Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Tetap Buka Pelayanan Pasien
Manado,GN- Menjelang libur panjang dalam rangka hari raya idul fitri 1442 Hijriah 13-14 Mei 2021, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado tetap membuka pelayanan bagi pasien. Ini dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD kepada media gemparnews.com saat di temui di ruangan kerjanya, Senin (10/5/2021).
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto : gemparnews)
Dijelaskannya, pelayanan kepada pasien tetap berlangsung terus, namun ada pembatasan-pembatasan pelayanan yang tidak dikerjakan di hari libur misalnya operasi yang direncanakan, tetapi operasi yang sifatnya emergency (darurat red) tetap di kerjakan. ” Mungkin poliklinik,tetapi kalau hari Rabu poliklinik masih tetap buka, juga hari sabtu tetap buka, pelayanan rawat inap juga tetap dikerjakan, namun ada pelayanan di hari libur tidak kami kerjakan. Jadi untuk operasi yang sifatnya emergency darurat tetap dilakukan dan kerjakan,” jelas Dirut Panelewen.
Sementara kesiapan obat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado termasuk ketersediaan obat masih cukup. ” Itu sebabnya kami terus antisipasi, sehingga tadi kami sudah melakukan pertemuan untuk memastikan obat dan kemudian mengantisipasi lonjakan pasien covid-19 itu dibahas secara mendalam dan menyeluruh, sehingga saya meminta untuk melakukan manajemen resiko untuk mencari tahu mana yang kira-kira resiko yang muncul disaat libur dan pasca libur. Termasuk juga melakukan kajian jikalau terjadi resiko itu, bagaimana kita melakukan mitigasi,” tandasnya. (sisco)
Didampingi Dirut, Menkes RI Pantau Vaksinasi Massal Usia 60 Tahun Keatas
Manado,GN- Pelaksanaan vaksinasi massal khusus usia 60 tahun keatas bertempat di Auditorium Unsrat Manado di pantau langsung Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Ir Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Felly Runtuwene, Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS, Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc, DEA, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr Debby Kalalo.
Pantauan awak media ini Menteri Kesehatan RI mengecek dan memantau langsung pos verifikasi, cek kesehatan, vaksinasi, hingga observasi. Apresiasi yang disampaikan oleh Menkes RI atas pelaksanaan vaksinasi usia 60 tahun keatas. “Saya cukup takjub karena rata-rata Lansia di provinsi ini mencapai usia 70-an tahun. Ternyata Manado banyak yang usia di atas 60 tahun,” kata Menkes dalam konferensi pers Jumat (5/3/2021) usai melakukan peninjauan vaksinasi massal.
Menteri Kesehatan RI Saat Melakukan Konferensi Pers (foto : ist)
Lanjut menkesRI menjelaskan pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia akan mendapatkan vaksin Covid-19. Proses penyuntikan telah dimulai sejak 13 Januari lalu dan ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.Kunjungan Menkes RI dan Anggota Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene disambut baik oleh Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD.
Dirut menyampaikan apresiasi terima kasih kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan jajaran bersama Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene SE. “ Apresiasi dan Terimakasih kami sampaikan kepada Pak Menteri dan Ketua Komisi IX DPR RI atas waktu dan kunjungan pelaksanaan vaksinasi ini. Kunjungan ini tentu menjadi sebuah motivasi dan semangat bagi para SDM Kesehatan,” pungkasnya. (sisco)
Manado,GN— Apresiasi yang di berikan oleh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD kepada 25 purna bakti yang terdiri 23 Perawat dan 2 Bidan. Dirut menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, atas pengabdian dan kontribusi selama bekerja di rumah sakit.
Selain itu kata Dirut, ke 25 purna bakti telah banyak mendukung kegiatan pelayanan termasuk Akreditasi di RSUP Kandou dengan penuh tanggung jawab. ” Semua tugas dan tanggung jawab yang percayakan selama memegang jabatan di RSUP Kandou boleh memberi warna dan menjadi role bagi manajemen serta semua staf yang ada di rumah sakit,” ucap Dirut dalam sambutannya pada acara Purna Bakti Perawat dan Bidan RSUP Prof Kandou Manado 2019-2020, di The Mason Jumat,(19/2/2021) lalu.
Foto Bersama Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD
Panelewen berharap agar semua perilaku disiplin, semangat, bahkan sharing ilmu dan pengalaman yang sudah ditunjukkan para purna bakti ini, dapat diteladani para dokter, perawat, bidan, dan seluruh karyawan di RSUP Prof Kandou sambil berpesan, agar terus menjadi insan kesehatan yang terbaik di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Ns Stevie Kumayas, SKep menyatakan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Saya sangat berterima kasih karena kerja keras dari seluruh Panitia serta dukungan sepenuhnya dari manajemen termasuk seluruh Perawat dan Bidan di RSUP Kandou sehingga kegiatan Purna bakti ini boleh terlaksana dengan baik,” sebutnya.
Foto Bersama Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD
Turut hadir pada acara tersebut Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, SH, Koordinator Pelayanan Medik dr Handry Takasenseran, Koordinator SDM Ns Suwandi, SKep, Sub Koordinator Keperawatan Ns. Adeleida Kaawoan, MKep, SpKep MB, Ketua PPNI Komisariat RSUP Kandou Manado Ns Lando Sumarauw, S.Kep, MKes Ketua IBI Komisariat RSUP Kandou Fertyna Agu, AmdKeb, serta para Kepala Instalasi dan Kepala Ruangan RSUP Kandou Manado. (*/sisco)
220 PPDS Gelombang Pertama FK unsrat Manado Mengikuti Workshop Vaksinator Covid-19 Via Zoom
Manado,GN- Sekitar 220 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) gelombang pertama Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado mengikuti kegiatan Workshop Vaksinator Covid-19 melalui aplikasi Zoom.
Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD di RSUP Kandou Manado Sabtu, (20/2/2021).
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Membuka Kegiatan Workshop (foto : gemparnews)
Dalam sambutannya Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan bahwa basic penyuntikan pasti mengusai dengan benar tetapi ada beberapa hal yang sifatnya spesifik terhadap Covid-19, mengenai Vaksinnya atau juga Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) akan dibahas dalam workshop.
Lanjut Dirut mengatakan kegiatan workshop ini merupakan kegiatan Nasional dan diprakarsai oleh RSUP Kandou Manado lewat virtual meeting.Dirut berharap kepada PPDS agar mengikuti dan menyerap setiap materi yang disampaikan dalam kegiatan workshop hari ini. ” Setelah mengikuti Workshop ini Peserta PPDS lebih terlibat aktif sebagai Vaksinator dalam kegiatan penanganan Covid-19 sebagai Pandemi Global. Nantinya juga para PPDS akan terun langsung pada kegiatan yang sifatnya massal seperti yang ada di spot-spot atau di pos-pos seperti dirumah sakit Kandou Manado,” ujarnya.
Ditambahkannya, dengan keikut sertaan dalam workshop ini akan diberikan Sertifikat dengan SKP IDI kepada semua peserta. Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM, Pendidikan dan Umum yang telah bertanggung jawab dalam pelaksanaan semua kegiatan Vaksinasi termasuk dalam pendidikan Vaksinator ini juga. ” saya berharap apa yang kita kerjakan ini, mempunyai tujuan yang sangat baik, dan kemudian tujuan ini bisa kita manfaatkan secara benar dan maksimal. Saya menyakini peran serta Vaksinator ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kegiatan pemutusan rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Sementara itu Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes mengatakan RSUP Kandou Manado selalu menunjang kegiatan Pemerintah dimana pelaksanaan workshop Vaksinator ini akan diberikan langsung oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Dia berharap kepada semua rumah sakit untuk membuat workshop seperti kegiatan ini. ” Kegiatan ini hanya untuk mempertajam saja secara spesifik untuk yang Covid-19 ada sedikit perbedaan,” tukasnya.
Dr dr Ivonne E Rotty,MKes (foto : gemparnews)
Lanjut Dr Ivonne mangatakan pada bulan Maret mendatang, akan dilaksanakan perluasan untuk sasaran pemberian vaksin covid-19 tidak hanya untuk Tenaga Kesehatan atau SDM Kesehatan tetapi untuk masyarakat pelayanan publik. ” Jadi tujuan dilakukan workshop ini agar penanganan dalam pemberian Vaksinasi Covid-19 semakin cepat karena semakin besar jumlah sasaran yang harus diberikan Vaksin, maka jumlah Vaksinator juga harus di perbanyak seperti Dokter dan Perawat yang memiliki STR dan keterlibatan para PPDS untuk menjadi Vaksinator ini,” terangnya.
Dijelaskannya bahwa Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan berkoordinasi dengan universitas Samratulangi khususnya Fakultas Kedokteran serta RSUP Kandou Manado untuk memberikan izin kepada peserta didik untuk menjadi Vaksinator. “Kepada 440 peserta didik yang akan dilatih menjadi Vaksinator agar dapat mengikuti dengan baik, karena akan diberikan sertifikat resmi sebagai Vaksinator dan tentunya akan diatur, tanpa menggangu proses pendidikan mereka,” Pungkasnya.
Diketahui dalam kegiatan workshop kali ini hadir sebagai Narasumber para dokter yang sangat berkompeten diantaranya Dr.dr. Ivonne E Rotty, MKes dengan Materi Kebijakan Vaksinasi Covid-19, dr Agung Nugroho, SpPD-KPTI dengan Materi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, dr Antonius Wirawan, SPPD dengan materi Surveilance KIPI dan Komunikasi Resiko dan dr Eko Surachmanto, SpPD-KAI dengan mater Kemanan Vaksin dalam rangka Workshop Vaksinator Covid-19 di Indonesia.(*/sisco)
Dirut Panelewen : Kita Harus Jadi Hero Menghadapi Pandemi
Manado,GN- Kalimat yang di sampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dalam sambutannya di Hari Ulang Tahun ke-16, memotivasi seluruh komponen jajaran RSUP Kandou Manado. “Kita tetap semangat dan menjadi pejuang melawan covod-19 dan kita harus jadi hero dalam menghadapi pandemi ini,” kata Panelewen dari atas podium mimbar Selasa (9/2/2021).
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Saat Memotong Kue Tumpeng (foto : gemparnews)
Dia menyebutkan dalam tahun 2021 ini, tahun yang penuh tantangan bagi RSUP Kandou Manado. Meskipun banyak tantangan, lanjut Dirut, Dirinya bersama jajaran RSUP Kandou Manado tetap optimis menghadapi segala tantangan. ” Kita harus punya kemampuan seperti ini, dan kita harus punya karakter yang tinggi. Ini adalah cara Tuhan membuat kita lebih kuat,” terang Panelewen sambari memotivasi kepada jajarannya bahwa kondisi seperti ini harus kita terima.
Selain itu, di tahun 2021 kata Dirut, RSUP Kandou Manado masih di perhadapkan dengan menyakinkan, mengedukasi dan memberikan informasi kepada segenap masyarakat tentang pandemi covid-19 ini. “Saya yakin RSUP Kandou Manado, semakin hari semakin besar dan mendapatkan simpati di hati masyarakat. Selamat Hari Ulang Tahun RSUP Kandou Manado ke-26,”pungkasnya. (sisco)
HUT RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ke-26 Tahun Di Rayakan Sederhana
Manado,GN- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado ke-26 tahun Selasa, (9/2/2021) berlangsung secara sederhana.Sebelumnya Ketua Panitia dr Jehezkiel Panjaitan menyampaikan laporan panitia HUT RSUP Prof Dr RD Kandou Manado .
Ketua Panitia dr Jehezkiel Panjaitan Ketika Menyampaikan Laporan (foto : gemparnews)
Dalam penyampaian dr Jehezkiel menyebutkan bahwa tema HUT RSUP Kandou Manado adalah ” Jadilah Pejuang Dalam Melawan Covid-19″. Dia mengatakan dalam momen yang luar biasa ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan, namun dengan keterbatasan, segenap komponen RSUP Kandou Manado tetap mengucap syukur. Lanjutnya mengatakan kegiatan tahun ini juga dirangkaikan.dengan dengan beberapa kegiatan.
Usai Ketua Panitia menyampaikan laporan dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh pdt Christian Keintjem,Sth. Dalam penyampaian Firman Tuhan terdapat dalam kitab perjanjian lama Mazmur 103:2.
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Menyampaikan Sambutan (foto : gemparnews)
Sementara itu, Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada panitia yang telah mengemas acara hari ulang tahun RSUP Kandou Manado ke-26 dengan baik. ” Bersyukur panitia dapat melaksanakan acara ini dengan baik, Meskipun di tengah kesibukan kita tetapi masih dapat merayakan hut RSUP ini,” ucap Panelewen.
Hadir Dalam Ibadah Mantan Direktur RS Gunung Wenang Manado Dr dr Winsi Warouw, Dewan Pengawas,Dewan Komite Dan Jajaran RSUP Kandou Manado (foto : gemparnews)
Lanjut dikatakannya, tahun sebelumnya RSUP Kandou Manado dapat merayakannya dengan mengundang kementerian namun hari ini RSUP Kandou hanya merayakan dengan sederhana. HUT kali ini laksanakan melalui virtual yang di ikuti oleh plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS.
Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Oleh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Foto : gemparnews)
Dalam ibadah tersebut juga dihadiri oleh Mantan Direktur RS Gunung Wenang Manado Dr dr Winsi Warouw, Dewan Pengawas Dr dr Hendrik Manueke, Komite Dr dr David Kaunang dan Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,Mkes, Direktur Perencanaan Keuangan dan Umum Dewi Anggraeni SE MM serta jajaran RSUP Kandou Manado.Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang yang mengikuti lomba.(sisco)
RSUP Kandou Manado Mulai Vaksinasi Nakes Usia 60 Tahun Keatas
Manado,GN- Vaksinasi Tenaga Kesehatan (Nakes) umur 60 Tahun ke atas (Lansia) tahap pertama di RSUP Prof RD Kandou Manado, Senin (08/02/2021) pagi mulai dilakukan.
Vaksinasi ini untuk menindaklanjuti program Pemerintah Pusat yakni Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof RD Kandou Dr dr Jimmy Panelewen, SPB-KBD di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty MKes, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dewi Anggraini, SE MM menjelaskan Kegiatan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia diatas 60 Tahun ini merupakan program dari Kementrian Kesehatan RI yang akan di Launching hari ini 8 Februari 2021 pukul 10 Pagi, Namun pihak RSUP Kandou berinisiatif untuk melakukan terlebih dahulu dan langka maju bagi RSUP Kandou sebagai pencapaian cakupan dimana tenaga kesehatan itu harus 100 persen melakukan Vaksinasi di bulan februari.
“Untuk hari ini 10 orang di grup pertama sudah di lakukan observasi dan sudah melakukan Penyuntikan dosis pertama dan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Dr Eko Prasetyo yang merupakan Nakes lansia pertama yang melakukan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia 60 tahun, Menyampaikan bahwa dirinya sangat senang karena bisa melakukan vaksinasi Covid 19 sesuai dengan program Pemerintah. “Seperti diketahui Dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali,” ujarnya.
Kelompok lansia tetap akan menerima vaksinasi dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. Dosis pertama berfungsi untuk mengenalkan inactivated virus ke tubuh sehingga vaksin dapat bekerja sama dengan tubuh untuk membentuk antibodi baru.
Vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau meningkatkan kekuatan vaksin sehingga antibodi yang telah terbentuk semakin kuat dan optimal.
Persyaratan penerimaan vaksin Sinovac juga sudah diperbarui, yang sebelumnya ditujukan rentang usia 18-59 tahun, ditambah untuk usia di atas 60 tahun. Untuk populasi lansia 60 tahun ke atas, vaksin Sinovac akan disuntikkan ke dalam otot (intramuscular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. (sisco)
SDM Mempunyai Resiko Keterpaparan, RSUP Kandou Manado Agendakan Vaksin Massal
Manado,GN- Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mempunyai Tingkat resiko keterpaparan sama dengan Tenaga Kesehatan (Nakes),dokter dan perawat.
Sehingga Dewan Direksi RSUP Prof Kandou mengagendakan vaksinasi Covid-19 secara massal.
Ini di sampaikan Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Selasa (02/02/2021) usai menerima vaksin covid-19 dosis kedua.
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ketika Melakukan Pemeriksaan Untuk Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua (foto : gemparnews)
Dikatakannya, rencana pelaksanaan vaksin covid-19 secara massal dalam waktu dekat ini. “Direncanakan waktu dekat ini, kalau memungkinkan digelar hari Jumat, 5 Februari 2021,” jelas Panelewen.
Vaksinasi massal tersebut lanjut Dirut. ditujukan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan yang beraktivitas di fasilitas kesehatan. “Yaitu peserta didik institusi pendidikan kesehatan, pegawai administrasi, maupun tenaga yang bekerja di lingkup fasilitas kesehatan,” Sebutnya.
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Tengah) Bersama Jajarannya Usai Menerima Vaksin Dosis Kedua (foto : gemparnews)
Ditambahkannya, vaksinasi massal nantinya akan menjadi cakupan pada tahap pertama.
“Sehingga menjadi cakupan vaksinasi pada tahap pertama ini,” tambah Panelewen.
Dia berharap seseorang yang telah mendapat vaksin Covid-19 tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Supaya kita aman saat beraktivitas. “Karena faktanya, Covid-19 itu ada. Tapi jangan dianggap aib, mari kita lawan bersama Covid-19,” tutup Dirut. (sisco)
Dirut Panelewen Terima Vaksin Dosis Kedua
Manado,GN- Lanjutan vaksin covid-19 untuk tenaga kesehatan di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dilaksanakan Senin (01/02/2021) pagi tadi, di RSUP Kandou Manado.Vaksinasi tersebut merupakan dosis kedua yang di berikan (suntikan) kepada tenaga kesehatan.
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Menerima Vaksin Dosis Kedua (foto : gemparnews)
Kepada sejumlah media, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan dirinya merasa aman dan tidak ada gejala dan reaksi yang dirasakannya setelah menerima vaksin covid -19 sehingga dirinya tidak melaporkan . ” ya, rasanya aman-aman saja karena juga jarumnya sangat kecil. Ini menandakan vaksinasi Covid-19 aman. Juga halal sebagaimana fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” ungkapnya.
Lanjut Dirut Panelewen, dosis kedua ditujukan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk. Hal ini memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif pada masa yang akan datang. “Suntikan kedua berfungsi sebagai booster untuk membentuk antibodi atau ‘tentara’ dalam tubuh secara optimal,” terangnya.
Vaksinasi Covid-19 booster untuk lanjutan, dipantau juga Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, dan beberapa pejabat struktural RSUP Prof Kandou Manado. (sisco)
Bentuk Kepedulian Bagi Pegawai RSUP Prof Kandou Manado Terdampak Banjir, Dirut Salurkan Bantuan
Manado,GN – Intensitas curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari lalu membuat masyarakat mengalami bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado.
Bencana banjir ini juga berdampak kepada pegawai di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.
Sebagai satu bentuk kepedulian dan sepenanggungan dalam satu keluarga besar RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Direktur Utama (Dirut) bersama dengan jajarannya menyerahkan bantuan pangan bagi pegawai RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (25/01/2021).
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Menyerahkan Bantuan (foto : ist)
Penyaluran bantuan oleh Manajemen RSUP Kandou Manado dipimpin langsung Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, Kepala Bagian Umum John Robert Tuwaidan, ST MSi, Kepala Bagian SDM Ns Suwandi Luneto, SKep, MKes serta Kasubag Hukormas Novita, SH.
Sekitar 134 rumah pegawai RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang terdampak banjir di Kota manado.
Penyerahan bantuan sembako kepada pegawai yang terdampak bencana banjir diserahkan langsung oleh Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD kepada dua orang perwakilan pegawai yang terkena musibah banjir.
Panelewen mengatakan tujuan penyerahan bantuan kepada rekan-rekan yang mengalami musibah ini merupakan bentuk kepedulian, sepenanggungan juga kekeluargaan dari semua komponen di RSUP Kandou Manado. “Melihat suadara, teman dan kerabat yang mengalami musibah banjir, kami semua secara spontan merasa terpanggil untuk kemudian memberikan sesuatu yang mungkin nilainya sangat kecil, tetapi dari segi psikologis tentu akan sangat membantu mereka dan memberikan support. Saya pun berharap untuk dapat meningkatkan kewaspadaan bila terjadi curah hujan yang cukup lebat,” kata Dirut.
Selanjutnya, penyerahan bantuan kepada pegawai yang terdampak banjir lainnya, akan disalurkan melalui kepala Instalasi di masing-masing ruangan.(*/sisco)