RSUP Kandou Manado Terima Mahasiswa UNPI dan UNSRIT Belajar Orientasi Pendidikan dan Pelatihan

Manado,GN- Bertempat di gedung administrasi lantai dua RSUP Kandou Manado, Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes di wakili oleh Manager Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope,SE,M.Si membuka kegiatan
Orientasi, Pendidikan dan Pelatihan BHD,PMKP,PPI,K3RS dan Pelayanan Prima bagi Mahasiswa Program Ners UNPI Manado dan Mahasiswa Program Profesi Ners UNSRIT di RSUP Kandou Manado, Senin (28/09/2026).

Dirut Prof Starry Rampengan dalam sambutan yang di bacakan oleh Manajer Pendidikan dan Pelatihan mengatakan Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan kesehatan yang aman,bermutu anti diskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.

 

” Pasien sebagai pengguna pelayanan kesehatan berhak memperoleh keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumahsakit Kandou ini,” ujarnya.

Lanjut, perkembangan rumah sakit saat ini mengalami transformasi dan mengalami perkembangan cukup pesat seiring diterbitkannya peraturan dan perundang – undangan.

Dirut berharap kepada mahasiswa yang melakukan praktek lapangan diharapkan untuk mengikuti praktek dengan baik dan akan dibekali dengan materi yang nantinya akan diterapkan dalam pelayanan kepada pasien. ” Jadi adik – adik mahasiswa sebelum masuk disini, ada pelatihan yang wajib. Adik – adik dapat mengikuti dengan baik, sehingga menjadi bekal dalam melakukan pelayanan kepada pasien. Ikuti aturan yang ada disini dan ketika kembali ketempat masing – masing ilmu yang di dapat disini bisa diterapkan ditempat dimana adik – adik kembali atau bertugas nanti,” ucapnya.

” Selamat mengikuti pelatihan ini, kami berharap dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, kita dapat bersama – sama memaksimalkan pelatihan,semoga berjalan lancar dan sukses dan memberikan hasil yang baik,” tandasnya.

Sementara itu, Dekan Keperawatan UNPI Manado Ns Ester Lontoh, S.Kep, M.Kes berharap kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga menjadi bekal dalam melayani setiap pasien.

“Ilmu yang di dapat disini bisa diterapkan dimana kalian kembali atau bertugas. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi kita dapat memaksimalkan pelatihan ini dan mahasiswa diharapkan mengikuti aturan yang ada dirumah sakit Kandou Manado,” tandasnya.

Turut hadir Asisten Manager Pendidikan dr Seplin Zekeon, Asisten Manager Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi dan perwakilan dari UNSRIT serta UNPI Manado. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Membuka Secara Resmi Orientasi Diklat Mahasiswa Jurusan Keperawatan Polnustar

Manado,GN— Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes. membuka secara resmi Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mahasiswa Program Studi Keperawatan, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Rabu (16/09/2026).

Turut hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS, Manajer Tim Kerja Diklat RSUP Kandou Frets Melope, SE., M.Si., Asisten Manajer Pendidikan Dr. dr. Sekplin Sekeon, MPH., Sp.N(K)., FISQua., FMIN., serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi, S.Ke, dan perwakilan dari kampus Polnustar.

Dirut Prof Starry menegaskan sebelum memasuki lingkungan klinis, mahasiswa harus memahami tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan. “Anda berada di rumah sakit pusat rujukan. Memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Untuk itu, pelatihan awal ini wajib diikuti sebelum masuk pendidikan klinis,” tegas Dirut.

Lanjut kata Dirut, teori harus berjalan bersama praktik. Pengalaman langsung di rumah sakit menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi pasien. “Belajar tanpa praktik sia-sia. Di sini adik-adik belajar dan praktik. Adik-adik hadir sebagai perpanjangan Tuhan untuk menolong sesama manusia sebagai tenaga kesehatan,” kata Dirut.

Selain aspek kompetensi, Dirut juga menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman.Dia mengatakan proses pendidikan di RS Kandou harus bebas dari bullying atau perundungan.

Dirut selanjutnya memberikan sejumlah materi yang menjadi bekal mahasiswa selama berada di lingkungan RS Kandou, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dirut berpesan kepada para mahasiswa untuk menyerap seluruh materi yang diberikan dan menjadikannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. “Serap semua materi dengan baik untuk bekal nanti dalam dunia pekerjaan,” terangnya.

Perwakilan Polnustar, Ns. Asri memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran RSUP Kandou telah menerima mahasiswa Polnustar untuk menjalani pendidikan. “Terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan RS Kandou yang sudah menerima mahasiswa kami untuk melakukan pendidikan,” tandasnya. (sisco)




Penutupan Kegiatan Orientasi Diklat PPDS, Berikut Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN– Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS,MH.Kes secara resmi menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS, Selasa (15/09/2026) di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Acara penutupan turut dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, Dekan FK Unsrat, Dr. dr. Billy J. Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, Wakil Dekan I FK Unsrat Dr. dr. Nurdjanah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven.

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat).

Dekan mengatakan penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab. Peserta PPDS kata Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek non akademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun non klinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujar Dekan.

Lanjut kata Dekan proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Dirut Prof Starry menegaskan dengan berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap memulai dengan pendidikan klinis,” terang Dirut.

Dirut berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat. “Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” ucapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian orientasi dan pelatihan tersebut, para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental. (sisco)




Pesan Dirut Kepada Peserta Didik : Ikuti Tahapan Pendidikan dengan Disiplin, Bertanggungjawab dan Menjunjung Tinggi Etika Profesi

Manado,GN – Pembekalan bagi peserta didik menjadi bagian penting sebelum mereka bersentuhan langsung dengan pasien. Hal itu,di tegaskan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS,M.HKes ketika membuka kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Pelayanan Prima, serta Ketahanan Mental bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan mahasiswa D-IV Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Selasa (1/9/2026).

Penyematan Kartu Tanda Peserta Didik Oleh Dirut Prof Dr dr Starry H Rampengan,SpJP(K),FIHA,MARS,M.Kes,M.HKes (foto: ist)

.“Sebelum peserta didik bersentuhan dengan pasien, kami akan membekali adik-adik dengan pelatihan dasar. Kami ditugaskan untuk mendidik dan mengajar adik-adik sampai cita-cita sebagai tenaga kesehatan maupun kompetensi lainnya tercapai,” kata Dirut.

Dirut mengatakan RSUP Kandou Manado menempatkan keselamatan pasien sebagai prinsip utama dalam memberikan pelayanan kesehatan. Untuk itu, peserta didik tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus mampu membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan seluruh unsur di lingkungan pelayanan kesehatan.

“Rumah Sakit Kandou Manado mengutamakan prinsip keselamatan pasien di atas segala-galanya. Peserta bukan hanya belajar soal skill, tetapi juga bagaimana cara berinteraksi dengan guru-guru, sesama sejawat tenaga kesehatan, pasien dan masyarakat. Itu nantinya akan kalian terapkan dalam menjalankan tugas,” ucapnya.

Dirut juga mengingatkan peserta didik menjaga lingkungan pendidikan tetap sehat, aman dan saling menghormati. Selain itu, kata Dirut tidak boleh ada praktik bullying atau perundungan dalam proses pendidikan di lingkungan kesehatan, termasuk di RSUP Kandou Manado.

“Dalam proses pendidikan tidak boleh ada bullying. Pendidikan harus berjalan dengan saling menghormati,membangun dan mendidik. Kalau ada persoalan, harus diselesaikan melalui mekanisme yang benar, bukan dengan tindakan yang merendahkan atau melakukan perundungan terhadap peserta didik,” sebut Dirut.

Disisi lain, Dirut mengingatkan peserta mampu mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan disiplin, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika profesi.

Turut hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, Dr. dr. Billy Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, serta Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Fitri Yani Arbi, S.ST., M.Kes. (sisco)

 

 




Ini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan Saat Membuka Orientasi Diklat Prodi Profesi Ners Poltekes Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS, M.H.Kes membuka secara resmi kegiatan Orientasi pendidikan dan pelatihan (Diklat) BHD,K3RS,PMKP, PPI dan pelayanan prima bagi mahasiswa Program pendidikan (Prodi) profesi Ners Poltekes Kemenkes Manado, Selasa (28/7/2026).Kegiatan pembukaan orientasi Diklat ini di pusatkan di gedung utama lantai dua RSUP Kandou Manado.

Wakil Direktur 1 bidang akademik Poltekes Kemenkes Manado, Samuel Tambuwun, M.Kes menyampaikan terimakaih atas segala dukungan RSUP Kandou Manado dalam kegiatan orientasi Diklat ini.

“Terimakasih banyak atas support yang diberikan oleh RSUP Kandou Manado kepada Poltekes Manado. Tentunya kami.merasa bahwa Rumah Sakit Kandou Manado sangat mensuport dalam kegiatan ini,” kata Tambuwun.

Dia berharap, kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik, dapat berlanjut terus menerus. ” Kerjasama ini, kami berharap terus berlanjut, Sekali lagi kami sampaikan banyak terimakasih atas suportnya, dan ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Tambuwun berpesan kepada mahasiswa yang ikut orientasi Diklat, agar mengikuti setiap materi secara teratur. “Tentu dalam mengikuti pelatihan ini kami mengikuti regulasi yang ada di RSUP Kandou. Untuk itu mohon arahan dari pak Direktur utama RSUP Kandou Manado sekaligus membuka kegiatan orientasi ini secara resmi,” tukas Tambuwun.

Sementara itu, Dirut dalam sambutannya mengatakan RSUP Kandou Manado terus memberikan layanan prima. Pelayanan disini kata Dirut, membutuhkan kerja yang cepat. Gercep dalam melakukan tindakan pertama ketika pasien dalam keadaan darurat untuk melakukan pertolongan.

Lanjut Dirut mengatakan Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan orientasi Diklat merupakan investasi sumber daya manusia, sehingga Dirut berpesan agar senantiasa mengikuti materi dengan baik, rajin berdiskusi dan menaati semua ketentuan aturan yang berlaku.

“Anda ini adalah Investasi Sumber daya manusia. Tentu kami berharap adik – adik peserta mengikuti secara serius dan rajin – rajin berdiskusi dan memiliki etitute yang baik untuk menaati segala aturan yang berlaku. Dengan  memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, kegiatan orientasi dibuka secara resmi,” tandas Dirut Prof Starry Rampengan, disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh peserta.

Turut hadir Direktur DSM, Pelatihan dan Penelitian dr Yune Laukati,M.Kes, Plt Manager Diklat Frets Melope,SE.M.Si, Para Dosen Poltekes Kemenkes Manado. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Buka Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Manado,GN — Bertempat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (11/05/2026) di laksanakan kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Basic Human Development (BHD), PMKP, PPI, K3RS serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo.

Direktur Utama (Dirut)Prof. Dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA,MARS, M.Kes, membuka langsung kegiatan tersebut, dan di dampingi Manager Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE,M.Si serta perwakilan dari politeknik Gizi Gorontalo.

Dirut Prof Starry Rampengan menekankan pentingnya kompetensi mahasiswa gizi dalam menunjang kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan makanan bagi pasien.

“Adik-adik peserta didik nantinya akan bersentuhan langsung dengan pasien. Kompetensi yang dimiliki sangat menentukan quality control dalam pelayanan gizi rumah sakit,” kata Dirut.

Dirut mengatakan, penyajian makanan, penyimpanan hingga pengelolaan makanan yang higienitas harus dilakukan sesuai standar kesehatan dan yang berlaku.

Lebih lanjut Dirut menjelaskan bahwa transformasi kesehatan saat ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan gizi, sehingga mahasiswa dituntut mampu memahami proses penyiapan makanan sehat, berkualitas, higienis dan tertata dengan baik. Sambil Dirut mengingatkan pentingnya penerapan pelayanan prima melalui budaya 5S yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun selama menjalani praktik kerja lapangan.

“Dalam melakukan praktik kerja lapangan, adik-adik mahasiswa harus melaksanakannya dengan benar dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

“Pada prinsipnya RS Kandou akan memberikan yang terbaik lewat tim pengajar yang sangat berkompeten, sehingga apa yang didapat di sini bisa dibawa dan diterapkan saat adik-adik bekerja nanti,”tutup Dirut.

Diketahui Pelatihan ini berlangsung 11 hingga 13 Mei 2026 dan dilanjutkan 18 hingga 19 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. (sisco)

 




Buka Kegiatan Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Unsrit Tomohon, Begini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN–Kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, di buka secara langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA.,MARS.,MKes, Rabu (06/05/2026) dilantai 4 gedung CVBC RSUP Kandou.

Dirut dalam sambutannya menyampaikan bahwa rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, efisien, serta bebas dari diskriminasi. Selain itu, kata Dirut RSUP Kandou Manado tetap mengedepankan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan.

Aspek keselamatan di rumah sakit kata Dirut, menjadi hal yang sangat penting meliputi keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, bahkan keselamatan bangunan dan peralatan yang juga berdampak terhadap lingkungan.

“Perkembangan rumah sakit saat ini sangat pesat, sehingga setiap institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal, aman, efektif, dan efisien,” kata Prof Starry.

Lebih jauh, Dirut mengatakan pentingnya pencegahan dan perencanaan dalam menciptakan fasilitas pelayanan yang mampu menjamin keselamatan pasien yang menjadi landasan utama dalam setiap tindakan pelayanan.

Dirut berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sebelum terjun ke lapangan, materi penting yang akan didapati yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan pelayanan kesehatan prima.

“Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien,”ujar Dirut.

Turut hadir Manajer tim kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE., MSi., Asisten Manajer Pelatihan, Ns Jimmy Kamagi, S. Kep dan Dekan Unsrit Tomohon. (sisco)




Buka Orientasi Diklat Mahasiswa Profesi Ners UNPI Manado, Dirut Prof Starry Rampengan Tekankan Pelayanan Humanis

Manado,GN – Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan bagi Mahasiswa Profesi Ners Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado yang dilaksanakan di RSUP Kandou, Senin (10/03/2026) dibuka langsung Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS.

Turut hadir mendampingi Direktur Utama saat membuka kegiatan orientasi yakni Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan dr Yune Laukati, MARS dan Manajer Diklat Frets Melope,SE,M.Si serta Ketua Prodi Keperawatan UNPI Manado Ns Ester Lontoh, M.Kes.

Materi yang di sajikan dalam kegiatan orientasi tersebut di antaranya Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dirut Prof Starry Rampengan dalam.sambutannya menyampaikan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap standar pelayanan dan keselamatan di rumah sakit sebagai bekal dalam menjalankan praktik profesi di lingkungan pelayanan kesehatan.

Mahasiswa yang menjalani praktik di RSUP Kandou Manado harus memahami prinsip keselamatan pasien serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kualitas.

Hal yang penting Dirut tekankan pelayanan yang humanis kepada pasien di rumah sakit. Dalam melayani pasien, tenaga kesehatan harus mengedepankan sikap penuh kasih dengan menerapkan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun.

“Pasien harus dilayani dengan kasih. Senyum, sapa, salam, sopan dan santun sangat penting dalam pelayanan. Kesembuhan pasien tidak hanya ditentukan oleh obat-obatan atau tindakan medis semata, tetapi juga oleh pelayanan yang humanis dan perhatian dari tenaga kesehatan,”kata Dirut.

Selain itu kata Dirut, sikap empati, kepedulian, serta komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga merupakan bagian penting dalam proses pemulihan dan penyembuhan kesehatan pasien.

Dirut berharap agar menghindari dan mencegah perundungan (bullying) di lingkungan rumah sakit. Hal itu disampaikan karena RSUP Kandou Manado tidak mentolerir segala bentuk perundungan di rumah sakit.

“Rumah sakit ini harus menjadi tempat belajar dan bekerja yang aman, nyaman, serta saling menghargai. RS Kandou tidak mentolerir terjadinya perundungan dalam bentuk apa pun,”ucapnya.

“Melalui kegiatan orientasi ini diharapkan para mahasiswa profesi Ners dapat memahami sistem pelayanan rumah sakit secara menyeluruh, sekaligus mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas,” tandas orang nomor satu di RSUP Kandou Manado ini. (sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Dorong Peserta PPDS Wajib Memahami Sistem Budaya Kerja dan aturan di RSUP kandou

Manado,GN– RSUP Kandou Manado kerjasama Fakultas Kedokteran Unsrat, Selasa (03/03/2026) menggelar kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan BHD, PMKP,PPI, K3RS, dan Pelayanan Prima bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis – 1 (PPDS-1).

Sebagai pemateri Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry  Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS. Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang menjalankan kebijakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta didik sesuai regulasi yang berlaku.

Kata Dirut, Kebijakan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta aturan turunannya.

“Sebagai rumah sakit pendidikan, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, tetapi juga memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, etika, dan profesionalisme,” kata Dirut.

Dia menjelaskan seluruh peserta didik PPDS, wajib memahami sistem, budaya kerja, serta aturan yang berlaku di RSUP Kandou. Karena ini penting untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Lanjut Dirut menuturkan pentingnya integritas, disiplin, serta komunikasi yang baik antarprofesi dalam mendukung pelayanan dan pendidikan klinis. Sinergi antara peserta didik dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan di rumah sakit rujukan tersebut.

Orientasi ini merupakan tahapan awal bagi PPDS baru sebelum menjalani proses pendidikan klinis di berbagai instalasi dan departemen di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Diharapkan dalam orientasi ini para peserta didik dapat beradaptasi secara cepat serta menjalankan peran secara profesional dan penuh tanggungjawab. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan, Dirut Prof Starry Rampengan Berikan Motivasi Bagi Peserta

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (27/01/2026) melaksanakan kegiatan orientasi pendidikan dan pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar), PMKP (Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien), PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi), K3RS (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit), serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter dan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unsrat.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi, di buka secara langsung Direktur Utama RSUP Prof. Dr. dr. Stary H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, Manager Diklat Frets Melope SE MSI, Wakil Dekan Kedokteran Unsrat.

Dirut Prof Starry dalam sambutan nya menyambut baik peserta bahkan memberikan apresiasi kepada Unsrat Manado. Dirut juga menekankan pelatihan ini sebagai kesempatan emas untuk mengasah keterampilan sebelum terjun ke lapangan.

“Ini kesempatan besar untuk menyelesaikan ilmu yang kalian dapatkan agar punya skill sebelum turun lapangan. Jika kamu tidak mengikuti dengan baik, yang rugi diri anda sendiri karena yang menjalani anda sendiri,” ujarnya.

Esensi setiap modul pelatihan. BHD disebut kemampuan dasar wajib bagi tenaga medis untuk keselamatan pasien. PMKP adalah “roh” rumah sakit yang harus ditingkatkan demi mutu layanan. PPI menjadi benteng pertama cegah infeksi, sementara K3RS memastikan lingkungan aman tanpa risiko. Terakhir, pelatihan Pelayanan Prima menjadikan sikap peserta sebagai wajah rumah sakit.

Lebih jauh Dirut menjelaskan pasien sakit membutuhkan kasih sayang, berikan empati dalam batas normatif. Dimana pun kalian berada, lakukan pelayanan prima dengan profesionalisme.

Dirut menjelaskan pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi masa depan. Jadikan RSUP Kandou sebagai contoh berlandaskan mutu dan pelayanan prima.(sisco)