DPPKBD Sangihe Gelar Penyuluhan Sekaligus Pelayanan KB Implan Gratis

SANGIHE,GN – Dalam rangka hari Keluarga nasional (Harganas ) tahun 2026, Dinas Pengendalian penduduk dan keluarga Berencana Daerah (DPPKBD), Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Penyuluhan dan memberikan pelayanan KB serentak yaitu, pemberian KB implan secara gratis, yang bertempat di Puskesmas Tona Kecamatan Tahuna Timur,Kamis (25/6/2026).

Kegiatan Langsung dibuka oleh kepala dinas DPPKBD dr.Yopi Thungari, M.Kes dalam sambutannya Ia menyampaikan bahwa, program pemberian KB implan gratis adalah program rutin dari dinas,namun hari ini istimewah karena dirangkaikan dengan hari keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 juni.

Lanjut Kadis DPPKBD bahwa Harganas tahun 2026 mengangkat tema ” Ayah wajib hadir ” Karena selama ini yang terlibat untuk membimbing dan mengasuh anak dianggap yang paling banyak adalah Ibu, Ayah-ayah kurang terlibat sehingga dari BKKBN mengangkat tema ” Ayah wajib hadir ” Untuk keseimbangan dan perkembangan keluarga maka dibutuhkan peran dari Ayah.

” Ayah bukan sekedar untuk mencari nafkah tetapi juga untuk mengasuh anak,oleh karena itu nanti akan ada program yaitu gerakan Ayah teladan,” kata Yopi Thungari.

Lanjutnya bahwa sementara program Pemasangan KB bukan untuk membatasi jumlah anak, tetapi untuk memberi jarak antara kehamilan pertama dan kehamilan berikutnya.

” Dengan adanya jarak kelahiran anak yang baru lahir, benar-benar mendapat kasih sayang,mari kita gunakan kesempatan kita bangun keluarga kita masing-masing KB salah satu cara untuk mengatur, supaya anak mendapat kasih sayang yang betul-betul sehingga anak kita tidak stunting, akan tumbuh dengan cerdas dan sehat sesuai dengan harapan kita semua,” Tutup Kadis DPPKBD ini.

Sesudah sambutan kepala dinas langsung penyampaian materi dari narasumber yang di ikuti oleh seluruh peserta.

Turut hadir Sekretaris dinas Loesye Clodine Harindah,S.Sos, Kabid Keluarga Berencana ketahanan dan kesejateranan keluarga Vita Bogar, Kabid Penyuluhan dan penggerakan Imelda Lawendatu, SSTP, PKK Kabupaten ,PKK Kecematan,
Ketua IBI dan pengurus
Kapus Tona dan bidan-bidan
PLKB.(RB)




DPPKBD Sangihe Gelar Penyuluhan Peningkatan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan

SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DPPKBD), menggelar penyuluhan peningkatan kapasitas pencegahan stunting untuk lini Lapangan tahun 2026 di Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara (Tabseltra).

Kegiatan Langsung dibuka oleh Camat Tabukan Selatan Tenggara Alfried J.P Makagansa,S.Sos
Dalam sambutannya Camat menyampaikan bahwa, pentingnya peranan tenaga Lini Lapangan, sebagai ujung tombak dari Pemerintah.

” Tugas berat ini membutuhkan bekal yang kuat bagi Bapak/Ibu sekalian oleh karena itu kegiatan peningkatan kapasitas lini Lapangan Untuk Pencegahan stunting tahun 2026, yang dilaksanakan hari ini agar para kader,dapat melaksanakan sebaik mungkin dengan mempertajam data, pengisian dalam aplikasi dilakukan dengan akurat, mari kita perkuat pendampingan, tingkatkan kualitas edukasi kepada masyarakat, fokuslah pada perubahan perilaku pola asuh,pemberian ASI yang eklusif makanan yang kaya Protein,”Kata Makagansa

Kepala Dinas DPPKBD Sangihe dr.Yopi Thungari,M.Kes melalui Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Imelda Lawendatu,SSTP ketika membawakan materi menyampaiakan bahwa garda terdepan dalam penanganan stunting adalah tenaga lini Lapangan.Untuk TPK mereka pendamping keluarga, setiap keluarga yang berisiko stunting harus dalam pendampingan.

Lawendatu menambahkan bahwa,yang menjadi tenaga lini lapanganan adalah tim pendamping keluarga (TPK), yang didalamnya ada PKK,nakes, Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD).

Lanjutnya juga bahwa dari dinas DPPKBD ada program kelompok kegiatan yaitu, bina keluarga balita, bina keluarga lansia,dan untuk bina keluarga balita dan remaja mengumpulkan orang tua yang punya anak balita dan remaja.

Pun disampaikan Lawendatu bahwa,persoalan -persoalan di masyarakat bukan hanya tanggung jawab satu dua orang saja, atau bukan hanya tanggungjawab Pemerintah tetapi menjadi tanggungjawab bersama, bisa melibatkan tokoh agama,tokoh masyarakat yang masuk sebagai mitra, tokoh pendidikan, tokoh pemuda,tokoh petani .

” Kita sama-sama komitmen, sama-sama membangun bahwa persoalan yang ada dimasyarakat bukan hanya persoalan satu dua orang,keluarga ketika mengalami persoalan atau masalah itu menjadi urusan semua, karena itu saat ini hadir tenaga lini Lapangan, ketika ada persoalan ada pendampingan TPK.

Lebih jauh Imelda menjelaskan bahwa,program keluarga berencana bukan untuk membatasi jumlah anak, tetapi lebih menjaga jarak kelahiran.

” Program keluarga berencana bukan untuk membatasi jumlah anak,tetapi lebih menjaga jarak kelahiran,itu point paling penting, tidak dibatasi jumlah anak berapa, selama keluarga masih mampu dipersilahkan yang penting mampu mendampingi, menghidupi dan menyekolahkan anak,” ucapnya.

Lawendatu juga memberikan apresiasi pada Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara yang sampai saat ini tidak ada penderita stunting atau zero kasus.

” Luar biasa ini di Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara sampai saat ini masih mempertahankan zero kasus penderita stunting dan ini adalah hasil kerja sama dan kerja keras dari semua pihak,dan kiranya ini terus dipertahankan,”tutup mantan Camat Tahuna Timur ini.

Turut hadir Kapitalaung Se Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara,
Tim pendamping keluarga
Tokoh agama,tokoh masyarakat dan undangan.(RB).




KPU Sulut Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Pemangku Kepentingan di Bolsel

Sulut,GN- Dalam rangka penyebarluasan informasi produk hukum Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024, KPU Sulut kembali menyelenggarakan Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 kepada pemangku kepentingan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kegiatan dilaksanakan di RM Queen, Kabupaten Bolsel, Rabu (30/10/2024).

Kabag Teknis Penyelanggaraan, Partisipasi, Hubungan Masyarakat, Hukum dan SDM KPU Sulut Carles Worotitjan membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Worotitjan menyampaikan tujuan dilaksanakan Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 untuk memberikan informasi-informasi produk hukum Tahapan Pemilihan kepada pemangku kepentingan agar bisa memahami secara jelas serta informasi ini juga dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga setiap tahapan pemilihan bisa diketahui serta dapat diawasi langsung oleh masyarakat.

Hadir sebagai narasumber yang mengisi kegiatan ini, yakni Anggota KPU Bolsel Liswan Lumali, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, Asisten Intelijen Kejati Sulut Marthen Tandi, BIN Sulut Catur Anwarsono, serta Pegiat Pemilu Terry Suoth dan Abdul Tulusang.

Lumali mengawali pemaparan dengan menjelaskan produk hukum Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024.

Mewoh menyampaikan bahwa Pilkada ini sudah masuk dalam tahapan yang krusial, sudah hampir di ujung tahapan. Pelaksanaan Pilkada harus berlandaskan produk hukum, agar menjadi hasil yang punya legitimasi hukum. Bawaslu punya tugas untuk melakukan pengawasan, dimulai dari pencegahan. Jika sudah berdasarkan aturan main, tentu pelanggaran pilkada akan minim.

Selain itu, Tandi menekankan pentingnya netralitas kepala desa dan ASN karena merupakan pelayan masyarakat yang harus tidak berpihak pada salah satu pasangan calon. Hal ini berhubungan pula dengan konteks money politics/politik uang. “Dalam UU Pemilu, pemberi (politik uang) dapat dipidana. Tetapi dalam konteks UU Pilkada, Pemberi dan Penerima dapat dipidana”, tambah Tandi

Senada dengan Tandi, Anwarsono mengatakan money politics dan black campaign ini merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian, terlebih lagi sudah ada aturan-aturan yang ketat mengatur terkait hal ini. Catur juga berfokus pada pelaksanaan distribusi dan pelaksanaan Pilkada.

“Terkait distribusi logistik dan pelaksanaan pilkada direkomendasikan untuk secara rutin mengecek info dan prediksi cuaca agar dapat dimitigasi lebih awal jika ada potensi bencana alam atau kondisi cuaca yang sekiranya dapat menghambat pelaksanaan Pilkada”, ungkap Catur.

Selanjutnya, Suoth memaparkan bahwa yang menjadi focus perhatian adalah bagaimana hasil pemilihan ini berasal dari kesadaran pemilih, sehingga pemilih memang memilih bukan karena politik uang melainkan karena kesadarannya sendiri.

“Hal ini dapat dimulai dari keluarga kita, bagaimana kita dapat menginformasikan kepada keluarga lebih dulu, minimal dari kapan tanggal pelaksanaan pilkada”, tambah Suoth.

Adapun peserta kegiatan yaitu Partai Politik Peserta Pemilu, Ormas, Pers, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se- Bolsel, serta KPU Bolsel.

Pejabat Fungsional Ahli Madya KPU Sulut Raymond Mamahit menutup kegiatan. Pada kesempatan itu, Mamahit mengapresiasi kehadiran dan antusias para peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini.

“mari kita bersama-sama sukseskan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024,” pungkasnya. (*/sisco)

 




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Nyeri Kronis di Area Pergelangan Tangan

Manado,GN – Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Edukasi kesehatan tentang Nyeri Kronis di area Pergelangan tangan.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka memperingati hari Nyeri sedunia. Kegiatan edukasi dilaksanakan diruang tunggu pasien poliklinik Bedah Jumat, (06/9/2024).

sebagai narasumber dr Sekplin Sekeon, SpN(K),MPH memaparkan bahwa berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis pada tangan dan pergelangan tangan serta penanganannya.

Menurut dr Sekplin, nyeri kronis di tangan dan pergelangan tangan adalah masalah umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

“Nyeri yang berkepanjangan dapat berdampak pada pekerjaan dan keseharian seseorang, termasuk kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti mengetik atau berpakaian,” ujar dr Sekplin.

Lanjut dr Seplin menjelaskan beberapa kondisi yang disoroti dalam penyuluhan ini antara lain Sindrom Terowongan Karpal, Jari Pelatuk, Sindrom De Quervain, dan radang sendi pada jari-jari tangan. Sindrom Terowongan Karpal, misalnya, terjadi ketika saraf median yang berjalan melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tertekan, menyebabkan kesemutan dan mati rasa. Penanganannya meliputi pemberian obat pereda nyeri, injeksi, dan pembedahan jika diperlukan.

Selain itu dr Sekplin, yang juga adalah Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, mengatakan mengenai pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.

“Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan ergonomi saat bekerja adalah beberapa cara yang dapat membantu mencegah terjadinya nyeri pada tangan dan pergelangan tangan,” jelasnya.

Dia menambahkan perawatan dini dan perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tangan dan pergelangan tangan, terutama bagi mereka yang sering menggunakan tangan dalam pekerjaan sehari-hari.

RSUP Prof dr RD Kandou Manado berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemandu acara memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk bertanya atau sharing terkait materi tentang Nyeri di Area Pergelangan Tangan sambil mengajak semuanya untuk terus berprilaku hidup bersih dan sehat.(*/sisco)




KPU Sulut Gelar Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Serentak Tahun 2024  

Sulut,GN- KPU Sulut menggelar Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Serentak Tahun 2024  Kepada Stakeholder Tingkat Provinsi.

Kegiatan ini dihadiri oleh stakeholder tingkat provinsi, perwakilan 18 partai politik peserta pemilu, pegiat pemilu ,dan media yang bertempat di Hotel Luwansa Manado mulai tanggal 19 hingga 21 juli 2024.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan membuka secara resmi kegiatan bersama Anggota KPU Sulut, Meidy Tinangon dan Plt. Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda.

Dalam sambutannya Poluan menyampaikan tujuan digelarnya kegiatan ini yakni untuk menyamakan pemahaman mengenai produk-produk hukum yang telah dikeluarkan terutam oleh KPU RI demi kelancaran tahapan penyelenggaraan pilkada serentak Tahun 2024.

“Produk hukum di KPU itu proses kesepakatannya itu juga disetujui dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Anggota DPR yang ada di Komisi II. Semuanya itu penting untuk kita diskusikan dan kita dalami, agar hal-hal yang kira-kira ada perbedaan perspektif atau penafsiran dapat mencapai kesepahaman bersama.Seperti kita ketahui bersama KPU telah mengeluarkan beberapa produk hukum diantaranya PKPU terkait jadwal dan tahapan, PKPU tentang Pemutakhiran Data Pemilih dan PKPU tentang Pencalonan yang baru saja dikeluarkan.” ujar Poluan.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah  narasumber yang sesuai dengan kompetensinya yaitu Viktory N. J. Rotty selaku Tim Pemeriksa Daerah (TPD) DKPP Provinsi Sulut yang membahas tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu/KEPP, Donny Rumagit selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut yang membahas tentang Produk Hukum Pengawasan Pilkada 2024, dan Marthen Tandi selaku Asisten Intelijen dari Kejati Sulut yang membahas tentang Potensi dan Penyelesaian Sengketa Pemilu 2024.

Antusias dari para peserta kegiatan yang hadir saat sesi pemaparan materi terlihat pada proses diskusi yang berlangsung aktif tapi tetap kondusif.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik dalam membangun kesepahaman bersama untuk mencapai pilkada yang berkualitas dan bermartabat di Sulawesi Utara. (*/sisco)

 




Balai Bahasa Provinsi Sulut Gelar Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia

Manado,GN- Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Insan Media Massa.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Luwansa Manado 9—10 Juni 2023. Sebagai peserta dalam kegiatan ini, yakni wartawan media cetak, media elektronik, dan media _online_ yang ada di Sulawesi Utara. Kegiatan ini dibuka oleh Kasubbag Umum Balai Bahasa Sulawesi Utara, Achmad Ramadhan, yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi.

Dalam sambutan Januar Pribadi yang dibacakan oleh Achmad Ramadhan, mengatakan pers merupakan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi; baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, serta data dan grafik, maupun dalam bentuk lainnya; menggunakan media cetak atau elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.

Dalam lanjutan sambutan Januar Pribadi yang dibacakan oleh Achmad Ramadhan, pers juga menjadi proses mediasi antara masyarakat dan dunia. “Kami selaku UPT dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam hal pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa menyadari perlunya melakukan sinergi dengan rekan-rekan wartawan untuk membangun pola penggunaan dan pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia,” kata Januar Pribadi dalam sambutan yang dibacakan oleh Achmad Ramadhan.

Selain itu, Achmad Ramadhan menyampaikan pesan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara bahwa salah satu upaya yang dapat diwujudkan dalam program atau kegiatan ini untuk mendorong wacana secara berkesinambungan, seperti pada hari ini dalam kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Insan Media Massa.

Achmad Ramadhan juga menyampaikan pesan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara bahwa tujuan kegiatan ini untuk mendorong para pegiat pers menciptakan berita yang mudah dimengerti oleh masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya mendorong para pegiat pers dalam menciptakan berita yang mudah dimengerti oleh masyarakat, tanpa mengesampingkan penggunaan struktur bahasa yang dengan kaidah atau aturan yang baik dan benar. Besar harapan kami, teman-teman pers nantinya dapat mengawali perubahan yang lebih baik dalam dunia penulisan berita di Provinsi Sulawesi Utara di masa depan,” tutup Januar Pribadi dalam sambutan yang dibacakan oleh Achmad Ramadhan. (sisco/*)




Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Penyuluhan Diabetes

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran Rumah Sakit Kandou Manado menggelar Edukasi Kesehatan. Penyuluhan kepada Pasien dan Keluarga Pasien yang datang untuk berobat Selasa, (06/12/ 2022). Kegiatan Penyuluhan ini dilaksanakan di Poliklinik Bedah RSUP Kandou dengan Materi Penyuluhan “Diabetes”.

Dalam kegiatan Penyuluhan ini dr Bisuk Parningotan Sedli, SpPD selaku Narasumber menyampaikan bahwa penyakit Diabetes merupakan suatu penyakit dimana kadar gula dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin secara cukup. dr. Bisuk Parningotan Sedli, Sp.PD adalah dokter spesialis penyakit dalam di Poliklinik penyakit dalam RSUP Prof. dr. R D Kandou, Manado.
Narasumber memulai penyuluhan dengan menjelaskan statistic dan faktor risiko terjadinya kerusakan retina akibat diabetes mellitus. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia tidak sadar menderita diabetes.

Menurut WHO ada 422 juta penderita diabetes didunia. “Faktor risiko penyakit diabetes ada yang bisa di ubah dan tidak bisa di ubah. Faktor yang bisa di ubah antara lain berat badan, aktifitas fisik, hipertensi, diet tidak seimbang, dyslipidemia, dan riwayat penyakit jantung. Sedangkan faktor risiko yang tidak bisa diubah yaitu usia diatas 40 tahun, kehamilan dengan gula darah tinggi, ibu dengan riwayat melahirkan bayi dengan BBL diatas 4 kg, bayi yang memiliki BBL kurang dari 2.5 kg dan mempunyai riwayat keluarga menderita diabetes,” jelasnya.

Diabetes mellitus dapat di cegah dengan mempertahankan berat badan ideal, makan makanan sehat, rutin beraktifitas fisik 30 menit setiap hari, tes glukosa darah dan kadar HbA1c secara teratur, dan menghindari penggunaan tembakau (merokok) serta hindari konsumsi alcohol.
Para audiens sangat antusias dengan Materi yang dibawakan oleh Narasumber, beberapa orang memberikan pertanyaan seputar permasalahan kesehatan dan di jawab dengan baik oleh narasumber.

Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado yang diwakili oleh Kepala Unit Administrasi dr. Ade John Nursalim, Sp.M, MARS, MM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber dan seluruh pasien dan keluarga yang mendampingi pasien telah berkenan mengikuti edukasi kesehatan.

“kami dari instalasi promosi kesehatan dan pemasaran menyampaikan terimakasih atas waktu dan kesempatannya. Semoga kegiatan hari ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bapak ibu dalam bidang ilmu kesehatan,” ungkapnya. (sisco/*)




Peringati Hari Ginjal Sedunia, Promkes Bersama Divisi Ginjal Dan Hipertensi RSUP Kandou Manado Gelar Penyuluhan

Manado,GN- Memperingati Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day Kamis, (11 Maret 2021) besok, Instalasi Promosi Kesehatan Dan Pemasaran RSUP Prof dr RD Kandou Manado dibawah pimpinan dr Sekplin Sekeon, MPH, SpS bekerja sama dengan Divisi Ginjal dan Hipertensi Bagian/KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof dr RD Kandou Manado Rabu, (10/3/1021) menggelar kegiatan penyuluhan tentang kesehatan ginjal kepada pasien dan keluarga pasien yang berada di ruang tunggu poliklinik Bedah.

Suasana Penyuluhan Di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto : ist)

Hari Ginjal Sedunia kali ini RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melalui Promkes bersama Divisi Ginjal dan Hipertensi mengangkat tema “Hidup Berkualitas Dengan Penyakit Ginjal” oleh dr Cerelia Sugeng, SpPD.

Pada kesempatan itu, pembawa materi mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan ginjal melalui pemilihan makanan yang tepat, tidak mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan dan berolahraga secara teratur.

Diketahui rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ginjal Sedunia ini dilaksanakan disepanjang bulan Maret 2021 dimulai dengan kegiatan penyuluhan tersebut, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi di ruang hemodialisa, berupa talk show dan webinar.

Selain itu juga Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Kandou Manado dr. Sekplin, MPH, SpS memperkenalkan Aplikasi telmek (Telemedicine Kandou) yang merupakan salah satu sarana tehnologi untuk mempermudah pasien mendapatkan pelayanan kesehatan dari jarak jauh berupa konsultasi antara pasien dengan dokter melalui video call. ” Sebagai bentuk apresiasi dari instalasi promosi kesehatan rumah sakit dan juga Bagian Ilmu Divisi Ginjal dan Hipertensi Bagian/KSM Ilmu Penyakit Dalam, kami memberikan ucapan terima kasih dalam bentuk gimik berupa Masker dan juga face shield kepada peserta penyuluhan khususnya bagi yang telah bertanya jawab langsung dengan dokter yang membawakan materi,” tutupnya.

Pasien dan keluarga pasien yang ikut dalam penyuluhan tersebut sangat antusias dengan bertanya jawab langsung dengan dr.Cerilia Sugeng, Sp.PD seputar penyakit ginjal usai penyampaian materi tentang Gagal Ginjal Kronik. (*/sisco)




IPKRS Kandou Manado Gelar Penyuluhan Tentang Percepat Penyembuhan Luka Dengan Kontrol Gula Optimal

Manado, GN- Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) Kandou Manado yang diketuai oleh dr Neni Ekawardani menggelar penyuluhan tentang Percepat Penyembuhan Luka Dengan Kontrol Gula Optimal yang disampaikan oleh dr Diane Paparang,Sp GK diruang tunggu Poliklinik Bedah Rabu, (25/11/2020).

Program Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Kandou yakni untuk memberikan penyuluhan edukasi kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan guna untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan itu.

IPKRS Kandou Manado Menggelar Penyuluhan (Foto: ist)

Selain itu,kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit Diabetes. Sehingga semakin meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit yang dimaksud.

Usai disampaikan materi oleh Dokter Diane kepada para pasien dan keluarga pasien yang ikut dalam penyuluhan tersebut langsung memberikan beberapa pertanyaan kepada pemateri berkaitan dengan materi yang sudah disampaikan oleh pemateri dan dijawab oleh tim dokter saat itu juga.

Kepala instalasi Promkes dr Neni Ekawardani ikut memberikan penjelasan berkaitan dengan aplikasi Telemedicine Kandou ( TelmeK) yang merupakan aplikasi konsultasi dokter yang ada di Kandou dengan pasien.

dr Neni Ekawardani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ambil bagian dalam kegiatan penyuluhan. (*/Framu)




Hari Penglihatan Sedunia, Promkes RSUP Kandou Gelar Penyuluhan Katarak

Manado,GN- RSUP Kandou Manado menggelar Penyuluhan tentang Deteksi Dini Katarak pada Anak dan Dewasa, Kamis (08/10/2020) di ruang tunggu pasien Poliklinik Bedah.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka Peringati Hari Penglihatan sedunia yang digelar setiap tahun bulan Oktober, minggu kedua. Untuk tahun ini mengangkat tema global Hope In Sight sedangkan tema Nasional adalah Mata Sehat, Indonesia Maju.

Materi penyuluhan menyampaikan tentang Deteksi Dini Katarak pada Anak dan Dewasa disampaikan dr Andrew Chitra, SpM. Menjelaskan dimana Katarak merupakan penyakit mata yang ditandai dengan mengeruhnya lensa mata, sehingga membuat penglihatan kabur. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia. Meski demikian, katarak pada usia muda atau bahkan anak-anak juga bisa terjadi. Dikatakan bahwa Katarak pada anak kadang-kadang sulit dikenali gejalanya dan bahkan tidak mempengaruhi penglihatan. “Katarak tidak hanya dapat muncul pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak dan bayi,” jelasnya.

Lanjut dikatakannya, Katarak pada anak yang muncul sejak lahir disebut dengan istilah katarak kongenital. Namun, katarak kongenital merupakan suatu kondisi yang jarang terjadi. Katarak pada anak bisa terjadi pada salah satu mata saja atau bahkan keduanya. Oleh karena dr. Andrew mengajak dan menghimau kepada peserta penyuluhan bila merasakan sesuatu gangguan pada mata, agar sebaiknya memeriksakan mata ke poliklinik mata agar bisa di deteksi sejak dini bila terjadi Katarak.

Sementara itu, Dr Neni Ekawardani Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Kandou menjelaskan tujuan peringatan Hari Penglihatan Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata.

Selain itu, Peringatan Hari Penglihatan Sedunia bertujuan untuk mengedukasi tentang pencegahan kebutaan sekaligus sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan Vision 2020. Dr Neni mengingatkan kepada seluruh peserta penyuluhan agar senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. ” Mari kita senantiasa memperhatikan protokol kesehatan dengan 3M yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak,” tutupnya. (Framu)