Dispar Minta Support Komisi IV DPRD Sulut Genjot Pariwisata di Sulut

Sulut,GN ​Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Kartika Devi Tanos, menyampaikan harapannya agar DPRD Sulut dapat memberikan perhatian serius terkait alokasi dana pariwisata.

​”Kami memang dihadapkan pada keterbatasan akibat efisiensi anggaran. Namun, kami optimis potensi pariwisata Sulut tetap bisa digenjot asalkan program-program vital ini mendapat dukungan pendanaan yang memadai,” kata Kartika saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sulut, Jumat (31/10)2025).

Kadis mengatakan ​guna  mewujudkan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur, Kartika menyebutkan beberapa hal yang paling mendesak untuk dibahas di tingkat legislatif diantaranya anggaran revitalisasi di lima destinasi milik Pemprov (termasuk Bukit Kasih dan Sumaru Endo) melalui Dinas PUPR.

​”Kami berharap agar DPRD Sulut melalui lintas komisi diingatkan agar dianggarkan kembali terkait revitalisasi tahap kedua di tahun 2026,” sebutnya.

Kata Kartika, ​revitalisasi ini penting demi menjamin kesiapan lima daerah hub utama turis (Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, dan Bitung) agar layanan yang diberikan tidak menimbulkan komplain dari wisatawan mancanegara

Selain itu,Kadis menyebutkan anggaran untuk sertifikasi SDM dan Promosi. Dikatakannya salah satunya juga ​terkait keterbatasan anggaran sangat terasa pada sektor SDM dan promosi.

“​Karena di tahun ini, Dinas Pariwisata hanya mampu mensertifikasi 30 orang Pramusaji (Waiters). Padahal, sektor lain seperti Tour Guide dan Chef juga sangat membutuhkan pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan standar layanan,” ungkapnya. (sisco)




Bupati Thungari Terima Kunjungan Wisatawan Mancanegara Bird Watching

Sangihe, GN- Minggu sore, 7 September 2025 Bupati Michael Thungari,SE,MM menerima kunjungan wisatawan “bird watching” Sebanyak 7 orang, yang berasal dari berbagai negara, Inggris, Belanda, Amerika, dan Perancis.
Pada kesempatan itu Bupati menanyakan kesan wisatawan terhadap pulau Sangihe, khususnya pariwisata minat khusus, pengamatan burung endemik di Sangihe.

Salah satu pengamat burung, Michael Turnbull Pulau Sangihe sangat bagus, dan indah. Mereka sangat terkesan dengan burung-burung yang ada di Sangihe.
Selama 3 hari 2 malam melakukan pengamatan di Sangihe, mereka berhasil melihat beberapa jenis burung, antara lain: Paok Sangihe, Anis Bentet Sangihe, Seriwang Sangihe, Serindit Sangihe, Burung Madu Sangihe, dan burung endemik lainnya. Sementara beberapa jenis burung lain seperti Brinji Emas Sangihe, mereka hanya berhasil mendengar suaranya saja.
Michael Turnbull menambahkan bahwa alam sangihe harus tetap dijaga, tidak perlu intervensi atau pembangunan yang berlebihan di kawasan hutan. Wisatawan lebih senang dengan wisata alami seperti ini. Beberapa masukan dari Turnbull terkait track jalur pengamatan yang cukup menantang. Perlu sedikit sentuhan, seperti membuat tangga-tangga, atau tali pembatas untuk keamanan wisatawan.

Menurut Alfret Dadoali, tour guide dari kampung Ulung Peliang, rombongan wisatawan ini merupakan rombongan ke-tujuh yang datang ke Sangihe dalam 3 bulan terakhir.
Wisata pengamatan burung menjadi salah satu potensi pariwisata yang perlu dikembangkan di sangihe. Craig, leader tim dari birdquest-tours.com menambahkan, bahwa mereka secara rutin melakukan pengamatan burung di beberapa region, termasuk Sulawesi dan pulau satelitnya. “Untuk satu kali trip, biasanya kami bisa menghabiskan 1 bulan di lapangan dan secara bergilir dari lokasi ke lokasi, termasuk setelah dari Sangihe akan lanjut ke Talaud”, tambahnya.
Untuk Trip Sangihe, menurut mereka cukup menarik sekaligus menantang. Kata mereka, kemungkinan akan ada trip lagi di Sangihe kemudian hari. Sebelum pamit, mereka juga memberi apresiasi positif terhadap kesigapan dan pelayanan Alfret sebagai pemandu lokal selama kegiatan berlangsung selama beberapa hari terakhir.(RB)




Pemkab Sangihe dan Politeknik Negeri Manado Teken MoU dan PKS untuk Pengembangan Pariwisata

SANGIHE,GN- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata melalui kerja sama lintas sektor, Selasa, 26 Agustus 2025 , bertempat di Kampus Politeknik Negeri Manado, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Politeknik Negeri Manado.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan disambut oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Manado.

Kerja sama ini mencakup pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, pelatihan kepariwisataan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan strategi promosi destinasi wisata berbasis potensi lokal di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini, yang dianggap sebagai langkah nyata dalam membangun sektor pariwisata daerah secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Pengembangan sektor pariwisata memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan vokasi seperti Politeknik Negeri Manado. Kami optimis, melalui kerja sama ini, pariwisata Sangihe akan semakin maju dan kompetitif,” ujar Bupati.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Maryke Alelo, MBA menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penerapan ilmu terapan dan pendekatan vokasional yang tepat sasaran.

Melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, kedua pihak berharap terbangun sinergi jangka panjang dalam rangka mewujudkan Kepulauan Sangihe sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur, yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(RB)




Dukung Pengembangan Pariwisata,Pemkab Sangihe Jalin Kerja Sama Dengan PT Angkasa Pura

SANGIHE,GN – Untuk pengembangan dunia Pariwisata di Tanah Tampungang Lawo, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin kerjasama dengan PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.Hal ini resmi dilakukan untuk menjalin kerja sama strategis dalam bidang promosi pariwisata, yaitu dengan dilakukannya Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan pada Senin, 20 Januari 2025, bertempat di kantor PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.

Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, dan General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, menandatangani dokumen kesepakatan ini, diikuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) oleh GM PT. Angkasa Pura Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Manado dengan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kerja sama ini bertujuan untuk memanfaatkan fasilitas Bandar Udara Sam Ratulangi sebagai sarana promosi pariwisata Kepulauan Sangihe. Program promosi akan mencakup pemasangan media visual di area strategis bandara, serta kegiatan promosi lainnya seperti kolaborasi dalam penyelenggaraan event dan pameran pariwisata.

Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Kami berterima kasih atas kerjasama yang boleh terjalin dengan PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado. Ini adalah langkah penting untuk memperkenalkan Kepulauan Sangihe, sebuah destinasi dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang luar biasa, kepada wisatawan domestik maupun internasional,” ungkapnya.

General Manager PT. Angkasa Pura Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, turut menyampaikan komitmennya. “Kami sangat antusias mendukung pengembangan pariwisata daerah melalui pemanfaatan fasilitas dan jaringan promosi kami di Bandar Udara Sam Ratulangi. Kerja sama ini akan memperkuat daya tarik wisata Sulawesi Utara, termasuk Kepulauan Sangihe, sebagai tujuan utama wisatawan,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pariwisata yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.(RB)




Dispar Sangihe Bentuk Tim Kolaborasi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

SANGIHE,GN- Dinas Pariwisata (Dispar) Kepulauan Sangihe dalam membentuk Tim Kolaborasi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan dunia pariwisata serta pertumbuhan ekonomi inklusif melalui desa wisata berkelanjutan.

 

Femmy Montang Kepala dinas Pariwisata Sangihe mengatakan, Tim kolaborasi ini akan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam konsep tematik, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil nyata yang dirasakan oleh daerah dan Masyarakat.

Terkait pembentukan tim, menurut Femmy sudah dilakukan rapat pertemuan awal tanggal 10 Juli lalu untuk membahas terkait permasalahan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan rapat perdana dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, komunitas kelembagaan pariwisata, pihak bisnis, akademisi dan media.

“Selanjutnya, akan disusun program kerja bersama yang akan dituangkan menjadi kurikulum tematik yang terarah dengan metode kerja kolaborasi,”ujarnya.

Montang menambahkan bahwa, penyusunan program kerja ini dilakukan melalui identifikasi awal terhadap potensi yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk selanjutnya akan digarap oleh tim kolaborasi dengan memaksimalkan kapasitas masing-masing untuk pengembangan SDM dan potensi yang ada.

“Kegiatan ini juga dalam Upaya peningkatan PAD dan pendapatan masyarakat,”terangnya.(*)




Penjabat Bupati Sangihe Paparkan Primadona Dunia Pariwisata Sangihe Di GWN Expo 2023

SANGIHE, GN – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr.Rinny Tamuntuan Menghadiri acara 19 tahun Gebyar Wisata Nusantara Expo (GWN) Tahun 2023 di Smesco Hall Jakarta, Kamis (08/06/2023), pada kesempatan itu Tamuntuan justru diminta jadi nara sumber.

Pada acara Talks yang mengangkat tema Desa Wisata Bangkit Andalan Wisata Massa Depan, Rinny langsung memaparkan berbagai primadona kepariwisataan, seni dan situs kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Rinny juga memaparkan tentang kawasan Kepulauan Sangihe yang berbatasan dengan Philipina dengan wilayah lautnya sangat luas yang memiliki potensi perikanan serta berbagai destinasi bawah laut seperti gunung api bawah laut Mahangetang, turut dipaparkan.

Berbagai situs kebudayaan serta berbagai tarian adat seperti masampere yang telah diakui Kementerian Hukum dan HAM juga tidak ketinggalan disampaikan Rinny.

“Kami di Sangihe juga memiliki spot keindahan pantai yang menjadi unggulan, seperti pantai wisata Para Lelle yang kedepannya akan dikembangkan untuk menjadi home stay dan dijadikan tempat penginapan para wisatawan,”Jelas Rinny.

Orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini, pun mempromosikan keberadaan burung endemik khas Sangihe yang masih terjaga.(ROBIN).




Selamat! Ketua dan Pengurus IPI DPW II Minut Bitung Resmi Dilantik

SANGIHE,GN- Insan Pariwisata Indonesia (IPI) terus melebarkan sayapnya ke berbagai Propinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Indonesia dengan terus melakukan pembentukan pengurus DPD dan DPW di wilayah Indonesia untuk terus mengembangkan dan melakukan promosi Pariwisata. Khususnya di wilayah Propinsi Sulawesi Utara DPD IPI terus berkembang dan eksis dalam kegiatan Pariwisata serta bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Sulut dalam hal ini Dinas Pariwisata Sulut.Kemajuan IPI di sulut terbukti dengan keterlibatan pada setiap kegiatan pariwisata di Sulut dan terus melakukan pelantikan DPW yaitu tahun lalu 2022 pelantikan DPW 1 Nusa Utara dan tahun 2023 pelantikan DPW II Minut Bitung.

Senin (20/3/2023) bertempat di Cocotinus Resort and Spa Ketua DPD IPI Sulawesi Utara Sonny Tasidjawa kembali melakukan pelantikan yaitu melantik ketua dan pengurus IPI DPW II Minut Bitung yang dihadiri pengurus DPD,Kadis Disparda Kabupaten Minahasa Utara beserta undangan.

Ketua DPD IPI Sulut Sonny Tasidjawa mengatakan bahwa IPI Minut Bitung harus berkolabori dengan dinas Pariwisata sehingga jika ada keterbatasan-keterbatasan dari dinas misalnya ivent-ivent dihotel dengan dengan budget yang kurang bisa ditutupi dengan kolaborasi-kolaborasi dengan hotel yang sudah bekerjasama dengan IPI sehingga dapat tempat,CSR dan dapat menutupi budget dari dinas karena secara teknis IPI dapat membantu dan ada pendanaan yang diambil dari mitra-mitra sehingga budgetnya tidak hanya dari dinas saja tapi ada kolaborasi dari IPI.

” Dan untuk ivent-ivent sebaiknya diambil travel-travel besar dari luar yang menjual potensi sehingga dapat mendatangkan tamu-tamu di Sulawesi Utara,”kata ketua IPI Sulut ini”

Sementara itu ketua DPW II Minut Bitung yang baru dilantik Dr.Magdalena Wullur,SE,MM,CMILT menyampaikan terima kasih atas kepercayaan untuk berkarya bersama IPI.

” terimakasih atas kepercayaan untuk berkarya bersama IPI , semoga pariwisata Minut Bitung bisa bertumbuh dan berkontribusi untuk iklim investasi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.IPI Minut Bitung memiliki Motto yang disingkat IPI juga yaitu integritas, profesional dan Independen sebagai patron kita dalam bekerja,” ujar Wullur.(ROBIN).




Raski Mokodompit Dorong Pemerintah Sulut Kembangkan Potensi Pariwisata Di BMR

Sulut,GN- Raski Mokodompit selaku Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sulawesi Utara (Sulut), menyampaikan apresiasinya atas tujuh tahun pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, Senin (13/2/2023).

Raski Mokodompit

          Raski Mokodompit (foto :ist)

Dia meminta OD-SK untuk melirik potensi wisata di daerah pemilihan Bolaang Mongondouw Raya (BMR) untuk dikembangkan, baik spot atau objeknya, hingga akses infrastrukturnya.

“Spot pariwisata di BMR tak kalah bagus dengan yang lain. Mungkin ini bisa jadi perhatian OD-SK yang sekarang lebih gencar memajukan pariwisata di Sulut,” ujarnya.

Soal capaian kerja dan pembangunan, Mokodompit mengaku OD-SK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut telah terlihat di BMR.  Dimana selama tujuh tahun memimpin Sulut banyak hal yang telah dipersembahkan OD-SK bagi BMR.

“Setiap tahun pembangunan di BMR bertambah. Penganggarannya dan perhatian ODSK sangat dirasakan,” tambahnya.

Ditegaskannya, selama OD-SK memberikan perhatian ke daerahnya, BMR, masyarakat akan selalu mendukung.

“Dan tentu Fraksi Partai Golkar ada bersama pemerintahan OD-SK, selama kerja dan pembangunan diberikan sebesar-besarnya untuk rakyat BMR,” tutup politisi muda tiga periode di DPRD Sulut itu. (*/sisco)




Berikut Pandangan Guru Besar Prof Lagarense Tentang Pariwisata Di Sangihe

SANGIHE,GN- Guru besar Pariwisata Politeknik Manado Prof Dr Bet EI S Lagarense MMTour mengatakan bahwa Pariwisata Sangihe itu luar biasa dan banyak hal yang menjadi icon di Sangihe diantaranya burung Niu dan bambu batik.

Ketika diwawancarai Wartawan media ini saat memberikan materi pelatihan Pemandu wisata (15/11/2022),Terkait dengan potensi destinasi wisata di Sangihe itu sangat beragam,dari sisi sejarahnya banyak,potensi alamnya sangat tinggi dan kaya dengan budaya,sehingga Pariwisata Sangihe itu hebat.

” Pariwisata Sangihe itu hebat dan luar biasa,banyak hal yang menjadi icon diantaranya burung niu dan bambu batik,kemudian dari sisi sejarahnya banyak,potensi alam tinggi dan Sangihe kaya dengan budaya,sehingga ini semua penting dan diangkat untuk di kembangkan dan dipromosikan serta didukung oleh SDM yang kuat,”jelas guru besar Pariwisata Politeknik Manado ini.(ROBIN).




Pantai Wisata Kampung Hesang Diresmikan,Montang Berharap Topang Perekonomian

SANGIHE,GN- Sektor Pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus ditingkatkan,hal ini di buktikan dengan diresmikannya pantai wisata Kampung Hesang Kecamatan Tamako oleh kepala dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Sangihe Dr.Femmy Montang,SE,AK,M.Acc serta menghiri HUT Kampung Hesang ke 14 tahun kamis (13/10/2022).


Kadis Pariwisata Kabupaten kepulauan Sangihe ini berharap dengan adanya pariwisata di kampung Hesang dapat terbantu menopang perekonomian.

“Saat ini pariwisata adalah sektor yang diharapkan dapat menopang perekonomian paca covid,”ucap Montang.

Ia menambahkan bahwa dampak pariwisata itu bisa kemana – mana. baik digunakan kemakanan,minum, restoran, serta bisa ke UMKM.

“Sehingga dengan adanya peresmian pantai wisata yang ada di kampung Hesang ini diharapkan perekonomian dikampung Hesang akan sangat terbantu. Dan wisatawan-wisatawan lokal bisa menikmati fasilitas yang ada, sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat yang ada di kampung Hesang.

lanjut Montang berharap kepada seluruh kampung yang ada di kabupaten Sangihe, bahwa semua potensi yang ada di kampung masing – masing, hanya kampung itu sendiri yang lebih mengetahuinya.

keunikan dan kearifan lokal itu masing – masing harus berusaha mengenal potensinya dan memperkenalkan. Jadi mengenal dulu, kemudian memperkenalkan kepada pihak luar dengan cara mengalokasikan membuat program kegiatan, mengalokasikan dana desa yang ada untuk peningkatan pariwisata dikampung masing – masing.

“Jadi didalam 1 kampung tersebut solid dan memiliki tekad yang sama memajukan pariwisata, itu sudah pasti karena modalnya atau intinya hanya kebersamaan, karena dinas pariwisata hanya bisa membina dan mengharapkan. Tapi semua itu harus berawal diupayakan dan dilakukan berkelanjutan oleh kampung masing – masing.”tutup Montang.

Hadir mengikuti acara HUT ke-14 tahun kampung Hesang serta peresmian pantai dan kolam wisata, Kadis pariwisata bersama staf, kepala BNN bersama staf, kadis Perlindungan perempuan dan anak bersama staf, Plh Danramil 1301-03/Tamako bersama anggota, Kapolsek Tamako bersama anggota, serta tokoh Agama dan Masyarakat undangan lainnya.(ROBIN).