Momentum Indah RSUP Kandou Manado Berbagi Kasih di Panti Werda INA II Pakowa

Manado,GN – Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar bakti sosial mengunjungi Panti Werda INA II Yayasan Sahati, yang berlokasi di Pakowa, Manado, Kamis (16/04/2026).

Kunjungan tersebut di pimpin langsung Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS, MKes, sekaligus berbagi kasih dalam momen perayaan Paskah umat kristen tahun 2026 ini.

Kegiatan ini menjadi momentum yang indah dalam bentuk tali kasih dengan suasana kerohanian saat dibuka dengan doa oleh hamba Tuhan.

Bantuan yang di salurkan oleh RSUP Kandou Manado berupa sembako, susu, dan kebutuhan lainnya. Namun lebih dari itu, kehadiran langsung jajaran rumah sakit menjadi penguat tersendiri bagi para ibu lansia di panti werda tersebut.

Kehadiran Dirut prof Dr Starry Rampengan di yayasan panti Werda ini, tentu memberikan semangat dan harapan untuk mensuport dengan penuh kasih dan ketulusan, sehingga tercipta suasana kekeluargaan.

“Untuk membalas kebaikan Tuhan dan kita mengasihi Tuhan Allah, serta mengasihi sesama, kami dari rumah sakit Kandou ingin berbagi dengan bapak ibu yang ada di panti ini,” kata Dirut Prof Starry Rampengan.

Dirut pun terus memberikan semangat dan motivasi rohani bahwa semua berkat yang diterima berasal dari Tuhan.

“Ini semua berkat dari Tuhan untuk semua yang ada di panti ini. Kiranya bapak ibu sehat dan umur panjang,” ujar Dirut.

Sementara itu, di tempat yang sama pimpinan Panti Werda INA II, Pdt Joy Lumintang, merasa bersyukur dan menyampaikan terimakasih. Pdt Joy menilai kehadiran RSUP Kandou Manado di Panti ini, bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kasih yang nyata bagi para lansia yang membutuhkan perhatian.

“Terima kasih kepada Prof. Starry Rampengan bersama seluruh jajaran RSUP Kandou. Kehadiran ini menjadi berkat dan penguatan bagi kami semua di sini,” ucap Pdt Joy. (sisco)

 




Anggota Pansus Louis Scramm, Kritik Bangunan Gedung Panti Werda Senja Cerah

Sulut,GN- Anggota Pansus Louis Schramm angkat bicara dalam Rapat LKPJ Gubernur Sulut Tahun Anggaran 2024. Schramm menyentil soal kurangnya perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara perihal Pemeliharaan Panti Werdha yakni Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar “Senja Cerah”.

Anggota Pansus Louis Scramm Angkat Bicara Terkait Gedung Panti Werda Senja Cerah (foto: ist)

Louis mengatakan bahwa para lanjut usia di Panti Werdha sangat memiriskan. Karena bangunan tempat tinggal oleh para lansia disana sudah tidak layak huni.

“Banyak bangunan yang sudah bocor, bahkan ada salah seorang lansia yang tinggal disana sudah bau pesing karena tidak adanya perawatan,” Jelas Schramm dihadapan Kepada Dinas Sosial Provinsi Sulut, Rabu (16/04/2025).

Ketua Fraksi Gerindra itu juga menuturkan, persoalan ini telah dirinya sampaikan ke Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Kaban Keuangan.

“Pak Gub telah menginstruksikan untuk menganggarkan satu milliar rupiah untuk pemeliharaan Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar, Senja Cerah,” Ucapnya.

“Jadi saya sampaikan ke kadinsos agar dapat menyelesaikan dengan baik pemeliharaan panti Werdha tersebut, agar para lansia disana dapat tinggal dengan nyaman dan baik,” Tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Sulut, Karimun Pangaribuan mengakui bahwa kurangnya pemeliharaan di panti werdha dikarenakan terkendala anggaran yang dialokasikan.

“Terima kasih pak Louis atas masukannya, ini tentu menjadi perhatian kami,” ucapnya. (*/sisco)