Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan Tutup Kegiatan MPLS SMPN 8 Manado

Manado,GN- Kepala sekolah (Kepsek) yang diwakili Wakil Kepsek bidang kesiswaan SMPN 8 Manado Jems Ramisan,STh Rabu (18/7/2024) menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru tahun ajaran 2024/2025.

Sebanyak 360 siswa baru menyelesaikan MPLS selama tiga hari (15-18 Juli 2024) di SMPN 8 Manado. Dihari ke -3 semua siswa ikut lomba yel -yel untuk memberi semangat dalam mengikuti kegiatan MPLS di sekolah.

Dari penilaian panitia pemenang pertama kelas 7.10 kemudian diikuti kelas 7.8 urutan kedua dan ada dua kelas yakni kelas 7.1 dan 7.9 di urutan ketiga.

Kepsek SMPN 8 Manado Mintje Watuseke, SPd. MPd yang diwakili Wakil Kepsek bidang kesiswaan Jems Ramisan,STh dalam sambutannya mengatakan pihaknya sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan MPLS dengan segala baik.

Ramisan menjelaskan dalam MPLS kali ini, siswa baru di berikan pemahaman dan di bekali dengan pengenalan lingkungan di sekitar sekolah.

“Saya bersyukur dalam Pelaksanaan MPLS selama 3 hari berjalan dengan baik. Banyak hal di bekali dengan pengenalan lingkungan sekolah,” kata Ramisan.

Lanjut kata Ramisan, mulai besok anak- anak akan mengikuti asesmen diagnotis untuk menguji kemampuan, bakat dan minat siswa.

” Ini akan menilai kemampuan siswa sesuai dengan bakat dan minat, sehingga nantinya saat masuk kelas masing – masing sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.

Wawancara asesmen diagnotis akan melibatkan guru – guru mata pelajaran matematika, ilmu pengetahuan alam, bahasa Indonesia dan kesenian serta olahraga.

Ramisan berharap, setiap orangtua siswa juga dapat membantu sekolah dalam hal waktu datang di sekolah.

Saya berharap orangtua dapat membantu anak anak. Jangan sampai terlambat datang,” tandasnya. (sisco)




Kepala SMPN 8 Manado Buka Kegiatan MPLS

Manado,GN- Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Manado Mintje Watuseke, SPd. MPd Senin (15/7/2024) membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru tahun ajaran 2024/2025.

Watuseke dalam sambutannya menyampaikan setiap siswa kelas 7 yang baru saja di terima di SMPN 8 Manado mematuhi aturan yang berlaku di sekolah. ” Untuk siswa yang baru diterima agar mematuhi aturan yang berlaku di sekolah. Nanti kalian akan mengenal lingkungan sekolah sebelum ada pembagian kelas,” kata Watuseke.

Lanjut kepala sekolah mengatakan tidak di perbolehkan untuk membawa kendaraan motor sendiri karena belum cukup umur. ” Kepada orang tua agar tidak mengijinkan siswa mengendarai motor sendiri sebab belum cukup umur. Nanti akan ada bapak polisi akan memantau,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025 James Ramisan,STh usai pembukaan, kepada media Gemparnews.com menjelaskan jumlah siswa yang diterima di SMPN 8 Manado.

“Jadi jumlah siswa yang diterima sebanyak 360 siswa. Semua berjumlah 10 rombel. Jika melihat kondisi di kelas terjadi kelebihan jumlah siswa dalam satu kelas, maka kami akan mengusulkan tambahan satu (1) rombel untuk pemerataan siswa agar tidak bersesak – desakan di dalam proses belajar mengajar,” jelas Ramisan.

Selain itu, Ramisan mengatakan sebelum menempati ruangan kelas, pihaknya akan melaksanakan tes asismen diagnotis bagi siswa. Tujuannya mencari bakat dan kemampuan peserta didik sebelum memulai kegiatan mata pelajaran.

“Tes asesmen ini dalam bentuk wawancara oleh panitia melibatkan guru matematika, guru Ilmu Pengetahuan Alam menyangkut sains dan lain sebagainya. Asesmen penentuan bakat ini untuk menciptakan proses belajar mengajar yang menyenangkan di dalam kelas sesuai bakat dan kemampuan peserta didik,” pungkasnya.

Diketahui, proses MPLS dilaksanakan selama tiga hari kedepan, dan hari terakhir akan di lakukan pembagian kelas sesuai dengan bakat dan kemampuan peserta didik dan pekan depan proses belajar mengajar akan dimulai kembali. (sisco)