Hari Ini DPRD Sulut Gelar Paripurna Penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Sulut Tahun 2025

Sulut,GN- Berdasarkan nomor surat 800/Set.DPRD/266/2026 perihal undangan yang di tandatangani oleh sekretaris DPRD Sulut Wiliam Niklas Silangen, S.Sos, M.Si terkait pelaksanaan rapat paripurna DPRD Sulut, Selasa 02 Juni 2026.

Rapat paripurna ini dalam rangka Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025.

Agenda rapat direncanakan akan di mulai pada pukul 10.00 wita sampai selesai. Untuk pelaksanaan rapat paripurna akan di gelar di ruangan sidang paripurna DPRD Sulut.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, BPK RI, Pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Forkopimda,jajaran SKPD serta undangan akan menghadiri agenda rapat paripurna. (sisco)




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Hadiri Arahan Diryankes Kemenkes Sekaligus Penyerahan Perjanjian Kinerja Tahun 2024

Jakarta,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes,menghadiri sekaligus mengikuti arahan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Diryankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Azhar Jaya, SKM., MARS. Serta penyerahan perjanjian kinerja tahun 2024 di hotel Manhattan Jakarta, Senin (12/02/2024).

 

Acara ini diadakan dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama antara semua rumah sakit vertikal Kemenkes termasuk RSUP Kandou Manado dengan Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Azhar Jaya dalam arahannya menekankan bahwa pentingnya koordinasi yang baik antara rumah sakit dan pemerintah dalam menghadapi tantangan kesehatan yang ada.

Perjanjian kinerja yang sudah di teken bersama tahun 2024 antara RSUP Kandou Manado dan Kementerian Kesehatan mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan fasilitas dan infrastruktur rumah sakit, pengadaan peralatan medis terkini, pengembangan SDM, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasinya atas arahan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.Dirut Ivonne menyatakan komitmen RSUP Kandou untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Dirut Ivonne juga mengucapkan terima kasih atas penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2024 yang sudah digelar. “Ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran kerja yang disepakati bersama sama dengan Kementerian Kesehatan,” kata Dirut Ivonne.

Dengan adanya arahan dari Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dan penyerahan perjanjian kinerja tahun 2024 yang sudah di tanda tangani, diharapkan RSUP Kandou Manado dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya. (*/sisco)




Mengasihi Dalam Kemanusiaan, Pondok Pesantren Al-Zaytun Kembali Salurkan 1 Ton Beras

Jakarta,GN- Kasih tidak mengenal syarat latarbelakang suku, ras, maupun agama. Kasih mampu dimanifestasikan menjadi banyak wujud, termasuk rasa kemanusiaan.

Rasa kasih dan kemanusiaan itulah yang tampak dari persaudaraan yang terjalin antara keluarga besar Pondok Pesantren Ma’had Al-Zaytun dengan Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia). Di tengah masa pandemi yang serba sulit, pondok pesantren pimpinan Syaykh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang Al-Zaytun, itu, kembali menjadi saluran berkat bagi para wartawan nasrani dan hamba Tuhan yang tergabung di PEWARNA Indonesia.

Senin pagi (07/09/2020), pihak Pondok Pesantren Al-Zaytun kembali menyalurkan paket bantuan berupa 1 ton beras dan sejumlah bahan pokok lainnya. Simbolis penyerahan bantuan dilakukan oleh Ustadz Ali Aminullah yang mewakili pihak pondok pesantren, di Kantor Redaksi Majalah Gaharu, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam kesempatan itu ustadz Aminullah mengatakan selaku anak bangsa sudah menjadi kewajiban dari Pondok Pesantren Al-Zaytun untuk berbagi kasih di tengah pandemi yang sedang melanda Indonesia.

“Saya ditugaskan oleh Syaykh Al-Zaytun untuk menyampaikan bingkisan sebagai tanda cinta kasih kami. Kemanusiaan, yang dikedepankan oleh Syaykh itu adalah kemanusiaan. Jadi Syaykh memahami hari ini semua serba sulit. Kebetulan, Alhamdulillah, kami di pesantren sana baru saja panen jadi kita berbagi dengan sesiapapun sahabat-sahabat sebangsa Indonesia,” ujarnya.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa, pria yang dipercaya sebagai pengurus yayasan Al-Zaytun juga pendidik di sekolah menengah dan Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia itu tetap semangat menempuh perjalanan dari Indramayu ke Jakarta, guna mendukung penyaluran bantuan kepada PEWARNA Indonesia.

Dirinya juga berharap dengan ada kegiatan penyaluran bantuan ini kiranya dapat mempererat tali persaudaraan yang sudah ada antara Pondok Pesantren Ma’had Al-Zaytun dengan pihak PEWARNA Indonesia.

“Maka kita tidak melihat perbedaan apapun. Kita ini sama-sama bangsa Indonesia yang ketika ada kesulitan maka kita harus berbagi, sesuai dengan kemampuan kita tentunya. Ya harapan kita adalah ini (bantuan) bisa menjadi manfaat, ya tentunya semakin mengikat tali persaudaraan dalam rangka mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata Ustadz.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, turut mengucapkan terima kasihnya kepada Syaykh Al-Zaytun dan seluruh jajarannya, atas kepedulian mereka kepada PEWARNA Indonesia sebagai salah satu pihak yang terdampak pandemi Covid-19. Terlebih, telah 3 kali pihak Al-Zaytun menyalurkan bantuan untuk PEWARNA selama masa pandemi berlangsung. Total hampir 3 ton beras dan bahan pangan lainnya yang telah disalurkan Al-Zaytun.

“Masa pandemi ini tentunya memiliki pengaruh yang besar terhadap keberadaan maupun kinerja wartawan nasrani yang tergabung di PEWARNA Indonesia. Dengan adanya bantuan ini tentu makna dan manfaatnya sangat besar bagi kami. Terima kasih kepada Syaykh Panji Gumilang yang telah begitu perhatian kepada kami, dan mau memberi diri untuk menjadi saluran berkat bagi PEWARNA Indonesia. Puji Tuhan. Doa kami semoga Syaykh berserta jajarannya selalu diberi karunia kesehatan dan di dalam perlindungan Tuhan. Sekali lagi terima kasih,” ujarnya saat ditemui di kawasan Harmoni, Jakarta Utara.

Pondok Pesantren Al-Zaytun Ma’had Al-Zaytun didirikan oleh Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, di Indramayu, Jawa Barat. Dengan mengusung tagline “Pusat Pendidikan dan Pengembangan Budaya Toleransi serta Pengembangan Budaya Perdamaian”, pondok pesantren yang baru saja merayakan ulang tahun peraknya itu menjadi salah satu barometer pengajaran nilai-nilai toleransi, perdamaian, sekaligus pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

Berdiri di atas lahan seluas 1.200 hektare, Pondok Pesantren Al-Zaytun juga ikut menjadi penggerak bagi lumbung pangan nasional. Secara mandiri, pihak pondok pesantren memproduksi kebutuhan pangan mulai dari beras unggulan, gula, garam, hingga daging ayam berkualitas tinggi.(*/sisco)