Ketua DPRD Sulut Buka Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2025

Sulut, GN – Bertempat diruangan paripurna, Senin (13/04/2026) Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus A Silangen,SpB,KBD membuka rapat pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur tahun 2025.

Suasana Pembukaan Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2025 (foto : Gemparnews)

Saat membuka rapat pembahasan pansus LKPJ Gubernur tahun 2025, Ketua DPRD Sulut di dampingi Ketua Pansus Raski Mokodompit,SH,Wakil Ketua Louis Chramm dan Sekretaris Capt Ramli Kandoli,M.Mar beserta anggota pansus. Sementara dari eksekutif Sekretaris Provinsi Sulut di wakili Asisten III Dr Fransiscus Manumpil bersama jajaran SKPD Sulut.

Ketua DPRD Sulut Bersama Pimpinan dan Anggota Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2025, Saat Pembukaan Rapat Pembahasan (foto : Gemparnews)

Ketua DPRD Sulut mengatakan bahwa pembahasan LKPJ Gubernur 2025 selanjutnya akan di serahkan kepada ketua pansus untuk melanjutkan rapat pembahasan. ” Untuk itu, rapat pembahasan LKPJ Gubernur 2025, kami serahkan kepada ketua pansus untuk melanjutkan rapat pembahasan bersama jajaran SKPD Sulut,” ujar Silangen sambil mempersilahkan ketua pansus untuk memimpin rapat pembahasan.

Pimpinan dan Anggota Pansus LKPJ Gubernur 2025 (foto : Gemparnews)

Usai diserahkan mandat oleh ketua DPRD Sulut, rapat pembahasan LKPJ Gubernur 2025 langsung di ambil alih oleh Ketua Pansus Raski Mokodompit. Raski mengatakan, dalam rapat pembahasan LKPJ gubernur ini, jadwal pembahasan akan di sesuaikan dengan masing – masing mitra kerja komisi di DPRD Sulut.

Mewakili Sekprov Provinsi Sulut Asisten III Dr Fransiscus Manumpil Hadir Dalam Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025 (foto : Gemparnews)

” Untuk rapat pembahasan hari ini, ada dua mitra kerja komisi yaitu komisi I dan Komisi II. Kemudian besok hari rapat pembahasan dengan mitra kerja komisi III dan Selanjutnya rapat pembahasan dengan mitra kerja komisi IV DPRD Sulut. Tentunya ini untuk mempersingkat waktu, agar rapat pembahasan LKPJ Gubernur 2025 tidak memakan waktu yang lama,” kata Raski.

Usai Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025, foto bersama Dengan SKPD Provinsi Sulut (foto: Gemparnews)

Raski pun meminta persetujuan seluruh anggota pansus agar usulan tersebut dapat disetujui oleh semua anggota pansus LKPJ Gubernur 2025. Sementara, anggota Pansus Vonny Paat juga menyampaikan usulannya agar eksekutif harus mempersiapkan data untuk di paparkan secara singkat guna mempererat waktu rapat pembahasan.

Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025, di Hadiri SKPD Provinsi Sulut (foto: Gemparnews)

“Mengingat rapat pembahasan ini sudah jam 12 siang, sebaiknya jajaran SKPD menyampaikan laporannya secara singkat dan yang pokok intinya program yang terealisasi dan program yang belum terealisasi, agar supaya dapat menghemat waktu pembahasan kita,” kata Paat.

Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025 di Ruangan Paripurna DPRD Sulut (foto: Gemparnews)

Selanjutnya, Ketua Pansus memberikan kesempatan kepada Asisten III Setdaprov Sulut untuk menyampaikan pengantar sekaligus memberikan kesempatan kepada kepala SKPD Sulut secara berurutan, untuk menyampaikan laporan anggaran tahun 2025.

Setelah asisten III menyampaikan laporan pengantar, langsung memberikan waktu dan kesempatan kepada Kepala Bappeda Sulut menyampaikan laporan anggaran tahun 2025, kemudian di lanjutkan oleh Kepala Dinas Kominfo Sulut, Kepala Badan Inspektorat Sulut, Kepala BKD Sulut, Kepala Biro Orpeg Sulut, Kepala Badan Kesbangpol Sulut dan beberapa SKPD yang hadir dalam rapat pembahasan tersebut.

Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025, Rabu (15/4/2026) di Bank SulutGo (foto: Gemparnews)

Sesuai jadwal yang ada, rapat pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2025 hari ini diperkirakan akan berakhir pada pukul 18.00 wita, dan selanjutnya pembahasan akan di lanjutkan pada besok hari dengan mitra kerja komisi III dan komisi IV DPRD Sulut.

Kemudian Pada Rabu 15 April 2026, Pansus LKPJ Gubernur 2025 melakukan kunjungan lapangan melakukan pertemuan dengan Bank SulutGo sebagai mitra komisi II DPRD Sulut dan dilanjutkan mengunjungi PT MSM yang berada di Minahasa Utara. Selanjutnya pada Kamis 16 April 2025 Pansus LKPJ Gubernur 2025 melakukan kunjungan lapangan ke PT JRBM  berlokasi di Bolaangmongondow.

Lanjutan Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Gubernur 2025, (Senin 20/4/2026) di Lantai III Ruang Serba Guna DPRD Sulut (foto: Gemparnews)

Rapat pembahasan LKPJ Gubernur 2025 dilanjutkan Senin 20 April 2025 di ruangan serba guna lantai III DPRD Sulut bersama dinas PU Provinsi Sulut, Dinas LHD Sulut dan Sekretariat DPRD Sulut. Rapat pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2025 berlangsung tertib, sehingga semua pertanyaan, masukan dan usulan dari anggota pansus di jawab oleh SKPD, dan ada beberapa poin di sampaikan secara tertulis kepada pansus LKPJ Gubernur tahun 2025. (Advetorial)




Pansus Pembahas LKPJ Gubernur Tahun 2025, Sowan Kantor Pusat BSG

Sulut,GN – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara tahun anggaran 2025 bergerak cepat melakukan fungsi pengawasan,Rabu (15/4/2026).

 

Saat melakukan kunjungan lapangan (on the spot) rombongan pansus mengunjungi PT Bank SulutGo (BSG) dan perusahaan pertambangan PT Meares Soputan Mining (MSM).

​Kunjungan ini merupakan langkah krusial untuk memverifikasi kesesuaian antara laporan tertulis yang disampaikan pemerintah provinsi dengan realitas kinerja di lapangan.

​Gedung kantor pusat baru Bank SulutGo menjadi titik pertama dikunjung. Dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Raski Mokodompit, agenda ini menjadi kunjungan kerja perdana DPRD Sulut.

​Raski mengatakan keterbukaan data keuangan BUMD adalah kunci dalam penilaian LKPJ. Fokus utama Pansus adalah memastikan kontribusi bank daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap optimal.

“Kami turun lapangan untuk memvalidasi data. Pansus ingin memastikan performa manajemen BSG sepanjang 2025 tetap berada di jalur yang benar, terutama mengenai deviden dan efektivitas pengelolaan manajemen baru dalam mencapai target,” ujar Raski Mokodompit.

​Kehadiran Pansus disambut oleh jajaran pimpinan tertinggi BSG, termasuk Komisaris Utama GS Vicky Lumentut dan Direktur Utama Revino Pepah. Manajemen BSG dalam pertemuan itu, memaparkan secara rinci mengenai pertumbuhan aset, penyaluran kredit ekonomi kerakyatan, hingga realisasi deviden yang menjadi motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (sisco)




Raski Mokodompit Bacakan Pemandangan Fraksi Partai Golkar di Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Juru Bicara Fraksi Partai Golkar Raski Mokodompit membacakan hasil pemandangan fraksi terkait tiga (3) buah Ranperda yang disampaikan dan penjelasan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE pada Rapat paripurna DPRD Sulut, Senin (24/11/2025) tadi.

Anggota DPRD Sulut Raski Mokodompit (foto: Gemparnews)

Dalam pandangannya, fraksi Partai Golkar setuju Ranperda ini dibahas pada tingkat selanjutnya. Namun fraksi Golkar juga memberikan beberapa pokok pikiran melalui pemandangan fraksi.

“Fraksi Golkar dengan menurunnya APBD tahun 2026 seperti yang sudah dikemukakan maka penghematan merupakan sebuah solusi namun juga tetap memperhatikan kebutuhan dan kepentingan rakyat Sulawesi Utara,” kata Raski.

Fraksi partai Golkar lanjut Raski mengatakan menyakini bahwa pak Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengatasinya dengan jaringan Pemerintah pusat. (sisco)

 




Masyarakat Petani Temui DPRD Sulut dan Kaban Kesbangpol

Sulut,GN- Bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September. Sejumlah petani yang mengatasnamakan Konsorsium Pembaharuan Agraria melakukan aksi demo di DPRD Sulut, Rabu (24/09/2025).

Puluhan petani yang sebelumnya melakukan orasi di depan kantor DPRD Sulawesi Utara. Namun setelah berdiskusi, para perwakilan petani masuk dan melakukan dialog dengan anggota DPRD di ruang rapat Komisi I.

Simon Aling yang koordinator petani mengungkap sejumlah polemik yang dialami petani. Kebanyakan merupakan konflik agraria. Baik konflik dengan aparat maupun dengan pihak mafia tanah.

“Kami mau menyampaikan konflik yang terjadi di Desa Kalasey II yang diambil alih Brimob, Desa Sea yang diambil Unsrat, konflik HGU di Boltim, di Mitra dan di Amurang, Minsel. Semua kasus ini sudah lama namun hingga saat ini belum ada kejelasan,” katanya.

Jolie Sualang mengatakan, para petani merupakan masyarakat kecil yang membutuhkan kedamaian dan perlindungan.

Makanya kami sampaikan keluhan ini di DPRD. Jika bukan di DPRD, di mana lagi kami mengeluh,” ujarnya.

Ia meminta anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat untuk Menindaklanjuti apa yang jadi aspirasi petani.
Usai mendengarkan keluhan petani, anggota DPRD berjanji akan menindaklanjuti semua aspirasi yang sudah disampaikan.

“Intinya semua sudah kami terima dan kamo segera berkoordinasi dengan pimpinan untuk menindaklanjuti keluhan petani,” kata personil Komisi I Raski Mokodompit.

Usai berdialog dengan DPRD Sulut, selanjutnya masyarakat petani berdialog dengan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Kesbangpol Sulut yang di hadiri langsung Kepala Badan Johnny Suak ,SE.MSi.

Kaban Johnny menegaskan apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat petani akan diteruskan ke Pemerintah Provinsi dalam hal ini bapak Gubernur.

” Ini akan saya sampaikan kepada pemerintah provinsi apa yang menjadi aspirasi dari bapak dan ibu sekalian,” tandasnya disambut tepuk tangan dari semua masyarakat petani yang hadir.
(sisco)




Banggar DPRD Bersama TAPD Rampungkan Pembahasan Perubahan APBD Sulut 2024

Sulut,GN- Bertempat di ruang sidang paripurna Rabu (7/8/2024), Banggar DPRD bersama TAPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat pembahasan KUA Dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2024.

Rapat tersebut di pimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil Ketua Viktor Mailangkay, Raski Mokodompit, Billy Lombok dan anggota Banggar lainnya.

Sementara Pemerintah Provinsi Sulut di hadiri langsung ketua TAPD Steve Kepel, Asisten I dan III bersama jajaran SKPD Provinsi Sulut.

Pantauan media Gemparnews.com pembahasan dimulai sekira pukul 17.00 Wita hingga berakhir pada pukul 20.30 Wita dengan mendapat persetujuan anggota Banggar DPRD.

Akan tetapi ada beberapa poin catatan pada beberapa SKPD nilai anggaran yang akan dilakukan penyesuaian pada besok hari, sebelum penandatanganan nota kesepakatan pada rapat paripurna.

“Jadi akan ada penyesuaian besok hari, dan pelaksanaan paripurna Kamis besok pada jam 14.00 Wita atau jam dua siang,” kata Silangen. (sisco)




Banggar DPRD Sulut dan Tim TAPD Setujui KUA PPAS APBD Tahun 2025

Sulut,GN- Secara marathon tim Banggar DPRD Sulut bersama TAPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pembahasan, akhirnya Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025 di sepakati bersama.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil Ketua Viktor Mailangkay,SH, Raski Mokodompit, Billy Lombok dan anggota Banggar lainnya.
Saat menutup rapat, Kamis (1/8/2024) Ketua DPRD Sulut mengatakan bahwa Peraturan DPRD nomor 1 tahun 2001 tentang tata tertib pasal 18 ayat 6 mengamanatkan bahwa kebijakan umum APBD dan prioritas platform sementara mendapat persetujuan bersama, ditanda tangani oleh Gubernur dan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.

“Maka perlu kami sampaikan bahwa rapat paripurna ini dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025 dan untuk pelaksanaannya akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata dr Andi sapaan akrab ketua DPRD Sulut.

Lanjut, Ketua DPRD Sulut menyampaikan terimakasih kepada Pimpinan dan anggota Banggar serta tim TAPD yang sudah hadir dalam rapat pembahasan.

“Hadirin yang terhormat, dengan demikian rapat pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas platform anggaran sementara APBD tahun 2025 telah selesai. Saya menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dewan, anggota Banggar DPRD provinsi Sulawesi Utara, tim TAPD sekretaris Provinsi, Asisten 1, Asisten 2, Asisten 3 bersama jajaran SKPD yang hadir,” Ujar dr Andi.

“Maka agenda pembahasan hari ini telah selesai dan saya akan nyatakan ditutup,” pungkasnya. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Bersama Bupati Bolmong Tinjau Kebun Kakao Di Desa Bakan

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), dr Fransiscus Andi Silangen dan Bupati Bolmong Limi Mokodompit, meninjau kebun kakao di Desa Bakan, Lolayan, Bolmong, Sabtu (18/3/2023) Kemarin.

Kunjungan tersebut temu tani “Mari Jo Bakobong” di desa lingkar tambang PT. J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).

Ketua DPRD Sulut, takjub atas program pemberdayaan petani kakao yang diintegrasikan dengan pemanfaatan pupuk organik.

Ketua DPRD Sulut juga, mengapresiasi PT.JRBM yang telah menunjukan komitmennya memberdayakan petani kakao di desa lingkar tambang. Ia berharap PT.JRBM juga mendorong pengembangan budidaya kakao ke desa lainnya.

“Salut dan bangga akan kehadiran JRBM diproses pemberdayaan petani kakao dan harapannya bisa ke komoditas lainnya dan juga bisa di desa-desa lainnya,” ujar Silangen.

Smentara itu, Bupati Bolmong Limi Mokodompit, menyampaikan apresiasinya kepada PT JRBM yang telah berkomitmen melakukan pemberdayaan petani kakao di desa lingkar tambang termasuk di Desa Bakan.

Menurutnya, program kakao singron dengan program pemerintah yang terus mendorong dan mendukung sarana dan prasarana kakao. Secara khusus, Bupati Limi Mokodompit mengapresiasi Roni Kobandaha sebagai pendamping petani kakao yang ditunjuk oleh PT JRBM mengawal program pengembangan kakao.

“Terima kasih kepada JRBM atas pemberdayaan petani kako dan apresiasi kepada Pak Roni Kobandaha yang telah memberi pengawalan,” kata Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Topan Angker, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut dan dari pihak manajemen PT. JRBM. (*/sisco)




Konjongian, Mokodompit Dan Lumentut Sambut Kunker DPRD Kabupaten Mitra

Sulut,GN – James Arthur Konjongian (JAK) Wakil Ketua DPRD Sulut,menerima Kunjungan kerja (Kunker)Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (13/06/2022 di Kantor DPRD Sulut.

Pertemuan ini didampingi Ketua Komisi 1 Razky Mokodompit dan Chisto Lumentut.

Foto Bersama Usai Melakukan Pertemuan (foto: gemparnews)

Kojongian menjelaskan pihaknya merasa senang atas kedatangan Anggota DPRD Kabupaten Mitra.

“Kami minta maaf karena banyak teman-teman yang tidak ada karena ada tugas ke luar daerah seperti PDIP dan Partai Nasdem,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, terkait pertanyaan untuk penetapan APBD 2021 semuanya dilakukan secara tepat waktu. Bahkan sampai paripurna semuanya dilakukan dengan tepat waktu.

Di sisi lain, sebagai catatan untuk APBD Tahun 2023 setelah pandemi ikon Sulut untuk pariwisata akan digairahkan kembali.
“Beberapa waktu lalu Pemprov telah menerima investor dari Singapura dan China yang datang mengentahui packing olahan aeperti VCO agar dijual dengan standar yang lebih baik,” ungkapnya seraya menambahkan apabila dikelola dengan baik perekonomian akan berjalan dengan normal kembali.

Sementara itu, Razky Mokodompit mengatakan, untuk APBD Tahun 2022 fokus untuk peningkatan dan perbaikan ekonomi.

Lanjutnya, fase endemi saat ini harus dijaga agar masyarakat dapat meningkatkan perekonomian diantaranya menggairahkan kembali sektor pariwisata.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Sulut Cristo Lumentut mengatakan DPRD Sulut akan mengeluarkan Perda inisiatif Cap Tikus.

“Semoga Perda ini cepat ditetapkan dengan cepat sehingga akan menunjang perekonomian masyarakat di Sulut,” ujarnya.(sisco)