Pengembangan UKM di Area Pelabuhan Manado di Respon Positif Warga

Manado,GN- pelabuhan Manado merupakan salah satu urat nadi perdagangan lintas kabupaten kepulauan maupun lintas kepulauan provinsi di Indonesia Timur.

Alfa Mart (foto: ist)

Terkait dengan itu, pihak pengelola pelabuhan terus melakukan terobosan untuk melakukan pengembangan area pelabuhan Manado. Pelindo regional 4 Manado yang satu – satunya pengelola pelabuhan juga memaksimalkan bagaimana para pedagang maupun pengusaha untuk mengembangkan usaha bisnisnya di area pelabuhan.

Pantauan media ini Alfa Mart di area pelabuhan telah beroperasi tepat di samping pintu gerbang masuk pelabuhan. Kehadiran retail Usaha bisnis Alfa mart tentunya akan membantu masyarakat termasuk penumpang yang akan melakukan belanja. Sehingga memudahkan penumpang maupun disaat kembali menuju ke kapal.

Gerak cepat General Manager Pelindo regional 4 Manado Nurlayla Arbie bersama jajarannya mendapat apresiasi masyarakat, selain mampu mengembangkan area pelabuhan juga gerak cepat menanggapi peluang untuk mempermudah penumpang melakukan transaksi belanja. Sehingga warga pun tidak perlu jauh – jauh berbelanja untuk kebutuhan yang di perlukan.

Salah satu warga yang juga penumpang kapal menuju ke Nusa Utara, merespon positif rencana pengelola pelabuhan Manado untuk menghadirkan retail seperti Alfa mart mengembangkan bisnisnya di area pelabuhan. ” Kami merespon positif dan tentu langkah ini sebagai langkah maju bagi pihak pengelola pelabuhan Pelindo regional 4 Manado yang selalu kreatif mengembangkan pelabuhan,” ujarnya.

Calon penumpang kapal yang lainnya enggan menyebutkan namanya, juga Senanda. Mereka menanggapi positif langkah bijak yang dilakukan oleh Pelindo 4 Manado. ” Iya, sangat membantu masyarakat, ketika ada kebutuhan yang hendak dibelanjakan, masyarakat tidak perlu jauh keluar area pelabuhan untuk berbelanja, sebab di pelabuhan sudah ada tempat berbelanja artinya masyarakat maupun penumpang tidak lagi keburu mengejar waktu keberangkatan kapal,” ucapnya.

Masyarakat berharap, pelabuhan Manado semakin indah, menarik bahkan memberikan kemudahan bagi warga khususnya penumpang yang hendak berbelanja, sehingga disaat ada kebutuhan yang lupa dibelanjakan masyarakat tidak perlu lagi keluar dari area pelabuhan. (sisco)




Gudang Barang Di Pelabuhan Manado Diduga Jadi Tempat Hiburan, Manager Ronald : Kami Sudah Tindaki

Manado,GN- Pelabuhan Manado yang merupakan salah satu area vital dan seharusnya steril dari segala bentuk yang dapat menimbulkan ketidak nyamanan bagi para penumpang maupun pengunjung dan pelabuhan hanya di peruntukan untuk penumpang kapal dan kegiatan bongkar muat barang di kapal, namun hal ini berbanding terbalik.

Foto: Gudang barang sementara di lakukan pengawasan (ist)

Pasalnya terinformasi dari warga yang ada, wilayah pelabuhan Manado tepatnya di gudang barang kini diduga menjadi tempat hiburan sementara. Pada hal gudang tersebut hanya di peruntukan sebagai tempat transit barang yang akan dimuat dalam kapal maupun barang yang akan di turunkan dari atas kapal.

Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya merasa sangat terganggu. Dia pun meminta pihak pengelola pelabuhan dalam hal ini Pelindo Manado untuk menertibkan area gudang tersebut. ” Masakan area pelabuhan menjadi tempat hiburan. Pada hal ini adalah gudang barang bukan pub atau cafe. Seharusnya pelabuhan harus steril karena pelabuhan merupakan area vital sehingga harus steril,” cetusnya dengan nada kesal.

Lanjut kata warga, Pelindo Manado yang adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam mengelola pelabuhan harus melakukan ekstra pengawasan ketat dalam hal pemakaian gudang barang. ” Semua kunci gudang barang yang ada di area pelabuhan di pegang oleh pengelola. Jadi seharusnya setelah melakukan kegiatan bongkar muat dari atau ke kapal dan kapal sudah tidak ada lagi di pelabuhan sebaiknya gudang harus di tutup kembali. Karena sudah tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan oleh para buruh di pelabuhan,” ujarnya.

Terkait hal itu, saat di konfirmasi media ini General Manager Pelindo Manado melalui Manager umum dan keuangan Ronald mengaku bahwa pihaknya sudah mendengar keluhan warga tersebut, sehingga Pelindo Manado telah berkoordinasi dengan Polsek Pelabuhan untuk melakukan pengawasan di area pelabuhan. ” Keluhan warga sudah kami terima, sehingga kami langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Pelabuhan untuk menindaki dan sekaligus melakukan pengawasan di area tersebut. Jadi semua sudah clear (selesai red) dan sekarang sudah tidak ada lagi,” ucap Ronald.

Dia berharap warga, penumpang dan Pengunjung pelabuhan Manado merasa nyaman, aman ketika menginjakan kakinya di area pelabuhan. (sisco)




Kenaikan Tarif Pas Masuk Pelabuhan Manado, Sherly Tjanggulung : Panggil Hearing Pelindo Manado

Sulut,GN- Ditengah masyarakat sedang mengalami masa paceklik di masa pandemi covid-19, justru Pelindo IV Manado menaikan tarif pas masuk ke pelabuhan Manado menjadi 10 ribu per orang.

Pelak dengan kenaikan tarif masuk ini membuat masyarakat khususnya warga Nusa Utara (Sangihe, Talaud dan Sitaro) sangat kecewa.

Kekecewaan warga tersebut disampaikan kepada wakil rakyat daerah pemilihan Nusa Utara yang duduk di DPRD Sulut Sherly Tjanggulung.

Kepada sejumlah media Selasa, (07/9/2021) usai rapat Hearing dengan sejumlah mitra kerja, Tjanggulung menegaskan akan memanggil Hearing kembali Pelindo Manado untuk menjelaskan terkait kenaikan tarif tersebut. ” Iya, akan di panggil Hearing Pelindo Manado,” Tegasnya.

Lanjut dikatakannya, situasi dan kondisi yang saat ini tidak menentu, seharusnya tidak menaikan tarif. ” Setidaknya tarif dikurangi lagi atau tidak terlalu mahal untuk warga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulut Linda Watania mengatakan pihaknya akan meninjau kembali atas kenaikan tarif dari Pelindo Manado dan akan melayangkan surat secara resmi kepada bapak gubernur terkait kenaikan tarif tersebut.(sisco)




Pelindo Manado Berlakukan Tarif Baru Masuk Pelabuhan

Manado,GN- Guna meningkatkan pendapatan di pelabuhan Manado maka pihak pengelola pelabuhan Pelindo Manado kembali memberlakukan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan. Tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan Manado berlaku 1 November 2020.

General Manager PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono (foto: gemparnews)

Hal ini disampaikan oleh General Manager PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono kepada awak media ini Selasa (03/11/2020) saat diwawancarai diruangan kerjanya.
” Tarif masuk ke kawasan pelabuhan Manado mengalami perubahan. Artinya telah diberlakukan tarif baru, masuk ke kawasan pelabuhan Manado per 1 November 2020,” ungkap Hartono.

Lanjut dikatakannya, sebelum pemberlakuan tarif baru ini, pelindo Manado telah melakukan tahapan pembicaraan dan diskusi dengan pihak regulator sejak desember tahun 2019 lalu. Kemudian Maret 2020, menyurat ke Pemerintah pusat untuk menyampaikan hasil pembicaraan dengan regulator terkait pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan Manado. “Jika dalam 30 hari tidak ada tanggapan dari kementerian terkait surat yang kami kirim, maka direksi akan memberlakukan tarif baru tersebut. Maka dengan itu,Pelindo Manado mensosialisasikan pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan,” jelas Hartono.

Daftar Tarif Baru Masuk Pelabuhan Manado (foto: gemparnews)

Dengan optimis, Hartono mengatakan pemberlakuan tarif baru masuk ke kawasan pelabuhan akan meningkatkan pendapatan dan mengimbangi pelayanan publik termasuk kemajuan fasilitas pelabuhan bagi pengguna jasa dalam hal ini masyarakat penumpang. (Sisco)




Minimalisir Kebocoran Pendapatan Di Pelabuhan Manado, GM Pelindo : Satu Pintu Masuk Ke Pelabuhan

MANADO,GN- Guna meminimalisir kebocoran-kebocoran pendapatan di pelabuhan Manado, General Manager (GM) PT Pelindo 4 Manado Rudi Hartono melakukan langkah yang tepat. Langkah-langkah yang dilakukan ke depannya adalah melakukan penutupan beberapa pintu untuk masuk ke area pelabuhan dan hanya memberlakukan satu pintu saja. Hal ini menurutnya untuk meminimalisir dan meningkatkan pendapatan Pelindo Manado. ” Kita akan melakukan pembenahan untuk meminimalisir kebocoran-kebocoran yang terjadi di pelabuhan Manado,” ungkap Hartono kepada awak media media ini, saat di wawancarai usai melakukan tinjauan lapangan di pelabuhan Manado, Selasa (13/10/2020).

Selain itu, Hartono juga menegaskan untuk pintu dan pagar akan di pasang dan ditutupi dengan plastik supaya pengunjung tidak memantau dari luar pagar akan tetapi langsung masuk ke area pelabuhan. ” Itu juga bagus, supaya pengunjung langsung masuk ke pelabuhan dan tidak lagi memantau dari luar pagar,” jelasnya.

Sementara, sistem koordinasi dengan eksternal seperti KSOP Manado dan polsek pelabuhan, ditegaskannya bahwa Pelindo Manado tetap menjalankan sistem koordinasi agar tidak ada lagi kesenjangan antara instansi. ” Tetap kami melakukan koordinasi dan ada beberapa masukan dari pihak eksternal semuanya kami tampung,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, saling mengunjungi dan silahturahmi itu penting dilakukan supaya berjalan dengan baik sehingga apa yang dilakukan oleh pelindo mendapat dukungan dan sokongan dari pihak regulator. ” Jangan nanti ada masalah kemudian kita jalin kerjasama. Sebaiknya jauh sebelum ada permasalahan kita sudah melakukan kerjasama yang baik terutama dari pihak keamanan di area pelabuhan ini,” tutup mantan GM Pelindo Tanjungredep ini. (sisco)




PT Pelindo 4 Cabang Manado Utamakan Pelayanan Publik

Manado,GN- Pelayanan publik adalah segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Manager Operasional PT Pelindo 4 Cabang Manado Mursito (foto:gemparnews)

PT Pelindo 4 Cabang Manado adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang pada dasarnya memberikan pelayanan publik secara baik bagi pengguna jasa pelabuhan laut.

Manager Operasional mursito mengatakan Pelindo 4 Cabang Manado tidak mengejar profit namun pada intinya memberikan pelayanan yang prima bagi pengguna jasa pelabuhan Manado. ” Profit itu juga penting bagi kami,namun pada intinya kami memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna jasa pelabuhan ini,”kata Manager Operasional ini kepada awak media gemparnews saat di temui diruangan kerjanya Jumat,(14/6/19).

Pelayanan yang baik menurut Dia merupakan hal yang utama bagi Pelindo Manado. ” Hal yang utama sebagai bentuk pelayanan publik yakni kami menyiapkan terminal penumpang hingga selaser demi kenyamanan penumpang. Kami juga menyiapkan lahan parkir roda dua dan roda empat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, hingga saat ini Pelindo Manado terus melakukan inovasi dan pembenahan,apalagi Kota Manado secara khusus merupakan tujuan wisatawan. ” Inovasi terus kita tingkatkan,apalagi kota Manado sebagai tujuan wisatawan. Jadi dari segi pelayanan publik hingga penataan area pelabuhan menjadi vokus Kami,”pungkasnya. (sisco)