Sabtu Lusa, KD Pelprip GPdI Sulut Gelar Rapat Perdana

Sulut,GN- Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta (KD Pelprip) GPdI Sulut, Akan menggelar rapat perdana Sabtu 20 Agustus 2022 lusa, bertempat di Rumah Kopi Gembira Kawangkoan Kabupaten Minahasa.

Ketua KD Pelprip GPdI Sulut Drs Mecki Onibala,MSi (foto: gemparnews)

Ini disampaikan oleh Ketua KD Pelprip GPdI Sulut Drs Meki M Onibala,MSi kepada media gemparnews.com ketika ditemui di ruangan kantor, Kamis (18/8/2022).

” Jadi rapat perdana KD Pelprip dilaksanakan Sabtu 20 Agustus 2022 di rumah kopi gembira Kawangkoan,” ujar Onibala.

Rapat perdana ini,kata Onibala awalnya melakukan pertemuan guna membahas dan menyusun program kerja kedepan. ” Ya, ada hal penting yang akan dibahas terutama menyangkut program kerja KD Pelprip kedepan termasuk program kerja jangka pendek ini,” jelasnya.

Onibala berharap, seluruh pengurus yang sudah di percayakan dalam bidang masing-masing untuk dapat mengambil waktu, hadir dalam rapat perdana ini.

“Saya berharap penasehat, pimpinan dan anggota di setiap bidang hadir dalam rapat perdana. Karena ini sangat penting untuk kita bahas bersama, tentunya dalam penyusunan program kerja dan rapat akan di mulai pukul 09.00 wita,” tutupnya. (sisco)




Wakil Gubernur Sulut Buka Musda GPdI 2022

Manado,GN – Acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2022, untuk Pemilihan Ketua Majelis Daerah (MD) dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Rabu (20/07/2022).

Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Majelis Pusat GPdI Pdt Dr Johni Weol,MM.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw secara langsung membuka rangkaian acara Musda GPdI Sulut tahun 2022 dan dihadiri sekitar 1.700 Gembala GPdI yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

Ketua Panitia Mecky Onibala dalam laporannya mengatakan bahwa Musda ini dilaksanakan untuk memilih Ketua Majelis Sulut 2022 – 2027. Untuk teknis nantinya akan menggunakan cara coblos menggunakan paku.

“Kami sebagai panitia akan berusaha agar Musda berjalan dengan baik dan transparan. Permintaan kami dan saksi
Kotak suara sudah berada di depan dan sudah diperiksa sebagai saksi sehingga jangan ada kecurigaan. Mari torang pegang salib bersama-sama,” kata Onibala.

Dia menambahkan pelaksanaan Musda diusahakan berjalan dengan aman dan sejuk dan diselenggarakan sejak 20-22 Juli 2022. “Hari ini merupakan hari bersejarah bagi warga GPdi Sulut karena kegiatan akbar ini adalah kegiatan 5 tahun sekali, dimana gembala berkumpul se-Sulut,” ujarnya.

Onibala menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk menjalin mempererat silahturami. Bahkan mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan serta memilih pimpinan gereja di 5 tahun ke depan.

“Kami berharap Musda berjalan dengan baik sehingag tidak ada intrik yang dilakukan untuk memecah belah. Bahkan apabila terjadi money politik kami tidak akan mentorerir. Apabila ditemui calon yang melakukan money politik dan menang secara tegas kami akan rekomendasikan kepada Majelis Pusat untuk batalkan,” tegas Onibala.

Dia mengajak untuk mengikuti musda dengan damai sejahtera. “Torang samua GPdI, torang samua basudara dalam Tuhan. Torang samua ciptaan Tuhan. Mari kita bermusda dengan
damai sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Daerah GPdI Yvonne Awuy Lantu menyatakan, bersyukur kepada Tuhan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan.
” Terimakasih kepada Tuhan bahkan panitia sudah bekerja dengan baik untuk menyukseskan hajatan lima tahunan ini dapat sukses,” terangnya.

Dia menambahkan, yang pertama ialah memperat tali persaudaraan antar hamba-hamba Tuhan di Sulut. “Sekalipun beda pilihan tapi kita tetap satu, mari bersatu saling menopang satu dengan yang lain,”ujarnya.

“Untuk menjadikan sulut hebat kita juga harus hebat dalam kerohanian. Kita hamba Tuhan membawa jemaat pada Tuhan,” imbuhnya.

Ketua Majelis Umum Pusat GPdI, Pdt Johny Weol berpesan, agar menjaga hati lebih dari segala yang patut dijaga.

“Tuhan sudah tahu siapa yang akan dipilih oleh Tuhan dan kalau Tuhan pilih tidak pernah salah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengatakan, gereja berperan aktif juga berperan dalam sumber daya dan dana sehingga akan banyak perpuluhan yang masuk.

Lanjutnya, GPdI 50 tahun ke depan harus independen dan ke depan harus lebih canggih lagi.

“Atas nama pemerintah daerah Muda GPdi dengan ini saya nyatakan dibuka, Haleluya,” tuturnya.(sisco)




Onibala : Panitia Siapkan Akomodasi Peserta Musda GPdI Sulut Periode 2022-2027

Sulut,GN- Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara (Sulut) Drs Meki M Onibala,MSi menegaskan bahwa panitia telah siap melaksanakan Musda GPdI Sulut periode 2022-2027 tanggal 20-22 July 2022 di Sutanraja Hotel Manado. Onibala mengatakan sekitar 1700 hamba Tuhan yang hadir dalam acara Musda tersebut.

Ketua Panitia Musda GPdI Sulut Drs Meki M Onibala,MSi (foto: ist)

Lanjut, Onibala menjelaskan panitia telah menyiapkan sarana dan prasarana bagi peserta yang ikut dalam Musda GPdI Sulut. ” Sarana dan prasarana termasuk hotel juga akomodasi bahkan sampai kartu peserta kami juga sudah siapkan,” jelas Onibala Selasa (12/7/2022) di halaman kantor DPRD Sulut.

Terkait kartu peserta kata Onibala, setiap hamba-hamba Tuhan harus memiliki kartu peserta. ” Jika tidak memiliki kartu peserta maka tidak di perkenankan masuk dalam acara Musda GPdI Sulut,” ujarnya.

Selain itu, Onibala juga menegaskan peserta tidak di perkenankan membawa kendaraan sendiri masuk ke area Musda kecuali panitia. ” Jadi panitia telah menyiapkan kendaraan bus untuk menjemput paserta di 13 hotel yang telah disiapkan. Peserta idak di perkenankan membawa kendaraan sendiri ke area Musda kecuali panitia,” tandasnya.

Lebih jauh, Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulut menyebutkan tiga kandidat calon Ketua Majelis Daerah (MD), periode 2022-2027.  “Ada tiga kandidat, yakni Ibu Pdt Yvonne Awuy Lantu, Bapak Pdt Robert Longkutoy dan Bapak Pdt Ronny Luwuk,” tutup Ketua Panitia Musda GPdI Sulut yang juga Kepala Inspektorat Provinsi Sulut. (sisco)