Paputungan Apresiasi Respons Cepat BPJN Sulut Tangani Abrasi

Sulut,GN- Gerak cepat yang dilakukan oleh BPJN Sulut menangani perbaikan abrasi pinggiran sungai yang mengalami kerusakan infrastruktur tanah longsor di tepi jalan yang menghubungkan dua daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). mendapat apresiasi anggota DPRD Sulut daerah pemilihan BMR Mulyadi Paputungan.

Paputungan mengatakan lokasi tanah longsor yang terjadi di tepi sungai jalan trans sulawesi yang merupakan jalan Nasional sering di lintasi masyarakat menyebabkan aktifitas warga sedikit terhambat, sehingga perlu penanganan cepat dari instansi terkait.

“Dari abrasi itu menyebabkan badan jalan jatuh yang membahayakan para pengguna jalan terutama yang baru melintasi jalur tersebut di malam hari pasti rawan dengan kecelakaan,” kata Paputungan kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Rabu (24/5/2025)

Ketika mendengar aspirasi masyarakat tersebut, lanjut Paputungan menjelaskan dirinya langsung turun lapangan melihat jalan moyag dan langsung menghubungi instansi terkait Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan langsung di sikapi oleh BPJN untuk melakukan perbaikan longsoran.

“Saya telah menindak lanjuti aspirasi dari masyarakat ke BPJN, Syukur Alhamdulillah BPJN langsung gerak cepat datang melakukan perbaikan infrastrukur jalan tersebut,” sebut Paputungan.

Ketua GP Anshor Sulut ini berharap kedepan akses jalan ini bisa di rawat, supaya masyarakat pengguna jalan nyaman melintasi jalan tersebut.

“Kami berharap akses jalan ini dapat dirawat untuk kepentingan dan aktivitas masyarakat pengguna jalan,” tandasnya. (sisco)




RDP Bersama Dinas PMD, Paputungan Pertanyakan Bumdes Aktif di Sulut

Sulut,GN – Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Senin (20/1/2025) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulut.

Anggota DPRD Sulut Mulyadi Paputungan (foto : Gemparnews)

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I, Braien Wawuruntu di dampingi Wakil Ketua dan Serketaris serta anggota komisi 1, dan dihadiri Kepala Dinas PMD Sulut Darwin Muksin serta jajarannya.

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi 1 Muliadi Paputungan mempertanyakan BumDes yang masih aktif di Sulut. Bahkan menurut Paputungan, pihaknya menerima informasi banyaknya dugaan kasus – kasus terkait BumDes di Sulawesi Utara.

“Kami ingin meminta data BumDes dari 1507 desa yang ada di Sulawesi Utara, kira – kira ada berapa desa yang BumDes jalan aktif,” kata Legislator dapil Bolmong Raya itu.

Selain itu, Paputungan juga menanyakan sejauh mana pendampingan Dinas PMD Sulut terhadap kasus BumDes yang tersandung di beberapa desa di Sulawesi Utara. ” Jadi apa yang menjadi upaya dari Dinas PMD Provinsi terhadap kasus ini,” ujarnya.

Terkait pertanyaan tersebut, Kepala Dinas PMD Sulut Darwin Muksin secara singkat menyampaikan bahwa kasus per kasus tersebut, pihaknya menyerahkan ke kabupaten dan kota masing – masing.

” Sedangkan untuk BumDes kita selalu bilang harus ada Bimtek. Kenapa BumDes tidak terlaksana dengan baik, karena sumber daya manusia dan proporsional anggaran yang di berikan kepada mereka itu tidak tercapai karena dari satu sisi sumber daya manusia. Untuk BumDes itu ada pendamping desa,” ungkapnya.

Untuk data BumDes yang aktif yang dimintakan oleh anggota komisi 1, Kepala Dinas PMD Sulut mengatakan pihaknya akan memintakan data tersebut kepada pendamping desa untuk secara detail akan di berikan ke komisi 1 DPRD Sulut. (sisco)




Pekan Depan Tiga Legislator DPRD Sulut Ikut Orientansi

Sulut,GN – Setelah dilantik awal januari lalu, tiga (3) anggota DPRD Sulawesi Utara(Sulut) yakni, Muliadi Paputungan, Hillary Tuwo dan Melisa Gerungan akan mengikuti orientasi di Jakarta.

Weliam Niklas Silangen, S.Sos,M.Si selaku Plt Sekretaris DPRD Sulut ( foto : Gemparnews.com)

Pelaksanaan kegiatan orientasi ini, selama lima (5) hari yakni mulai 29 Januari sampai 2 Februari 2025 di hotel Arya duta jalan tugu tani Kota Jakarta.

Menurut Sekretaris DPRD Sulawesi Utara Weliam Niklas Silangen,S.Sos,MSi bahwa pentingnya kegiatan sosialisasi ini bagi semua anggota DPRD Sulut.

“Selama belum mengikuti kegiatan orientasi, maka tiga (3) anggota DPRD Sulawesi Utara belum bisa melakukan kunjungan dalam daerah maupun keluar daerah. Orientasi ini salah satu syarat dan ketentuan yang harus dilaksanakan,” kata Sekwan Silangen, kepada media ini Senin (20/1/2025) di kantor DPRD Sulut.

Sementara itu, Legislator Dapil Bolmong Raya Muliadi Paputungan menyambut baik kegiatan orientasi ini.

Muliadi Paputungan (foto : Gemparnews)

Dia menjelaskan orientasi ini sangat penting, karena setelah dilantik sebagai anggota DPRD, dirinya harus terlebih dahulu mengetahui tugas dan fungsi sebagai anggota dalam lembaga DPRD.

” Kami menunggu jadwal kegiatan orientasi dari sekretariat DPRD Sulut. Karena ini memang sangat penting. Apalagi kami dalam menjalankan tugas sebagai representasi masyarakat harus melakukan kunjungan di dalam daerah maupun luar daerah. Karena salah satu ketentuan untuk melakukan kunjungan, terlebih dahulu harus mengikuti orientasi. Untuk itu, kami berharap pihak sekretariat secepatnya memfasilitasi pelaksanaan orientasi ini,” pungkas paputungan. (sisco)