Abu Vulkanik Gunung Ruang Berimbas ke Kota Manado, Dinkes Bagikan Masker kepada Masyarakat

Manado,GN- Menyikapi adanya penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Pemerintah Kota Manado mengimbau bagi masyarakat Kota Manado yang akan beraktivitas di luar rumah, untuk menggunakan masker.

Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado mulai Kamis (18 /4/2024) kemarin, hingga hari ini terus bergerak membagikan masker kepada masyarakat.

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Steaven Dandel,MPH kepada media Gemparnews.com, Jumat 19 April 2024.

” Jadi sejak kemarin, pemerintah kota Manado menghimbau masyarakat untuk memakai masker akibat erupsi gunung ruang di Sitaro. Kami juga sudah membagikan masker kepada masyarakat melalui PKM Kota Manado di beberapa titik lokasi,” jelas dokter Steaven.

Abu vulkanik yang terhirup bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti Radang saluran pernapasan atas akut,Radang pada selaput mata dan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan radang di paru-paru.

Berikut ini beberapa titik lokasi pembagian Masker yang di lakukan oleh puskesmas di Kota Manado.

1. PKM Tuminting
Lokasi : Pasar Tuminting
2. PKM Bahu lokasi depan lapangan fulsal Bolevard jln raya malalayang
3. ⁠Pkm Ranomuut
Lokasi: sekitaran patong kuda
4 PKM Bailang
Lokasi: j pasar bobo bailang
5.PKM Paniki Bawah
Bundaran Lampu merah Transmart
6.PKM Bunaken
Lokasi : Dermaga Pulau Bunaken
7.PKM Teling Atas
Pertigaan depan RS Advem
8. PKM Kombos di perempatan Mess Tagaroa
9. Pkm Ranotana Weru
lokasi: Terminal Karombasan
10.Pkm Tikala baru
Lokasi :lap.sparta
11. PKM Wenang lokasi Zero Point
12. PKM Wawonasa seputaran pohon besar sampai hotel metro kelurahan Wawonasa
13. Pkm Minanga= Terminal malalayang
14. PKM Tongkaina :
– mobile seputaran kel. Tongkaina
– Kantor lurah meras
– Kompleks pasar pandu
15. Pkm bengkol : kantor lurah bengkol dan jln ringroad depan kantor DPC PDI Perjuangan. (sisco)




LSM MPPI Bagi Masker dan Hansanitaizer Di Pulau Lipang

Sangihe,GN— Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten kepulauan sangihe, LSM Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia ( MPPI ) ), melakukan pembagia ratusan masker dan hansanitaizer kepada masyarakat yang ada di pulau terluar Indonesia yaitu pulau lipang kecamatan kendahe,senin (1/03/2021)

Pembagian Masker Kepada Masyarakat di Desa Lipang (foto : gemparnews)

Kegiatan pembagian ratusan masker di pulau lipang ini adalah sebagai wujud kepedulian salah satu LSM yang ada di kepulauan Sangihe terhadap masyarakat serta menunjang program Pemerintah Daerah dalam menekan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Keterwakilan anggota MPPI yang ada di kepulauan Sangihe Enal Tulong di temui dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten kepulauan sangihe LSM Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia ( MPPI ) melakukan pembagia ratusan masker dan hansanitaizer kepada masyarakat yang ada di pulau terluar pulau lipang.

“Kami dari LSM MPPI sangat perlu untuk menunjang program pemerintah agar masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan dari hal yang dianggap kecil seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak kita tidak boleh lengah karena diluar sana angka Covid-19 masih terus bertambah,”kata enal.

Dalam kegiatan pembagian ratusan masker dan hansanitaizer kepada masyarakat pulau lipang ini kita fokuskan mulai dari anak anak,orang tua,para nelayan,aparat kampung sampai dengan petugas TNI/Polri yang berjaga di kepulauan tersebut.

Pada kegiatan kali ini, turut juga didampingi oleh para pemuda kampung pulau lipang,aparat kampung dan tokoh masyarakat, dimana menurut salah satu pemuda Novelki Bawimbang mengapresiasi gerakan pembagian ratusan masker dan hansanitaizer yang di lakukan oleh LSM MPPI.

“Sebagai pemuda yang ada di kepulauan Sangihe khususnya di kampung pulau lipang ini tentunya kami mengapresiasi kegiatan pembagian masker kepada warga kami,karena selama adanya penyebaran covid-19 ini kami warga yang ada di daerah kepulauan belum pernah mendapat pembagian masker dan hansanitaizer secara geratis,Dan saya juga mengharapkan untuk kedepannya akan lebih banyak lagi kegiatan positif seperti yang dilakukan oleh LSM MPPI ini dan tentunya menjadi motivasi kepada organisasi yang lainnya untuk turut serta dalam kegiatan positif seperti ini,”tutup Novelki..(ROBIN)




Sosialisasi GEBRAK MASKER, TP-PKK Bitung Bagikan 5000 Masker di Pusat Kota

BITUNG,GN- Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tentang keterlibatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam penyelenggaraan Gerakan Bersama Pakai Masker – GEBRAK MASKER, Tim Pergerak (TP) PKK kota Bitung berkoordinasi dengan Bhayangkari Polres Bitung, Persit Kodim 1310 dan Jalasenastri Yonmarhanlan VIII Bitung serta organisasi perempuan lainnya langsung bergerak turun sosialisasi menemui warga.

Ketua TP-PKK Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung Membagikan Masker(foto:ist)

Terpantau media, usai upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75, tim GEBRAK MASKER dibawah arahan Ketua TP PKK Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung, langsung turun ke kawasan pusat kota Bitung dengan membagikan sekira 5000 masker.

Giat GEBRAK MASKER ini juga mendapat perhatian dari Pusat, dimana tampak Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) yang dipimpin Ketua Umum Dirjend Otda Kemendagri, Akmal Malik ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Ketua TP PKK kota Bitung, Khouni Lomban Rawung dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan, hingga dipastikan seluruh masyarakat Kota Bitung telah memiliki dan menggunakan masker setiap beraktifitas.

“Kami akan terus upayakan hingga masyarakat Kota Bitung telah memiliki paling sedikit empat buah masker setiap orang,” ujar First Lady Kota Bitung.(*/sisco)