Didukung Pemuda Muhammadiyah Sulut, Olly: Pertahankan Terus Semangat Fastabiqul Khairat

Sulut,GN- Calon Gubernur (petahana) Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengajak seluruh masyarakat Bumi Nyiur Melambai mendukung seluruh proses tahapan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

“Dukungan dan kerjasama harmoni oleh semua pihak, termasuk kaum muda seperti Pemuda Muhammadiyah, sangat dibutuhkan dalam mewujudkan demokrasi bangsa yang baik, beradab, berkualitas, taat asas dan tata hukum,” ujar Olly saat menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan Bertema “Peran Pemuda di Ruang Publik Politik menuju Pilkada yang Bermartabat” yang dihelat Pemuda Muhammdiyah di Manado, Minggu (4/10/2020).

Olly menjelaskan, pemerintah telah berupaya menata sistem dan mekanisme politik yang benar-benar dapat mewujudkan suasana politik bangsa yang semakin beradab, humanis dan demokratis. Hal ini diikuti dengan penetapan berbagai aturan hukum yang mendukung perwujudan demokratisasi di Indonesia.

Kata Olly, membangun demokrasi bukanlah tugas yang mudah, tetapi jika kita tidak melakukan perubahan dan perbaikan ke arah demokrasi, maka kita tidak akan dapat mewujudkan harapan dan impian masyarakat bagi terciptanya kehidupan bangsa yang makin demokratis untuk menuju kesejahteraan bersama.

“Karena itu, momentum Pilkada selalu dijadikan sebagai ujian sekaligus tolak ukur bagi terciptanya keadaban demokrasi,” jelasnya.

Olly pun menyebut Pemuda Muhammadiyah berjasa dalam menopang kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara serta menebar banyak kebaikan di Bumi Nyiur Melambai. “Saya kira ini memang semangat yang ditunjukkan sesuai dengan slogan Pemuda Muhammadiyah: Fastabiqul Khairat atau berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Semoga ini bisa dipertahankan terus,” ujar Olly.

Bagi Olly, dukungan dari Pemuda Muhammadiyah bersama-sama dengan semua elemen masyarakat Sulawesi Utara menambah kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19 yang efeknya merembet ke segala bidang.”Dengan soliditas bersama ini, Sulut akan mampu menjalani situasi adaptasi baru ini dan akan lebih hebat lagi,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, yang turut hadir mengatakan bahwa Sulawesi Utara merupakan etalase bangsa Indonesia dalam keberagaman dan peradaban.”Sulut harus menjadi sinar bagi daerah lain akan kemajuan masyarakat, dan kesejahteraan rakyat Sulut,” jelas Sunanto, yang akrab disapa Cak Nanto.(sisco/*)




RD Dampingi Gubernur Sulut Resmikan Gedung Pastori Kembuan

Minahasa,GN- Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, SE mendampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey,dalam Ibadah Pengucapan Syukur di GMIM Betel Kembuan Minggu,30 Agustus 2020.

Sebelum ibadah, Gubernur Sulut Meresmikan Gedung Pastori 3 & 4, Taman Kanak-kanak dan penggunaan lonceng gereja GMIM Betel Kembuan. Ibadah tersebut dipimpin langsung Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah dan rangkaian
acara saat ini perlu dimaknai sebagai bukti nyata cinta kasih Tuhan bagi segenap komponen Jemaat GMIM Betel Kembuan serta momentum bagi kita untuk bersyukur dan berterima kasih atas tuntunan kasih Tuhan dalam penyelesaian gedung atau bangunan yang hari ini boleh ditahbiskan dan diresmikan.

Lanjutnya, saat ini pula merupakan kesempatan bagi kita untuk menyatukan persepsi dan menyamakan pemahaman terhadap penyesuaian pelaksanaan peribadatan di tengah kondisi pandemi covid-19, dalam acara yang melibatkan banyak orang sebaiknya dilakukan rapid test terlebih dahulu agar tidak menimbulkan Cluster baru penyebaran Covid-19. “Kiranya program kerja pelayanan GMIM Betel Kembuan semakin menyentuh kebutuhan pertumbuhan iman Jemaat dan sesuai kehendak Tuhan.”tukasnya.

Wakil Bupati Minahasa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta selaku pribadi dan keluarga mengucapkan selamat berpengucapan syukur kepada Jemaat GMIM Betel Kembuan dan selamat atas Pentahbisan dan Peresmian Gedung Baru Pastori 3 & 4, Taman Kanak-kanak serta penggunaan Lonceng Gereja. kiranya sukacita yang dirasakan jemaat akan semakin mendorong pertumbuhan dan kedewasaan iman, sekaligus kapasitas dan kualitas pelayanan yang dijalankan ditengah masyarakat.

Turut Hadir, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Sulut Asiano Gemmy Kawatu, SE, MSi, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut Glady Kawatu, SH, MSi, Karo Umum Pemprov Sulut Clay Dondokambey, SSTP, MAP, Sekretraris Daerah Kabupaten
Minahasa Frits Muntu, S.Sos, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Minahasa Ir. Janny Moniung, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Minahasa Dra. Ria Suwarno, MSi, Kasatpol PP Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan, SH, MAP, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Minahasa Maya Marina Kainde, SH, MAP, Camat Tondano Utara Ivone Wilar, Ketua Panitia Pembangunan Pastori & TK GMIM Betel Kembuan Drs Stevanus Vreeke Runtu, Ketua BPMJ GMIM Betel Kembuan Pdt Ronald Bolang,STh, Para Pendeta se-wilayah Tondano Raya, Pelsus dan jemaat.(*/CIPI)




Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Pimpin Rapat, DPRD Paripurnakan Enam Agenda

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara marathon menggelar Sejumlah agenda dalam rapat paripurna. Adapun rapat paripurna tersebut laksanakan jumat,(14/9/18) di Ruang paripurna DPRD Sulut Pukul 14.00 Wita hingga selesai.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulut

Ke enam agenda paripurna tersebut yakni
– Penutupan masa persidangan kedua tahun 2018.
– Penyampaian hasil laporan kinerja alat kelengkapan DPRD.
– Pembukaan masa sidang ketiga tahun 2018.
– Penyampaian laporan pelaksanaan reses II tahun 2018.
– Penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.
– Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, didampingi pimpinan DPRD Sulut Wenny Lumentut, Stevanus Vreeke Runtu dan Marthen Manoppo memimpin jalannya rapat paripurna. Hadir Gubernur Sulut Olly Dondokambey, anggota DPRD Sulut, Forkopimda,Sekretaris Provinsi bersama jajaran SKPD dan tamu udangan lainnya.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Memimpin Jalannya Rapat Paripurna

Andrei Angouw selaku ketua DPRD Sulut dalam penyampaian hasil reses kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey berharap agar kiranya hasil reses yang di serap seluruh anggota DPRD Sulut bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

“Hasil reses agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov Sulut, bisa dianggarkan pada APBD Perubahan 2018, APBD Induk 2019, juga pada APBD di Kabupaten/Kota, juga melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey bisa diperjuangkan pada APBN 2019,” ujar Angouw.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menanggapi setiap aspirasi hasil reses mengatakan, sebagai mitra kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengapresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut terkait dengan pembahasan bersama mitra kerja terkait dengan pembahasan APBD Perubahan Tahun 2018.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut Menyampaikan Sambutannya

Gubernur Sulut Olly Dondokambey lebih lanjut menyampaikan Pemerintah Provinsi akan segera menindaklanjuti masukan dari wakil rakyat yang didapatkan saat reses. ” Semua aspirasi terkait keluhan dimasyarakat seperti masalah pendidikan, kesehatan, infrasruktur, jalan jembatan termasuk kemacetan, air bersih dan difungsikan terminal akan menjadi tanggung jawab dari Pemprov Sulut,” kata Gubernur.
Unsur Forkopimda,Anggota DPRD Sulut,Jajaran SKPD Dan Tamu Undangan Lainnya Hadir Dalam Rapat Paripurna DPRD

Sementara anggaran 2019 Gubernur mengatakan akan ada sejumlah program kerja termasuk penambahan tenaga pendidik melalui usulan ke kementerian terkait dengan penerimaan ASN Tahun 2018. ” ini semua akan menjadi program prioritas termasuk keluhan-keluhan yang lain dimasyarakat,” tutup Gubernur Olly Dondokambey menyudahi sambutannya. (Advertorial)




DPRD Sulut Gelar Sidang Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2018

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemerintah Provinsi Sulut telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Menyampaikan Sambutannya Dalam Sidang Paripurna DPRD Dalam Rangka Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2018

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi wakil ketua masing-masing Stevanus Vreeke Runtu, Wenny Lumentut, Marthen Manoppo serta seluruh anggota DPRD melakukan kesepakatan dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang KUA-PPAS Tahun 2018 dan juga Pemerintah Provinsi langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE dan bersama pimpinan DPRD Sulut Rabu,(1/11/17) siang.

Usai Penandatanganan KUA-PPAS Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Menyerahkan Kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengapresiasi kesediaan pimpinan DPRD untuk menandatangani KUA-PPAS sebagai tahapan penting dalam kelanjutan pembangunan Sulawesi Utara pada tahun 2018.

“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat
paripurna ini, sekaligus atas kesediaannya untuk bersama-sama menandatangani KUA-PPAS APBD Sulut Tahun 2018,” ujar Gubernur.

SKPD Hadir Dalam Sidang Paripurna DPRD Sulut

Gubernur menjelaskan adanya tiga bagian penting dalam KUA-PPAS Sulut Tahun 2018.

“Substansinya mencakup tiga bagian penting, yakni kebijakan pendapatan, kebijakan belanja dan kebijakan pembiayaan daerah,” jelasnya.

Anggota DPRD Sulut Menyaksikan Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2018

Lanjut Gubernur mengatakan ketiga bagian penting ini termasuk dalam kerangka dasar visi pembangunan daerah yakni, Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik, serta Berkepribadian Dalam Budaya.

“Namun tetap memperhatikan isu-isu strategis pembangunan daerah, seperti pengembangan pariwisata dan Iklim investasi yang kondusif; kemiskinan dan pengangguran; kualitas SDM yang berdaya saing (melalui pendidikan dan kesehatan); pengembangan kawasan pertumbuhan baru dan KEK; dan Ketahanan Pangan,” tukasnya.

Sekprov Sulut, Rektor USRAT Dan Undangan Lainnya Turut Hadir Dan Menyaksikan Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2018

Selain itu, Olly meminta seluruh Perangkat Daerah di Pemprov Sulut agar memprioritaskan pembahasan dengan mitra kerja/Komisi DPRD pada pembahasan selanjutnya.

“Sehingga sasaran dan prioritas pembangunan daerah di tahun 2018 dapat kita selesaikan bersama secara baik dan tuntas, demi mewujudkan kesejahteraan umum bagi masyarakat di daerah bumi
Nyiur Melambai yang kita cintai bersama,” kata Gubernur.

Unsur FORKOPIMDA Hadir Dalam Rapat Parpurna DPRD Sulut

Diketahui, tema RKPD tahun 2018 adalah “Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia yang Berkepribadian melalui Percepatan Pembangunan Ekonomi dan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Menuju Sulawesi Utara yang Berdaya Saing”

Adapun 10 prioritas pembangunan Sulawesi Utara pada tahun 2018 yaitu :
1. Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran;
2. Pembangunan Pendidikan;
3. Pembangunan Kesehatan;
4. Revolusi Mental dan Reformasi Birokrasi;
5. Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah;
6. Kedaulatan Pangan (Pertanian, Perkebunan,
Perikanan dan Kelautan);
7. Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat;
8. Peningkatan Daya Saing Investasi;
9. Pembangunan Pariwisata; dan
10. Pengelolaan Bencana dan Mitigasi Iklim

Undangan Yang Hadir Dalam Sidang Paripurna DPRD Sulut

Rapat paripurna itu turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen,SE,MSi dan perwakilan Forkopimda serta sejumlah pejabat lainnya.(Adv)




HUT Provinsi Sulut, DPRD Gelar Paripurna Istimewa

Sulut,GN- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke- 53 tahun, maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut menggelar sidang paripurna istimewa Sabtu,(23/9/17).

Ketua DPRD Sulut Andrei Anguouw,Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut saat acara peresmian gedung DPRD Sulut

Sebelumnya dilaksanakan acara peresmian dan penandatanganan prasasti gedung baru DPRD Sulut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey,Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw,Wakil Ketua Stevanus Vreeke Runtu,Marthen Manopo dan Wenny Lumentut disaksikan oleh wakil Gubenur Steven Kandouw dan undangan yang hadir.
Wakil Ketua DPRD Sulut Stevanus Vreeke Runtu,Wenny Lumentut dan Marthen Manopo saat acara Peresmian gedung DPRD Sulut

Setelah peresmian dan penanadatanganan Prasasti dilanjutkan dengan sidang istimewa DPRD Sulut.
Ada hal yang menarik dalam sidang Istimewa ini dimana semua anggota DPRD Sulut diwajibkan memakai pakaian adat daerah Sulawesi Utara.
Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Memimpin Jalannya Sidang Istimewa DPRD Sulut Dalam Rangka HUT Provinsi Sulut

Terlihat Juga Beberapa Tarian Daerah Sulut Memeriahkan Acara HUT Provinsi Sulut Dalam Rangkaian Acara Sidang Istimewa DPRD Sulut

Bukan hanya anggota DPRD Sulut saja yang memakai pakaian Adat namun Gubernur dan Wakil Gubernur,Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota,Eselon Dua dan Eselon Tiga dan pejabat lainnya juga memakai pakaian adat daerah.
Anggota DPRD Sulut Juga Hadir Dengan Memakai Pakaian Adat Daerah Sulut

Undangan Yang Hadir Saat Acara Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sulut

Tampak hadir dalam sidang Istimewa DPRD Sulut Anggota DPR RI,Walikota,Bupati,Unsur Forkopimda,Dubes,Sekprov Sulut dan undangan lainnya. Acara peresmian dan Sidang Istimewa DPRD Sulut dalam rangka HUT Provinsi Sulut berlangsung sukses.(Adv)




Ketua DPRD Sulut Pimpin Sidang Paripurna LKPJ 2016, Target PAD Berhasil Dicapai

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memimpin jalannya sidang Paripurna dalam rangka mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban(LKPJ) Gubernur tahun 2016 lalu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan LKPJ Tahun 2016

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan bahwa Optimalisasi pengelolaan pendapatan Sulawesi Utara tahun 2016 dinilai berhasil. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besarnya hampir satu triliun rupiah pun dapat dilampaui.
“Kita telah berhasil mencapai target sasaran PAD. Nilai capaian realisasi sebesar Rp. 981.071.815.882 atau mencapai 100,18 persen dari target yang ditetapkan yakni Rp. 979.353.945.492,” kata Dondokambey Selasa(4/4/17)diruang sidang paripurna.

Jajaran OPD eselon 2 dan 3 Pemprov Sulut

Selain itu, gubernur menjelaskan bahwa Sulut juga memperoleh dana perimbangan sebesar Rp. 1.923.527.808.000 dan pendapatan daerah lainnya sebesar Rp. 7.985.274.000 yang ditotalkan semuanya sebesar Rp 2.910.867.027.492.
Misalnya di bidang kesehatan. Dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 yang berlangsung tanggal 8 hingga 15 Maret itu untuk sasaran anak usia 0-59 bulan tingkat pencapaian keberhasilan Sulut di atas target nasional yang berada pada angka 85 persen.

“Kita menuai sukses dalam penyelenggaraan PIN. Tingkat capaian Sulut sebesar 91 persen atau melampaui target nasional,”jelasnya.

Dalam materi LKPJ,meliputi lima hal pokok yaitu kebijakan umum pemerintahan daerah, kebijakan umum anggaran, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan yang diatur dalam pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007.

Usai mendengarkan LKPJ gubernur, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengumumkan susunan Panitia khusus untuk membahas LKPJ Gubernur bersama SKPD yang terkait.

“Para personel pansus akan membahas laporan pertanggungjawaban gubernur dalam waktu yang telah ditentukan,”tukas Angouw.

Hadir dalam sidang paripurna DPRD Sulut unsur Forkopimda, jajaran SKPD dan undangan Lainnya. (Sisco)