BPJN Sulut Genjot Pengerjaan Jembatan Pesawangan

Sulut,GN- Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Melalui PT Siltro Putra Mandiri salah satu pemenang tender pekerjaan jembatan pesawangan yang berada di ruas jalan trans mart – Pandu, sementara dikerjakan.

Proyek jembatan ini, akan dilebarkan sisi kiri dan sisi kanan. Sedangkan waktu pengerjaan proyek ini sampai akhir tahun 2023 ini.

Pantauan media ini, pekerjaan sedang dilakukan penggalian sisi kiri dan kanan untuk tiang pancang jembatan. Juga terpantau beberapa alat berat excavator melakukan pembersihan dan pengerukan di bawah sungai jembatan. Sebagian juga sedang melakukan pengaturan tiang besi.

Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio Menjelaskan Kepada Sejumlah Media Diruangan Kerjanya (foto: Gemparnews.com)

Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio saat di wawancarai awak media ini beberapa waktu lalu, menjelaskan pengerjaan proyek pelebaran jembatan pesawangan tersebut melibatkan kontraktor pemenang tender.

Dia mengatakan kontrak karya proyek ini selama satu tahun kalender atau berakhir tahun 2023 mendatang. ” Yang jelas kami akan terus mengawasi pekerjaan ini agar selesai tepat waktu dan dapat di nikmati oleh masyarakat atau kendaraan yang melintasi jalur itu,” kata Hendro.

Hendro mengharapkan agar pemenang tender atau kontraktor dapat memperhatikan para pekerja atau keselamatan dari para pekerja proyek pelebaran jembatan pesawangan tersebut. (sisco)

 




Hendro : Pelebaran Dua Sisi Jembatan Pesawangan Sementara Dikerjakan

Sulut,GN- Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) terus pacu pembangunan jembatan dan jalan nasional. Ini mulai terlihat di beberapa pengerjaan proyek jembatan dan jalan nasional di wilayah kerja Provinsi Sulut. Diantaranya pengerjaan proyek pelebaran dua sisi kiri dan kanan jembatan pesawangan.

Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio (foto: Gemparnews)

Kepada media gemparnews.com Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio menjelaskan pekerjaan proyek pelebaran dua sisi kiri dan kanan jembatan pesawangan saat ini lagi dikerjakan. ” Iya lagi dikerjakan. Dua sisi kiri dan kanan akan di lebarkan supaya jadi empat lajur. Jembatan lama tidak akan di bongkar, kami hanya melebarkan sisi kiri dan kanan jembatan,” jelas Hendro Jumat (12/05/2023).

Anggaran proyek pelebaran jembatan pesawangan menurut Hendro sekitar 13 miliar dan selesai akhir tahun 2023 ini. ” Akhir tahun 2023 ini proyek sudah selesai dikerjakan,” kata Hendro.

Proyek Pelebaran Jembatan Pesawangan (foto: Gemparnews)

Sementara pekerjaan proyek jalan nasional di Kabupaten Sangihe sepanjang 8,6 kilo meter dan pekerjaan penanganan longsor ada tiga titik kata Hendro juga sementara di kerjakan. “Di Sangihe ada dua paket pekerjaan yakni pengaspalan overlay dengan anggaran 19 miliar dan pekerjaan penanganan longsor 15 miliar. Saat juga sementara dikerjakan,” tandas Hendro.

Hendro berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu dan dapat di manfaatkan untuk masyarakat yang ada di kepulauan Sangihe. (sisco)