat solidaritas di antara kita,” tutur Onibala lagi.

Sementara itu,Ketua PD Pewarna Sulut Sanfransisco Manossoh di dampingi Sekretaris Midle Onibala dan Bendahara Olfiane Kapojos menyebutkan tujuan dari Rakerda ini adalah untuk membahas program kerja tahun 2025. Selain itu, juga memberikan masukan dan usul dari daerah pada saat Rakernas di Jawa Timur mendatang.

“Jadi hari ini Pewarna Sulut akan membahas program kerja tahun 2025 dan juga akan menampung usulan dan kepada pengurus pusat pada saat acara Rakernas nanti” ucap Manossoh.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke V Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) Sulawesi Utara digelar di Aula Serba Guna Kantor DPRD Sulut.l, dihadiri oleh Sekretaris DPRD Sulut W Niklas Silangen dan kasubag Jusman Etjarau serta anggota Pewarna Sulawesi Utara. (redaksi)




PEWARNA Gelar Refleksi Hari Lahir Pancasila

Jakarta,GN- Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia menggelar diskusi terbatas dalam rangka Refleksi Hari Lahir Pancasila,Kamis (6/6/24) berlangsung di Media Center Persekutuan Geraja Gereja di Indonesia (PGI) Salemba, Jakarta Pusat.

Diskusi menghadirkan dua narasumber utama Sahat Sinaga dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta dan Pendeta. Jimmy Sormin sekretaris eksekutif PGI serta dimoderatori Asiong Munthe Departemen Litbang Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pewarna, Yusuf Mujiono, menegaskan pentingnya refleksi ini untuk mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi pedoman hidup yang harus dihayati dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia dan PEWARNA sendiri sudah mempraktekan dalam setiap kegiatan dengan cara gotong royong ,” ujarnya.

Sementara Sahat Sinaga mantan Sekjen Partai Damai Sejahtera dan seorang notaris dalam paparannya menyoroti relevansi Pancasila di tengah dinamika globalisasi dan tantangan modern.
“Pancasila memberikan kita identitas dan landasan moral. Di era digital ini, kita harus memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi panduan dalam bertindak dan berinteraksi, baik di dunia nyata maupun maya,” tegasnya.

Sahat juga menambahkan bahwa masa kecilnya dulu di Cimahi Bandung dia bisa bergaul dengan siapa saja tanpa ditanya suku dan agamanya, namun situasi sekarang berbeda orang selalu ditanya suku dan agama, kenapa terjadi karena era keterbukaan dengan media sosial yang sangat terbuka menyebabkan semua ini terjadi.

“Sekalipun demikian kita tetap harus menyatakan iman kita dengan kontek yang sesuai dengan jamannya, tetapi alangkah baiknya setiap kita menunjukkan perilaku yang baik sehingga menjadi teladan orang lain,” katanya.

Sedangkan Pendeta Jimmy Sormin, mengingatkan kembali tentang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merumuskan Pancasila. “Nilai-nilai Pancasila seperti keadilan sosial dan persatuan bangsa harus terus diperjuangkan. Tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan cara yang relevan dengan zaman kita,” ujar Pdt Sormin.

Acara yang berlangsung selama dua jam ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Hadir Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Pdt. Harsanto Adi, Tokoh Dayak Pendeta Timotius Sipur, serta wartawan, aktivis, dan masyarakat umum, di mana mereka berkesempatan mengajukan pertanyaan dan memberikan pandangan mereka tentang bagaimana Pancasila bisa diterapkan secara efektif dalam kehidupan sehari-hari.
Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai pandangan dan masukan yang muncul. Banyak peserta yang merasa bahwa implementasi Pancasila harus dimulai dari pendidikan dasar.

“Kita harus menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada anak-anak kita, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar salah satu peserta.

Sebagai penutup, Asiong Munthe sebagai moderator menyampaikan harapannya agar acara refleksi seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Mari kita bersama-sama menjaga dan mengamalkan Pancasila demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Terkait dengan ormas keagamaan yang akan mendapat konsesi pengelolaan tambang Sahat dan Jimmy sama-sama tidak setuju, dikuatirkan ini kan muncul perpecahan di dalam karena urusan ormas itu lebih pada bergerak di bidang sosial kemasyarakatan sedang pengelolaan tambang dibutuhkan tenaga yang profesional dengan orientasi keuntungan.

“Kembalikan peran ormas pada posisinya sebagai penjaga yang bersuara kritis ke pemerintah jangan malah dikooptasi karena diberikan konsensi pengelolaan tambang”, tandas Sahat tegas.

Acara ditutup dengan makan bersama dan foto bersama, menandakan komitmen semua pihak yang hadir untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Refleksi Hari Lahir Pancasila ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat baru bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.(*/sisco)




Audiensi Pewarna Indonesia Dan Dewan Pers, Menjaga Kualitas Jurnalis Handal Dan Terpercaya

Jakarta,GN- Hubungan Pewarna Indonesia dengan Dewan Pers sudah dimulai sejak kepemimpinan (Alm).Leo Batubara, dan tetap berjalan hingga kini.

Menurut Yusuf Mujiono Ketua Umum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia), profesi jurnalis memiliki peran penting bagi kebutuhan informasi publik, untuk itu perlu mengikuti ketentuan yang sudah di atur dalam UU Pers dan kode etik jurnalistik. “Dalam rangka peningkatan dan pengakuan kualitas Jurnalis maka perlu dukungan dan kerjasama dengan Dewan Pers” ungkap Yusuf dalam perbincangan audiensi via Zoom dengan Dewan Pers (DP) Jumat (1/7) yang dimulai pukul 10.00 WIB.

Yusuf menambahkan permohonan pewarna agar dewan pers menfasilitasi untuk uji kompetensi serta menjadikan pewarna sebagai anggota dewan pers atau konstituennya dewan pers dan mengupayakan pewarna bisa membuat lembaga penguji.

Hadir mewakili Dewan Pers, Totok Suryanto ketua komisi hubungan antar lembaga dan luar negeri, Maria Susilawati sekretariat Dewan Pers.

Atas pernyataan Ketum Pewarna Indonesia, Totok menyambut baik dan akan meneruskan dalam rapat dewan Pers. “Saya apresiasi Pewarna Indonesia sebagai organisasi pers yang sudah memiliki kepengurusan daerah di hampir sebagian jumlah propinsi, ujarnya. Totok juga mengharapkan jurnalis pewarna Indonesia untuk menjaga kepentingan masyarakat dalam pemberitaannya.

Pertemuan yang berlangsung relatif singkat ini dari Pewarna Indonesia selain Ketua umum Yusuf Mujiono hadir Sekretaris Jenderal Pewarna Indonesia, Ronald Stevly Onibala, Bendahara Umum Albert Muntu, ketua Departemen (Dept) Penelitian dan Pengembangan(Litbang) Ashiong Munthe, Ketua Dept. Pelatihan Jurnalistik Prambudi, Pengurus Dept. Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Endharmoko,Dewan penasehat Pengurus Daerah (PD) Banten Henry Winoto, Ketua PD Banten Philip Bulolo, Ketua PD. DKI Jakarta Johan P. Silaban, Ketua PD Jawa Barat Kefas H.Devananda, ketua PD Yogyakarta Harun Sumadi, Ketua PD Jawa Timur Meilamsen Simamora, Ketua PD Bali Vidi Simanjuntak, Ketua PD Sulawesi Utara Sisco Mamossoh, Ketua PD Kalimantan Tengah Frida Magdalena.

Pada kesempatan tersebut Sekjen Pewarna Indonesia Ronald Onibala menginformasikan jumlah keanggotaan dan kepengurusan Pewarna Indonesia dan progres kegiatan Pewarna Indonesia. (*/red)




Rekomendasi Denpasar Bali, Pewarna Kawal Empat Pilar Dan Keberagaman Indonesia

Bali,GN- Memasuki hari kedua Rakernas Pewarna Indonesia, Jumat (26/11/2021) membahas tentang Evaluasi dan Rencana Kerja Pewarna Indonesia 2022.

Setelah melalui dua rangkaian acara seperti seminar nasional dengan Universitas Mahendradata serta Penganugerahan Apresiasi Pewarna Indonesia kepada sebelas nominasi kepada figure nasionalis dan figure seta lembaga nasrani yang berperan di Repeublik ini. Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja nasional selama dua hari dengan terlebih dahulu memberikaan pembekalan kepada peserta seperti sosialisasi empat pilar oleh Dr. Ahmad Basarah wakil ketua MPR RI, lalu tentang misi melalui pendidikan yang disampaikan Daniel Alexander praktisi pendidikan yang mengajar kepada anak-anak Papua dan Dr Jimmy Lumintas rector STT IKAT. Dan sesi terakhir tentang peran jurnalistik yang disampaikan Agus Sudibyo dari Dewan Pers.

Barulah hari keduanya Jumat 26 November Rapat kerja nasional dibuka resmi oleh Ketum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) Indonesia Yusuf Mujiono didampingi oleh Sekjen Ronald S Onibala.

Sebelumnya Ketum Yusuf Mujiono memberikan kata pengantar untuk semua peserta Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini. “Pewarna harus terus dibangun dengan mengedepankan iman kepada Tuhan, bergerak dan berkarya tidak dilandaskan uang atau anggaran, namun harus tetap bekerja keras lakukan tugas kita selebihnya biarlah Tuhan yang memberikan hasilnya”, tegasnya di depan 100 an anggota Pewarna yang hadir di areal BPSDM Denpasar Bali

Tak ketinggalan Yusuf juga meng ucapakan terimakasih kepada semua pihak yangg telah mendukung tiga agenda nasional yang diselenggarakan oleh Pewarna Indonesia, antara lain Seminar Nasional, Anugerah Apresiasi Pewarna Indonesia dan Rakernas Pewarna Indonesia.

Dikesempatan tersebut Yusuf juga menyampaikan agar semua anggota Pewarna dan Umat Nasrani untuk total mematuhi aturan Pemerintah tentang Protokol Kesehatan, terlebih saat merayakan Natal 2021 dan tahun baru 2022 nanti. Hindari keramaian serta agar tetap waspada agar tidak muncul cluster baru kedepannya nanti.

Lanjutnya sebagai wartawan terus kabarkan tentang kewaspadaan ini agar umat yang merayakan natal dan tahun baru tetap mematuhi protocol kesehatan

Setelah itu acara dilanjutkan dengan menunjuk pimpinan sidang Rakernas dan terpilih sebagai pemimpin sidang, Ashiong P Munthe dari ketua Litbang DPP Pewarna Indonesia, Robert Pasaribu PD Banten dan Wonderson dari PD Kalimantan Tengah.
Dalam Rapat komisi dibagi 3(tiga) pembahasan, antara lain Komisi 1 membahas Program Kerja, Komisi 2 membahas Kelengkapan Organisasi dan Komisi 3 membahas Rekomendasi.

Setelah di plenokan dari komisi komisi masing-masing mengajukan program antaranya PEWARNA agar bekerjasama dengan Dewan Pers untuk sertifikasi anggota dan sekaligus PEWARNA masuk di dewan Pers, pembetnykan carakter building agar menjadi jurnalis yang berkarakter, segera menyelesaikan perubahan ke notaris , membentuk PD PD seluruh Indonesia, Pengaturan pelantikan dan rapat daerah.

Kemduian mendukung pemerintah dalam menjaga dan merawat keberagaman dengan bekerjasama semua pihak seperti DPR, MPR dan BPIP serta lembaga-lembaga yang konsen menjaga keutuhan bangsa dalam kebhinekaan. Melanjutkan kerjasama dengan MPR RI tentang empat pilar serta merekomendasikan adanya GBHN. Dan tak kalah pentingnya PP segera membuat Peraturan Organisasi.

Hasil-hasil rekomendasi yang dikemukakan dalam Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas di dalam Pewarna Indonesia dan juga menjadi organisasi wartawan yang professional serta terus mendukung persatuan, kesatuan dan ke-Bhineka Tunggal Ika.

Bersama Pewarna Indonesia terus bersama merevitalisasi nilai-nilai luhur bangsa menyongsong Indonesia tangguh Indonesia tumbuh. ( )




GAMKI Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Sekolah Asrama

Jakarta,GN- Bantuan Non Tunai Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang disalurkan oleh Gerakan Angkatan Muda Indonesia (GAMKI) bersama Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia Rabu (21/7) diberikan kepada Yayasan Sakti Dasa Indonesia (YASADI), desa Cigelam, kecamatan setu, Kabupaten Bekasi dan Sekolah Tinggi Theologia Injili Jakarta yang terletak di Kecamatan Gunung Putri, kabupaten Bekasi.

Mewakili pimpinan GAMKI, hadir Renova Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sementara dari Pewarna Indonesia hadir Ketua umum Yusuf Mujiono di dampingi sekretaris 1 Thony Ermado, Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga Dony Leonardo, Departemen OKK Endharmoko, dan humas PC Pewarna Kota Bekasi, Maruap Sianturi.

Bantuan yang di salurkan ke Yayasan Sakti Dasa Indonesia di terima oleh ketua yayasan Yohanis  Henukh beserta jajaran dan anak didik STT Pokok Anggur serta siswa siswi SMP Taruna Harapan Bangsa.

Yohanis Henukh menyampaikan terima kasih kepada kapolri Listyo Sigit Prabowo dan ketua umum GAMKI Willem Wandik, S.Sos  “Bantuan sebanyak 20 paket sembako ini sangat berharga bagi pemenuhan kebutuhan anak-anak didik YASADI, disaat pandemi dimana pergerakan kami terbatasi, ungkap Yohanis.

Renova mewakili GAMKI berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu mengurangi beban kebutuhan sembako untuk anak-anak didik. “Dalam suasana pandemi GAMKI berupaya membantu menyalurkan bantuan untuk masyarakat, ” Jelas Renova.

Senada dengan Renova, Yusuf Mujiono mengungkapkan sebagai media berusaha menginformasikan komponen masyarakat yang butuh bantuan. “Puji Tuhan bantuan dari Kapolri yang disalurkan oleh GAMKI bisa diterima masyarakat”cetusnya.

Untuk bantuan ke Sekolah Tinggi Theologia Injili Jakarta, diterima oleh Pengurus STT beserta mahasiswa. Salah satu pengurus STT mengucapkan terima kasih atas 30 paket sembako yang disalurkan GAMKI bersama Pewarna Indonesia. (*/sisco)




Kepala Kesbangpol : Kehadiran PEWARNA Daerah Jawa Barat Bisa Mengawal Kerukunan

Sulut,GN- Pengurus Pusat (PP) Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Jumat (26/2/2021) melantik Pengurus Daerah (PD) Jawa Barat. Pelaksanaan pelantikan di gelar di RM Pondok Kenanga Kota Bekasi,Jawa Barat.

Rilis yang diterima media gemparnews.com menyebutkan bahwa acara pelantikan dibuka Kepala Kesbangpol Kota Bekasi Cecep Suherlan yang hadir mewakili Walikota Bekasi DR H Rahmat Effendi.

Penyerahan Petaka Oleh Ketua Umum PEWARNA Indonesia Kepada Ketua PEWARNA Daerah Jawa Barat (foto : ist)

Pada kesempatan itu, Walikota Bekasi melalui kepala Kesbangpol menyampaikan selamat atas dilantiknya kepengurusan Daerah PEWARNA Indonesia Jawa Barat. “Kehadiran Pewarna Jawa Barat bisa mengawal kerukunan di seluruh kota dan kabupaten di propinsi Jawa Barat,” ucap Cecep.

Lebih jauh dikatakannya bahwa kehidupan toleransi antar warga kota Bekasi berjalan dengan baik berkat dilakukannya komunikasi pimpinan kota dan tokoh-tokoh masyarakat kota Bekasi. “Saya kira kedepannya kerjasama dengan kepengurusan Pewarna Cabang Kota Bekasi dalam menjaga kerukunan ini bisa dijalankan,” terangnya.

Sementara itu, Pembimas Kristen kota Bekasi M Manik SE, MTh menegaskan bahwa hubungan kerjasama yang erat antar tokoh umat beragama di kota Bekasi sudah berlangsung lama. Dikatakannya, Pembimas Kristen memberikan dukungan Pewarna Jawa Barat melalui kerjasama dengan pewarna cabang kota Bekasi nantinya.

“Peran PERS sangatlah penting dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat,” urainya.

Foto Bersama Usai Acara Pelantikan Pengurus PEWARNA Daerah Jawa Barat (foto : ist)

Ditempat yang sama, Ketua Umum Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Yusuf Mujiono mengapresiasi panitia pelaksana pelantikan Pengurus Daerah Jawa Barat yang sudah bekerja dengan maksimal sehingga acara pelantikan dapat terselenggara dengan baik.

“Ditengah pandemi, dan krisis ekonomi, rekan-rekan Pewarna mampu bekerjasama mewujudkan agenda organisasi. semangat rekan-rekan pewarna tidak surut meski keadaan kurang menguntungkan, sebab sebagai Pewarta harus terus berkarya untuk mewarnai Indonesia,” Pungkas Mujiono yang juga pimpinan Grup Media Gaharu. (sisco)