Pasien Irina B RSUP Kandou Zulkifly Bogen Akui Pelayanan Pramusaji dan Makanan Bagus Sesuai Takaran Proses Penyembuhan Kesehatan

Manado,GN- Salah satu proses penyembuhan dan pemulihan kesehatan, pasien harus makan dengan teratur. Pemenuhan asupan makanan juga diatur, makanan mana yang boleh di konsumsi dan tidak boleh di konsumsi.

Ketika pasien sudah di rawat dirumah sakit, makanan yang sudah diberikan kepada pasien, sebaiknya dimakan dengan teratur dan harus dihabiskan. Karena sudah sesuai dengan energi dan zat gizi. Dengan mengkonsumsi makanan dengan teratur merupakan salah satu terapi dalam proses penyembuhan dan pemulihan.

Asupan makanan penting untuk mendongkrak proses penyembuhan dan proses pemulihan. mengkonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan pola makan teratur, tepat waktu.

Berkaitan dengan asupan makanan yang di sajikan oleh pramusaji melalui Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado, salah satu pasien yang berasal dari kelurahan Girian bawah Kota Bitung Zulkifly Bogen ketika di wawancarai awak media Gemparnews.com Rabu, (15/04/2026) diruangan Irina B menjelaskan bahwa dirinya setiap hari menghabiskan makanan yang di siapkan oleh pramusaji RSUP Kandou Manado.

Zulkifly menjelaskan makanan yang di sajikan sangat bagus dan mendokrak pemenuhan asupan gizi dalam proses penyembuhan kesehatan. “Makanannya bagus, setiap disajikan makanan saya habiskan,” kata Zulkifly.

“Pelayanan makanan oleh pramusaji tepat waktu. Sehari tiga kali kami menerima pelayanan sajian makanan dan menu makanan saling berganti,”sambungnya.

Dia berharap semua pasien memahami menu makanan bahkan pemberian takaran makanan oleh para pramusaji RSUP Kandou, karena menu makanan dan takarannya yang di berikan sesuai dengan penyakit dan kondisi pasien dalam proses penyembuhan kesehatan. (sisco)

 




Pasien Asal Bolmong Respon Positif Pelayanan di Ruang Rawat Jalan RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Peran nyata RSUP prof Dr RD Kandou Manado untuk melayani pasien secara maksimal mendapat respon positif. Petugas kesehatan yang di tempatkan di unit layanan rawat jalan RSUP Kandou Manado di nilai oleh pasien sangat memuaskan saat melakukan pendaftaran di loket.

Pasien Rawat Jalan Asal Bolmong Wilson Lera (foto: Gemparnews)

Respon positif ini tentu menjadi motivasi bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan dan mempertahankan cara melayani pasien dengan baik, guna kepuasan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Salah satu pasien rawat jalan asal Bolaangmongondow Wilson Lera, tak tanggung – tanggung memberikan tanggapan positif pelayanan petugas kesehatan, saat dirinya menghampiri loket pendaftaran di sudut depan.

Ketika di wawancarai awak media Gemparnews.com di ruangan pendaftaran pasien rawat jalan, Wilson memberikan apresiasi kepada petugas kesehatan. “Saya langsung dilayani dengan baik, nomor antrian langsung saya dapatkan. Tidak ada kendala dalam pendaftaran dan semua berjalan dengan baik,” kata Wilson, Rabu (15/4/2026) tadi siang.

Wilson mengaku dirinya baru pertama kali datang mendaftar di ruangan rawat jalan. Semua jalur pendaftaran untuk pasien rawat jalan di ikuti sesuai dengan prosedur tanpa mengalami hambatan. Dirinya sangat merasa puas atas pelayanan petugas kesehatan di RSUP Kandou Manado.

“Pelayanan kesehatan di ruangan rawat jalan sangat memuaskan, berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Perlu di ketahui, RSUP Kandou Manado yang di pimpin oleh Direktur Utama (Dirut) Prof Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi semua pasien yang ada di rumah sakit. Dirut juga tak henti – hentinya melakukan telusur di semua ruangan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan maksimal untuk Kandou yang lebih baik ke depannya. (sisco)




Terobosan Dirut Prof Starry Rampengan Maksimalkan Pelayanan Dengan Cara Telusur di Sejumlah Ruangan

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS Selasa (10/03/2026) pagi tadi, kembali melakukan tulusur ke sejumlah tempat ruangan di rumah sakit. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dengan cara mengecek atau telusur di sejumlah ruangan atau tempat pelayanan.

Diawali telusur di ruangan Irina B, Dirut Prof Starry Rampengan mengecek ruangan pasien hingga mengecek kebersihan toilet rumah sakit.

Lanjut Dirut Prof Starry Rampengan mengecek di ruangan IMC sambil mengecek kondisi pasien sekaligus berdialog dengan dokter jaga dan tenaga kesehatan.

Telusur di lanjutkan ke Irina C atas dan C bawah. Sejumlah ruangan di Irina C tidak luput dari pantauan dan pengecekan Dirut Prof Starry Rampengan. Terpantau Dirut juga mengecek kondisi pasien sambil berdialog tentang pelayanan kesehatan.

Kemudian Dirut Prof Starry Rampengan berbalik mengecek kondisi pasien dan fasilitas di ruangan TB yang bersebelahan dengan lokasi Irina C . Di sana terpantau Dirut Prof Starry Rampengan mengamati fasilitas yang perlu di perbaiki sambil menanyakan hal – hal yang berhubungan dengan perbaikan fasilitas kesehatan di rumah sakit.

Selanjutnya, Dirut Prof Starry Rampengan melakukan telusur di bagian Poli Interna dan di sekitarnya, sambil menyapa dan berdialog dengan beberapa pasien, menanyakan tentang kondisi kesehatan. Terpantau Dirut Prof Starry Rampengan memberikan motivasi dan memberikan semangat agar pasien secepatnya sehat kembali. ” Semoga cepat sehat ya, Tuhan memberkati,” ucap Dirut kepada sejumlah pasien yang berada di bagian Poli Interna.

Telusur ini dilakukan oleh Dirut Prof Starry Rampengan untuk memastikan fasilitas dan alur pelayanan kesehatan di rumah sakit berjalan dengan baik.

Turut hadir dalam tulusur mendampingi Dirut, yakni Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, Manager dan Asisten Manager. ( sisco




Kunjungi Pasien Korban Banjir Bandang di IGD, Dirut Prof Starry Rampengan Instruksikan Nakes Berikan Perhatian Khusus dan Pelayanan Humanis

Manado,GN — Bentuk perhatian dan kepedulian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah semakin nyata dalam misi kemanusiaan atas musibah yang telah terjadi.

Rasa empati itu, dilakukan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, mengunjungi langsung empat pasien korban bencana banjir yang dirujuk dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (06/01/2026).‎

‎ke empat pasien rujukan musibah banjir bandang di pulau Siau langsung mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado. Direktur Utama memastikan para pasien mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan cepat.

Dirut prof Starry menegaskan pelayanan maksimal dan prioritas untuk seluruh korban bencana tanpa hambatan, meskipun dokumen administrasi para pasien hilang terbawa banjir bandang.

‎“Fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan pasien, yang terpenting saat ini mereka mendapatkan penanganan medis terbaik,” kata Dirut.

Dirut pun memberikan instruksi kepada jajaran Tenaga kesehatan (Nakes) di IGD agar memberikan perhatian khusus serta pelayanan humanis kepada para korban bencana. Ini sebagai bentuk kehadiran negara melalui rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara.

‎Komitmen memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkeadilan, di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana sejalan dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan regional untuk Kandou yang lebih baik. (sisco/*)




RSUP Kandou Manado Jelaskan Kronologi Terkait Meninggalnya Pasien Bayi

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado angkat bicara terkait dugaan malpraktek terhadap seorang bayi berusia 11 bulan berinisial AGT, yang diberitakan sejumlah media online.

Manajer Pelayanan Medik RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wiyono, menjelaskan sebagaimana kronologi perawatan bayi tersebut sejak masuk rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

dr Wiyono (foto: Gemparnews)

Menurutnya, Pasien AGT masuk ke RSUP Kandou pada 2 September 2025 dan langsung dirawat di ruang PICU. Setelah menjalani perawatan intensif, pada 8 September pasien dipindahkan ke ruang perawatan biasa Irina E Atas.

“Adapun diagnosis pasien yakni lahir prematur, pneumonia berat (radang paru-paru), jantung bocor, gizi kurang, serta imunisasi tidak lengkap,” jelas dr Wiyono, Rabu (10/9/2025).

Lanjut dr Wiyono mengatakan, pada tanggal 9 September 2025, sekitar pukul 08.20 WITA, dokter penanggung jawab pasien (DPJP) melakukan visite. Saat itu pasien diketahui sedang memegang botol susu yang sudah kosong, ternyata pasien sempat minum susu kembali yang dibuat omanya.

Dokter kemudian mengingatkan keluarga pasien agar tidak memberikan susu dalam posisi tidur karena kondisi jantung dan paru-paru pasien sangat berisiko.

Sekitar pukul 09.26, pasien dijadwalkan menjalani pemeriksaan echo jantung oleh dokter spesialis anak dan selesai pukul 10.15. Setelah itu pasien kembali ke ruang perawatan dan dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium.

“Pukul 11.30 siang, pasien sesuai jadwal mendapat suntikan antibiotik Ampicilin Sulbactam 370 mg, suntikan sudah berjalan selama tujuh hari,” jelasnya.

Saat perawat hendak menyuntikkan obat melalui alat yang sudah terpasang di kaki, pasien AGT berada dalam pelukan sang oma. Ketika jarum suntik dimasukkan, pasien menangis. Namun tiba-tiba oma pasien berteriak panik bahwa cucunya mendadak lemah dan mulai hilang kesadaran.

“Perawat langsung melakukan tindakan awal dan segera membawa pasien ke ruang tindakan. Dalam hitungan detik, tim dokter sudah berada di lokasi. Kondisi pasien saat itu denyut nadinya sangat kecil dan sudah tidak bernapas,” kata dr Wiyono.

Tim medis kemudian berupaya melakukan resusitasi dan memasang alat bantu napas (ETT). Saat prosedur dilakukan, keluar banyak cairan susu dari saluran pernapasan pasien. Hal ini menandakan adanya aspirasi susu ke paru-paru.

“Sayangnya, meski dilakukan berbagai upaya medis, kondisi pasien tidak dapat kembali. Sekitar pukul 12.00 pasien rencananya akan dipindahkan kembali ke PICU, namun dalam perjalanan pasien dinyatakan meninggal dunia,” ujar dr Wiyono.

Pihak RSUP Kandou Manado menegaskan bahwa dugaan malpraktek tidak benar. Seluruh tindakan medis yang diberikan sudah sesuai standar prosedur.

“Kami memahami duka keluarga pasien. Namun perlu kami luruskan, kematian pasien bukan karena kesalahan medis, melainkan komplikasi dari penyakit bawaan yang kompleks ditambah kondisi gizi dan daya tahan tubuh yang lemah. RSUP Kandou sudah memberikan perawatan maksimal sesuai standar,” ucap dr Wiyono.

Dia menambahkan, Pimpinan rumah sakit turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan. Kami dari manajemen RSUP Kandou berkomitmen untuk selalu transparan dan melayani pasien dengan profesional,”tutupnya. (sisco/*)




Dua Minggu Berada di RSUP Kandou Manado, Ibu Nel Umboh Apresiasi Kerja Cepat Nakes

Manado,GN- Keluarga pasien Ibu Nel Umboh asal Desa Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa, turut mengapresiasi kerja Gerak cepat (Gercep red) tenaga kesehatan (Nakes) di ruangan Edelweis I khusus penyakit saraf RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Ibu Nel menyampaikan terimakasih atas pelayanan kesehatan oleh para dokter dan juga perawat yang telah menangani pasien dengan cepat tanggap.

Menurut ibu Nel, selama dua Minggu sejak masuk rumah sakit UGD kemudian di pindahkan ke ruangan jantung lalu pindah lagi dan di rawat di ruangan Edelweis I khusus saraf mendapat pelayanan kesehatan sangat baik oleh petugas nakes.

Ibu Nel tak henti – hentinya memberikan penilaian atas kinerja dan pelayanan kesehatan oleh dokter dan perawat.

” Pada intinya semua bagus dan bagus. Saya sebagai keluarga (istri) pasien pun merasa puas atas Pelayanan kesehatan disini. Mulai pemeriksaan oleh dokter satu hari tiga kali mengecek keberadaan pasien. Begitu juga perawat saling bergantian merespon cepat apa yang kami sampaikan. Pokoknya semua bagus,” ungkap ibu Nel.

Sementara pelayanan menu makanan untuk pasien setiap hari, ibu Nel menuturkan dari pengamatan penyajian makanan di sesuaikan dengan kondisi dan penyakit pasien.

“Ada tiga kali sehari pramu saji melayani makanan untuk pasien. Untuk proses penyembuhan maka makanan di sajikan sesuai penyakit yang di derita pasien,” tutur ibu Nel.

Ibu Nel selaku keluarga pasien menyampaikan terimakasih karena hari ini Kamis 28 Agustus 2025 oleh dokter pasien sudah di izinkan untuk pulang ke rumah dan akan melakukan kontrol kembali pada Sabtu, 30 Agustus 2025. “Terima kasih atas pelayanannya,” ucap Ibu Nel.

Keluarga Pasien Ibu Nel Umboh (foto: Gemparnews)

Sementara itu, Kepala Ruangan Edelweis 1 khusus penyakit saraf RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ns Angelein Kosegeran terus memberikan edukasi kepada keluarga pasien, untuk mengingatkan kembali agar melakukan kontrol kesehatan sesuai dengan jadwal yang ada.

“Saya selalu menyampaikan kepada teman sejawat untuk gerak cepat dan tanggap saat menjalankan tugas. Demikian pula kami juga memberikan motivasi, edukasi kepada pasien dan keluarga pasien ketika mereka berada di ruangan dan saat di ijinkan pulang ke rumah,” tutup Ns Angelein.

Diketahui RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dibawah Kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, terus melakukan perubahan dan membenahi segala kekurangan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tak tanggung – tanggung kerja nyata dari Dirut bersama jajarannya melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado berjalan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. (sisco)




Pasien Asal Negara Filipina, Apresiasi Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di bawah kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Sterry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA,MARS, terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada semua pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan (berobat red) baik itu pasien rujukan rawat inap serta pasien rawat jalan.

Ibu Sarah Mendome (kanan) Keluarga sekaligus penanggungjawab Pasien asal Filipina (foto: Gemparnews)

Pasien yang di rawat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah pasien dari Sulawesi Utara dan pasien luar Sulawesi Utara bahkan juga pasien warga negara asing.

Terbukti hari ini salah satu pasien warga negara asing (Filipina red) oleh dokter sudah dinyatakan sembuh dan izinkan pulang setelah menjalani perawatan di RSUP Kandou Manado selama kurang lebih satu Minggu.

Pasien asal warga negara Filipina melalui penanggungjawab keluarga pasien Ibu Sarah Mendome menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Direktur Utama dan jajaran manajemen RSUP Kandou Manado, perawat bahkan dokter atas pelayanan kesehatan kepada pasien yang sangat luar biasa.

“Saya sangat berterimakasih kepada Manajemen RSUP Kandou Manado, saat kami datang di sini semua fasilitas dan keperluan pasien segera di tangani dengan luar biasa. Kami sangat bersyukur atas pelayanan kesehatan oleh perawat dan dokter yang menangani dan sangat memperhatikan pasien dengan begitu baik,” kata Sarah, Rabu (16/7/2025) kepada media Gemparnews.com di RSUP Kandou Manado.

Setiap hari kata Sarah, tenaga kesehatan, perawat dan dokter keluar masuk bergantian memberikan dan mengecek kondisi pasien. ” Luar biasa respon dari perawat dan dokter. Apalagi keluhan kami terkait finansial sangat – sangat di respon. Komunikasi antara kami keluarga selaku penanggungjawab pasien dengan perawat dan dokter selalu berjalan dengan baik dan lancar,” sebutnya.

Sementara, untuk kebutuhan pelayanan obat bagi pasien, Sarah mengaku semuanya sudah di siapkan oleh rumah sakit dan pihaknya tidak membeli obat di luar rumah sakit.

” Kami angka jempol, karena pelayanan kebutuhan obat untuk pasien sudah di siapkan oleh rumah sakit dan kami tidak membeli obat dari luar,” ucapnya.

Dari segi pelayanan makanan pasien, Sarah mengatakan pelayanan selalu tepat waktu, makanan yang di sajikan sangat bergizi sesuai kebutuhan pemulihan pasien. “Untuk pelayanan makanan bagus dan sangat lezat, dan kata pasien sehat,” terang Sarah.

Sarah berharap pelayanan kesehatan yang mereka rasakan sangat luar biasa, harus di pertahankan dan terus di tingkatkan sehingga rumah sakit ini semakin hari semakin lebih baik lagi.

“Pelayanan kesehatan seperti ini perlu di pertahankan dan harus di tingkatkan karena sangat membantu masyarakat apalagi warga asing yang berobat di rumah sakit ini. Saya banyak mendengar orang asing dan saya juga mengalami ternyata betul semua pelayanan kesehatan di rumah sakit ini sangat luar biasa,” tutup Sarah dengan raut wajah tersenyum.

Sebelumnya tim Hukum dan Humas RSUP Kandou Manado telah berperan memberikan edukasi kepada pasien maupun penanggungjawab pasien terkait pembayaran hingga kepulangan pasien warga negara asing asal Filipina.

” Pasien dan penanggungjawab pasien sudah memahami, setelah kami memberikan edukasi,” ucap Manager tim Hukum dan Humas RSUP Kandou Manado Ruslianto Urendeng,SH.

Kepala Ruangan Irina A RSUP Kandou Manado Ns Frangky Watung,S.Kep (foto: Gemparnews)

Di tempat yang sama Kepala Ruangan Irina A, Ns Frangky Watung,S.Kep menjelaskan pada prinsipnya dirinya sebagai penanggungjawab ruangan, menjalankan tugas ini dengan tidak membeda – bedakan pasien.

“Kami menjalankan tugas dan kerja sesuai dengan regulasi dan SOP yang berlaku. Manajemen juga mengajarkan kami untuk tidak membeda – bedakan pelayanan kesehatan kepada pasien. Ketika pasien warga negara Filipina ini masuk, kami langsung bawa ke ruangan irina A bawah bed dua kamar rawat standar untuk percontohan JKN-KRIS,” tandasnya. (sisco)

 




Keluarga Pasien Asal Sorong Apresiasi Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Warga asal Sorong Papua Barat Daya juga selaku keluarga pasien, Ibu Deysi menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang diberikan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Dimana salah satu pasien yakni anak dari Ibu Deysi, sementara dirawat di Instalasi Rawat Inap Anak (IRINA) E rumah sakit tersebut.

Menurut penuturan Ibu Deysi, sejak pertama kali dirujuk ke RSUP Kandou, Dia mengaku mendapat sambutan yang sangat baik bahkan pelayanan kesehatan para medis dengan prima.

Berkaitan dengan itu, dirinya mengapresiasi kerja para tenaga kesehatan dan seluruh staf yang bekerja dengan profesional.

“Pelayanannya luar biasa, kami merasa sangat diperhatikan. Terima kasih untuk dokter dan perawat di IRINA E yang sudah membantu anak saya dengan penuh kasih sayang,” sebutnya ketika ditemui awak media, Rabu (02/07/2025).

Komitmen RSUP Kandou Manado, sebagai rumah sakit rujukan di kawasan Indonesia Timur, terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan profesional.

Apresiasi dari ibu Deysi menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan di RSUP Kandou Manado untuk meningkatkan mutu dan kualitas.

RSUP Kandou Manado menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dengan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit menjadi momentum bagi tenaga kesehatan untuk terus berkarya, melayani yang terbaik. (sisco)




Prof Sterry Tekankan Etika, Bekerja Dengan Hati Layani Pasien Ibarat Keluarga Sendiri

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, Senin (23/06/2025) melaksanakan tugasnya, setelah dilantik Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pekan lalu di kantor Kemenkes RI.

Prof Starry langsung memimpin rapat perdana dengan seluruh direktorat, untuk meninjau dan mengevaluasi kinerja dan pelayanan rumah sakit.

‎Dia menekankan etika dan pentingnya pelayanan maksimal dengan mengedepankan kerja sama tim.  “Intinya kita bekerja dengan hati, memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri, sopan, santun, dan ramah,” kata Prof Sterry.

‎Prof Sterry mengatakan peningkatan kualitas pelayanan RSUP Kandou menjadi fokus penting. Dia menyampaikan arahan dari Menteri Kesehatan untuk memperbanyak peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu.

Terkait masalah parkir yang juga menjadi keluhan masyarakat, Prof Sterry berkomitmen untuk segera mengatasi masalah tersebut. “Parkir segera diturunkan,” ucapnya.

Komitmen yang tinggi dan semangat yang tidak pernah menyerah untuk menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia bagian timur, di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru, kiranya membawa dampak positif bagi warga masyarakat Sulawesi Utara dalam pelayanan kesehatan. (sisco/*)

 




Terkait Postingan Viral di Medsos, Istri Pasien : Mohon Maaf Ini Kelalaian Kami, Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Kandou Sangat Baik

Manado,GN- Terkait viralnya postingan istri pasien atas nama Imelda Sumendap di media sosial (Medsos) sulut viral menyampaikan permohonan maaf kepada management rumah sakit kandou.

Imelda menjelaskan pelayanan tenaga kesehatan di rumah sakit kandou Manado kepada pasien frangky Moningkey (suami dari Imelda Sumendap) hingga hari ini tetap di layani dengan baik.

“Kami disini sudah satu minggu. Kami akui pelayanan kesehatan oleh para dokter dan perawat di RSUP Kandou sangat baik,” jelasnya kepada media gemparnews.com saat di temui di ruangan, Kamis (11/06/2025).

Mengenai postingan tersebut, dirinya sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasi oleh kepala ruangan RSUP Kandou.

” Tadi saya sudah di panggil oleh perawat di ruangan dan saya sudah menjelaskan. Mereka akan tetap membantu kami. Ini kelalaian dari kami, karena memang kami belum mengurus BPJS, namun Pelayanan kesehatan di sini tetap ada,” ucapnya.

“Komunikasi dengan perawat di sini tetap ada, namun jika perawat sibuk, kami menyampaikan kepada ade-ade magang untuk membantu pelayanan,” tandasnya. (sisco)