Dirut Prof Starry Inspeksi Kelayakan Kendaraan Dinas dan Operasional RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS melakukan inspeksi kendaraan Dinas maupun operasional di halaman kantor RSUP Kandou, Selasa, (5/8/2025).

Sebanyak 33 kendaraan dinas diperiksa kelayakannya. Pemeriksaan kendaraan dinas dipimpin langsung Direktur Utama dan didampingi Direktur  Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto Sp.B, TKV (K), Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian S.STP, MSi dan Direktur Perencanaan Keuangan Ekawanto SE (AK) MM serta para manager.

Dirut Prof Starry menegaskan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tersebut berfungsi dengan baik sehingga saat mengoperasikan kendaraan dinas maupun kendaraan ambulans tidak mengalami kendala.

Lebih jauh kata Dirut Prof Starry, apel kendaraan dinas tahun depan akan menghadirkan pihak dari bengkel untuk mengecek kelayakan mesin kendaraan.

“Tahun depan saya akan datangkan langsung orang dari bengkel untuk mengecek spare part kendaraan, apakah dilakukan pergantian, berfungsi atau tidak,” kata Prof Starry.

Dia berharap kepada semua pemakai kendaraan dinas untuk dapat digunakan sebaik mungkin dalam kegiatan operasional di RSUP Kandou.

Pantauan media ini, Dirut Prof Starry terlihat sumingrah dan senang bahkan puas dengan hasil pengecekan kelayakan kendaraan dinas dan operasional.

Untuk di ketahui usai pengecekan kendaraan, Dirut, Direksi serta manager melakukan penandatanganan serah terima kendaraan. (sisco)




Dirut Pimpin Apel Pengecekan Kendaraan Operasional RSUP Prof Kandou Manado

Manado, GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, mengecek secara fisik kendaraan oprasional RSUP Prof Dr RD Kandou,Jumat (10/07/2020),pagi tadi di halaman gedung utama rumah sakit.

FOTO: Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Mengecek Kendaraan Operasional

Dirut dalam penyampaiannya mengatakan aset RSUP Kandou Manado harus ditata rapih sehingga data kepemilikan menjadi jelas. “Kegiatan ini sangat strategies, karena ini adalah upaya kita dalam mendata semu aset dari rumah sakit sebagai milik negara.Dan banyak aset kita yg harus kita Tata rapih lagi sehingga data dari kepemilikan ini menjadi jelas, karena ini adalah wujud kita mengusung akuntabilitas Dan transparansi pertanggung jawaban terhadap negara” ucap Dirut.

Lanjut, dikatakannya sesuai laporan data kendaraan berjumlah 50 unit dan diluar 5 kendaraan yang belum terdata di SIMAK BMN. “Dari laporan data yang ada, aset kendaraan milik kita berjumlah Lima puluh (50) unit diluar dari Lima (5) kendaraan yang belum terdata di SIMAK BMN kita, saya kira itu adalah kendaraan baru yg menjadi hibah dari mitra kerja kita, saya berharap prosesnya di percepat agar masuk dalam SIMAK BMN sehingga betul-betul jelas apakah milik pemerintah atau rumah sakit” lanjut Panelewen.

Disamping itu, Dirut menghimbau pejabat-pejabat yang terkait dapat melakukan pendataan kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Kendaraan yg sudah tidak bisa di perbaiki atau yang sudah tua usianya agar dilakuan pemusnahan atau penghapusan agar jelas kendaraan yang bisa di gunakan di rumah sakit kandou itu jelas datanya kerena kondisi seperti ini akan mempersulit upaya kita dalam pengadaan kendaraan, misalnya kendaraan Ambulance.

“Ada beberapa kendaraan yang akan di rubah bentuknya seperti kendaraan travelo, dan oprasionalnya hanya di lingkungan rumah sakit untuk mengantar pasien. Contohnya pasien dari ruang pendaftaran keruang poliklinik Yang jauh Yang pastinya masih dalam lingkungan rumah sakit,” terangnya.

“Saya memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya dari bagian akuntansi dan BMN khususnya bagian Sub BMN dalam pelaksanaan kegiatan seperti ini,” Tutup Dirut.(Framu/sisco)