Dirut Prof Starry Rampengan Buka Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Manado,GN — Bertempat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (11/05/2026) di laksanakan kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Basic Human Development (BHD), PMKP, PPI, K3RS serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo.

Direktur Utama (Dirut)Prof. Dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA,MARS, M.Kes, membuka langsung kegiatan tersebut, dan di dampingi Manager Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE,M.Si serta perwakilan dari politeknik Gizi Gorontalo.

Dirut Prof Starry Rampengan menekankan pentingnya kompetensi mahasiswa gizi dalam menunjang kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan makanan bagi pasien.

“Adik-adik peserta didik nantinya akan bersentuhan langsung dengan pasien. Kompetensi yang dimiliki sangat menentukan quality control dalam pelayanan gizi rumah sakit,” kata Dirut.

Dirut mengatakan, penyajian makanan, penyimpanan hingga pengelolaan makanan yang higienitas harus dilakukan sesuai standar kesehatan dan yang berlaku.

Lebih lanjut Dirut menjelaskan bahwa transformasi kesehatan saat ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan gizi, sehingga mahasiswa dituntut mampu memahami proses penyiapan makanan sehat, berkualitas, higienis dan tertata dengan baik. Sambil Dirut mengingatkan pentingnya penerapan pelayanan prima melalui budaya 5S yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun selama menjalani praktik kerja lapangan.

“Dalam melakukan praktik kerja lapangan, adik-adik mahasiswa harus melaksanakannya dengan benar dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

“Pada prinsipnya RS Kandou akan memberikan yang terbaik lewat tim pengajar yang sangat berkompeten, sehingga apa yang didapat di sini bisa dibawa dan diterapkan saat adik-adik bekerja nanti,”tutup Dirut.

Diketahui Pelatihan ini berlangsung 11 hingga 13 Mei 2026 dan dilanjutkan 18 hingga 19 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. (sisco)

 




Buka Kegiatan Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Unsrit Tomohon, Begini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN–Kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, di buka secara langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA.,MARS.,MKes, Rabu (06/05/2026) dilantai 4 gedung CVBC RSUP Kandou.

Dirut dalam sambutannya menyampaikan bahwa rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, efisien, serta bebas dari diskriminasi. Selain itu, kata Dirut RSUP Kandou Manado tetap mengedepankan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan.

Aspek keselamatan di rumah sakit kata Dirut, menjadi hal yang sangat penting meliputi keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, bahkan keselamatan bangunan dan peralatan yang juga berdampak terhadap lingkungan.

“Perkembangan rumah sakit saat ini sangat pesat, sehingga setiap institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal, aman, efektif, dan efisien,” kata Prof Starry.

Lebih jauh, Dirut mengatakan pentingnya pencegahan dan perencanaan dalam menciptakan fasilitas pelayanan yang mampu menjamin keselamatan pasien yang menjadi landasan utama dalam setiap tindakan pelayanan.

Dirut berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sebelum terjun ke lapangan, materi penting yang akan didapati yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan pelayanan kesehatan prima.

“Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien,”ujar Dirut.

Turut hadir Manajer tim kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE., MSi., Asisten Manajer Pelatihan, Ns Jimmy Kamagi, S. Kep dan Dekan Unsrit Tomohon. (sisco)




Buka Orientasi Diklat Mahasiswa Profesi Ners UNPI Manado, Dirut Prof Starry Rampengan Tekankan Pelayanan Humanis

Manado,GN – Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan bagi Mahasiswa Profesi Ners Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado yang dilaksanakan di RSUP Kandou, Senin (10/03/2026) dibuka langsung Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS.

Turut hadir mendampingi Direktur Utama saat membuka kegiatan orientasi yakni Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan dr Yune Laukati, MARS dan Manajer Diklat Frets Melope,SE,M.Si serta Ketua Prodi Keperawatan UNPI Manado Ns Ester Lontoh, M.Kes.

Materi yang di sajikan dalam kegiatan orientasi tersebut di antaranya Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dirut Prof Starry Rampengan dalam.sambutannya menyampaikan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap standar pelayanan dan keselamatan di rumah sakit sebagai bekal dalam menjalankan praktik profesi di lingkungan pelayanan kesehatan.

Mahasiswa yang menjalani praktik di RSUP Kandou Manado harus memahami prinsip keselamatan pasien serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kualitas.

Hal yang penting Dirut tekankan pelayanan yang humanis kepada pasien di rumah sakit. Dalam melayani pasien, tenaga kesehatan harus mengedepankan sikap penuh kasih dengan menerapkan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun.

“Pasien harus dilayani dengan kasih. Senyum, sapa, salam, sopan dan santun sangat penting dalam pelayanan. Kesembuhan pasien tidak hanya ditentukan oleh obat-obatan atau tindakan medis semata, tetapi juga oleh pelayanan yang humanis dan perhatian dari tenaga kesehatan,”kata Dirut.

Selain itu kata Dirut, sikap empati, kepedulian, serta komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga merupakan bagian penting dalam proses pemulihan dan penyembuhan kesehatan pasien.

Dirut berharap agar menghindari dan mencegah perundungan (bullying) di lingkungan rumah sakit. Hal itu disampaikan karena RSUP Kandou Manado tidak mentolerir segala bentuk perundungan di rumah sakit.

“Rumah sakit ini harus menjadi tempat belajar dan bekerja yang aman, nyaman, serta saling menghargai. RS Kandou tidak mentolerir terjadinya perundungan dalam bentuk apa pun,”ucapnya.

“Melalui kegiatan orientasi ini diharapkan para mahasiswa profesi Ners dapat memahami sistem pelayanan rumah sakit secara menyeluruh, sekaligus mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas,” tandas orang nomor satu di RSUP Kandou Manado ini. (sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Dorong Peserta PPDS Wajib Memahami Sistem Budaya Kerja dan aturan di RSUP kandou

Manado,GN– RSUP Kandou Manado kerjasama Fakultas Kedokteran Unsrat, Selasa (03/03/2026) menggelar kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan BHD, PMKP,PPI, K3RS, dan Pelayanan Prima bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis – 1 (PPDS-1).

Sebagai pemateri Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry  Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS. Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang menjalankan kebijakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta didik sesuai regulasi yang berlaku.

Kata Dirut, Kebijakan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta aturan turunannya.

“Sebagai rumah sakit pendidikan, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, tetapi juga memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, etika, dan profesionalisme,” kata Dirut.

Dia menjelaskan seluruh peserta didik PPDS, wajib memahami sistem, budaya kerja, serta aturan yang berlaku di RSUP Kandou. Karena ini penting untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Lanjut Dirut menuturkan pentingnya integritas, disiplin, serta komunikasi yang baik antarprofesi dalam mendukung pelayanan dan pendidikan klinis. Sinergi antara peserta didik dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan di rumah sakit rujukan tersebut.

Orientasi ini merupakan tahapan awal bagi PPDS baru sebelum menjalani proses pendidikan klinis di berbagai instalasi dan departemen di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Diharapkan dalam orientasi ini para peserta didik dapat beradaptasi secara cepat serta menjalankan peran secara profesional dan penuh tanggungjawab. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan, Dirut Prof Starry Rampengan Berikan Motivasi Bagi Peserta

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (27/01/2026) melaksanakan kegiatan orientasi pendidikan dan pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar), PMKP (Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien), PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi), K3RS (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit), serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter dan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unsrat.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi, di buka secara langsung Direktur Utama RSUP Prof. Dr. dr. Stary H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, Manager Diklat Frets Melope SE MSI, Wakil Dekan Kedokteran Unsrat.

Dirut Prof Starry dalam sambutan nya menyambut baik peserta bahkan memberikan apresiasi kepada Unsrat Manado. Dirut juga menekankan pelatihan ini sebagai kesempatan emas untuk mengasah keterampilan sebelum terjun ke lapangan.

“Ini kesempatan besar untuk menyelesaikan ilmu yang kalian dapatkan agar punya skill sebelum turun lapangan. Jika kamu tidak mengikuti dengan baik, yang rugi diri anda sendiri karena yang menjalani anda sendiri,” ujarnya.

Esensi setiap modul pelatihan. BHD disebut kemampuan dasar wajib bagi tenaga medis untuk keselamatan pasien. PMKP adalah “roh” rumah sakit yang harus ditingkatkan demi mutu layanan. PPI menjadi benteng pertama cegah infeksi, sementara K3RS memastikan lingkungan aman tanpa risiko. Terakhir, pelatihan Pelayanan Prima menjadikan sikap peserta sebagai wajah rumah sakit.

Lebih jauh Dirut menjelaskan pasien sakit membutuhkan kasih sayang, berikan empati dalam batas normatif. Dimana pun kalian berada, lakukan pelayanan prima dengan profesionalisme.

Dirut menjelaskan pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi masa depan. Jadikan RSUP Kandou sebagai contoh berlandaskan mutu dan pelayanan prima.(sisco)




Wakili Dirut RSUP Kandou Manado, Manager Diklat Buka Kegiatan Orientasi Mahasiswa D3 Keperawatan Poltekes Manado

Manado,GN- Bertempat di ruang aula lantai tiga kantor administrasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Jumat (15/08/2025) Puluhan mahasiswa D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado mengikuti kegiatan pelaksanaan orientasi dan pendidikan serta pelatihan.

Kegiatan orientasi dan Diklat dibuka oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, diwakili Manajer Diklat, dr Judy Flora Sengkey, MKes.

Dalam sambutannya, dr Judy menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou Manado sebagai rumah belajar sekaligus rumah praktek.

“Jadi orientasi ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan kerja rumah sakit, pendidikan utama, dan bagaimana memahami standar operasional yang berlaku dirumah sakit, aturan – aturan atau kebijakan, budaya keselamatan pasien dan tentunya bagaimana membangun sikap profesionalitas sesuai dengan nilai – nilai yang dianut di dalam rumah sakit Kandou ini,” kata dr Judy.

Manager Diklat menegaskan bahwa rumah sakit Kandou berkomitmen melaksanakan pendidikan yang bebas dari perundungan.

“Pada kesempatan ini saya menegaskan bahwa rumah sakit ini berkomitmen untuk melaksanakan pendidikan sebagai suatu proses pendidikan yang bebas dari perundungan atau bullying, sehingga saya katakan tidak ada tempat bagi intimidasi, pelecehan atau diskriminasi di bidang pembelajaran. Dan kami memastikan bahwa kita semua menciptakan suasana belajar yang aman dan inklusif saling menghargai sehingga semua peserta dapat berkembang secara optimal,” ujar dr Judy.

“demikian juga para pembimbing serta tenaga pendidik diharapkan dapat menjadi teladan dan membimbing dengan empati dan memberikan umpan balik yang membangun,” sambungnya.

Pada akhir sambutannya, dr Judy mengucapkan selamat kepada peserta untuk dapat mengikuti orientasi dengan baik.

” Akhir kata saya mengucapkan selamat mengikuti orientasi dan memulai masa praktek kerja lapangan di rumah sakit Kandou dan jadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran, setiap pasien sebagai sumber ilmu dan setiap tantangan sebagai peluang untuk menjadi perawat profesional, yang unggul, berintegritas dan berhati melayani,” tandasnya.

Untuk diketahui, peserta mengikuti orientasi dan Diklat ini kurang lebih lima bulan ke depan. (sisco)




Selama Tiga Bulan,107 CPNS Kemenkes Lingkup RSUP Kandou Manado Ikut Orientasi

Manado,GN- Plt Direktur SDM,Penelitian dan Pendidikan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes mengatakan sebanyak 107 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akan mengikuti kegiatan orientasi.

Mereka akan mengikuti orientasi di lingkup RSUP Kandou selama tiga bulan ke depan. Orientasi ini akan di mulai Senin 2 Juni 2025.

” Sesuai arahan Kemenkes secara resmi 2 Juni, semua mulai masuk orientasi tentang SPO dan pelatihan – pelatihan dasar yang harus di ikuti bagi seorang pegawai yang masuk di rumah sakit,” kata Luneto kepada media gemparnews.com, Senin (26/5/2025).

Lanjut Luneto menjelaskan, selain dokter spesialis, mereka akan melakukan ikut orientasi ke semua bagian – bagian satu per satu selama satu minggu sampai dua minggu.

” Sesudah itu mereka akan melakukan kredensial sehubungan dengan tugas pokok sebagai profesi untuk mendapatkan rincian kewenangan clinis. Jadi kurang lebih tiga bulan mereka akan melakukan orientasi,” jelas Luneto.

Luneto menegaskan usai mengikuti orientasi, akan dilakukan penempatan kepada semua CPNS sesuai levelnya.

“Sesudah orientasi akan dilakukan penempatan di lingkup RSUP Kandou sesuai dengan level kopetensi,” tandasnya. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Ingatkan Peserta Hindari Praktik Bullying

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi dokter dan perawat.
Kegiatan di laksanakan Senin (10/3/2025) di Aula Lantai Dua Kantor Pusat Administrasi RSUP Kandou Manado dengan para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Satu (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, serta perawat dari berbagai rumah sakit yang mengikuti pelatihan dialisis untuk rumah sakit dan klinik khusus dialisis.

Mewakili Direktur Utama, acara di buka oleh Plt Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Kandou Manado Ns. Suwandi I. Luneto, S.Kep, M.Kes. Dalam sambutannya,menekankan bahwa orientasi awal ini merupakan syarat wajib bagi siapa saja yang akan bergabung di RSUP Kandou.

“Selamat datang kepada seluruh peserta. Para perawat akan menjalani pelatihan di RSUP Kandou selama tiga bulan, sedangkan peserta PPDS-1 akan menempuh pendidikan selama empat hingga lima tahun,” kata Luneto.

selama waktu yang cukup panjang, Luneto mengingatkan seluruh peserta untuk menghindari praktik perundungan dan bullying. Mereka akan berinteraksi, berbagi pengalaman, dan saling membantu agar pelayanan berjalan dengan baik, pendidikan berlangsung sesuai aturan.

Selain itu, Luneto mengatakan pentingnya menciptakan lingkungan kerja dan pendidikan yang bebas dari perundungan. Ia menekankan bahwa semua pihak harus memahami konsep perundungan serta dampak negatifnya, terutama dalam lingkungan rumah sakit yang melibatkan tenaga kesehatan, pasien, dan peserta pendidikan dari berbagai daerah.

“Saya berharap seluruh peserta dapat melaksanakan pendidikan dengan menjunjung tinggi norma, etika, dan aturan yang berlaku. Hormatilah para guru dan senior sewajarnya,” ujarnya.

“Dengan bertambahnya tenaga medis yang kompeten, kami berharap pelayanan di RSUP Kandou akan semakin baik ke depannya,” tandasnya.

Untuk di ketahui pelatihan ini mencakup berbagai aspek, antara lain Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta pelayanan prima. (sisco)




Bupati dan Wabup Siap Ikuti Orientasi Pasca Pelantikan, Sesudah Itu Kembali Ke Daerah

SANGIHE,GN- Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari menjalani program orientasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Orientasi bagi Bupati akan berlangsung mulai 21 hingga 28 Februari 2025, sementara Wakil Bupati diharapkan sudah berada di Magelang Rabu, 26 Februari dikarenakan harus bergabung Kamis 27 Februari 2025.

Sesudah mengikuti orientasi di Akmil Magelang kedua pimpinan di Bumi Tampungang Lawo ini akan kembali ke Daerah untuk melaksanakan agendanya.

Dalam koordinasi dengan Gubernur, guna efisiensi waktu dan mempermudah koordinasi, Wakil Bupati dari Kabupaten Kepulauan Sangihe disarankan untuk tetap berada di Jakarta atau Magelang. Hal ini mengingat jarak wilayah kepulauan yang cukup jauh sehingga kehadiran di lokasi yang lebih strategis akan memperlancar proses orientasi dan komunikasi.

Setelah menyelesaikan orientasi, Bupati dan Wakil Bupati dijadwalkan kembali ke Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 3 Maret 2025. Setibanya di pelabuhan, mereka akan disambut oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Pada pagi hari yang sama, DPRD akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda serah terima jabatan serta pidato perdana Bupati.

Sebagai bagian dari tradisi adat dan budaya maka pada hari yang sama di sore hari akan dilaksanakan acara Mendangeng Tembonang bagi Bupati dan Wakil Bupati.

Selama masa orientasi ini tugas pemerintahan sementara dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton Harry Wolf, SE, ME dengan koordinasi intens setiap hari dengan Bupati dan Wakil Bupati.

“Orientasi sangat penting bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk mempersiapkan pimpinan daerah menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya selama 5 tahun kedepan. Selesai dari orientasi ini Bupati dan Wakil Bupati sudah siap dengan agendanya yang akan diawali dengan Apel perdana bersama semua ASN dan THL di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan akan dilanjutkan dengan Rapat Perdana Kepala Perangkat Daerah dan Unit Kerja serta Camat-Camat.” Kata Sekretaris Daerah ketika ditemui baru-baru ini.(RB)




Pekan Depan Tiga Legislator DPRD Sulut Ikut Orientansi

Sulut,GN – Setelah dilantik awal januari lalu, tiga (3) anggota DPRD Sulawesi Utara(Sulut) yakni, Muliadi Paputungan, Hillary Tuwo dan Melisa Gerungan akan mengikuti orientasi di Jakarta.

Weliam Niklas Silangen, S.Sos,M.Si selaku Plt Sekretaris DPRD Sulut ( foto : Gemparnews.com)

Pelaksanaan kegiatan orientasi ini, selama lima (5) hari yakni mulai 29 Januari sampai 2 Februari 2025 di hotel Arya duta jalan tugu tani Kota Jakarta.

Menurut Sekretaris DPRD Sulawesi Utara Weliam Niklas Silangen,S.Sos,MSi bahwa pentingnya kegiatan sosialisasi ini bagi semua anggota DPRD Sulut.

“Selama belum mengikuti kegiatan orientasi, maka tiga (3) anggota DPRD Sulawesi Utara belum bisa melakukan kunjungan dalam daerah maupun keluar daerah. Orientasi ini salah satu syarat dan ketentuan yang harus dilaksanakan,” kata Sekwan Silangen, kepada media ini Senin (20/1/2025) di kantor DPRD Sulut.

Sementara itu, Legislator Dapil Bolmong Raya Muliadi Paputungan menyambut baik kegiatan orientasi ini.

Muliadi Paputungan (foto : Gemparnews)

Dia menjelaskan orientasi ini sangat penting, karena setelah dilantik sebagai anggota DPRD, dirinya harus terlebih dahulu mengetahui tugas dan fungsi sebagai anggota dalam lembaga DPRD.

” Kami menunggu jadwal kegiatan orientasi dari sekretariat DPRD Sulut. Karena ini memang sangat penting. Apalagi kami dalam menjalankan tugas sebagai representasi masyarakat harus melakukan kunjungan di dalam daerah maupun luar daerah. Karena salah satu ketentuan untuk melakukan kunjungan, terlebih dahulu harus mengikuti orientasi. Untuk itu, kami berharap pihak sekretariat secepatnya memfasilitasi pelaksanaan orientasi ini,” pungkas paputungan. (sisco)