Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Tegaskan di RSUP Kandou Manado Zero Bullying

Manado,GN – Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes membuka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Selasa (3/12/2024).

Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes Membuka Kegiatan Orientasi (foto: Gemparnews)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung administrasi lantai 2 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ns.Hj Zainar Kasim, S.Kep,M.Kes, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan I Made Rantiasa,S.Kep,M.Kes, Ketua Program Studi Ners Ns Rahmat Hidayat Djalil, S.Kep,M.Kes, Plt Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Manado dr Judi Flora Sengkey,M.Kes serta staf Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado.

Pantauan media ini, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan menyematkan tanda peserta kepada Mahasiswa secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan orientasi.

Usai membuka kegiatan orientasi, kepada media Gemparnews.com Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan mengatakan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah rumah sakit pendidikan.

Penyematan Tanda Peserta Secara Simbolis Kepada Mahasiswa Oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kep (foto: Gemparnews)

Ketika semua yang masuk disini kata Luneto, ada beberapa tahap yang harus dilewati. Salah satu yang akan di lewati adalah orientasi terhadap semua SOP.

“Dengan demikian ketika bertugas nanti untuk melakukan setiap tugas – tugas, sembari mengingatkan kepada dosen atau mahasiswa bahwa di rumah sakit kandou ini, zero bullying,” jelas Luneto.

Dia terus mengingatkan agar jangan sampai terjadi bullying di RSUP Kandou. “Saya ingatkan jangan sampai terjadi bullying di rumah sakit kandou,” tegas Luneto. (sisco)

 




Anggota DPRD Sulut Periode 2024-2029 Ikut Orientasi di Jakarta

Jakarta,GN- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan orientasi bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode 2024-2029.

Pelaksanaan orientasi ini digelar di Aryaduta Hotel, Jakarta, 30-4 Oktober 2024. Orientasi ini masuk angkatan XIV. Selain DPRD Sulut, DPRD Maluku, dan DPRD Maluku Utara juga ikut orientasi tersebut. Sulut sendiri diikuti 42 anggota DPRD.

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono membuka secara resmi kegiatan tersebut. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono.

Setelah itu foto bersama pimpinan dan anggota DPRD yang mengikuti orientasi.

Laporan BPSDM Kemendagri, ada beberapa hal yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan orientasi.

Yakni UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelengaraan Pemerintah Daerah, PP 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Daerah Tentang Tata Tertib DPRD.

Kemudian, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 137 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Dalam Negeri, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 6 Tahun 2024 tetang Pedoman Orientasi dan Pendalaman Tugas DPRD, dan Surat Menteri Dalam Negeri Tahun 2024 Hal Pelaksanaan Orientasi Bagi Anggota DPRD Provinsi.

Tujuan orientasi adalah proses pengenalan tugas, fungsi dan wewenang sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang bertujuan, satu meningkatkan pemahaman atas tugas fungsi wewenang DPRD, meningkatkan wawasan kebangsaan dan meningkatkan integritas dan moralitas dalam mengimplementasikan kode etik dan menjaga martabat kehormatan citra dan kredibilitas DPRD.

Adapun materi yang diberikan, seperti wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, sistem pemerintahan di Indonesia, penguatan dan penegakan aturan Perundang-undangan, fungsi tugas wewenang serta alat kelengkapan DPRD.

Selain itu, tata tertib DPRD, hak dan kewajiban anggota DPRD, pokok-pokok pikiran yang akuntabel, kode etik dan tata beracara Badan Kehormatan, isu-isu aktual mengenai kebijakan berkelanjutan di bidang energi, ekonomi, pangan, serta isu global. (*/sisco)




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Buka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Peserta PPDS 1 FK Unsrat Manado

Manado,GN- Bertempat di ruang aula lantai dua gedung administrasi RSUP Kandou Manado, Rabu (28/2/2024) dilaksanakan kegiatan penyerahan serta orientasi pendidikan dan pelatihan BHD,PMKP,PPI,K3RS dan COVID-19 bagi peserta program dokter spesialis satu (PPDS-1) Fakultas Unsrat (FK) Manado.

Acara di buka langsung Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di dampingi Plt Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,MKes.

Turut hadir Rektor Unsrat Manado di wakili Dekan Fakultas Kedokteran Prof.Dr.dr Nova Kapantouw dan undangan lainnya.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ns James Timbel,S.Kep menyebutkan bahwa jumlah peserta yang hadir sebanyak 85 orang dan di bagi menjadi dua kelas yakni kelas A berjumlah 43 orang dan kelas B sebanyak 42 orang.

Untuk tim pengajar, menurut laporan panitia berasal dari RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Universitas Sam ratulangi, Dinas Kesehatan Kota Manado, BPJS Regional X dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado.

Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan orientasi pendidikan dan pelatihan.

Dirut Ivonne berharap dari 85 orang yang ikut pelatihan bisa keluar dan menyandang predikat sebagai dokter spesialis di masing – masing.

“Ketika Fakultas Kedokteran menyerahkan adik – adik di sini mengikuti orientasi pendidikan dan pelatihan BHD,PMKP,PPI,K3RS dan COVID-19 bagi peserta program dokter spesialis satu Universitas Unsrat Manado menjadi tanggung jawab RSUP Kandou Manado,” ucapnya.

” Kami juga berharap dari 85 orang yang ikut bisa keluar menyandang predikat sebagai dokter spesialis di masing-masing,” tandasnya. (sisco)




Dirut RSUP Kandou Manado Resmi Buka Orientasi Pegawai Non PNS

Manado,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr.R.D. Kandou Manado Dr.dr Jimmy Panelewen SpB.KBD, di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr Ivonne Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan dan Kabag Pendidikan dan Penelitian Irwan Kawulusan.SH, Membuka secara resmi Orientasi Pegawai non PNS, Selasa (05/01/2021) di lantai 2 Aula RSUP Kandou.

Rekrutmen Pegawai Non PNS tahun 2020 sebagai upaya pemenuhan tenaga kesehatan (Nakes) dan optimalisasi pelayanan Covid-19,RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Direktur memberikan apresiasi kepada teman teman yang akan bergabung dengan keluarga besar RSUP Kandou, Baik Dokter Perawat,Apoteker, Asisten Apoteker, Akuntansi, Analis keuangan,Analisis Hukum, Piskolog dan Programmer.

Kegiatan Orientasi Pegawai Non PNS RSUP Kandou Manado (foto : ist)

 

“ Anda patut berbangga karena dari sekian banyak yang ingin bergabung di RSUP Kandou kalian lah yang mendapatkan kesempatan ini untuk bisa berbakti kepada negara dan bangsa melalui Pelayanan yang akan anda berikan,sesuai tupoksi yang didasarkan dengan pilihan dan lowongan yang di buka oleh RSUP Kandou,” kata Dirut Panelewen.

Di sampaikannya bahwa RSUP Kandou Manado telah mengikuti dan terekom misi dengan apa yang disebut akreditasi Rumah Sakit,Akreditasi KARS, KARS internasional dan beberapa penghargaan yang diterima sehingga menunjukan ada pengakauan.

“karena penghargaan- penghargaan ini kita harus menjawab apa yang telah di legitimasi oleh institusi diluar rumah sakit atau badan diluar Kementerian Kesehatan yang telah menilai pelayanan-pelayanan kita,” sambung Dirut.

Direktur menegaskan kepada pegawai pegawai yang baru bergabung untuk memposisikan diri, bertanggung jawab terhadap nama baik RSUP Kandou dengan cara melakukan pekerjaan sesuai tupoksinya masing masing.

“Anda siap menjadi garda terdepan memberikan pelayanan terbaik di RSUP Kandou,karena saat ini kita berada dalam kondisi yang betul-betul harus di lakukan bersama-sama,dimana Pandemi Covid 19 banyak tekanan yang di hadapi melebihi kondisi normal sebelum adanya Pandemi Covid 19,” Terangnya.

Dirut Panelewen juga meminta kerjasama yang baik saling berkoordinasi satu dengan yang lainnya karena tantangan yang di hadapi dan issue tentang pelayanan di RSUP Prof Kandou Manado.

“Pada saat ini anda mungkin membaca dari orang yang mengenal anda di sosmed dan anda merasa saya baru mau bergabung tapi sepertinya saya salah bergabung, inilah yang ingin saya jelaskan karena ini adalah tantangan bagi kita semua yang ada di RSUP Kandou,dimana RSUP Kandou memiliki banyak syaratnya yaitu syarat ilmu syarat teknologi,sarana dan prasarana,admin dan backround yang berbeda-beda dan dinamikanya sangat tajam kadang kita berada di posisi up and down ,Banyak tantangan, adanya komplein tapi kita harus menghadapi itu semua bersama-sama,” tukas Dirut.

Dirut menambahkan bahwa masalah atau persoalan yang di hadapi oleh RSUP Kandou merupakan cara Tuhan untuk menguatkan kita semua.

“Persoalan yang ada adalah cara Tuhan untuk menguatkan kita,saya selalu berdoa jika mendapat masalah Tuhan kuatkan kita agar masalah bisa selesai jangan lari dari masalah,” tutupnya. (sisco)