Pemkab Sangihe Peduli Terhadap Warga Tertimpa Musibah,Keluarga Tilaar – Petahiang Terima Bantuan BBR

SANGIHE,GN – Kamis (23/4/2026), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Wakil Bupati Tendris Bulahari, secara simbolis menyerahkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) kepada Keluarga Tilaar-Petahiang di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna.


Keluarga Tilaar-Petahiang mendapat musibah kebakaran yang kehilangan tempat tinggal mereka beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana bagi warga terdampak.

Wandu Labesi, Kepala BPBD Kabupaten Sangihe menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan berupa material konstruksi siap pakai untuk pembangunan kembali hunian keluarga tersebut.

“Bantuan BBR yang diserahkan meliputi balok kayu ukuran 5×10 dan 5×7, tripleks, semen, hingga material pendukung seperti paku. Total nilai bantuan yang dialokasikan mencapai Rp14.900.000,” jelas Wandu kepada awak media.

Lanjutnya bahwa kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan juga dukungan moral dan bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud keprihatinan dan empati pemerintah daerah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pergumulan keluarga Tilaar-Petahiang, sehingga mereka memiliki motivasi untuk bangkit dan segera membangun kembali tempat tinggal yang layak,” pungkasnya.(RB)




Kunjungi Pasien Korban Banjir Bandang di IGD, Dirut Prof Starry Rampengan Instruksikan Nakes Berikan Perhatian Khusus dan Pelayanan Humanis

Manado,GN — Bentuk perhatian dan kepedulian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah semakin nyata dalam misi kemanusiaan atas musibah yang telah terjadi.

Rasa empati itu, dilakukan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, mengunjungi langsung empat pasien korban bencana banjir yang dirujuk dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (06/01/2026).‎

‎ke empat pasien rujukan musibah banjir bandang di pulau Siau langsung mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado. Direktur Utama memastikan para pasien mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan cepat.

Dirut prof Starry menegaskan pelayanan maksimal dan prioritas untuk seluruh korban bencana tanpa hambatan, meskipun dokumen administrasi para pasien hilang terbawa banjir bandang.

‎“Fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan pasien, yang terpenting saat ini mereka mendapatkan penanganan medis terbaik,” kata Dirut.

Dirut pun memberikan instruksi kepada jajaran Tenaga kesehatan (Nakes) di IGD agar memberikan perhatian khusus serta pelayanan humanis kepada para korban bencana. Ini sebagai bentuk kehadiran negara melalui rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara.

‎Komitmen memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkeadilan, di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana sejalan dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan regional untuk Kandou yang lebih baik. (sisco/*)