RST Sampaikan Hal Penting Saat Upacara Hardiknas,Hari Otda Dan Apel Kerja Bersama

SANGIHE,GN- Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Silangen Tamuntuan (RST),menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara peringatan hari pendidikan nasional (hardiknas), hari otonomi daerah dan apel kerja bersama,Kamis (2/5/2024).

Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan Saat Memimpin Upacara (foto: Gemparnews)

Pelaksanaan kegiatan di tiga moment tersebut dihadiri Sekda,Para Pimpinan OPD,ASN,P3K dan THL serta guru-guru dan siswa-siswa yang menerima penghargaan atas prestasi dalam kegiatan lomba dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional, dan Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati bersama Forkopimda .

Forkopimda dan Pimpinan OPD (foto : Gemparnews)

Pada kesempatan itu Pj Bupati membacakan sambutan menteri pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi RI menyampaikan bahwa, dengan bergotong royong bersama-sama berjuang untuk pulih dan bangkit menjadi lebih kuat, ombak kencang dan karang tinggi telah dilewati bersama, dan saat ini kita merayakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan sama-sama dengan langkah yang sama dan serentak.

Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan Memimpin Jalannya Upacara Bendera (foto: Gemparnews)

” Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan merdeka belajar, kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas, kita sudah mendengar guru-guru mencoba hal-hal yang baru, karena mereka mendapat kepercayaan untuk menilai dan mengenal murid-muridnya, kita sudah menyaksikan para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi, karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas didalam kampus, Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan kearah perjalanan perwujudan sekolah yang kita cita-citakan. Selamat hari pendidikan nasional, mari terus bergotong royong menyemarakan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar, ” ucap Tamuntuan membacakan sambutan Menteri.

Peserta Upacara Bendera (foto: Gemparnews)

Lanjut Pj Bupati Sangihe ini, dalam rangka hari otonomi daerah ke 28 tahun menyampaikan beberapa hal dari Menteri dalam negeri yaitu, bahwa hari peringatan otonomi daerah ke 28 tahun mengusung tema, otonomi daerah berkelanjutan, menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat.Topi tersebut dipilih untuk memperkokoh komitmen tanggungjawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah daerah akan amanah, serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam, ditingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan Menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang Lomba (foto : Gemparnews)

Lebih jauh disampaikan Tamuntuan bahwa, perjalanan kebijakan ekonomi daerah selama lebih dari setempat abad, merupakan momentum yang tepat bagi semua untuk memaknai kembali arti filosofi dan tujuan dari otonomi daerah.

Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan Bersama Forkopimda dan Siswa Pemenang Lomba (Gemparnews)

” Setelah 28 tahun berlalu otonomi daerah telah memberikan dampak positif,berupa meningkatnya indeks pembangunan manusia, bertambahnya pendapatan asli daerah dan kemampuan asli daerah, dan peningkatan tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk program-program pembangunan, dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas, serta aspek infrastruktur yang baik, kepala daerah yang kemampuan PAD dan fiskal yang baik, tetapi IPM rendah,angka kemiskinan masih cukup tinggi, dan aspek infrastruktur belum baik perlu kiranya melakukan evaluasi untuk memastikan, bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD agar tepat sasaran, efektif serta efisien,” Tutup Bupati Sangihe ini.(Adv)




Pimpin Upacara Hardiknas Dan Otda ke-27 Tahun, Ini Disampaikan Tamuntuan

SANGIHE,GN – Pj Bupati Kepulauan Sangihe, dr.Rinny Tamuntuan, mengatakan bahwa guru dan seluruh tenaga pendidik adalah nahkoda sebuah kapal besar yang bernama Indonesia.

Hal ini disampaikan Tamuntuan, pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan hari Otonomi Daerah (Otda) ke 27 di Lapangan Santiago Rumah Jabatan Bupati, Selasa (2/5/2023).

“Dengan merefleksikan hal-hal yang telah dikerjakan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita ke depan dalam memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan merdeka belajar. Layar yang telah dibentangkan jangan sampai terlipat lagi. Para guru, tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh penjuru nusantara, adalah nahkoda dari sebuah kapal besar yang bernama Indonesia ini,” ujar Rinny.

Ketika membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek) RI Nadiem Anwar Makarim Tamuntuan menjelaskan tentang sejarah pendidikan di Indonesia, di mana sebanyak 24 Episode merdeka Belajar yang sudah diluncurkan membawa semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

“Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data assessment nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan Pendidikan,” kata Tamuntuan.

Lanjut Tamuntuaan bahwa, Hardiknas tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil.
Demikian halnya pada peringatan Hari Otda ke-27 tahun 2023, Tamuntuan menyampaikan bahwa tema yang diangkat adalah ‘Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul’.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya mengatakan, esensi filosofi ditetapkannya Otda yang saat ini genap 27 tahun, bertujuan untuk mendesentralisasikan sebagian kewenangan.

“Pada momentum otonomi daerah ke 27 tahun 2023 ini, pemerintah pusat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dan kemampuan fiskal, sehingga memberikan dampak yang positif khususnya pada masa kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Pj Bupati Tamuntuan.(ROBIN).




Bupati Minahasa Hadiri Puncak Peringati Hari OTDA di Makassar.

Minahasa, GN – Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng, menghadiri puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVII tahun 2023, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4/23), pagi tadi.

Kegiatan yang mengusung tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”, dilaksanakan di Anjungan Pantai Lorasi Kota Makassar, dan dihadiri Menteri Dalam Negeri Prof Dr Tito Karnavian, serta seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Bupati Royke Roring yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Dr Lynda Watania MM MSi bersama Asisten Administrasi Umum, Dr Vicky Tanor MSi serta jajaran, mengikuti upacara peringatan Hari OTDA tahun 2023.

Selain itu, Bupati Roring bersama jajaran Pemkab Minahasa, akan mengikuti Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang akan dilaksanakan di Hotel Fourpoints by Sheraton Makassar.

Sesuai agenda, setelah persiapan Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah, dilanjutkan dengan gala dinner. Kemudian laporan panitia oleh Wali Kota Makassar, dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Sulawesi Selatan. Dan terakhir sambutan dari Presiden Joko Widodo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Maya Kainde SH MAP mengatakan, untuk mengikuti kegiatan ini, bupati bersama jajaran melakukan perjalan darat dari Tondano menuju Kota Makassar.

“Bupati bersama jajaran bertolak dari Tondano pada Selasa 25 April dan tiba di Makassar Jumat 28 April dini hari. Sedangkan jarak yang ditempuh yaitu 941 KM atau 564.6 Mil, dengan memakan waktu 3 hari 2 malam,” kata Kainde melalui siaran pers, Sabtu (29/4/23).

Ikut mendampingi Bupati Minahasa, Sekda Dr Lynda Watania MM MSi, Asisten Administrasi Umum Dr Vicky Tanor SPi MSi, Kadis Kominfo Maya Kainde SH MAP, Kasat Pol PP Alexander Mamesah, Kadis Sosial dr Maya Rambitan MKes, Kaban Bapenda Jefry Tangkulung SH, Kaban BPBD Nofry Lontaan ST, Kadis Perhubungan David Mangundap SH, Kadis P3A Dra Riany Suwarno, Kadis Perkim Lieke Pangau, Kadis Damkar Drs John Kapoh, Kadis Koperasi UKM Siby Sengke SSos, para Kabag dan sejumlah camat. (CIPI)