Dirut Prof Starry Rampengan Buka Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Manado,GN — Bertempat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (11/05/2026) di laksanakan kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Basic Human Development (BHD), PMKP, PPI, K3RS serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo.

Direktur Utama (Dirut)Prof. Dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA,MARS, M.Kes, membuka langsung kegiatan tersebut, dan di dampingi Manager Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE,M.Si serta perwakilan dari politeknik Gizi Gorontalo.

Dirut Prof Starry Rampengan menekankan pentingnya kompetensi mahasiswa gizi dalam menunjang kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan makanan bagi pasien.

“Adik-adik peserta didik nantinya akan bersentuhan langsung dengan pasien. Kompetensi yang dimiliki sangat menentukan quality control dalam pelayanan gizi rumah sakit,” kata Dirut.

Dirut mengatakan, penyajian makanan, penyimpanan hingga pengelolaan makanan yang higienitas harus dilakukan sesuai standar kesehatan dan yang berlaku.

Lebih lanjut Dirut menjelaskan bahwa transformasi kesehatan saat ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan gizi, sehingga mahasiswa dituntut mampu memahami proses penyiapan makanan sehat, berkualitas, higienis dan tertata dengan baik. Sambil Dirut mengingatkan pentingnya penerapan pelayanan prima melalui budaya 5S yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun selama menjalani praktik kerja lapangan.

“Dalam melakukan praktik kerja lapangan, adik-adik mahasiswa harus melaksanakannya dengan benar dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

“Pada prinsipnya RS Kandou akan memberikan yang terbaik lewat tim pengajar yang sangat berkompeten, sehingga apa yang didapat di sini bisa dibawa dan diterapkan saat adik-adik bekerja nanti,”tutup Dirut.

Diketahui Pelatihan ini berlangsung 11 hingga 13 Mei 2026 dan dilanjutkan 18 hingga 19 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. (sisco)

 




Buka Kegiatan Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Unsrit Tomohon, Begini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN–Kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, di buka secara langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA.,MARS.,MKes, Rabu (06/05/2026) dilantai 4 gedung CVBC RSUP Kandou.

Dirut dalam sambutannya menyampaikan bahwa rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, efisien, serta bebas dari diskriminasi. Selain itu, kata Dirut RSUP Kandou Manado tetap mengedepankan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan.

Aspek keselamatan di rumah sakit kata Dirut, menjadi hal yang sangat penting meliputi keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, bahkan keselamatan bangunan dan peralatan yang juga berdampak terhadap lingkungan.

“Perkembangan rumah sakit saat ini sangat pesat, sehingga setiap institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal, aman, efektif, dan efisien,” kata Prof Starry.

Lebih jauh, Dirut mengatakan pentingnya pencegahan dan perencanaan dalam menciptakan fasilitas pelayanan yang mampu menjamin keselamatan pasien yang menjadi landasan utama dalam setiap tindakan pelayanan.

Dirut berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sebelum terjun ke lapangan, materi penting yang akan didapati yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan pelayanan kesehatan prima.

“Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien,”ujar Dirut.

Turut hadir Manajer tim kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE., MSi., Asisten Manajer Pelatihan, Ns Jimmy Kamagi, S. Kep dan Dekan Unsrit Tomohon. (sisco)




Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP Tahun 2025 Resmi Dibuka Oleh Kadis Koperasi dan UMKM Sangihe

SANGIHE,GN – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus koperasi desa/Kelurahan Merah putih (KDKMP) di Kabupaten Kepulauan Sangihe Resmi Dibuka Oleh kepala dinas Koperasi dan UMKM Daerah Kabupaten Sangihe Jan Charisto Oktavian Paransi,SH,MH. Pelatihan ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di graha Imanuel Tahuna,Aula politeknik Nusa Utara,dan Aula GMIST Efrata yang berlangsung 3 hari kedepan mulai dari tanggal 11-13 november 2025.

Sebelumnya laporan dari panitia yang disampaikan oleh kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara yang menyampaikan bahwa, sasaran kegiatan adalah para Pengurus dan anggota koperasi yang berperan aktif dalam pengelolaan serta pengembangan usaha koperasi dapat meningkatkan pengetahuan,ketrampilan dan pemahaman mengenai manajemen koperasi yang efektif mulai dari administrasi keuangan, hingga strategis pengembangan usaha, dan juga demi terciptanya Pengurus koperasi yang profesional,transparan dan berkualitas sehingga mampu menjalankan bisnis koperasi secara optimal dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan koperasi merah putih.

Jan Charisto Oktavia Paransi,SH,MH selalu kepala dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe ketika membuka pelatihan menyampaikan kepada para peserta agar ketika mengikuti pelatihan dengan baik dan konsentrasi.

” Kami berharap kepada seluruh panitia agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan kosentrasi agar semua materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dimengerti dan dipahami, sehingga ketika kembali ke kampung atau kelurahan masing-masing menjadi Pengurus koperasi yang handal,” kata Paransi.

Dibukanya pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan alat tulis kepada peserta secara simbolis oleh kepala dinas, Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe dan kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara.

Usia pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber, dan terpantau ketika pemaparan materi oleh narasumber peserta mengikuti dengan antosias sehingga ketika dalam sesi tanya jawab dapat berjalan dengan baik dan lancar.(RB).




Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




Luneto Buka Pelatihan 76 Mahasiswa Ners Universitas Katolik De La Salle di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyelenggarakan pelatihan bagi 76 mahasiswa Program Studi Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado.

Pelatihan ini berlangsung selama lima (5) hari, mulai 17 hingga 23 Oktober 2024, bertempat di aula lantai dua kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Materi yang diajarkan mencakup Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMPK), Pengendalian Penyakit Infeksi (PPI), Kesehatan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), hingga Pelayanan Prima.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes yang diwakili oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan, Ns Suwandi Luneto,SKep, MKes membuka kegiatan tersebut.

Luneto dalam sambutannya menegaskan bahwa RSUP Kandou Manado akan selalu menjadi tempat yang ramah bagi peserta didik.

Dia pun menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan mengingatkan akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).

“Selamat datang di RSUP Kandou. Kami merasa terhormat karena masih dipercaya sebagai tempat belajar. Penting bagi kita semua untuk menjaga lingkungan yang positif dan mendukung, bebas dari perundungan, seperti yang diamanatkan oleh Instruksi Menteri Kesehatan,” kata Luneto.

Lanjut, kata Luneto, sejak dikeluarkannya Instruksi Menkes No. HK.02.01/MENKES/1512/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan terhadap Peserta Didik di Rumah Sakit Pendidikan, RSUP Kandou Manado telah berkomitmen untuk mensosialisasikan pentingnya menghentikan praktik bullying.

“RSUP Kandou Manado harus menjadi rumah yang aman, di mana para peserta didik bisa tumbuh tanpa tekanan,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas De La Salle Manado, Wahyuny Langelo, BSN, MKes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RSUP Kandou Manado.

Langelo berharap pelatihan ini mampu mempersiapkan mahasiswa untuk praktek keperawatan yang sesungguhnya, serta menjadi awal dari perjalanan mereka menjadi perawat profesional yang berdedikasi tinggi.

“Kami sangat berharap, melalui pelatihan ini tentu para mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi dan bertransformasi menjadi lulusan yang berkualitas. Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan keperawatan yang kami berikan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Plt Manajer Pendidikan dan Pelatihan dr Judy Flora Sengkey, MKes, Plt Asisten Manajer Pelatihan dr Eny Ermawaty Samiran, serta perwakilan dari Universitas De La Salle, Wakil Dekan Fakultas Keperawatan Natalia Rakinaung, S.Kep, Ns, MNS dan Kaprodi Profesi Ners, Johanis Kerangan, SKepNs, MKep. (sisco)




Suwandi Luneto Buka Pelatihan Bagi Mahasiswa Polnustar, Security dan Cleaning Cervice

Manado,GN- Direktur Utama melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ns Suwandi Luneto, SKep, MKes, membuka secara resmi Pelatihan BHD PMKP PPI K3RS dan Pelayanan Prima bagi mahasiswa D3 Keperawatan Polnustar, security PT Vandika Abadi, clening Cervice PT Harum Tamiraya, Selasa, (10/9/2024).

Pembukaan kegiatan Pelatihan tersebut dilaksanakan di lantai dua gedung Administrasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado. Kegiatan yang direncanakan selama lima hari kedepan di mulai 10 – 15 September 2024.

Luneto menyampaikan bahwa pelatihan sangat penting untuk diikuti sehingga perlu ada wawasan yang luas dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Usai membuka pelatihan, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian langsung membawakan materi Revolusi Mental.

Dalam penjelasan, Luneto memaparkan bagaimana dalam membangun suatu perubahan.

” Perlu untuk melakukan cara berfikir, cara kerja maupun cara kita hidup,” ucap Luneto.

Lanjut Luneto, Revolusi Mental perlu untuk membangun karakter. Membangun karakter sambung Luneto harus di barengi dengan integritas, etos kerja dan semangat gotong royong.

Dengan membangun karakter, mempunyai integritas dan etos kerja yang baik maka otomatis untuk mewujudkan tujuan bernegara, berdaulat berdikari dan berkepribadian dapat tercapai.

“Tujuan nasional adalah mewujudkan tujuan bernegara Indonesia berdaulat berdikari dan berkepribadian,” tandasnya mengakhiri pemaparan materi Revolusi Mental. (sisco)

 




RSUP Kandou Gelar Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar Untuk 9 RS Ampuh dan 2 RS Swasta

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pelatihan bagi Peserta fasilitator, clinical instructur (CI) pelatihan keperawatan kanker dasar.

dr Judy Flora Sengkey,MKes (foto : Gemparnews)

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes melalui Plt Manager Tim Kerja dr Judy Flora Sengkey,M.Kes kepada media Gemparnews.com menjelaskan pelatihan Keperawatan kanker dasar merupakan pelatihan yang ditujukan kepada rumah sakit. Ada 17 rumah sakit yang di ampuh, dan juga ada rumah sakit swasta.

Untuk kegiatan ini lanjut dr Judi menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan pusat kanker nasional rumah sakit Dharmais dan juga Fakultas ilmu keperawatan UI, himpunan keperawatan Onkologi Indonesia (Himponi) dan lainya.

“Jadi tujuan dari pelatihan ini untuk tersedianya kapasitas perawat unpologi yang terstandardisasi sehingga memenuhi pelayanan pasien kanker di rumah sakit,” jelas dr Judy ketika ditemui diruangan kerjanya.

Dokter Judi mengatakan Pelatihan ini sudah berlangsung sejak 1 sampai 5 Juli secara daring, dan 8 sampai 12 Juli secara luring, dan mereka akan melakukan praktek lapangan sesuai dengan asuhan keperawatan dan kanker nantinya juga akan telementoring selama tiga bulan. Setiap dua Minggu akan ada pertemuan dengan klinical instruktur.

Sementara untuk jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kata dr Judi sebanyak 25 orang yang terdiri dari RSUP kandou Manado 4 orang, dan RS yang diampu 17 orang yakni RS ODSK 2 orang, RSUD Bitung 2 orang, RSUD Amurang 2 orang, RSUD Noongan 2 orang, RS Leimena Ambon 2 orang, RS kota Kotamobagu 2 orang, RS datue binangkang 2 orang, RS Ratatotok buyat 2 orang, RS Walanda maramis 1 orang. Sedangkan RS swasta ada 4 orang antara lain RS Siloam 2 orang dan RS Sentra Medika 2 orang.

Untuk itu diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini mereka dapat mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi.

“Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini, mereka mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi yang mampu melakukan asuhan keperawatan terhadap pasien kanker yang ada di rumah sakit. Sehingga dengan pelatihan ini dapat terstandardisasi asuhan keperawatannya seperti apa dan tentunya untuk memenuhi pelayanan dan kebutuhan pasien kanker di rumah sakit,” tutupnya. (sisco)




Dirut Ivonne : Komunikasi Efektif Kunci Dalam Memberikan Pelayanan Keperawatan Yang Baik

Manado,GN- Komunikasi efektif adalah kunci dalam memberikan pelayanan keperawatan yang baik. Melalui komunikasi yang baik, perawat dapat memahami kebutuhan pasien dan memberikan pelayanan yang tepat.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes, saat memberikan materi tentang komunikasi efektif bagi mahasiswa Program Studi Profesi Ners dan S1 Ilmu Keperawatan STIKES Makariwo Halmahera Tobelo.

Kegiatan ini di laksanakan Jumat (05/04/2024) di ruangan Serba guna lantai dua kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya RSUP Kandou dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan di Indonesia.

Dirut Ivonne dalam materinya memberikan berbagai teknik dan strategi komunikasi efektif yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dalam praktek keperawatan.

“Teknik dan strategi komunikasi efektif dalam konteks keperawatan mencakup aspek-aspek seperti mendengarkan dengan empati, berkomunikasi dengan jelas dan tepat, memahami bahasa tubuh, dan merespons secara efektif terhadap kebutuhan dan perasaan pasien,” kata Dirut.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari mahasiswa dan membantu mereka dalam meningkatkan keterampilan komunikasi. (sisco)




Tamuntuan Hadiri Kegiatan Pelatihan Di Selenggarakan Disparda Sangihe

SANGIHE,GN – Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Silangen Tamuntuan (RST), menghadiri kegiatan Pelatihan Spa dan Massage yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Daerah Disparda) Kabupaten Sangihe, Selasa(2/4/2024), bertempat di Tahuna Beach hotel and Resort.

Dalam sambutannya RST mengatakan, sebagai pemerintah mendorong masyarakat di setiap daerah untuk bergerak menggunakan potensi yang ada, mengelolanya dan mengemasnya menjadi objek wisata yang menarik wisatawan.

Rinny menambahkan bahwa,Masing- masing Kampung atau wilayah memiliki objek wisata yang unik dan sesuai dengan karakter kampung atau wilayahnya. Sehingga hal ini menjadi modal dasar untuk dikembangkan dan dikelola.

” Mengelola objek pariwisata , berarti kita harus jeli melihat data dukung apa yang dapat kita kembangkan, sehingga objek wisata yang ada menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan, Selain itu, keramahan dan kenyamanan pelayanan yang diberikan kepada wisatawan menjadi hal penting dan menjadi pertimbangan bagi wisatawan untuk datang ke suatu destinasi wisata,” Tutupnya. (ROBIN)




Di dampingi dr Samuel Tanos, Kepala BBPK Makasar Bawakan Materi di Kegiatan Pelatihan Konseling Menyusui

Manado,GN – Kepala BBPK Makasar Kementerian Kesehatan RI, dr Imran Agus Nurali,SpKO Rabu (31/01/2024) menyampaikan materi pada kegiatan Pelatihan konseling menyusui angkatan 4.

Kepala Bapelkes Dinkes Sulut dr Samuel Tanos ikut mendampingi Kepala BBPK Makasar saat memberikan materi kegiatan tersebut.

Peserta yang hadir mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 25 peserta yakni utusan tenaga kesehatan puskesmas dari 15 Kabupaten dan Kota se Sulawesi Utara.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama BBPK Makasar dan Bapelkes Dinkes Sulut di tahun 2024. Sedangkan pelaksanaan kegiatan selama satu Minggu sejak 24 sampai 31 Januari 2024.

Sebelum menutup kegiatan Kepala BBPK Makasar memberikan materi kepada peserta terkait “Anti Korupsi”.

Usai memberikan materi pada kegiatan pelatihan, Kepala BBPK Makasar menjelaskan tentang tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan konseling menyusui angkatan 4 ini.

” Jadi kegiatan ini merupakan kerjasama antara BBPK Makasar dan Bapelkes Dinkes Sulut. Kegiatan sangat penting untuk disampaikan kepada tenaga kesehatan, bidan dan Gizi terkait pelatihan konseling menyusui bagi para ibu hamil. Saya juga memberikan materi tentang Anti korupsi dan juga melakukan penandatangan kerjasama dengan Bapelkes Dinkes Sulut dan juga kegiatan lainnya. Jadi saya datang dan hadir di Manado sekaligus melakukan beberapa kegiatan artinya satu kali dayung beberapa kegiatan yang saya lakukan di Manado,” ucap kepala BBPK Makasar itu.

Sementara, Kepala Bapelkes Dinkes Sulut dr Samuel Tanos menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran kepala BBPK Makasar sekaligus membawakan materi dalam kegiatan pelatihan ini.

” Saya menyampaikan terimakasih atas kesediaan dan kehadiran kepala BBPK Makasar bapak dr Imran Agus Nurali,SpKO di Bapelkes Dinkes Sulut. Terimakasih juga atas kepercayaannya telah memilih bekerjasama dengan kami Bapelkes Dinkes Sulut dalam beberapa kegiatan pelatihan ini,” tandasnya. (sisco)